Type to search

Blogging

Apa itu FileZilla, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

Apa itu FileZilla dan Cara Menggunakan FileZilla

FileZilla tentu bukan tool baru untuk para webmaster dan developer. FileZilla merupakan salah satu klien FTP paling populer dan banyak digunakan oleh developer, mulai dari pemula hingga profesional.

Dengan tool ini, upload dan edit file website menjadi lebih mudah tanpa melalui cPanel. Di artikel kali ini, Panda akan mengulas secara lengkap tentang apa itu FileZilla, fungsi dan cara menggunakannya.

Apa itu FileZilla?

FileZilla merupakan perangkat lunak open source yang didistribusikan secara gratis dan bekerja memudahkan transfer file berukuran lebih besar dengan aman dan cepat.

Banyak hosting yang mempunyai kapasitas atau space terbatas saat mereka harus mengupload file melalui PHP atau script. Namun, keterbatasan space ini dapat teratasi saat mengupload file melalui FTP. 

FTP (File Transfer Protocol) sendiri merupakan internet service yang dirancang untuk membuat sambungan ke server internet tertentu atau komputer. Dengan begitu, pengguna bisa mengirimkan file ke komputer (download) atau mengirimkan file ke server (upload).

Penggunaan FileZilla bertujuan untuk memudahkan kita untuk mengupload file ke website, baik ukuran besar maupun kecil, tanpa melalui cPanel.

Software ini juga memungkinkan kita untuk mengedit file dan menyimpan perubahan, tanpa perlu mengunduh dan mengunggah secara manual.

FileZilla mendukung penggunaan untuk berbagai sistem operasi. Mulai dari Windows, Linux, Mac OS, BSD dan sistem operasi lainnya.

Fitur dan Fungsi FileZilla

FileZilla sangat populer di kalangan developer dan juga pengguna pemula karena relatif mudah digunakan alias user friendly. Terlebih dengan dukungan untuk berbagai sistem operasi, membuat software ini sangat populer di kalangan FTP client.

Berikut adalah fitur dan fungsi FileZilla yang membuat software ini menjadi favorit di kalangan FTP client :

1. Site Manager (Pengelola Situs)

Site manager merupakan fitur yang membantu Anda mengelola dan membuat daftar situs FTP beserta data koneksinya. Sederhananya, ini adalah fitur untuk menghubungkan situs ke FileZilla.

Untuk melakukan ini, Anda hanya perlu melakukan akses pada site manager ini dengan menekan Ctrl+S untuk Windows atau CMD+S untuk Mac. Bisa juga dengan langsung menekan ikon yang berada di kiri atas seperti gambar berikut :

2. Message Log (Log Pesan)

Fitur log pesan tampil di bagian atas jendela yang fungsinya untuk menampilkan output berjenis konsol (console tupe). Log ini menunjukkan perintah yang FileZilla kirimkan dan respon yang server terima.

3. File and Folder View

File & Folder View menyajikan tampilan grafis antarmuka untuk FTP. Pengguna dapat menavigasi folder serta mengubah dan melihat isinya pada komputer lokal dan server. Melalui tampilan ini juga Anda bisa men-drag & drop antar file untuk melakukan transfer file.

4. Transfer Queue

Transfer queue atau antrian transfer tampil di sepanjang bagian bawah jendela. Fitur ini menampilkan status real setiap antrian atau transfer file yang aktif.

5. Support SFTP – SSF File Transfer Protocol

FileZilla mendukung transfer file SFTP dan FTPS (FTP di SSL/ TLS). Artinya, FileZilla bisa kita gunakan untuk transfer file dengan koneksi aman yang terenkripsi.

6. Mendukung Google Drive, One Drive, Amazon S3, dan Dropbox

Untuk pengguna FileZilla Pro, Anda bisa mentransfer file ke penyedia cloud yang didukung. Saat ini FileZilla sudah mendukung transfer file ke Google Drive, One Drive, Amazon S3, Dropbox, layanan penyimpanan file Microsoft Azure dan Google Cloud Storage.

7. Bisa Menjalankan Beberapa Transfer Server Bersamaan

Salah satu fitur unggulan FileZilla yang menjadi favorit adalah bisa menjalankan beberapa tab atau koneksi untuk terhubung dengan server yang berbeda di waktu yang sama. Kendati begitu, ini bergantung pada kecepatan internet dan jumlah file pada proses transfer.

Untuk mengoptimalkan setiap proses, pengguna juga bisa membatasi jumlah koneksi server simultan dari menu server.

Cara Download dan Instal FileZilla Gratis

Karena sifatnya open source, Anda bisa mengunduh software FileZilla ini secara gratis melalui situs resmi FileZilla. Berikut langkah- langkah download dan instal FileZilla :

  1. Kunjungi website resmi FileZilla untuk mengunduh file instalasi. Di bagian homepage tersedia link download untuk pengguna Windows 64 bit. Sedangkan untuk pengguna OS lain, Anda bisa klik ‘Show additional download options’ untuk mendapatkan link download software sesuai OS komputer Anda.
    Cara download FileZilla
  2. Setelah file instalasi terdownload, klik file 2 kali untuk memulai proses instalasi. Saat muncul pop-up License Agreement, klik tombol “I Agree”.
  3. Di langkah selanjutnya, Anda akan menentukan apakah software akan digunakan oleh Anda secara pribadi atau semua user di komputer. Secara default, opsi nya adalah “Anyone who uses this computer (all users)”. Lanjutkan dengan klik tombol “Next”.
    Menentukan siapa pengguna software FileZilla di komputer
  4. Di langkah selanjutnya, Anda bisa menentukan komponen apa saja yang ingin Anda instal. Anda bisa memilih semua komponen, lalu klik “Next”.
    Menentukan komponen instalasi File Zilla
  5. Di tampilan selanjutnya, tentukan lokasi instalasi Software FileZilla. Jika tidak ingin mengubah lokasi instalasi, segera klik “Next”.
  6. Tunggu hingga proses instalasi selesai.
  7. Klik ‘Finish’. Dan taaraaaaa…. Proses instalasi telah berhasil!
    Proses Instalasi File Zilla berhasil

Cara Menggunakan FileZilla

Setelah selesai menginstalnya, mari kita mulai menggunakannya.

Cara Menambahkan Situs Baru di FileZilla

Sama seperti login ke dashboard admin WordPress, menggunakan FileZilla juga membutuhkan login dengan akun FTP serta informasi server yang digunakan.

Caranya dengan masuk ke aplikasi FileZilla, lalu buka File > Site Manager.  Selanjutnya Anda perlu mengisi detail sebagai berikut :

  • Host – Anda perlu mengisi informasi ini sesuai info FTP host Anda. Umumnya menggunakan nama domain diawali dengan ftp, misalnya saja ftp.pandagila.com 
  • Port – Merupakan port dari FTP server. Secara default Port FTP adalah 21, namun untuk kolom ini tidak wajib kita isi.
  • Protocol – Berfungsi untuk menerima dan mengirim file melalui sebuah jaringan. Silakan pilih FTP – File Transfer Protocol.
  • SFTP (Secure File Transfer Protocol) – Merupakan protokol transmisi data standar yang digunakan dengan protokol SSH2. Server SFTP menggunakan port 22 dan melalui SSL/TLS secara default menggunakan port 990.
  • Encryption – Pilihan enkripsi untuk file data Anda. Pilihan default adalah menggunakan Only use plain FTP (insecure). Untuk opsi lainnya, Anda perlu untuk membuat sertifikat lebih dulu dan melakukan konfigurasi tambahan. Jika ingin menghubungkan server dengan metode enkripsi lain, silahkan menghubungi layanan hosting Anda untuk meminta bantuan. 
  • Logon Type – Tipe login.
  • Anonymous – Anda punya pilihan untuk tidak memasukkan username dan password. Dalam hal ini, username selalu “Anonymous”.
  • Normal – Anda harus menambahkan username dan password jika diperlukan. 
  • Ask for password – FileZilla meminta Anda memasukkan password selama login dan selama masuk session. 
  • Interactive – FileZilla meminta password, dan password diminta lagi untuk setiap koneksi baru ke server.
  • Account – Mengaktifkan ini akan membuat Account terisi di setting bookmark. Tipe akun ini hanya untuk FTP saja, sedangkan SFTP tidak mendukung ini.
  • User – FTP user yang digunakan untuk menghubungkan.
  • Password – Password FTP.

Untuk Logon Type pilih Normal, lalu masukkan username dan password. 

Cara Menambahkan Situs Baru ke FileZilla

Cara Terhubung dengan FTP Server

Setelah menambahkan semua detail di atas, klik “Connect” atau OK untuk menghubungkan dengan server.

Jika koneksi berhasil, Anda bisa melihat daftar direktori dari server FTP Anda. Jika Anda sudah memasukkan username dan password FTP dengan benar, namun masih gagal, cobalah menghubungi layanan hosting yang Anda gunakan.

Cara menghubungkan situs ke FTP

Cara Edit, Unggah, dan Unduh File dengan FileZilla

Setelah terhubung dengan server, Anda bisa melakukan berbagai tindakan terhadap file. Seperti mengedit, mengunggah atau mengunduh file dengan FileZilla.

Di bagian sisi kiri, Anda bisa melihat berbagai file yang ada di direktori komputer Anda. Sedangkan di sisi kanan, Anda bisa mengakses file- file dalam server Anda.

Klik dua kali di folder web yang bernama public_html dan temukan file- file situs yang siap Anda kelola. Anda bisa melakukan drag & drop panel komputer dan server untuk melakukan transfer file (unduh dan unggah). Sedangkan untuk mengeditnya, pilih file yang akan Anda edit, klik kanan dan pilih ‘View/Edit.

Cara edit file di FTP FileZilla

Kesimpulan

Yeayyy… sampai di tahap ini Anda sudah berhasil menyelesaikan panduan tentang apa itu FileZilla dan cara menggunakannya. Dengan menggunakan tool ini, kini Anda sudah bisa mengunduh, mengupload dan mengatur semua file Anda dengan mudah di satu tempat.

Untuk proses pengembangan website, penggunaan FileZilla sangat penting untuk bisa melakukan transmisi data yang aman dan lebih terorganisir.

Semoga bermanfaat!

Tags:
Aditya Rumi

a time traveller, an explorer and a lover of science-techno things & coffee of course. Saya menggunakan aktifitas menulis untuk menyalurkan pengetahuan Saya. Semoga bermanfaat dan memberi value untuk orang lain.

  • 1

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.