Status Star Seller Hilang/ Dicabut? Ketahui Penyebabnya Disini

Status Star Seller Hilang/ Dicabut? Ketahui Penyebabnya Disini

Secara tiba- tiba logo status Star Seller hilang alias dicabut? Panik nggak? Panik nggak? Wajar sih kalau Anda tiba- tiba panik. Pasalnya, Star Seller adalah salah satu properti yang berkontribusi penting terhadap reputasi seller di Shopee.

Dengan mempunyai label sebagai Star Seller, lapak seller mempunyai daya tarik tersendiri. Sehingga dengan sendirinya, label ini berpengaruh ke keputusan konsumen dalam melakukan pembelian di toko online.

Nah, tapi bagaimana jika sudah lama menyandang status sebagai Star Seller, tiba- tiba gelar tersebut hilang begitu saja? Apa yang terjadi? Nah, ini lah yang akan Panda ulas lebih lanjut di artikel kali ini.

Ketahui Syarat Menjadi Star Seller di Shopee

Selamat telah menjadi star seller Shopee

Saat sudah mendapat predikat Star Seller, tentu umumnya Anda sudah mengetahui apa saja syarat untuk menjadi Star Seller ini. Namun, ada beberapa seller juga yang tidak menyadari mengapa ia memperoleh predikat ini.

Ia pasti mendapatkan predikat ini karena sudah berhasil memenuhi persyaratan menjadi Star Seller Shopee, tapi kurang menyadarinya. Untuk menjadi Star Seller Shopee, sebuah toko harus mempunyai sebanyak 100 pesanan dalam 1 bulan terakhir, dan memenuhi beberapa persyaratan lainnya.

Berikut syarat menjadi Star Seller Shopee :

  • Identitas diri sudah disetujui Shopee dengan KTP yang terdaftar.
  • Toko mempunyai persentase chat dibalas >75%
  • Mempunyai penilaian >= 4.5.
  • Berhasil menyelesaikan sebanyak 100 pesanan dalam satu bulan terakhir.
  • Toko memiliki persentase dan jumlah produk Pre-order <=20% selama maks. 5 hari 
  • Toko mempunyai minimal jumlah pesanan berhasil sebanyak >= 30 pesanan atau pendapatan bersih (tidak termasuk biaya lainnya) >= 20JT dalam 30 hari terakhir.
  • Tidak mempunyai poin penalti.
  • Toko tidak mempunyai riwayat pesanan tidak wajar, aktivitas mencurigakan atau penyalahgunaan program dari Shopee untuk kepentingan pribadi
  • Menjual barang- barang sesuai ketentuan program Star Seller Shopee (ini akan Panda ulas lebih lanjut di segmen selanjutnya di bawah).

Jika sudah memenuhi syarat tersebut, penjual akan mendapatkan notifikasi dari Shopee terkait keberhasilan memenuhi persyaratan Star Seller Shopee ini.

Penyebab Logo Predikat Star Seller Hilang atau Dicabut Shopee

Setelah sekian lama menjadi Star Seller di Shopee, kok tiba- tiba dicabut statusnya? Memangnya bisa?

Tentu saja bisa!

Penjual yang mengalami penurunan performa penjualan atau melanggar ketentuan program Star Seller bisa berdampak pada hilangnya predikat penjual Star nya.

Secara umum, ada dua penyebab hilang atau dicabutnya status Star Seller Shopee. Yang pertama yaitu karena penurunan performa penjualan dan kualitas toko. Dan yang kedua adalah melakukan penjualan produk- produk yang melanggar ketentuan Star Seller Shopee.

1. Penurunan Performa Penjualan dan Kualitas Toko

Setelah memenuhi persyaratan menjadi star seller Shopee, PR Anda tidak berhenti sampai disitu. Ada PR lanjutan yang harus Anda penuhi, yaitu mempertahankan performa penjualan dan kualitas toko.

Kualitas yang harus Seller pertahankan agar status Star Seller tidak hilang, yaitu :

  • Mempunyai persentase chat dibalas >= 65%.
  • Toko mempunyai penilaian > 4.4.
  • Toko mempunyai persentase dan jumlah produk Pre-order <=20% selama maks. 5 hari (perhitungan hanya akan dilakukan jika ada >= 300 produk Pre-order di toko) dalam 30 hari terakhir.
  • Seller mempunyai minimal jumlah transaksi berhasil sebanyak >= 15 pesanan atau pendapatan bersih (tidak termasuk biaya lainnya) >= 19JT dalam 30 hari terakhir.
  • Toko mempunyai poin penalti < 3 poin.
  • Tidak mempunyai riwayat pesanan tidak wajar, aktivitas mencurigakan atau penyalahgunaan program dari Shopee untuk kepentingan pribadi
  • Toko melayani >=9 Pembeli berbeda dalam 30 hari terakhir.

Sudahkah toko Anda berhasil mempertahankan kualitas di atas? Jika iya, bisa jadi masalah Anda berada pada poin 2 di bawah.

2. Menjual Barang- Barang yang Melanggar Ketentuan Program Star Seller

Jika merasa performa penjualan stabil, bisa jadi hilangnya status penjual Star terjadi karena Anda menjual barang- barang yang melanggar ketentuan program Star Seller ini.

Produk yang melanggar program ini antara lain :

  • Produk yang mengandung unsur palsu atau tiruan dan melanggar hak cipta atau merek dagang tertentu. Hal ini meliputi :
    • Adanya logo merek terkenal yang diduga KW di produk.
    • Terdapat logo merek terkenal yang diduga KW di foto produk.
    • Terdapat nama karakter di produk atau variasi yang melanggar hak cipta atau tanpa izin pihak berwenang.
    • Ada keterangan seperti KW/KW SUPER/REPLIKA/SEMI ORI/GRADE ORI/GRADE AAA/SUPER COPY (kecuali original) di nama produk dan deskripsi produk.
  • Produk perawatan kulit, obat, vitamin, lensa kontak, dan parfum oles yang tidak BPOM.
  • Produk yang berkaitan dengan kesehatan berupa obat/ krim racikan/ resep dokter, obat bius, obat penggugur kandungan, zat seperti obat kuat, obat perangsang, dan parafilia terkait, serta peralatan medis.
  • Minuman keras, rokok, dan obat- obatan terlarang.
  • Produk “share in jar” dan kemasan ulang (repack) yang potensi berdampak terhadap kesehatan manusia dan hewan. Kecuali untuk produk makanan hewan sudah mendapat izin dari merek bersangkutan.
    Star Seller Bisa Dicabut karena Menjual Produk Share in Jar
  • Produk bermerek yang tidak mempunyai izin distribusi resmi.
  • Barang bekas.
  • Bibir parfum dan parfum tanpa merek.
  • Produk MLM yang tidak mempunyai izin distribusi e-commerce/ online dari pemilik brand.
  • Voucher fisik (voucher belanja, pulsa, tiket, dsb) dan non-fisik (akun streaming, top up saldo game, donasi, dsb)
  • Pesanan khusus, nota, dan produk pelunasan.
  • Produk mistis seperti jimat, benda keramat, dsb)
  • Jasa yang tidak sesuai dengan Syarat dan Ketentuan Shopee. Seperti jasa titip, jasa impor, jasa sewa, dan lainnya.
  • Barang yang dilarang dan dibatasi untuk dijual di Shopee. Anda bisa mempelajari daftar produknya lebih lengkap disini.

Hindari Pelanggaran dan Optimasi Toko Anda Lagi untuk Mendapat Status Star Seller

Nah, setelah mengetahui dua hal di atas, tentu menjadi penting untuk terus mempertahankan kualitas toko dan performa penjualan lapak kita. Dan tidak lupa, pastikan produk yang kita jual sudah sesuai dengan Kebijakan Program Star Seller di Shopee.

Karena mau tidak mau, dua hal itu sangat penting jika kita ingin mempertahankan predikat Star Seller kita. Dengan predikat Star Seller, penjualan kita di toko online Shopee kita menjadi lebih optimal dan meroket.

Selamat mencoba! Semoga bermanfaat yaaa, sobat Panda 🙂

11 Cara Ampuh untuk Menghindari Penipuan Belanja Online

11 Cara Ampuh untuk Menghindari Penipuan Belanja Online

Banyak yang menyebut kalau menghindari penipuan belanja online adalah hal yang semakin sulit kita lakukan. Ini tidak lepas dari kenyataan bahwa modus penipuan semakin berkembang dan semakin banyak jenisnya. Lengah sedikit saja, kita langsung kena.

Baik, modus penipuan online memang semakin banyak. Oknumnya pun bisa dari mana saja. Mulai dari asing, orang terdekat, atau yang berpura- pura kenal.

Meski begitu, waspada dan terus terupdate dengan informasi kejahatan siber atau cyber crime sangat penting. Ini akan membantu kita untuk lebih berhati- hati agar tidak sampai masuk ke jebakan batman.

Tips Mencegah Penipuan Belanja Online

Tentu saja kita tidak ingin penipuan belanja online ini menjerat kita. Berhati- hati setiap kali kita melakukan transaksi via internet wajib dilakukan agar kita tidak sampai menjadi korban.

Point penting yang wajib kita perhatikan adalah selalu memilih toko online terpercaya dalam setiap melakukan transaksi online. Jika kita menggunakan kartu kredit sebagai metode pembayaran, pastikan kita menjaga kerahasiaan informasi kartu kredit yang kita miliki.

Berikut ini adalah 10 tips yang membantu Anda terhindar dari penipuan belanja online :

1. Jangan Mudah Tergiur dengan Harga Murah

Salah satu modus yang sering dilakukan penipu belanja online adalah menjual barang bagus atau original dengan harga sangat murah. Harga yang ditentukan seringkali tidak masuk akal karena jauh di bawah harga pasar.

Bila Anda menemui harga yang tidak masuk akal, cobalah untuk membandingkan dengan toko online lainnya. Apakah ada toko online kredibel yang menjual dengan harga yang nyaris sama dengan harga yang ditawarkan seller?

Jika tidak ada, dan harganya terpaut jauh, Anda patut curiga. Karena seringkali penipu menggunakan modus cuci gudang untuk mengelabui calon korbannya.

Anda juga bisa mencoba memeriksakan toko online yang Anda curigai tersebut dengan membuka situs PolisiOnline.com. Masukkan nama toko yang Anda curigai di situs ini untuk melihat apakah ada riwayat laporan penipuan.

Jika Anda menemukan review negatif atau laporan penipuan, hindarilah bertransaksi dengan toko tersebut.

Situs PolisiOnline.com untuk waspadai penipuan online

2. Menyimpan Bukti Pembayaran dengan Baik

Setiap kali Anda melakukan transaksi di sebuah toko online, sebaiknya simpan bukti transfer atau bukti pembayaran dengan baik sampai transaksi Anda selesai.

Tujuannya adalah sebagai alat bukti bahwa Anda sudah melakukan pembayaran jika sewaktu- waktu penjual memintanya. Biasanya ini diperlukan jika si seller menerima banyak orderan sekaligus sehingga membutuhkan waktu untuk memverifikasi pembayaran Anda.

Jika kemudian seller melakukan penipuan terhadap Anda, maka Anda dapat melaporkan ke pihak berwajib dengan bukti transfer pembayaran sebagai alat bukti ke kepolisian.

3. Jangan Tertipu Copywriting

Copywriting memang dahsyat! Tentu saja, karena tujuannya adalah untuk merayu siapapun untuk jadi membeli. Dengan kata- kata yang manis dan meyakinkan, Anda dibuat seolah- olah sangat membutuhkan barang tersebut dan seakan barang tersebut sayang untuk tidak Anda miliki segera.

Eitsss… copywriting sebenarnya dibuat dengan tujuan baik. Namun tidak sedikit oknum pebisnis online yang menggunakan copywriting untuk menjerat mangsanya. Maka dari itu, sebelum Anda percaya pada copywriting iklan, cobalah untuk mencari review produk tersebut terlebih dulu dan pastikan Anda tidak sedang ditipu oleh penjual online.

4. Jangan Mudah Tertipu dengan Testimoni

Percayalah, semua hal itu bisa direkayasa! Termasuk testimoni salah satunya. Testimoni yang ada di toko online memang seringkali merupakan fake review dari si pembuat toko online tersebut.

Testi palsu biasanya dapat diketahui dengan ciri- ciri : ulasan yang berlebihan dan nyaris tidak akal serta gaya bahasa antara testimoni yang satu dengan yang lain mirip . Bagaimana dengan testimoni dari artis? Bisa jadi ini hanya bagian dari teks endorsement, hehehe

5. Manfaatkan Rekening Bersama (Rekber)

Rekber sudah umum pembeli gunakan untuk mencegah terjadinya kejahatan bisnis online. Dengan menggunakan rekber, transaksi menjadi aman karena penjual tidak langsung menerima uang dari pembeli sebelum pembeli mengirimkan konfirmasi terima barang.

Ada banyak jasa rekber yang bisa Anda gunakan. Namun yang paling mudah adalah memanfaatkan salah satu akun marketplace Anda untuk bertransaksi.

6. COD (Cash on Delivery) Jika Memungkinkan

Jika transaksi masih terjadi dalam satu kota yang sama dan penjual tidak mau menggunakan sistem rekber, Anda bisa meminta untuk membeli barang dengan opsi COD alias Cash on Delivery. Tujuan dari COD ini adalah agar kita bisa melihat dan mengecek langsung barang yang ingin kita beli.

Misalnya saja Anda membeli HP second, karena ingin cek kualitas, maka Anda meminta kepada penjual untuk COD. Dengan begitu Anda akan melihat apakah harga yang ditawarkan sudah sesuai dengan kualitas HP second yang seller jual.

7. Meminta Foto Asli Barang yang Akan Dibeli

Jika Anda mencurigai si penjual sebagai penipu, cobalah untuk meminta seller mengirimkan foto terbaru dari produk yang ingin Anda beli. Minta lah foto tersebut lebih dari satu untuk memastikan si penjual benar- benar mempunyai barang tersebut dan tidak asal comot dari internet.

Trik ini dapat membantu Anda terhindar dari modus penjual yang mengirimkan barang palsu atau kardus kosong berisi batu i yang pernah viral beberapa waktu lalu.

8. Selalu Minta Nomer Resi Pengiriman

Jika Anda melakukan jual beli online, maka resi pengiriman adalah satu hal yang wajib untuk Anda minta. Dengan memegang nomor resi pengiriman, Anda dapat mengecek progress pengiriman barang jika dirasa barang tidak sampai- sampai atau terjadi keanehan.

Bila penjual tidak mau memberikan nomor resi pengiriman barang dengan alasan yang bermacam- macam, Anda patut mencurigai ada sesuatu yang tidak beres.

9. Minta Nomor Rekening Bank yang Berbeda

Usai bertransaksi, cobalah untuk meminta beberapa nomor rekening milik penjual. Misalnya saja saat penjual memberikan nomor rekening BCA, cobalah menanyakan apakah penjual mempunyai nomor rekening Mandiri, BRI, atau BNI.

Jika rekening yang penjual berikan adalah atas nama orang yang berbeda- beda, maka Anda perlu berhati- hati dan curiga. Cobalah untuk mengetikkan nomor rekening tersebut di Google, dan cari tahu apakah ada komplain atau laporan penipuan terhadap nomer rekening tersebut.

Jika iya, batalkan transaksi Anda agar tidak menjadi korban penipuan belanja online.

10. Minta Rekomendasi dari Teman atau Kerabat

Jika Anda membutuhkan produk khsus yang sebelumnya tidak pernah Anda beli secara online, cobalah untuk minta rekomendasi pada teman atau kerabat yang sering bertransaksi secara online. Dari pengalamannya, mereka akan mengarahkan Anda ke toko online yang terpercaya yang mereka ketahui.

Memang, point ini akan terbatas dari rekomendasi yang mereka berikan. Meski begitu, setidaknya ada sudah mempunyai insight, toko online seperti apa yang Anda cari dan bisa percayai.

Selain itu, rekomendasi ini dapat menjadi bahan masukan dalam melakukan transaksi online yang dapat meminimalisir terjadinya penipuan pada diri Anda.

11. Mencegah Penipuan via Kartu Kredit

Yang terakhir dan tidak kalah pentingnya, untuk menghindari penipuan toko online bagi pemilik kartu kredit yang sering bertransaksi online adalah dengan menjaga keamanan kartu kredit mereka sebaik- baiknya.

Masalahnya, tidak sedikit oknum yang menggunakan kecanggihan teknologi ini demi mendapatkan keuntungan untuk dirinya sendiri. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penipuan via kartu kredit antara lain :

  • Waspada terhadap Phishing (bisa lewat email, pesan broadcast, media sosial, dll)
  • Selalu waspada saat mendaftarkan data kartu kredit Anda ke sebuah situs
  • Selalu cermati transaksi kartu kredit Anda, jika Anda yang mencurigakan, laporkan segera ke perusahaan kartu kredit Anda agar transaksi segera diblokir
15 Tips Jualan LARIS MANIS di Tokopedia agar Banjir Pembeli

15 Tips Jualan LARIS MANIS di Tokopedia agar Banjir Pembeli

Siapapun bisa jualan laris manis di Tokopedia. Tokopedia adalah marketplace terbesar di Indonesia saat ini. Kompetisi memang semakin ketat, namun Tokopedia tetap menjadi salah satu marketplace yang selalu diminati untuk berjualan.

Diantara sekian banyak trik berjualan online, marketplace hanyalah salah satunya saja. Ada banyak tool lain yang bisa kita gunakan dan optimalkan toko online. Misalnya saja optimasi SEO, sosial media dan juga beriklan dengan Google Adwords.

Tapi jika Anda ingin fokus di marketplace seperti Tokopedia, tentu saja tidak masalah. Asal menerapkan strategi yang cerdas dan konsisten melakukan optimasi SEMO, potensi omset tumpah- tumpah sangat mungkin terjadi.

Jualan Laris di Tokopedia

Pertama- tama, tentu saja Anda wajib memiliki akun Tokopedia untuk berjualan. Jika belum, Anda bisa mendaftar secara gratis dan mudah di situs marketplace ini di www.tokopedia.com.

Setelah mendaftar, cobalah optimalkan jualan Anda dengan 12 tips berikut ini :

1. Buatlah Identitas Seller yang Jelas, Jangan Anonim

Hindari penggunaan profil anonim yang mencurigakan atau tanpa identitas toko yang jelas. Khususnya untuk toko baru, identitas toko yang tidak jelas, pasti akan membuat calon pembeli curiga.

Misalnya saja membuat profil anonim ‘wanitagalau’ atau ‘pt mencari cinta sejati’.

Dalam berjualan, unsur kepercayaan sangatlah penting. Khususnya jika toko Anda masih baru, wajib untuk membuat identitas toko yang meyakinkan. Toko di marketplace memang umumnya tidak memakai nama pribadi.

Namun menggunakan nama yang aneh- aneh, tentu membuat calon pembeli maju mundur. Terutama bila toko masih sangat minim transaksi.

2. Buat Deskripsi Toko yang Jelas, Singkat dan Padat

Membuat deskripsi toko tidak harus menggunakan copywriting panjang atau basa- basi. Buatlah dengan kalimat yang hemat, singkat dan mengandung informasi yang padat.

Dalam memberi info deskripsi toko ini, ada beberapa hal yang perlu Anda masukkan :

  • Produk yang Anda jual.
  • Sebutkan jika ada grade atau ketentuan tertentu (Misalnya untuk produk grosiran, jika ada minimal pembelian, silahkan informasikan).
  • Jika ada informasi tambahan yang perlu disampaikan, tambahkan di informasi toko.

Misalnya saja Anda menjual jersey bola dan menjadi reseller untuk orang lain. Deskripsi toko Anda bisa :

Distributor Jersey GO Thailand & Kaos Fans Club Bola.
Welcome Reseller & Dropshipper.

Jika ingin memberi informasi berkaitan dengan packaging dan pengiriman, bisa informasikan juga di deskripsi toko :

Garansi 100% ORI
Tambahkan ATC bubble wrap ekstra keamanan di packaging.
Contoh deskripsi toko di Tokopedia

3. Membuat Catatan Toko

Berbeda dengan deskripsi toko yang biasanya bersifat jelas, Catatan Toko adalah informasi yang lebih detail tentang syarat dan ketentuan atau info penting dalam situs Anda. Catatan toko ini menunjukkan bahwa toko Anda menyajikan informasi yang jelas dan detail.

Artinya, toko Anda pasti bukan toko abal- abal yang sembarangan dalam mengemas atau mengirimkan produk. Toko yang lebih kredibel dan bisa dipercaya.

Beberapa catatan yang biasanya kerap para seller sajikan di Tokopedia antara lain :

  • Kebijakan Pengembalian Produk
  • Ketentuan Same Day Delivery
  • Cara Mendapatkan Free Bubble Wrap atau Box

Apapun itu, tentu saja perlu Anda sesuaikan dengan toko Anda.

4. Gunakan Logo Anda sebagai Profil Picture Toko

Logo akan menjadi identitas representatif untuk toko Anda. Untuk itu, logo ini sebaiknya adalah buatan original Anda, tidak asal comot gambar orang, atau asal- asalan.

Gambar logo toko yang unik dan khas adalah salah satu daya tarik tersendiri untuk toko di marketplace. Buatlah toko Anda tampil beda dari yang lain.

5. Jasa Pengiriman yang Bervariasi

Walaupun tidak banyak, ada lho buyer yang sukanya membandingkan seller A, B dan C, termasuk sampai urusan ekspedisi. Jika toko Anda bisa melayani pembelian dengan variasi ekspedisi yang beragam, maka ini bisa menjadi nilai plus untuk toko Anda.

Pemilihan ekspedisi ini biasanya berpengaruh terhadap total transaksi yang harus customer bayar. Ada customer yang mengutamakan ekspedisi yang murah atau ekspedisi yang menurutnya bekerja paling cepat.

Selain itu, ekspedisi juga berpengaruh pada jangkauan pengiriman. Dengan banyak variasi jasa pengiriman, maka semakin banyak customer yang bisa Anda jangkau.

6. Susun Etalase dengan Rapi

Dengan memanfaatkan fitur etalase, Anda dapat menyusun produk Anda sesuai dengan kategori produk. Dengan etalase yang tersusun rapi, calon pembeli bisa memilih ragam produk yang diinginkannya dengan lebih mudah.

Selain itu, etalase membuat calon pembeli Anda bisa melihat produk serupa dengan lebih mudah. Mereka yang awalnya hanya ingin membeli satu produk, justru bisa tertarik untuk membeli dua atau tiga produk karena mupeng dengan produk yang terpajang di etalase.

7. Berikan Informasi Produk yang Jelas

Pembeli selalu suka dengan produk yang deskripsinya jelas dan menjawab rasa ingin tahu mereka. Informasi yang jelas juga akan membuat perbedaan dari produk serupa dengan kompetitor.

Informasi yang jelas ini ada kaitannya langsung dengan SEO Marketplace. Dengan informasi produk sesuai panduang SEO Marketplace, maka produk berpotensi dilirik oleh lebih banyak calon pembeli.

8. Berani Kasih Lebih Murah?? Kenapa Tidak??

Bukan rahasia lagi, perang harga adalah hal yang sering terjadi di marketplace. Jika Anda belum menjadi yang terlaris atau memperoleh banyak penjualan, menjual dengan harga sedikit lebih murah dari kompetitor akan membuat perbedaan.

Misalnya rata- rata Jaket Bola dijual seharga Rp 125.000, Anda bisa menjual dengan harga Rp 123.000. Selisihnya cuma dua ribu. Namun ini sudah cukup untuk membuat calon pembeli memilih produk Anda.

9.  Selalu Update Toko agar Terlihat Aktif

Seller yang aktif bisa membuat calon pembeli merasa aman untuk membeli dari Anda. Coba bayangkan seandainya Anda mempunyai deretan produk yang bagus tapi tidak pernah aktif, kira- kira bagaimana psikologis calon pembeli?

Status seller terakhir aktif dua minggu yang lalu akan membuat calon pembeli berpikir ulang untuk membeli dari toko Anda. Jangan- jangan toko sudah tutup, dan transaksi tidak ternotice?

Kekhawatiran semacam ini sangat lumrah dan cukup untuk membuat calon pembeli berpaling dari toko Anda.

Tips jualan laris di Tokopedia, Salah satunya toko selalu update
*Nama toko sengaja diblur demi keamanan negara :p

10. Selalu Fast Response

Lebih pilih mana, murah slow respon atau mahal tapi fast respon? Kebanyakan pembeli lebih milih yang sedikit lebih mahal tapi fast respon.

Fast response akan membuat calon pembeli Anda yakin bahwa penjual peduli dengan calon pembeli. Calon pembeli akan merasa senang dan aman saat pesan mereka mendapat respon dengan cepat. Ini alasan yang cukup kuat untuk membuat mereka membeli dari toko Anda.

11. Install Aplikasi Tokopedia Seller di Gadgetmu

Ini wajib hukumnya! Karena dengan mempunyai aplikasi seller Tokopedia, Anda akan lebih mudah untuk mengelola toko. Anda bisa merespon pelanggan dengan cepat, serta memastikan toko up to date.

Selain untuk mengelola toko, manfaat dari aplikasi seller Tokopedia antara lain :

  • Mengakses dashboard analitik penjualan
  • Membuat dan mengelola voucher cashback
  • Mengelola promo free ongkir untuk menarik lebih banyak calon pembeli

12. Promote Satu Jam Sekali

Di Tokopedia, Anda bisa mempromosikan produk secara gratis, tanpa biaya sepeserpun. Caranya adalah dengan memanfaatkan fitur Promote Satu Jam Sekali.

Untuk menggunakan fitur promote ini, pilihlah satu produk yang ingin Anda promosikan, lalu pilih ‘Promosikan Produk Ini’. Dengan fitur gratis ini, produk Anda berkesempatan untuk tampil di halaman depan dan mendapatkan promosi gratis dari Tokopedia.

13. Join Gold Merchant

Gold Merchant memungkinkan toko Anda tampil beda dan lebih meyakinkan. Pasalnya, Anda akan menerima badge ‘Gold Merchant’ berwarna kuning.

Bukan sekedar badge saja ya, karena ini berarti Anda mendapatkan beberapa fasilitas premium. Diantaranya adalah :

  • Bisa menambahkan orang lain menjadi admin,
  • Memasang cover toko
  • Meningkatkan batasan jumlah etalase
  • Menampilkan catatan toko di samping produk yang tampil.

14. Jual Produk yang Sedang Happening

Apa sih produk yang sedang hits saat ini? Nahhh… kamu bisa memanfaatkan moment musiman ini untuk mendongkrak penjualan toko di Tokopedia. Dengan memanfaatkan produk musiman, Anda bisa meningkatkan penjualan produk hingga sepuluh kali lipat atau lebih. Yang ini efeknya bisa dahsyat banget lhoo!

15. Top Ads Tokopedia

Selain dengan cara- cara yang bisa kita lakukan secara organik, alias tanpa mengeluarkan budget khusus, ada juga cara berbayar. Cara berbayar selain dengan upgrade ke Gold Merchant adalah dengan memanfaatkan iklan berbayar di Tokopedia.

Dengan menset kata kunci tertentu yang ingin kita iklankan, produk kita bisa muncul di pencairan teratas dan menghasilkan lebih banyak penjualan. Jualan di Tokopedia pun menjadi lebih laris manis.

Kesimpulan

Saat berkesempatan jualan di marketplace seperti Tokopedia, cobalah yang terbaik untuk mengoptimalkannya. Ada banyak trik yang bisa kita gunakan. Mulai dari cara yang sederhana, hingga tips iklan berbayar.

Dengan mengoptimalkan berbagai strategi, maka jualan di Tokopedia pun bisa menjadi lebih laris manis. Yuk kita praktekkan sekarang juga! 🙂

Tutorial Lengkap Shopee : Cara Jualan, Daftar Gratis Ongkir, dan Tips Jualan Laris

Tutorial Lengkap Shopee : Cara Jualan, Daftar Gratis Ongkir, dan Tips Jualan Laris

Marketplace di Indonesia memang kian menjamur. Dan bicara soal marketplace, untuk para pebisnis online, Shopee adalah salah satu marketplace favorit saat ini. Bagaimana tidak, marketplace yang satu ini bisa dibilang yang paling gencar dalam melakukan promo. Mulai dari promo ongkos kirim, cashback, hingga promo berbasis kerjasama bank.

Di artikel kali ini, Panda akan mengulas tentang tutorial jualan di Shopee. Jika Anda sudah mempunyai akun personal Shopee, Anda bisa langsung mendaftar sebagai seller atau penjual tanpa harus mengisi data lagi.

Namun jika Anda belum mempunyai akun Shopee sebelumnya, Anda dapat masuk di bagian awal dari tutorial jualan di Shopee ini.

Cara Daftar Akun Shopee

Bagaimana cara membuat akun di Shopee? Tentunya, Anda perlu masuk ke website Shopee terlebih dulu atau mendownload aplikasi Shopee lewat Playstore (Android) atau Apple Store (iOS).

First Step Pendaftaran

  1. Kunjungi website Shopee atau download aplikasinya di Playstore.
  2. Klik ‘Daftar’ dan isi data- data yang diperlukan sesuai form isian.
Cara daftar akun Shopee

3. Di kolom nomer HP, pastikan Anda mengisi nomer HP yang belum pernah didaftarkan ke Shopee sebelumnya, lalu klik ‘Kirim Kode Verifikasi’.
4. Masukkan kode verifikasi yang terkirim ke nomer HP Anda.
5. Lanjutkan dengan mengisi username, password, dan kode captcha.
6. Kemudian klik Daftar.

Anda juga bisa melakukan pendaftaran dengan akun email atau Facebook Anda untuk proses pendaftaran otomatis.

Verifikasi Email

Langkah selanjutnya, Anda akan diminta untuk verifikasi atau mengisi alamat email Anda. Berikut ini adalah langkah- langkah untuk verifikasi :

  1. Klik menu akun Saya yang terletak di area username Anda.
  2. Di bagian ‘Profil Saya’, lengkapi dengan alamat email Anda (jika belum ada).
  3. Jangan lupa juga untuk mengisi nama toko Anda. Nama toko ini lah yang nantinya akan menjadi identitas toko Anda di marketplace ini.
  4. Klik ‘Simpan’
Akun Saya Shopee
Pengaturan Profil Saya - Shopee

Selanjutnya Anda dapat masuk ke email Anda dan mem- verifikasi akun Anda melalui email yang dikirimkan oleh Shopee.

Setting Pembayaran dan Alamat

Setelah melakukan verifikasi, hal lain yang tak kalah pentingnya untuk dilakukan adalah setting metode pembayaran dan alamat kita. Untuk metode pembayaran di Shopee, pengguna dapat menggunakan Rekening Bank, Kartu Kredit/ Debit, Shopeepay dan One Klik.

Rekening Bank ini nantinya dapat digunakan user sebagai rekening transfer saldo hasil berjualan di Shopee. Sedangkan Kartu Kredit/ Debit, Shopeepay, dan One Klik dapat digunakan sebagai metode pembayaran saat berbelanja di Shopee.

Mengisi Rekening di Shopee

Untuk menambahkan rekening baru atau kartu baru, Anda tinggal klik ‘Tambahkan Rekening Baru’ atau ‘Kartu Kredit Baru’. Kemudian isi form pop up sesuai dengan data yang dibutuhkan, yaitu Nama, No Rekening, dan Nama Bank. Selanjutnya klik ‘Ok’.

Sedangkan untuk menambahkan kartu baru, data- data yang perlu Anda masukkan adalah Nama Tertera di Kartu, No Kartu Kredit, Masa Berlaku Kartu, Kode CVV, Alamat tagihan, dan Kode POS. Setelah semua selesai dimasukkan, klik ‘Ok’.

Mengisi Alamat di Shopee

Di menu alamat, Anda dapat mengatur alamat utama, alamat tambahan, dan alamat toko. Alamat toko harus diisi dengan alamat pick up paket toko Anda sebagai penjual. Alamat toko ini lah nanti yang akan tercetak di label resi saat pencetakan invoice Shopee.

Untuk menambahkan alamat baru, klik ‘Tambah Alamat Baru’. Di menu pop up, Anda akan diminta untuk mengisi data- data alamat baru Anda seperti : nama, no telepon, provinsi, kota, kecamatan, kode pos, dan detail alamat.

Anda juga dapat menghapus daftar alamat yang ada di akun Anda dengan meng-klik ‘Hapus’ di salah satu alamat terdaftar di akun Anda.

Cara Berjualan di Shopee

Jika sudah mempunyai akun personal di Shopee, Anda bisa dengan mudah mendaftar sebagai seller tanpa harus mengisi data- data lagi. Untuk mulai berjualan di Shopee, di tahap awal disarankan untuk Anda membukanya di desktop atau laptop. Mengapa? Karena tidak semua tab dapat dibuka di aplikasi.

Seller Center Shopee

Akses ke Akun Seller

  1. Untuk mengakses akun seller Anda, masuklah ke menu profil toko Shopee di http://seller.shopee.co.id
  2. Login dengan akun yang Anda miliki.
  3. Masuk ke menu Pengaturan Toko.
  4. Di profil Toko, isi identitas toko Anda, mulai dari nama Toko, foto profil, Foto utama dan gambar tambahan lainnya, serta deskripsi toko Anda.
  5. Simpan.

Setting Jasa Kirim

Langkah selanjutnya, Anda dapat melakukan pengaturan ekspedisi yang akan Anda gunakan dalam mengirim pesanan pembeli. Di fitur ini, hanya aktifkan platform ekspedisi yang Anda gunakan dengan meng-klik nama platform tersebut hingga berubah warna menjadi hijau.

Jangan lupa, di setting jasa kirim ini Anda juga bisa mengatur apakah memilih mengaktifkan atau menonaktifkan sistem pembayaran COD. Sistem COD ini sendiri mulai ngehits di tahun 2020 ini dan mempunyai keuntungan serta kelemahan.

Cara Upload Produk Shopee

Langkah terpenting dalam berjualan adalah meng-upload produk Anda ke dalam toko Anda. Berikut ini adalah langkah- langkah meng-upload produk jualan Anda di Shopee :

  1. Masuk ke menu ‘Produkku’.
  2. Anda dapat memilih mengupload produk dengan metode Tambah Produk Baru atau Mass Update (upload produk massal dengan file .csv).
  3. Jika Anda memilih upload produk massal, gunakan fitur ‘Mass Update’ dan Shopee akan memberikan Anda form dengan format file .csv untuk mengupload produk Anda secara massal.
  4. Untuk menambah produk baru dengan fitur ‘Tambah Produk Baru’. Isi dengan Nama Produk, Deskripsi Produk, Kategori, dan detail lain sesuai jenis produk Anda.
  5. Isi stok dan harga sesuai dengan ketersediaan produk Anda.
  6. Selanjutnya isilah estimasi berat produk dan ekspedisi yang digunakan. Meski ekspedisi sebenarnya sudah kita setting di Jasa Kirimku, namun fitur ekspedisi ini tetap harus diaktifkan saat menambahkan produk (beda dengan platform sebelah,hehehe…)
  7. Jika produk Anda adalah Pre Order, aktifkan fitur Pre Order.
  8. Jangan lupa juga isi kondisi produk, apakah produk baru atau second.
  9. Yang terakhir, klik ‘Simpan’ dan produk Anda siap untuk dijual ke pengguna Shopee.

Pengaturan Lainnya

Fitur lain yang dapat Anda gunakan dalam mengatur toko Anda adalah Kategori Toko Saya. Disini, Anda dapat mengkategorikan produk Anda sesuai dengan jenis kategorinya. Misalnya saja kategori : Skin Care, Kosmetik Bibir, Facial Wash, Serum, dan Promo/ Paket Hemat. Penggunaan kategori toko ini akan membuat toko Anda lebih teratur dan memudahkan calon pembeli dalam menelusuri produk Anda.

Cara Daftar Gratis Ongkir di Shopee

Gratis ongkir adalah program andalan Shopee yang sangat menguntungkan para penjual di platform ini. Dengan mendaftar ke program Gratis Ongkir Shopee, maka pembeli mereka akan mendapatkan subsidi gratis ongkos kirim.

Ini akan keuntungan bersama untuk pelanggan dan pembeli karena belanja terasa terasa semakin hemat. Gara- gara program ini, banyak pengguna dari marketplace lain yang berbondong- bondong pindah ke Shopee.

Sebelum mendaftar program gratis ongkir Shopee, berikut hal- hal yang perlu Anda perhatikan :

  • Promo gratis ongkir berlaku sesuai dengan ekspedisi yang didukung Shopee, tidak semua ekspedisi. Anda perlu mengecek ekspedisi mana saja yang termasuk dalam program ini.
  • Ada minimal jumlah belanja untuk mendapatkan promo gratis ongkir Shopee ini. Misalnya saja saat ini adalah Rp 70.000 untuk ekspedisi J&T, dan Rp 150.000 untuk ekspedisi JNE.
  • Ada batas maksimal penggunaan promo free ongkir Shopee ini. Jumlahnya disesuaikan dengan promo yang berlaku di setiap periode.
  • Jumlah subsidi promo gratis ongkir juga bisa berbeda di setiap periodenya, sesuai dengan kebijakan program Shopee di periode tersebut.
  • Salah satu indikasi penjual berhasil mendaftarkan diri dalam program Gratis ongkir ini adalah ada tanda mobil berwarna hijau di pojok bawah produk bertuliskan ‘Gratis Ongkir’.

Cek Apakah Gratis Ongkos Kirim Sudah Aktif

Untuk mendaftar program gratis ongkos kirim, setelah meng-upload produk pertama, Anda akan mendapatkan notifikasi untuk mengikuti program gratis ongkos kirim Shopee. Klik notifikasi tersebut, dan Anda akan diminta untuk memasukkan nomer KTP Anda dan meng-upload foto selfie KTP, kemudian centang ‘Syarat dan Ketentuan Shopee’.

Setelah itu, tunggu konfirmasi dari Shopee terkait pendaftaran program gratis ongkos kirim yang Anda ikuti. Konfirmasi ini biasanya hanya sekitar 1×24 jam.

Setelah mendapatkan notifikasi dari Shopee bahwa pendaftaran program gratis ongkos kirim Anda berhasil, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa logo ‘gratis ongkir’ sudah muncul di produk Anda. Jika sudah, lanjutkan upload produk Anda dan mulai promosikan toko Anda.

Bagaimana dengan Uang Ongkos Kirimnya?
Anda tidak perlu khawatir. Karena ini murni program dari Shopee, maka penjual secara otomatis tidak menanggung ongkos kirim ini selama sudah mengikuti syarat dan ketentuan Shopee.

Saat mencetak label ongkos kirim, jika penjual menggunakan ekspedisi J&T, maka penjual tidak perlu membayar ongkos kirim ke ekspedisi. Namun jika menggunakan ekspedisi JNE, penjual membayar ongkos kirim ke ekspedisi terlebih dulu. Setelah itu, penjual akan mendapatkan ganti dari Shopee.

Jualan Laris Manis di Shopee

Sudah punya toko di Shopee, tentu penting untuk melakukan optimasi agar jualan kita laris manis. Setuju?

Untuk optimasi toko Anda dengan Shopee, silahkan klik artikel selanjutnya : Tips Ampuh Jualan Laris Manis di Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Anda juga bisa membaca tips menjadi Star Seller di Shopee dari artikel kami sebelumnya. Dengan menjadi star seller, jualan makin untung dan laris manis.

Semoga bermanfaat! Selamat mencoba!

Suka Belanja Online? Kenali Istilah & Arti Kode JNE Ini

Suka Belanja Online? Kenali Istilah & Arti Kode JNE Ini

Kalau sering belanja online, pasti kita familiar dengan ekspedisi pengiriman JNE. Saat mengirim barang dengan JNE, dan melakukan cek resi, kita mungkin menemukan beberapa istilah dan kode JNE yang cukup asing bagi kita.

Tujuan kita sebenarnya sederhana. Agar kita dapat mengetahui progress pengiriman paket dan mengetahui apa yang terjadi, jika memang ada kendala. Tapi bila status resi saat dilacak memberi kode- kode tertentu, bagaimana cara kita memahaminya?

Jangan khawatir, disini Panda punya solusinya 🙂

Arti dari Istilah dan Kode Tracking JNE

Sering merasa bingung dengan istilah shipment dan kode tracking JNE? Tidak perlu lagi. Saat ini juga, Anda bisa mengetahui secara lengkap arti dari kode/ istilah tracking JNE

Langsung simak ulasan Panda di bawah ini ya :

AU (ANTAR ULANG)Paket Anda tidak terkirim di hari seperti seharusnya, dan akan masuk list pengantaran ulang di hari selanjutnya. Kode AU JNE mempunya dua arti, yaitu :
1. Paket di pending 1 hari di JNE Pusat si Pengirim. Kemungkinan ada overload pengiriman di kota si penerima, sehingga paket akan ikut pengiriman ulang keesokan harinya sesuai slot antrian kirim.
2. Atau, bisa jadi paketnya sudah sampai ke kota si penerima. Namun saat proses pengantaran ada kendala dengan alamat atau SDM, sehignga paket akan ikut pengiriman di hari selanjutnya.
AU TO OPSPaket Anda sedang diserahkan dari bagian undelivery yang menangani pengiriman bermasalah, ke bagian operasional untuk proses antar ulang.
BA (BAD ADRESS)Alamat pengiriman yang tertera di paket kurang lengkap dan kurang jelas sehingga pihak kurir kesulitan dalam mengantarkan paket ke alamat tujuan. Misalnya saja kurang RT/RW, kelurahan, dan lain- lain. Kurir sudah berupaya mencari alamat penerima, namun kurir tetap belum bisa menemukan lokasinya.
BOX DELAYJNE masih menyimpan paket Anda, tapi tidak dikirimkan karena alamat sulit ditemukan.
BOX UNDEL (BOX UNDELIVERED)Kurir JNE sudah mengirimkan paket Anda, namun tidak ada orang di tempat.
CC (CRISS CROSS)Suatu kondisi dimana nama dan alamat yang tertera di nomor kiriman ternyata tidak sama dengan nama dan alamt yang tertulis di paket. Ada kemungkinan paket Anda tertukar proses dengan paket orang lain.
CLOSED ONCE DELIVERY ATTEMPTKurir telah mengantarkan paket Anda ke alamat kirim, namun tempat tujuan sedang tutup.
CNEEE UNKNOWN (CONSIGNEE UNKNOWN)Kurir sudah mengantarkan paket ke alamat tujuan, namun nama sesuai dengan data penerima di paket tertera tidak ditemukan.
DELIVEREDPaket Anda sudah sampai di tempat tujuan dengan aman dan selamat. Di status resi biasanya akan tampil nama penerima paket.
DELIVERY TIMEWaktu pengiriman dari JNE menuju ke alamat pengiriman.
DEPARTED FROM TRANSITPaket Anda berangkat dari tempat transit
HO (HAND OVER)JNE menyerahkan paket Anda untuk diteruskan ke agen JNE yang lebih dekat dari alamat tujuan.
HO TO HVSPaket berisi barang berharga. Maka dari itu, bagian khusus yang menangani barang berharga akan menangani paket Anda.
HOLDPihak JNE sedang menahan paket Anda.
HOLD RUSAKJNE sedang menahan paket Anda karena terjadi kerusakan.
INVALID BAGPaket Anda tersasar karena masuk ke tas yang salah dalam proses sortir.
LBA (LUAR BATAS ANTAR)Lokasi tujuan akhir paket berada di luar zona jangkauan JNE.
MANIFESTEDJNE pusat di kota pengirim sudah menerima paket Anda, dan siap mengirimkannya ke alamat tujuan.
MR (MISROUTE)Kurir mengalami kesalahan jalur (salah antar/ salah kirim) dalam mengirimkan paket Anda.
NTH (NOT AT HOME)Penerima paket sedang tidak di tempat saat kurir JNE datang.
ON-PROCESSPaket Anda sedang dalam proses pengiriman.
ON-TRANSITPaket dalam proses transit di sebuah kota, dan ini biasanya untuk pengiriman antar pulau.
POD (PROCESS ON DELIVERY) DETAILKurur akan mengantarkan paket Anda.
PROCESSED AT SORTING CENTERPaket Anda sudah masuk proses sortir dan dalam proses kirim ke tujuan selanjutnya.
RECEIVED AT ORIGIN GATEWAYGudang jalur terkait sudah menerima paket Anda, dan segera meneruskannya ke gudang pusat di kota tujuan.
RECEIVED AT SORTING CENTERPaket Anda sedang disortir sebelum dikirim.
RECEIVED AT WAREHOUSEGudang JNE terdekat dengan kota tujuan sudah menerima paket Anda.
RECEIVED ON DESTINATIONJNE sudah mengirimkan paket Anda, dan saat ini sudah sampai di kota tujuan.
REDELIVERYPaket Anda sedang dalam tahap proses antar ulang.
SHIPMENT FORWARDED TO DESTINATIONJNE mengirimkan paket Anda ke agen terdekat di kota tujuan.
SHIPMENT RECEIVED BY JNE COUNTER OFFICERJNE Pusat telah menerima paket Anda.
STATUS KOSONGPihak JNE melakukan kesalahan input. Akibatnya, data belum masuk manifest atau terjadi kesalahan pada database.
WITH DELIVERY COURIERPaket Anda sedang dalam perjalanan diantar oleh kurir ke alamat tujuan. Jika tidak ada kendala, paket akan segera sampai di alamat pengiriman

Apa yang Harus Dilakukan Jika Ada Masalah dengan Paket?

Memahami arti kode tracking JNE akan membantu Anda mengidentifikasi kendala dalam pengiriman. Apakah ini hanya terjadi karena rumah tutup, ekspedisi overload, atau salah alamat?

Masalah paling fatal biasanya adalah paket nyasar dalam proses sortir. Jika masalah ini terjadi, sedangkan tidak ada info lebih lanjut dari status resi JNE, Panda sarankan Anda segera menghubungi pihak pengirim paket. Seller biasanya tidak keberatan membantu Anda agar proses pengiriman paket tidak pending lama.

Sebagai alternatif, Anda juga bisa menghubungi JNE via call center dan Twitter. Disini Anda bisa menyampaikan keluhan seputar paket yang tak kunjung sampai.

Kesimpulan

Ternyata ada cukup banyak juga istilah kode pengiriman di JNE, ya?

Dengan memahami arti kode JNE ini, Anda tidak lagi galau saat paket tak kunjung sampai. Setidaknya Anda sudah mengetahui sampai dimana paket Anda, atau kendala yang terjadi dalam proses pengiriman.

Semoga bermanfaat!