Email Marketing : Pengertian dan 9 Manfaat Email Marketing untuk Bisnis

Email Marketing : Pengertian dan 9 Manfaat Email Marketing untuk Bisnis

Saat Anda menerapkan strategi pemasaran digital, kehadiran email marketing adalah salah satu poin penting. Dengan email marketing, Anda akan memaksimalkan campaign digital pada customer yang berstatus ‘lebih matang’.

Nah di artikel kali ini, Panda akan mengulas lebih lengkap tentang pengertian email marketing dan manfaat email marketing dalam bisnis. Stay tuned ya!

Pengertian Email Marketing

Secara sederhana, pengertian dari email marketing adalah sebuah kegiatan atau aktivitas mengirimkan pesan komersil kepada sekelompok orang dengan menggunakan media email.

Pesan komersil yang biasanya A
nda terapkan dalam email marketing antara lain adalah promo, penawaran produk, press release, diskon, penawaran membership, atau konten branding. Selain untuk tetap menjaga komunikasi dengan pelanggan atau konsumen yang sudah lebih dulu mengenal brand, aktifitas ini juga baik untuk mengoptimalkan penjualan.

Strategi email marketing akan k
ita mulai dari mengumpulkan data email pelanggan (list building), berlanjut dengan pengiriman massal yang berupa penawaran, sampai akhirnya memberikan informasi produk dan promosi.

Contoh penggunaan email marketing :

Redva adalah seorang pebisnis online yang mengelola bisnis skincare Korea. Ia melakukan berbagai upaya marketing untuk mendatangkan pengunjung potensial ke websitenya.

Berbarengan dengan hal itu, Redva juga mempersiapkan website dengan desain yang menarik, lengkap dengan pop up email berlangganan. Dalam pop up, Redva menawarkan potongan harga Rp 50.000 untuk pembelian pertama customer. P
enawaran yang cukup menark, bukan?

Singkat kata
, strateginya untuk mendatangkan pengunjung potensial ke website berhasil. Penjualan mulai meningkat dan list building mulai bekerja. Redva menyadari, bahwa selain mendapatkan pelanggan baru, ia juga mempunyai harta karun list email dari pelanggan lama.

Selain menerapkan strategi marketing untuk terus mendatangkan pelanggan baru, Redva juga memaksimalkan potensi pelanggan lama tersebut lewat email marketing.

Dia memberikan penawaran produk baru, diskon di event tertentu, dan rekomendasi produk unggulan lainnya. Pelanggan lama yang lupa atau yang sebenarnya belum ingin membeli produk, tanpa sadar akan tertarik untuk membeli produk kembali karena rekomendasi dan promo dari website Redva.

Email marketing ini telah membantu bisnisnya semakin berkembang pesat. Loyalitas pelanggan meningkat, dan jumlah repeat order semakin baik.

Nah, seperti itulah kurang lebih fungsi email marketing dalam bisnis. Strategi ini menjaga pelanggan untuk tetap terhubung dengan brand setelah melakukan pembelian, dan bahkan memaksimalkan potensi pembelian dari list customer tersebut.

Belajar Email Marketing dari Para Ahli

Untuk belajar menerapkan email marketing, Anda bisa memulainya dengan melakukan test A/B, men-subscriber newsletter kompetitor, atau bahkan belajar dari para ahli. Ada banyak ahli atau praktisi email marketing yang bisa Anda jadikan sebagai mentor.

Tentu saja Anda harus memilih mentor yang memang sudah berpengalaman dan membuktikan bahwa strategi pemasaran email mereka benar- benar memberi hasil yang menakjubkan.

Berikut adalah beberapa praktisi email marketer terkenal tersebut :

Ben Settle

Ben Settle adalah seorang internet marketer, pengusaha, spesialis email marketer dan penulis yang banyak menghasilkan tulisan dalam bidang bisnis, pemasaran, dan penjualan.

Ia juga t
erkenal sebagai pakar copywriting email yang telah mengajarkan metode yang ia kembangkan ke beberapa perusahaan direct selling paling bergengsi di seluruh dunia.

Anda bisa belajar dengan Ben Settle melalui beberapa link berikut ini :

Ryan Deiss

Ryan Deiss, praktisi email marketing

Ryan Deiss adalah salah satu digital marketer terkemuka dunia oleh pengusaha, investor, dan pembicara terkenal Amerika, Daymond John. Selama 3 tahun terakhir, Ryan dan timnya telah menginvestasikan lebih dari 15 juta dollar untuk tes pemasaran yang menghasilkan puluhan juta pengunjung unik, mengirimkan lebih dari 1 miliar email, dan menjalankan sekitar 3000 split test.

Anda bisa belajar dengan Ryan Deiss melalui beberapa link berikut ini :

Noah Kagan

Noah Kagan, praktisi email marketing

Noah Kagan adalah seorang pengusaha internet berkebangsaan Amerika yang juga merupakan pendiri Sumo Group (Sumo.com dan Appsumo.com). Dari Noah, Anda akan belajar cara memulai bisnis bernilai jutaan dolar, dan menumbuhkan 700.000+ list email.

Anda bisa belajar dengan Noah Kagan melalui beberapa link berikut ini :

Manfaat Email Marketing

Setelah mengerti tentang definisi email marketing dan bagaimana cara kerjanya diatas, kini saatnya kita mengetahui lebih lanjut tentang manfaat strategi email ini :

1. Pendekatan personal kepada pelanggan

Mengirimkan email kepada pelanggan akan membuat mereka merasa didekati secara personal. Kedekatan ini adalah hubungan penting antara pelanggan dan brand untuk membuat mereka merasa nyaman dan percaya.

Dengan begitu, penawaran apapun yang Anda kirimkan melalui email akan membuat pembelian selangkah lebih mudah untuk pelanggan Anda. Karena mereka merasa dekat dan mudah ingat dengan brand Anda.

2. Penyampaian informasi cepat dan praktis

Penyampaian pesan lewat email tentu jauh lebih cepat daripada penggunaan media offline. Mengirim brosur, atau katalog produk lewat surat pos tidak lagi efektif saat ini.

Dengan media email, pesan Anda akan menjangkau pelanggan dengan lebih cepat. Mereka juga bisa merespon email tersebut seketika itu juga. Membaca pesan dan melakukan action terhadap email tidak perlu menunggu waktu lebih dari satu hari.

3. Lebih Hemat Biaya

Saat Anda menggunakan email marketing, biaya pemasaran bisa Anda tekan serendah mungkin. Anda hanya perlu menyiapkan materi konten, dan menggunakan layanan pengiriman email massal, baik yang gratis atau berbayar, sesuai dengan kebutuhan.

Email juga memungkinkan pengguna untuk membuat konten yang bervariasi. Mulai dari newsletter, kupon diskon, rekomendasi produk, dan yang lainnya.

4. Kampanye yang efektif dan terukur

Saat Anda mengirim kampanye produk melalui email di list Anda, tingkat keberhasilan kampanye tersebut bisa terukur secara efektif. Anda bisa melakukan evaluasi dari berapa banyak email yang terkirim dan bagaimana respon pelanggan terhadap email tersebut.

Dari statistik hasil tersebut, Anda bisa melihat mana kampanye yang paling berhasil dan mana yang perlu A
nda tingkatkan lagi. 

5. Mengirim email sesuai kategori pelanggan

Dalam email marketing, Anda bisa membuat segmentasi jenis pelanggan dan membuat kampanye sesuai dengan segmentasi yang Anda buat. Beberapa contoh segmentasi :

  • Subscriber Baru
  • Pembeli Baru
  • Repeat Customer
  • Pelanggan dari kategori produk Wanita/ Pria
  • dan masih banyak lagi

Dengan pembuatan segmentasi ini, Anda bisa membuat strategi pemasaran yang sesuai agar bisa menarget mereka dengan tepat.

6. Pesan dengan Personalisasi

Dalam email, Anda bisa menambahkan pesan personalisasi dengan mencantumkan nama pelanggan di subyek dan badan pesan. Dengan cara ini, pelanggan merasa lebih terlibat dan memicu adanya komunikasi dua arah.

Pelanggan tidak akan sungkan untuk merespon email tersebut dengan tidak langsung. Misalnya saja dengan aktif terlibat di media sosial, hingga lebih terpicu untuk membeli produk.

7. Membangun loyalitas pelanggan

Strategi email ini sangat baik untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Seperti yang kita tahu, mencari pelanggan baru itu mudah, namun mempertahankan loyalitas mereka seringkali tidak mudah.

Untuk membangun loyalitas ini, buatlah kampanye email secara konsisten, menarik, dan memberi manfaat untuk pelanggan. Buat mereka merasa sebagai bagian dari brand Anda.

8. Mengoptimalkan konversi penjualan

Beberapa pebisnis berfokus untuk mengoptimalkan konversi penjualan dari pelanggan baru dengan cara organik (SEO) dan cara berbayar (Google Adwords, Facebook Ads, dsb). Dan beberapa lainnya melakukan kombinasi yang menarik, yaitu dari pelanggan baru dan pelanggan lama.

Dengan email marketing, konversi penjualan akan lebih optimal karena strategi ini juga melakukan pendekatan terhadap pelanggan lama. Mereka akan melakukan pembelian kembali karena kedekatan dengan brand, rekomendasi produk, atau promosi.

9. Mudah dibagikan

Pesan melalui email juga mudah pelanggan bagikan ke teman- temannya atau ke akun media sosial mereka. Dengan begitu, distribusi konten bisa menjadi lebih luas saat sebuah kampanye benar- benar dilakukan dengan baik.

Tips Dalam Menerapkan Email Marketing

Untuk membuat strategi email Anda menjadi lebih optimal, ada beberapa tips sederhana yang bisa Anda terapkan :

  • Lakukan secara konsisten.
  • Jangan berlebihan, karena bisa membuat pelanggan tidak nyaman dan justru merasa email Anda adalah spam.
  • Segmentasi audiens akan membuat strategi email lebih optimal.
  • Lakukan test A//B (split test untuk menganalisa kampanye yang lebih efektif)
  • Gunakan copywriting yang baik (Baca : 3 Kesalahan Copywriting yang Dapat Membunuh Email Marketing Anda).
  • Jangan hanya fokus pada list building saja, tapi juga dalam pengelolaan email marketing nya. Keduanya perlu berjalan seimbang.

Kesimpulan

Email marketing adalah strategi yang powerful. Baik itu dari dulu, maupun hingga kini. Jika Anda masih ragu dengan efektivitas strategi ini, Anda bisa membaca ulasan sebelumnya : Email Marketing vs Social Media, Mana yang Lebih Baik untuk Mendongkrak Penjualan Anda?.

Setelah memahami konsep dan manfaat pemasaran email, semoga Anda termotivasi untuk memaksimalkan strategi marketing untuk bisnis Anda.

Selamat mencoba!

Cara Ampuh Membuat Strategi Email Marketing Berhasil & Efektif

Jika Anda sedang menerapkan teknik funneling untuk strategi bisnis online Anda, tentu saja email marketing bukan hal baru lagi untuk Anda. Membangun bisnis sendiri seringkali membutuhkan pengetahuan mendalam tentang banyak hal, termasuk penentuan struktur bisnis terbaik. Jika Anda sedang mencari opsi terbaik untuk pembentukan LLC Anda, silakan lihat best llc formation options. Anda akan menemukan berbagai pilihan dan saran yang dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat untuk bisnis Anda. Pastikan bisnis Anda dimulai dengan dasar yang kuat sebelum Anda melanjutkan dengan strategi pemasaran seperti email marketing.

Anda mungkin sudah familiar dengan strategi ini, dan bahkan sudah setengah jalan. Yang jadi masalah, Anda merasa goal yang seharusnya Anda raih tidak kunjung seperti yang Anda harapkan. Padahal Anda sudah menginvestasikan waktu, tenaga dan biaya agar strategi ini memberikan hasil yang signifikan untuk bisnis online Anda.

Ketika hasil yang Anda harapkan belum juga menampakkan hasil, bukan berarti Anda gagal dan harus berputar arah untuk menemukan strategi lain. Tidak seperti itu, karena email marketing merupakan salah satu strategi penjualan yang dikenal sangat efektif. Mungkin ini lah mengapa kita berada disini, yaitu untuk menganalisa dan mencari tahu dimana salahnya strategi email marketing Anda.

Apakah kita telah melakukan strategi email marketing dengan benar dan efektif? Apa sebelum strategi ini benar- benar kita lakukan kita telah memiliki perencanaan yang matang dan action yang efektif? Apakah kita telah benar- benar memikirkan kebutuhan pelanggan kita? Atau kita hanya coba- coba dan memang selama ini tidak optimal? Well, semuanya mungkin.

Check List Sebelum Melakukan Email Marketing

Untuk menjadikan strategi marketing ini work untuk bisnis yang Anda kelola, maka sudah sewajarnya Anda memperjelas target market Anda. Pastikan list building Anda merupakan sekumpulan orang- orang yang menaruh minat terhadap produk yang Anda jual. Anda tidak bisa mengabaikan faktor interest ini, karena factor ini merupakan salah satu kunci terbesar seseorang membuka newsletter dan offer yang Anda kirimkan.

Untuk memperoleh list building ini memang membutuhkan waktu, jadi bersabar lah. Jangan memasukkan list email dari bisnis dengan niche berbeda yang sebelumnya Anda miliki atau membeli email database dari pihak ketiga, karena hal itu bisa saja membuang- buang waktu dan tenaga Anda.

Jika list building Anda memang sudah siap, maka Anda mulai dapat memikirkan materi yang Anda kirimkan dan juga tool. Untuk tahap awal, Anda dapat menggunakan tool auto-responder gratisan yang bagus seperti Listwire atau MailChimp yang versi gratis.

Jika Anda ingin auto responder dengan fitur yang lebih lengkap untuk bisnis Anda, maka tentu saja yang premium memang lebih baik. Setelah itu, Anda dapat mempelajari dasar- dasar email marketing, dan mulai masuk ke step action terhadap list building Anda, yaitu melakukan email marketing.

Langkah- langkah Melakukan Strategi Email Marketing yang Efektif

1. Jangan Buru- Buru Promosi

Di dalam strategi funneling kita mengenal yang namanya memancing ikan di kolam. Untuk memancing ikan, tentu saja kita tidak bisa serta merta mengambil ikan tersebut dari kolam. Pertama- tama, kita harus memberi makan ikan tersebut. Setelah ikan- ikan tersebut mendekati kita dengan modal umpan tadi, baru kita mulai menuai hasil atau manfaat.

Sama halnya dengan strategi email marketing, jangan langsung promosi produk Anda habis- habisan. Promosi yang berlebihan, khususnya kepada subscribers baru justru membuat mereka ilfil. Bukannya terpancing dengan produk yang Anda tawarkan, bisa- bisa calon klien justru males dan langsung unsubscribe.

Sebaliknya, buat lah subscriber betah menerima email dari Anda. Jalin komunikasi terlebih dahulu dengan subscriber Anda sehingga ia mulai mempercayai Anda dan yakin dengan authority Anda. Setelah Anda yakin calon pembeli melihat authority Anda, maka mulai kirimkan email promosi.

2. Kirimkan Konten Bermanfaat dan Sesuatu yang Gratis

Kirimkan tips yang bermanfaat, eBook atau panduan secara gratis. Dalam menulis tips dan ebook juga jangan asal- asalan. Hanya karena Anda memberikannya secara gratis, bukan berarti Anda melupakan kualitas. Justru disini tolak ukur produk yang Anda jual nanti –apalagi kalau produk yang Anda jual nanti mahal. Jika sesuatu yang Anda bagikan secara gratis saja berkualitas, tentu calon pembeli ini akan berpikir bahwa produk yang Anda jual dengan harga yang tidak murah itu pasti jauhhhh lebih bagus dari yang selama ini Anda berikan dan itu benar- benar layak untuk dibeli.

Saya pernah dulu menjadi list salah seorang affiliate marketer Indonesia. Sebagai pancingan funneling nya, dia menawarkan ebook gratis dengan cara mendaftar sebagai subscriber nya. Tapi apa … ebook yang dikirimkan adalah ebook yang Saya yakin bisa Saya tulis sendiri dan banyak bertebaran di internet, tips yang basi dan tidak berkualitas. Saya kecewa dan waktu itu dalam pikiran Saya ‘ya elahhh…. gini doing… cuma tips buat nyepam’.

Setelah menerima email tersebut Saya putuskan untuk subscribe. Mungkin Anda berpikir Saya terlalu skeptis hanya dalam satu kali email saja, tapi bukan kah kesan pertama itu penting? Saya pun subscribe ke beberapa teman- teman marketer lainnya. Jadi tentu saja Saya juga membandingkan antara yang satu dengan yang lain.

Jika memang marketer tersebut memberikan kualitas, ya mengapa tidak? Tapi kalau marketer tersebut jelas hanya mengincar list building dan mengejar jualan, sedangkan untuk tips gratisan dia hanya memberikan seadanya, ya males duluan. Masuk akal kan?

Perlu diingat, strategi email marketing ini tidak hanya dilakukan 10 praktisi internet marketing, melainkan ratusan bahkan mungkin ribuan. Jika menurut Anda strategi ini bukan lah sesuatu yang Anda handle secara serius, tentu saja hasilnya tidak maksimal. Jangan salahkan email marketing nya, tapi salahkan bagaimana cara Anda melakukan strategi ini.

3. Kirimkan Email secara Berkala, Jangan SPAM

Jangan membuang waktu subscriber Anda dengan terlalu banyak promosi ke inbox mereka. Anda mungkin bukan satu- satunya yang mengirimkan newsletter ke pelanggan. Bisa jadi email pelanggan juga berisi banyak newsletter yang menumpiuk. Jika email yang Anda kirimkan terlalu sering dan kebanyakan dari email tersebut hanyalah email SPAM, jangankan tertarik pada penawaran Anda, bahkan membuka email nya pun sudah malas. Hal ini dapat menurunkan kredibilitas Anda dan juga bisnis yang Anda kelola.

Kalau ini terjadi, wajar saja strategi email marketing tidak goal seperti yang Anda harapkan. Pengiriman email marketing mungkin dapat Anda lakukan 1-2 kali dalam satu minggu atau sesuai dengan jadwal yang Anda tentukan, asal strateginya tidak terlalu sering. Agar tidak terlalu menonjol sebagai sales, email promosi sebaiknya dikirimkan sekali setelah tiga newsletter reguler atau sesuai kebutuhan.

4. Gunakan Judul yang Menggigit

Untuk meningkatkan persentasi email Anda dibuka oleh pelanggan, gunakan lah headline copywriting email yang menarik dan memicu rasa penasaran. Jangan mengabaikan judul ini karena judul lah yang pertama kali berbicara kepada pelanggan Anda. Anda mungkin dapat terinspirasi dengan judul- judul email yang kerap digunakan praktisi internet marketer dan toko online besar di Indonesia berikut ini:

  ‘Diskon 95% di PAYDAY Sale! Jangan Ketinggalan’ – MatahariMall.com
‘Puas Internetan Pakai Tablet Harga Mulai 600 ribuan’ – Bukalapak.com
‘Jangan Dibuka Kalau Agan Gak Pingin Pinter’- Kaskus.com
‘Produk ini di-launching Langsung Habis, Mau Tau Kenapa?’ 

5. Desain Sederhana, Elegan dan Mudah Dibaca

Ketika Anda mengirimkan newsletter, atau email broadcast kepada list pelanggan Anda, pastikan bahwa Anda pelanggan Anda akan menikmati email tersebut. Bagaimana caranya? Yaitu dengan memiliki desain newsletter yang sederhana tapi elegan dan enak dibaca. Beberapa auto responder memiliki fitur desain newsletter yang memenuhi kriteria ini dan tentu saja Anda dapat menggunakannya tanpa ribet. Memang sih, biasanya fitur desain/ templates yang elegant ini diperoleh oleh member auto-responder premium.

Faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan untuk menyajikan email yang disukai pelanggan ini? Antara lain adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan CSS Inline agar tampilan newsletter Anda terlihat lebih cantik http://inlinestyler.torchboxapps.com/styler/convert/
  • Menyertakan versi teks biasa, sebagai antisipasi jika ada pelanggan yang tidak dapat menampilkan format HTML
  • Pertimbangkan penggunaan gambar, karena gambar di dalam email seringkali tidak bisa dilihat atau tidak bisa tampil dengan sempurna karena faktor loading dan atau ter-blok. Jika dirasa tidak perlu, maka penggunaan gambar bisa dikurangi

6. Jangan Lupa Melakukan Test Terlebih Dahulu

Ketika Anda sudah memasang fitur berlangganan di website Anda, pastikan Anda telah mencobanya terlebih dahulu. Daftarkan alamat email Anda agar Anda dapat mengetahui bahwa plugin yang Anda pasang untuk form berlangganan benar- benar bekerja sesuai yang Anda harapkan.

7. Tombol Unsubcribe atau Berhenti Berlangganan Dengan Mudah

Pahit memang kalau membicarakan unsubscribe di topik email marketing ini. Tapi ya bagaimana lagi, tombol ini merupakan pelengkap dari format email yang Anda kirimkan kepada pelanggan. Tombol subscribe yang mudah dilihat ini tujuannya bukan agar pelanggan Anda cepat- cepat berhenti berlangganan. Melainkan sebagai tanda bahwa Anda tidak akan mempersulit pelanggan untuk berhenti berlangganan jika mereka memang tidak tertarik dengan topik yang kita tawarkan.

Logikanya, kalau mereka memang tidak tertarik dengan produk yang kita tawarkan, ngapain ditahan- tahan? Justru dengan ini kita jadi mengetahui jumlah list yang memang benar- benar tertarik dengan produk kita.

Perencanaan Matang untuk Strategi Email Marketing Anda

Bukan hanya Anda saja yang sedang menjalankan strategi email marketing. Bukan hanya internet marketer yang sudah tingkat langit saja yang sudah menjalankan strategi, para internet marketer pembelajar, blogger shahid dan pemula pun banyak menerapkan strategi ini. Namun tidak semua dari mereka memperoleh hasil seperti yang diharapkan. Bahkan ada yang zong sama sekali. Mengapa?

1. Hanya Menjadikan Strategi Email Marketing sebagai Pelengkap

Banyak blogger dan marketer yang melakukan strategi marketing ini hanya sebagai pelengkap blog. Mereka tidak memiliki tujuan jelas terhadap list pelanggan yang mendaftar menjadi subscriber mereka dan tidak serius terhadap list ini. Mereka juga membiarkan list tersebut seperti adanya dan menyerahkan urusan newsletter secara penuh kepada third-party, tanpa mencoba membagi tips yang sengaja Anda tulis secara pribadi untuk list subscriber Anda dan manjalin komunikasi yang lebih dekat.

Hal ini menjadikan email terlihat biasa sekali, sama seperti email- email berlangganan lain yang si pelanggan terima seperti biasanya. Dan ini yang membuat si pelanggan tersebut jarang membuka email Anda. Tidak ada yang special.
Kembali ke tujuan Anda untuk email marketing, apakah ini untuk:

  • Memberikan update newsletter dan memperbesar trafik dari trik marketing ini
  • Menjual produk affiliate di kemudian hari
[Tweet “Email marketing bukan strategi pelengkap, ini adalah strategi serius untuk bisnis Anda”]

2. Tidak Menentukan Tujuan dengan Jelas

Khususnya jika Anda membidik tujuan kedua, maka Anda wajib memikat target market Anda. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan trik- trik yang sudah Saya bahas panjang lebar di atas. Untuk lebih mudahnya, ambil selembar kertas, dan tentukan jawaban dari check list berikut ini:

  • Apa tujuan utama Anda menggunakan strategi email marketing? Untuk trafik kah atau penjualan? Atau belum memiliki gambaran yang sebenarnya?( Kalau belum memiliki gambaran, coba cari tahu apa yang Anda inginkan dalam pengembangan blog atau bisnis Anda )
  • Kepada siapa Anda akan mengirimkan email?
  • Jenis email apa yang Anda kirimkan? Hanya newsletter atau promo kah?
  • Bagaimana Anda menyajikan konten email Anda?
  • Apakah desain email Anda mudah dibaca dan terlihat menarik?
  • Apa yang dapat Anda tingkatkan dari email marketing Anda saat ini?
  • Apakah tool dan plugin yang Anda gunakan sudah cukup efektif sesuai kebutuhan saat ini?
  • Bagaimana cara Anda mengelola list Anda?
  • Apa yang Anda lakukan untuk meningkatkan jumlah subscriber Anda? Berbagi e-Book gratis kah? Atau penawaran menarik lainnya?
  • Bagaimana cara Anda mengukur keberhasilan email marketing ini?

Dari pertanyaan tersebut, Anda akan dapat melihat apa konsep, tujuan dan cara optimasi yang dapat Anda lakukan terhadap strategi email marketing Anda. Ternyata agak njlimet ya? Tidak juga, karena ketika Anda memang sudah menjalani strategi ini, Anda memang wajib melakukan analisa dan strategi optimasi agar trik marketing ini memberikanhasil sesuai yang Anda harapkan.

Melakukan Testing & Mengenal Metrik untuk Mengukur Kinerja Email Marketing

Namun untuk tahap awal, lakukan test secukupnya sebelum melakukan analisa dengan list pertanyaan tersebut. Ketika Anda sudah mulai masuk ke list tersebut, lakukan pengukuran terhadap keberhasilan Anda. Apakah Anda telah mendapatkan jumlah subscriber ideal yang Anda inginkan, apakah open rate nya cukup bagus atau apakah Anda dapat meng-konversi list tersebut menjadi pembeli sebanyak persentase yang Anda inginkan?

Metrik yang kerap digunakan sebagai pengukuran efektifitas Email Newsletter antara lain:

  • Open Rate, yaitu berapa banyak dari subscribers Anda yang benar- benar membaca email Anda ketika email terkirim
  • Click Rate, yaitu berapa banyak dari subscribers Anda yang melakukan klik pada link yang Anda kirimkan ketika mereka membuka email Anda
  • Forward, yaitu untuk menghitung jumlah subscribers Anda yang meneruskan email dari Anda ( send to friend ), tidak semua auto responder atau provider email marketing memiliki fitur ini
  • Subscribe, yaitu jumlah orang yang mendaftar menjadi pelanggan Anda
  • Unsubscriber, yaitu jumlah orang yang berhenti berlangganan dari newsletter Anda, list ini adalah warning bagi strategi Anda
  • Convertion Rate/ Tingkat konversi,yaitu berapa banyak dari subscriber Anda yang pada akhirnya membeli produk Anda, mengikuti program yang Anda berikan, ikut download trial version dan lain-lain.

Untuk dapat mempermudah analisa ini, Anda dapat menghubungkan akun Anda dengan Google Analytics yang dapat merekam perubahan aktivitas list pelanggan Anda. Dengan bantuan Analytics, maka analisa Anda terhadap strategi email marketing yang Anda jalankan akan menjadi lebih efektif.

Seperti yang Saya ungkapkan sebelumnya bahwa Email Marketing ini merupakan salah satu strategi yang sangat ampuh dalam list building, ini berarti Anda harus memaksimalkannya agar berhasil dan membuat tingkat konversi Anda berkualitas. Dengan langkah- langkah di atas, mudah- mudahan Anda akan semakin jeli dalam, bersemangat dan optimis dengan strategi Anda. Selamat mencoba.

Apa itu Autoresponder? Mengapa Penting untuk Strategi Email Marketing Anda?

Apa itu Autoresponder? Mengapa Penting untuk Strategi Email Marketing Anda?

Jika Anda mulai bergelut di dunia blogging dan internet marketing, maka istilah Autoresponder wajib Anda kenal dan Anda gunakan dalam strategi marketing Anda. Autoresponder adalah bagian tak terpisahkan dari strategi email marketing yang dapat Anda gunakan untuk berbagai tujuan dalam bisnis Anda. Sebelum melangkah jauh, ketahui dulu yuk apa itu Autoresponder dan apa manfaat nya untuk bisnis Anda.

Pengertian Autoresponder

Per definisi, Autoresponder adalah sebuah program internet yang memiliki fungsi untuk menangkap data pengunjung berupa alamat email, nama dan lain- lain, kemudian melakukan follow up email dengan cara mengirimkan email secara berkala untuk diarahkan sesuai dengan strategi pemiliknya.

Bagi Anda yang menggunakan website Anda untuk tujuan berbisnis, maka menggunakan Autoresponder itu wajib. Akan ada banyak sekali manfaat yang Anda peroleh dengan menggunakan Autoresponder ini. Bahkan bisa dibilang, penggunaanya merupakan harga mati jika Anda tidak ingin ketinggalan jauh dari kompetitor Anda dan melipatgandakan omset bisnis Anda.

Fungsi dan Manfaat Autoresponder

Seperti yang Saya singgung diatas bahwa Autoresponder memiliki banyak sekali fungsi dan manfaat untuk para blogger dan internet marketer, maka di bab ini kita akan menggali lebih dalam tentang fungsi dan manfaat tersebut.
1. Menangkap Data Pengunjung yang Tertarik dengan Bisnis Anda
Apa jadinya jika sebuah bisnis memiliki data pengunjung yang tertarik pada bisnis Anda? Mungkin awalnya mereka belum membeli karena factor tertentu, namun ketika mereka mau menyerahkan email mereka pada kita, maka kita mengetahui bahwa orang tersebut memiliki ketertarikan terhadap bisnis atau produk yang kita miliki. Sebagai seorang marketer, memiliki data pengunjung ini sangatlah penting. Kita dapat menggunakan list email pengunjung yang diberikan oleh Autoresponder untuk kita kelola, rawat dan besarkan. Anda bisa menebak apa yang terjadi selanjutnya, kan?
2. Membangun List Building Anda
Membangun list building berarti membuat data prospek Anda. Anda akan mengumpulkan orang- orang potensial yang akan membeli produk Anda dalam satu wadah. List building dalam ilmu marketing sangat penting, itu lah mengapa Autoresponder juga sangat penting, karena merupakan salah satu alat tercanggih dalam membangun list building Anda.

List building adalah asset berharga untuk seorang marketer. List ini dapat Anda gunakan untuk meledakkan penjualan toko online atau bisnis Anda kapan saja ketika Anda siap mengelolanya dengan ciamik. Ketika Anda berhasil mengumpulkan 1000 data atau lebih dalam list building Anda, maka bersiap- siaplah list tersebut akan membeli produk Anda kapan saja. Disini, tugas Anda untuk memperkuat rasa penasaran mereka dan mengiming- imingi mereka. Bagaimana jika data prospek tersebut tidak Anda miliki? Bisa jadi ketika mereka mencari produk Anda, mereka justru nyasar bertemu kompetitor lain dengan strategi marketing yang lebih ampuh dari Anda. Wahhh… tentu saja Anda tidak ingin ini terjadi, bukan? Itulah mengapa banyak praktisi internet marketing berkata bahwa seorang marketer tanpa strategi list building kerap dibilang telah melakukan kesalahan fatal.

3. Mengirim Email Follow Up
Ini bagian terpentin dari Autoreseponder yang tidak boleh Anda lewatkan. Dengan tool ini, meskipun pengunjung membaca penawaran Anda tanpa membeli, mereka memiliki ketertarikan terhadap produk Anda dan kecenderungan untuk memilikinya. Tapi, seperti ada sesuatu yang masih mengganjal. Mungkin saat ini si pengunjung belum memiliki uang, belum yakin dengan produknya atau takut jika penjualan ini hanya penipuan. Lalu bagaimana caranya agar list follow up Anda berubah menjadi konversi? Lakukan strategi email marketing yang efektif!

Dengan melakukan strategi email marketing yang efektif, maka list pengunjung ini dapat berubah menjadi pembeli Anda. Email follow up dapat Anda buat dengan strategi semanis mungkin. Ingat, jangan langsung mengirim email penawaran membabi buta kepada list Anda. Bisa jadi mereka langsung ilfil dan klik ‘berhenti berlangganan/ unsubscribe’. Slow boss… seperti yang strategi yang telah dibahas lengkap di link cara memuat email marketing yang efektif tadi. Saya yakin Anda dapat mempelajarinya dengan mudah.

4. Menjalin Komunikasi dengan Pelanggan Anda
Menjalin komunikasi dengan pelanggan ini sangat penting. Lakukan komunikasi dengan cara mengirim email berkala yang isinya tidak melulu promosi. Anda dapat menyapa mereka, mengirimkan tips gratis, membagi eBook gratis, memberi ucapan ulang tahun, tahun baru dan lain- lain. Dengan membangun komunikasi seperti ini, maka pelanggan akan memiliki rasa percaya terhadap Anda sehingga pada akhirnya yakin untuk membeli produk Anda. Bukankah unsur trust ( kepercayaan ) ini sangat penting dalam berjualan secara online? Apalagi ketika produk Anda harganya mahal dan tergolong produk yang susah dijual ( misalnya hanya diminati oleh kalangan tertentu ). Autoreseponder adalah harga mati.

Cara Mendapatkan Jasa Autoresponder

Sebelum Anda menggunakan jasa autoresponder, pastikan Anda memiliki perencanaan matang atau setidaknya gambaran tentang apa saja yang akan Anda lakukan dengan list pelanggan Anda. Tentu saja, lagi- lagi Saya ingatkan untuk membaca link artikel membuat #emailmarketing yang efektif di atas. Sebagai reminder, fungsi dan manfaat Autoresponder sangat membutuhkan partisipasi aktif Anda. Pada dasarnya autoresponder hanyalah alat saja.

Bagaimana cara mendapatkan jasa Autoresponder ini? Mudah saja, Anda tinggal mendaftar di provider Autoresponder saja dan mengikuti panduan penggunaan mereka di web sesuai dengan tutorial yang disediakan di website masing- masing. Provider Autoresponder pun jumlahnya cukup banyak, mulai dari yang gratis sampai yang berbayar.

Autoresponder yang gratis antara lain: free Autobot, ListWire dan juga MailChimp ( gratis sampai maksimal 2000 subscriber ). Untuk Autoresponder premium, antara lain : GetResponse, Aweber, dan MailChimp premium.

Jika Anda saat ini belum memiliki banyak budget untuk strategi email marketing Anda, maka menggunakan yang gratisan dulu pun tidak masalah. Untuk yang gratisan, Listwire dan Mailchimp menurut Saya dapat diandalkan. Apalagi di MailChimp Anda dapat memiliki maksimal sampai 2000 subscribers, baru setelah itu Anda harus upgrade untuk menjadi member premium.

Lihat Gambar :
email marketing, autoresponder, mailchimp

Sekali lagi, Autoresponder adalah fitur mutlak yang harus dimiliki oleh pebisnis online. Jika Anda menekuni bisnis online dan ingin meningkatkan omset Anda jauh lebih banyak, gunakan autoresponder ini akan memberi banyak manfaat untuk Anda.