Type to search

Blogging

Website: Pengertian, Fungsi, Jenis, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Pengertian website dan cara membuat website

Website bukan lagi hal asing di telinga kita yang hidup di era serba high tekno ini. Meski tidak mempunyai situs web sendiri, masing- masing dari kita pasti sudah pernah berkunjung ke sebuah laman web. Mulai dari situs bisnis, portal berita, atau bahkan situs jual beli.

Nah, di artikel ini, Panda akan mengulas secara lengkap tentang apa itu website, jenis- jenisnya, manfaat, dan cara membuat situs web. Kita simak sama- sama ya 🙂

Apa itu Website?

Pengertian dari website adalah sebuah kumpulan halaman yang ada di internet, yang dapat pengguna akses dengan bantuan perangkat aplikasi browser secara online, dengan konten berupa teks, suara, gambar atau video.

Website memiliki konsep yang sangat luas dan beragam sesuai dengan tujuan pembuatannya. Jumlah situs web yang ada di seluruh dunia ini sangat banyaaakkk jumlahnya. Hal ini wajar, karena setiap orang dapat membuat situs web dengan mudah saat ini.

Dari ribuan situs web yang ada di dunia ini, sebagian sangat familiar dengan kita. Misalnya http://facebook.com yang merupakan situs social media, kemudian ada Amazon.com yang merupakan situs toko online terbesar di seluruh dunia, situs portal berita atau situs- situs lainnya.

Jenis- Jenis Website

Jenis- jenis situs web itu beragam, dan kerap dikategorikan berdasarkan sifatnya, atau tujuan dari pembuatan web tersebut.

Berdasarkan sifatnya, website dapat kita bedakan menjadi dua jenis, yaitu website dinamis dan website statis.

Website Dinamis

Website dinamis adalah sebuah web yang kontennya berubah setiap saat dan aktif mengalami pembaruan. Situs ini biasanya berisi database tentang sebuah informasi atau pengetahuan yang memang memerlukan update secara berkala.

Artikel Menarik Lainnya :   Cara Cepat Mengatasi Error 413 Request Entity Too Large di Website

Situs seperti ini biasanya menggunakan sistem CMS ( Content Management System ) yang memberikan akses ke satu atau lebih administrator website untuk dapat memperbarui konten situsnya dengan sangat mudah.

Contoh dari situs web dinamis adalah situs portal berita, wiki, blog dan juga ecommerce.

Website Statis

Berbeda dengan website dinamis, website statis adalah sebuah situs web yang jarang sekali terupdate karena tidak mengalami perubahan yang sering. Website ini tujuannya hanya memberikan gambaran mengenai profil sebuah organisasi atau sebuah perusahaan.

Salah satu contoh situs statis adalah website yang berfungsi sebagai company profile semata.

Jenis Situs Web Lainnya

Selain berdasarkan jenisnya, situs web juga dibagi berdasarkan tujuan pembuatannya dan fungsi utamanya, yaitu:

  • Forum/ Komunitas, yaitu sebuah situs web yang pembuatannya untuk tujuan komunitas atau berbagi informasi antar anggota forum. Contoh situs ini antara lain Kaskus, Bersosial dan Ads-id ( ini tempat ngumpulnya teman- teman blogger yang keren dan para pelaku bisnis internet di Indonesia ).
  • Toko Online, yaitu jenis situs web yang menampilkan produk dan bertujuan untuk komersil/ perdagangan. Tipe situs ini memang sedang booming, tidak hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia.

    Contoh web toko online antara lain Amazon, Zalora, Bhineka dan lain- lain.

    Jenis- jenis website eCommerce yang ada di Indonesia
  • Jejaring Sosial, adalah situs web untuk bersosialisasi secara online. Contoh nya misal Facebook, Twitter dan Instagram.
  • Search Engine, yaitu sebuah situs mesin pencari yang kita gunakan untuk mencari informasi di internet. Contohnya adalah Google, Bing dan Yahoo.
  • Blog, yaitu sebuah situs web yang ditujuan untuk publikasi konten atau artikel ( Content Publishing ) yang berfokus pada manajemen artikel.
  • Portal Berita, yaitu sebuah situs yang mengelola publikasi berita dan informasi terkini kepada para pembaca, contoh Detik, Merdeka dan Kompas.
  • Gallery, yaitu sebuah situs  yang mempublikasikan banyak gambar dan foto secara online. Contoh situs ini adalah Picasa, Pixabay dan Flickr.
  • Multimedia, yaitu sebuah situs yang menampung dan mempublikasikan video dan audio untuk dapat dinikmati secara online. Kita bisa menikmati fitur ini di situs seperti Youtube dan Vimeo.
  • e-Learning, yaitu sebuah halaman web untuk tujuan edukasi atau pembelajaran interaktif. Situs ini biasanya disediakan oleh universitas atau lembaga tertentu.
  • Web Lembaga Pendidikan, adalah sebuah situs web khusus yang menjadi wadah informasi sebuah sekolah atau universitas. Situs ini biasanya menggunakan tertentu seperti .edu, .sch.id atau ac.id.
  • Web Pemerintahan, yaitu sebuah laman web yang bertujuan mewadahi organisasi pemerintahan. Jenis web ini secara internasional menggunakan domain .gov, sedangkan di Indonesia menggunakan domain .go.id
  • Web Lembaga dan Organisasi, yaitu situs web yang identik dengan organisasi atau yayasan tertentu. Situs ini biasanya berakhiran dengan domain .org atau .or.id.
Artikel Menarik Lainnya :   Trafik Website Menurun Tiba-Tiba? Kenali Penyebab & Cara Mengatasinya

Cara Membuat Website

Membuat website tidak sesulit yang kita bayangkan. Faktanya, membuat website sendiri kita sudah banyak diterapkan di sekolah- sekolah SMP dan SMA sebagai salah satu materi pelajaran komputer disekolah. Tidak heran, kadang kita menemui anak- anak SMP dan SMA yang kini menyalurkan hobi mereka melalui aktifitas blogging.

Namun selain membuat website sendiri, Anda juga bisa menggunakan jasa pembuatan website yang mudah Anda temukan di platform- platform freelancer atau bahkan situs mandiri di Google.

Untuk membuat website sendiri, ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan, yaitu :

Coding Sendiri

Maksud dari coding sendiri adalah membuat sebuah halaman situs dengan merancang kode pemrograman secara mandiri. Cara ini biasanya dipakai oleh mereka yang ahli pemrograman untuk membuat situs web yang unik dan berbeda. Tingkat kesulitannya cenderung tinggi.

Untuk pemula, cara ini tentu tidak praktis, ribet dan sulit. Terutama jika kita tidak mempunyai skill basic pemrograman.

Artikel Menarik Lainnya :   Kelebihan dan Kekurangan AMP : Wajib Anda Ketahui Sebelum Migrasi

Menggunakan CMS Tersedia

Tidak perlu berkecil hati jika tidak mempunyai skill pemrograman dan menyerah untuk belajar coding yang memang tidak mudah. Dengan menggunakan CMS (Content Management System) populer seperti WordPress, Joomla, Drupal, Prestashop dan Open Cart, Anda dapat membuat website yang Anda inginkan dengan mudah dan cepat.

Menggunakan CMS berarti Anda hanya melakukan panduan installasi CMS di website Anda. Setelah berhasil menginstal CMS, Anda bisa login ke panel admin website Anda untuk kemudian melakukan konfigurasi lebih lanjut terkait situs web Anda.

Untuk saat ini, CMS yang paling populer dan banyak digunakan adalah WordPress. Selain faktor kemudahan, banyak pengguna memilih WordPress karena fleksibilitas dan ragam fitur mearik yang bisa kita gunakan untuk menghasilkan situs web yang menarik dan terlihat professional.

Ada banyak plugin pendukung dan juga theme WordPress premium yang membantu Anda menghasilkan situs web berkualitas sesuai kebutuhan.

Manfaat Website

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari memiliki sebuah situs web:

  1. Platrorm komunikasi pembaca dengan sebuah brand, perusahaan, atau seorang tokoh
  2. Sebagai media informasi dan press release
  3. Media promosi
  4. Media berjualan langsung
  5. Wadah forum atau komunitas
  6. Sebagai media branding dan aktualisasi diri

Apa Saja Yang Kita Butuhkan untuk Membuat Sebuah Website?

Sebelum memutuskan mempunyai website Anda sendiri, maka penting untuk Anda mempersiapkan beberapa hal berikut ini sebelum membuat website :

  1. Hosting, yaitu sebuah tempat untuk menyimpan file website Anda. Hosting ini adalah sebuah rumah untuk database situs Anda nanti. Penting untuk Anda memilih hosting berkualitas dan terpercaya.
  2. Domain, yaitu sebuah alamat atau nama situs web yang nantinya Anda gunakan sebagai identitas situs dan destinasi laman web. Misalnya saja untuk situs ini, nama domainnya adalah pandagila.com.
  3. Konten, yaitu artikel berkualitas, dan kombinasi media lainnya, seperti gambar, video, dan infografis.
  4. Aplikasi pengolah gambar yang nanitnya dapat Anda gunakan untuk men-desain gambar banner, logo, dan sebagainya. Salah satu software yang direkomendasikan untuk keperluan ini adalah Adobe Photoshop.

Setelah mempunyai persiapan tersebut, kini Anda sudah siap untuk membangun dan mengembangkan website Anda sendiri.

Selamat mencoba!

Tags:
Redva

I'm a Digital Marketing enthusiast. Bekerja di salah satu digital marketing terbesar di Jawa Tengah sebagai Digital Strategist dan telah menulis untuk blog dengan niche teknologi & digital marketing lebih dari 4 tahun.

  • 1

You Might also Like