Apa itu Link Cloaking dan Cara Membuat Link Cloaking dengan Pretty Link

Apa itu Link Cloaking dan Cara Membuat Link Cloaking dengan Pretty Link

Link cloaking atau URL cloaking bukan istilah yang awam untuk para affiliater. Karena dengan menerapkan teknik ini, link affiliate marketing akan menjadi lebih ringkas dan user friendly.

Affiliate marketing ini sendiri merupakan salah satu cara untuk mendapatkan uang dari internet dengan menjual produk dan jasa sebuah merchant melalui link afiliasi yang kita miliki.

Para pemula mungkin masih bertanya- tanya tentang apa sih link cloaking itu? Nah di pembahasan kali ini, Panda akan mengulas secara lengkap degnan apa itu link cloaking dan cara membuat URL cloaking dengan plugin Pretty Link.

Apa itu Link Cloaking/ URL Cloaking

Cloaking merupakan sebuah teknik untuk menyembunyikan link tujuan (bisa link afiliasi atau link lain( dengan menggunakan URL custom sesuai yang Anda inginkan. Sedangkan URL Cloaking adalah link dari proses cloaking itu sendiri.

Link cloaking sering digunakan para affiliate marketer untuk menyamarkan link afiliasi mereka atau membuatnya tampil lebih ringkas untuk disajikan di website. Dalam kasus affiliate ini, sebenarnya ini bukan cara curang.

Pada dasarnya link afiliasi terlihat rumit atau panjang karena mengandung tracking kode untuk mengetahui transaksi dari kode afiliasi. Selain membuat URL tidak cantik, rasanya agak sulit untuk mengingat link ini, kecuali menyalin lebih dulu.

Jadi, tujuan utama dari penggunaan URL cloaking adalah agar link lebih ringkas, rapi dan mudah diingat, serta memastikan pengunjung masuk ke halaman yang tepat sesuai yang kita inginkan.

Contohnya adalah mengubah link asli yang seperti ini :

https://www.canva.com/id_id/q/pro-signup/?irgwc=1&utm_medium=affiliate&utm_source=Redva%20Kaurvaki&clickId=XZxxxs0N4xyITci3VQS6k3CtUkBTEGWWf0UoUM0

menjadi seperti ini :


Terlihat bedanya, kan?

Keuntungan Menggunakan Link Cloaking

Selain membuat link yang panjang dan rumit lebih ringkas dan rapi, sebenarnya ada banyak manfaat lain yang bisa kita peroleh dari penggunaan URL Cloaking ini. Manfaat dari link cloaking antara lain :

1. Manajemen Link Affiliate dengan Mudah

Para affiliater biasanya bergabung dengan banyak produk afiliasi sekaligus. Tentu saja tidak mudah untuk memantau semua link ini secara manual.

Selain itu, ada kemungkinan pihak merchant akan merubah atau memperbaharui link affiliate mereka. Saat ini terjadi, tentu akan merepotkan untuk mengubah link ini satu per satu di setiap postingan. Belum lagi jika ada postingan yang link nya terlewat update.

Namun dengan plugin khusus yang menyamarkan link afiliasi, mengatur semua link afiliasi akan menjadi lebih mudah karena dari satu tempat saja. Jika terjadi perubahan link tujuan, Anda hanya perlu mengubah melalui plugin saja.

Poin plus nya lagi, Anda juga bisa mentracking berapa banyak orang yang mengklik masing- masing dari link affiliate Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui jenis produk dan jasa merchant yang paling banyak menarik peminat. Menarik, bukan?

2. Meningkatkan CTR (Click Through Rate)

Kenyataannya, saat pengunjung akan mengklik sebuah alamat URL, apa yang tertera dalam alamat URL bisa menjadi faktor penentu untuk pengunjung mengklik link tersebut.

Saat yang tampil adalah link afiliasi, terutama dengan kode- kode, seringkali ini terlihat mencurigakan di mata pengunjung. Mereka mungkin berpikir link tersebut tidak aman, dan tidak jadi mengklik link tersebut.

Selain itu, ada juga beberapa pengunjung yang antipati terhadap link afiliasi. Meski kenyataannya link afiliasi sebenarnya tidak mengurangi manfaat produk dan jasa dari sebuah merchant.

Dengan menyamarkan link yang kita gunakan alias link cloaking, kita bisa menghapus keraguan pengunjung dalam mengklik website. Ini karena link yang tampil di website tidak secara gamblang merujuk ke link afiliasi yang rumit yang kita gunakan.

3. Memastikan Pengunjung Masuk ke Halaman yang Tepat

Penting untuk para affiliate marketer untuk memastikan bahwa pengunjung masuk ke halaman yang tepat, alias tidak salah tujuan. Tentu saja, Anda tidak ingin pengunjung masuk ke URL affiliate milik orang lain, bukan?

Disinilah peran penting link cloaking. URL yang lebih pendek dan rapi memudahkan calon pembeli untuk masuk ke halaman yang Anda tuju.

4. Menghindari Ad Blockers

Sebagian orang sering merasa risih dengan kehadiran iklan- iklan di website yang mereka kunjungi. Itulah alasan beberapa pengunjung memilih untuk mengaktifkan plugin atau ekstensi pemblokir iklan, seperti AdBlock atau AdBlock Plus.

Ekstensi ini dapat dengan mudah mengenali link afiliasi dan bisa memblokirnya sehingga pengunjung tidak bisa mengaksesnya. Tentu saja ini sangat merugikan website Anda karena bisa mengurangi pendapatan affiliate.

Tapi dengan URL cloaking, link afiliasi akan terlihat lebih natural dan relatif aman dari AdBlock. Sedangkan untuk iklan berbentuk banner, Anda bisa mengakalinya dengan mengunduh langsung gambar dan mengunggahnya di situs website.

5. Mencegah Email Ditandai dengan Spam

Tidak jarang link afiliasi ditandai sebagai spam. Ini kerap terjadi karena marketer terlalu agresif dalam mempromosikan link afiliasi mereka, termasuk dengan email.

Jika Anda menggunakan email marketing sebagai salah satu strategi afiliasi Anda, penggunaan url cloaking akan meningkatkan kemungkinan email untuk sampai ke inbox pelanggan dan mencegah email tersebut masuk ke folder spam.

URL Cloaking di Mata SEO & Google

URL Cloaking secara tidak langsung adalah teknik untuk menyamarkan alamat website. Di mata SEO dan Google secara umum, ini sering dianggap sebagai metode untuk mengelabui pengunjung. Tentunya ini bukan hal yang disukai Google.

Google sendiri tidak mendukung Cloaking dan menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap Pedoman Webmaster.

“Cloaking mengacu pada praktik menyajikan konten atau URL yang berbeda kepada pengguna dan mesin pencari. Menyajikan hasil berbeda berdasarkan agen pengguna dapat menyebabkan situs Anda dianggap menipu dan dihapus dari indeks Google.”

Kendati begitu, cloaking sendiri didefinisikan ke dalam dua kelompok besar. Yang pertama adalah clocking yang secara teknis penyamaran dengan menampilkan kode/HTML untuk pencarian robot dan pengguna yang tidak sama.

Kedua adalah cloaking jahat untuk tujuan manipulasi, dan menipu dengan menyajikan dua versi halaman yang berbeda. Jika teknik yang kita gunakan adalah untuk meningkatkan pengalaman pengguna, ini sebenarnya adalah hal yang sah.

Untuk meminimalisir dampak SEO ini, berikut adalah kriteria yang bisa Anda terapkan dalam praktek link cloaking :

  • Menggunakan kategori, slug, atau prefix khusus untuk link afiliasi. Dengan begitu, Anda dapat membuat peraturan untuk memblokir mesin pencari agar tidak menelusuri link afiliasi.
  • Membuat tipe pengalihan URL (redirect), baik itu 301, 302 atau 307
  • Menggunakan tag rel=”nofollow” secara otomatis di semua link cloaking

Cara Mudah Membuat Link Cloaking

Nah, sekarang kita sudah sampai di step cara membuat url cloaking. Untuk pengguna WordPress, menciptakan link cloaking bisa dilakukan dengan mudah melalui berbagai plugin cloaking.

Plugin cloaking sendiri ada cukup banyak, namun untuk memulainya, baiknya pilih plugin yang mendukung kriteria praktek link cloaking di atas dan tambahan fitur yang memudahkan kita tracking/ analisa berapa yang sudah mengklik link afiliasi kita.

Dengan kebutuhan ini, beberapa plugin yang Panda rekomendasikan antara lain :

  • Pretty Link
  • Thirsty Affiliates
  • WP Wizard Cloak
  • WooCommerce Cloak Affiliate Links
Pretty Links

Di tutorial Panda kali ini, kita akan membuat cloaking url dengan plugin Pretty Link. Mari kita simak bersama- sama caranya :

1. Membuat Link Cloaking di Pretty Links

Jika ingin memasukkan link ke kategori tertentu, mengubah opsi No Follow dan menonaktifkan pelacakan link, Anda bisa mengaturnya di ADVANCED OPTIONS.

  • Instal dan aktifkan plugin Pretty Link
  • Setelah aktif, masuk ke menu Pretty Link > Option, centang opsi Tracking dan No Follow.
    Option - Setting Pengaturan Pretty Links
  • Untuk mulai membuat url cloaking, masuk ke menu Pretty Link >> Add New Link dan isi kota isian yang tersedia :
    • Redirection : Ada tiga jenis pengalihan yang bisa kita pilih, yaitu 301 (permanen) serta 302 dan 307 (sementara). Secara default, Pretty Links menggunakan redirect 307, gunakan saja opsi default ini
    • Target URL : Masukkan link afiliasi atau link yang ingin Anda samarkan
    • Pretty Link : Masukkan URL pengganti atau URL samaran yang ingin Anda gunakan. Untuk mempermudah mengingatnya, masukkan saja nama produk atau penyedia jasa afiliasinya. Anda bisa juga menggunakan prefix tertentu dan membuat format url prefix/affiliasi
    • Title : Beri judul untuk memudahkan Anda mengingatkan url cloaking
    • Notes : Tambahkan catatan bila perlu (opsional)
Menambah link Pretty Links

Setelah selesai, klik Create.

2. Memasukkan Cloaking URL ke Postingan

Cara Menambah pretty links ke postingan

Selanjutnya, Anda juga bisa dengan mudah menambahkan link cloaking ke postingan. Caranya yaitu dengan memilih fitur Pretty Link dari post editor dan memilih Use Existing Pretty Link. Anda juga bisa membuat link baru dari pos.

Setelah semua berjalan, jangan lupa untuk monitoring jumlah klik di link afiliasi Anda.

Kesimpulan

Bila Anda adalah seorang affiliate marketer, menggunakan link cloaking atau URL cloaking akan sangat bermanfaat. Link cloaking akan memudahkan Anda dalam urusan manajemen link afiliasi, serta mengoptimalkan CTR di website.

Cara membuat link cloaking pun relatif sangat mudah. Dengan plugin Pretty Links misalnya, Anda hanya perlu melakukan sedikit pengaturan agar link cloaking Anda siap.

Namun perlu berhati- hati juga, agar metode cloaking yang Anda terapkan ini aman, pastikan untuk melakukan setting no follow di tag url Anda. Tag nofollow berarti Anda tidak ingin robot google menelusuri link yang Anda samarkan itu.

Selanjutnya, setelah mempraktekkan url cloaking ini, jangan lupa untuk senantiasa monitoring jumlah klik di link Anda. Dengan begitu Anda bisa melakukan analisa produk mana yang paling mendapatkan perhatian dan paling diminati.

Selamat mencoba 🙂

Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Bergabung dengan Program Afiliasi

Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Bergabung dengan Program Afiliasi

Untuk Anda yang berkecimpung di dunia digital marketing, tentu istilah Affiliate atau Afiliasi sudah sangat familiar di telinga Anda. Sedangkan untuk Anda yang sebelumnya sudah mencicipi program reseller atau dropshipper, bergabung dengan program Affiliate akan menjadi tantangan yang menarik.

Affiliate Program atau yang sering dikenal sebagai program afiliasi adalah strategi pemasaran online yang melibatkan dua pihak, yaitu pemilik produk dan pemasar. Penjual produk akan memberikan komisi kepada pemasar sesuai dengan hasil penjualannya.

Program Afiliasi ini banyak sekali dimanfaatkan oleh blogger dan freelancer. Biasanya mereka akan membuatkan landing page tersendiri untuk produk affiliate yang mereka promosikan dengan tombol wajib call to action.

4 Hal Penting yang Harus Anda Ketahui Sebelum Mengikuti Program Afiliasi

Menjadi bagian dari program afiliasi memang salah satu cara yang menyenangkan untuk berburu uang dari internet. Meski begitu, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum memutuskan bergabung dengan program afiliasi mana saja. Tentu saja Anda tidak mau mendapatkan hasil zong setelah melakukan usaha dan kerja keras untuk menjual banyak produk, bukan?

Dengan mengetahui beberapa hal berikut ini, Anda dapat terhindar dari program afiliasi yang mungkin tidak membayar atas komisi yang telah dijanjikan pada Anda.

1. Metode Pembayaran

Saat mendaftar program afiliasi, pertamakali coba lah untuk memeriksa dukungan metode pembayaran yang tersedia di jaringan program afiliasi tersebut. Jika Anda tidak menemukan metode pembayaran yang memungkinkan Anda menerima pembayaran, maka sebaiknya jangan ikuti program afiliasi tersebut.

Namun jika Anda merasa benar- benar tertarik mempromosikan produk afiliasi tersebut, coba lah menghubungi manajer afiliasi mereka, baik itu via email atau via kontak form di website, dan tanyakan apakah mereka bisa melakukan sebuah upaya untuk proses pembayaran komisi Anda nantinya.

Hal ini sangat perlu agar saat Anda sudah berhasil mengumpulkan komisi ratusan dollar, namun Anda tidak dapat mencairkan komisi tersebut karena kendala metode pembayaran. Sangat disayangkan, bukan?

Beberapa metode pembayaran yang popular digunakan oleh perusahaan afiliasi dan harus Anda miliki sebelum mendaftar program afiliasi antara lain :

  • Wire Transfer/ Bank Lokal
  • PayPal
  • Payoneer

2. Ketahui Berapa Minimum Payout

Salah satu hal yang sering membuat affiliate marketer pemula menyerah adalah tingginya batas minimum payout. Pastikan Anda mengetahui batas minimum payout ini sejak awal dan yakinkan diri Anda bahwa Anda dapat mengejar batas minimum tersebut sesegera mungkin.

Yang sering terjadi, banyak para marketer merasa tertipu karena mereka tidak menyadari batas minimum payout dari program affiliasi yang mereka ikuti. Terutama untuk pemula, batas minimum payout yang terlalu tinggi sering terasa memberatkan. Apalagi jika tidak didukung dengan sistem support dan fitur yang baik.

Akhirnya, karena merasa kerja keras mereka untuk promosi sia- sia, banyak dari mereka yang memilih meninggalkan program afiliasi tersebut dengan persepsi negatif.

Pastikan batas minimal payout rasional. Atau jika Anda suka tantangan dan sudah lama berkecimpung di dunia affiliate, dan minimal payout bukan masalah besar untuk Anda, bukan masalah besar untuk melanjutkannya. Kenali lah program afiliasi Anda dengan baik sebelum memantapkan diri untuk mendaftar.

3. Reputasi Produk & Jaringan Afiliasi

Reputasi produk dan jaringan afiliasi adalah hal yang sangat penting untuk Anda ketahui sebelum mendaftarkan diri ke sebuah program afiliasi. Misalnya saja untuk target market Indonesia, bergabung dengan program afiliasi perusahaan hosting akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan mengikuti afiliasi mempromosikan tema WordPress premium karena pengguna Indonesia lebih menyukai tema WordPress gratis yang sebenarnya cukup mudah ditemukan dibandingkan dengan layanan hosting gratis.

Reputasi program afiliasi perusahaan hosting juga tak kalah pentingnya. Anda perlu memastikan bahwa pemilik tersebut benar- benar terbukti membayar affiliate marketer nya (bukan scam). Faktanya, tidak sedikit program afiliasi SCAM yang menawarkan komisi besar, namun pada akhirnya mereka tidak membayar komisi Anda. Anda bisa menggali informasi ini dari review yang bisa Anda peroleh di forum- forum marketer atau website lainnya.

4. Cookie yang Panjang

Saat bergabung menjadi affiliate marketer, maka salah satu alasan yang menguntungkan adalah saat program afiliasi menawarkan cookie yang panjang, biasanya dengan rentang waktu 30-90 hari. Dengan cookie yang panjang ini, maka marketer akan semakin mudah dalam menjual karena kebanyakan pengunjung tidak membeli seketika setelah mereka masuk ke sebuah halaman website. Lebih menguntungkan lagi saat program afiliasi memberikan komisi penjualan meskipun customer akhirnya membeli produk lain selain yang Anda rekomendasikan di website perusahaan tersebut.

Pastikan hal ini termasuk point- point yang Anda teliti agar Anda semakin leluasa dalam mempromosikan produk mereka. Dengan adanya cookie, kesempatan Anda untuk menjual dan meningkatkan komisi penjualan akan menjadi lebih besar.

Referensi Program Affiliate Terbaru

Ada banyak program afiliasi yang berterbaran di luar sana. Jika Anda sudah lama membangun situs web Anda dan tertarik untuk mencoba bisnis affiliate, maka dr.cash adalah salah satu program affiliate yang kami rekomendasikan.

Program afiliasi dr.cash

dr.cash adalah program afiliasi berbasis CPA terbesar di dunia dalam niche nutra (health & beauty) atau kesehatan dan kecantikan. Saat bergabung dengan program afiliasi ini, webmaster dapat memilih beberapa produk dan mulai mengiklankannya. Untuk setiap prospek yang bertumbuh, affiliate marketer akan mendapatkan komisi yang telah ditetapkan dalam program afiliasi oleh si pengiklan.

Saat ini dr.cash sudah menyediakan lebih dari 2400 penawaran dalam program afiliasi nya dengan 46 niche kecantikan dan kesehatan. Yang menarik, affiliate program ini berlaku secara internasional, sehingga webmaster dari Indonesia pun juga dapat mengikuti program ini.

Dalam urusan payment, dr.cash memberi kemudahan dalam urusan pembayaran. Affiliater bisa melakukan minimum payout $50 untuk pembayaran lewat Paypal dan Paxum atau $1500 untuk pembayaran bank transfer (jika kurang dari nominal ini akan ada charge 3% dari total pembayaran).

Tertarik untuk mencicipi program afiliasi ini? Anda dapat mengintip informasi lebih lanjut dengan berkunjung ke situs resmi dr.cash.

Bisnis Online Tanpa Produk: Dropship, Reseller, Afiliasi, atau Joint Venture?

#BisnisOnline Tanpa Produk? Ingin memulai bisnis online, tapi masih bingung bagaimana cara Anda menemukan produk dan menjualnya? Yuk kita curhat disini untuk menemukan solusi yang paling pas ^_^.

Satu hal yang wajib kita ingat, dunia bisnis online ini memberi kita kesempatan untuk menghasilkan uang dengan beragam cara yang cerdas dan asyik. Punya produk sendiri, ayo. Jago desain atau punya produk digital, oke. Tidak punya produk sendiri? Ayo cicipi gurihnya bisnis dropship, afililasi atau joint venture!

Bisnis Online Tanpa Produk dengan Dropship dan Reseller

Bisa dibilang dropship dan reseller ini bisnis online paling mudah dam paling asyik untuk pemula. Biasanya bisnis dropship dan reseller ini banyak menyediakan produk yang pasarnya sudah ada sehingga sebagai tenaga penjual tambahan, kita dapat mengikuti pola yang dilakukan vendor/ supplier dan pola para reseller lainnya. Selain itu, reseller dan dropshipper ini sangat bagus untuk mengasah jiwa entrepreneur kita. Menurut Saya, sistem ini dapat menjadi media belajar yang hebat dan sangat baik untuk mendidik kita jadi wirausaha dan penjual yang pintar. Pandagila.com telah mengupas tuntas tentang Dropship dan Reseller ini di artikel sebelumnya: Cara Memulai Bisnis Dropship/Reseller- Bisnis Tanpa Modal.

Bisnis Online Tanpa Produk dengan Sistem Afiliasi

Di dalam bisnis afiliasi ( afiliate ), yang kita lakukan adalah membantu orang memasarkan produk mereka dan kita akan mendapatkan komisi dari setiap produk yang terjual melalui link afiliasi kita.

Untuk dapat melakukan sistem bisnis ini, maka kita dapat mendaftar di situs/ website yang menyediakan program afiliasi. Situs penyedia program afiliasi ini jumlahnya sangat banyak di Indonesia. Untuk situs luar, kita mengenal Amazon dan Clickbank, tempat nongkrongnya para internet marketing handal. Sedangkan untuk situs Afiliasi lokal, Anda dapat mencoba Lazada, Ratakan.com, TipsHamil.com, atau KebunEmas.com.

Mendapatkan Produk dengan Joint Venture/ JV

Joint Venture adalah sebuah bentuk kerja sama antara dua orang atau lebih dengan tujuan untuk membangun bisnis bersama. Dalam kerja sama ini, maka biasanya salah satu pihak merupakan orang yang memiliki produk tapi tidak mengerti pemasaran online, sedangkan pihak satunya merupakan salah satu pihak yang mengerti pemasaran online tapi tidak punya produk untuk dijual.

Contoh seperti ini, semisal ada Pak Ruby yang merupakan seorang pengrajin furnitur kayu jati di kota Jepara. Pak Ruby ini memiliki produk yang sangat ciamik, namun sayang karena tidak mengerti pemasaran online, maka penjualan beliau hanya mentok secara offline saja. Nah, disini Pak Andre kebetulan melihat hal ini sebagai potensi. Maka Pak Andre sebagai orang yang mengerti banyak tentang pemasaran online mengajak Pak Ruby untuk bekerja sama agar bisnisnya dapat berkembang pesat dengan perjanjian kerja sama tertentu. Bummm… terciptalah kerja sama Joint Venture ini.

Contoh lain dapat terjadi antara si internet marketer dengan Andy, yang jago banget desain dalam membuat theme/ template website. Karena terlalu sibuk dan tidak mengerti cara marketing yang benar, maka Andy joint venture dengan praktisi internet marketer untuk memasarkan theme/ template buatannya.

Gambaran tentang kerja sama Joint Venture ini cukup jelas, ya? Untuk dapat melakukan kerjasama ini, Anda dapat meniru contoh diatas. Jika Anda memiliki keahlian desain atau produk fisik dan Anda mentok dalam pemasaran online, ayo cari internet marketer untuk Joint Venture. Sebaliknya, jika Anda internet marketer yang berpengalaman dan tidak punya produk, ayo bereksplorasi untuk menemukan partner Joint Venture. Masih bingung juga?

Menjual Produk Sendiri Secara Online dengan Modal Pas- Pasan

Siapa bilang untuk menjual produk sendiri harus punya rekening gendut dulu?? Kalau tidak ada internet ya mungkin kita masih harus berjuang sepedih itu yaa.. Tapi di era digital, apa pun bisa Anda jual. Dengan modal pas- pasan, maka inspirasi ide untuk jualan bisa jadi:
– Jualan Makanan Ringan, mungkin Anda bisa jual jamur krispi kemasan, jual keripik tempe atau keripik pisang coklat. Bisnis makanan ringan ini bisa dikerjakan sebagai bisnis produk rumahan dengan modal kecil dan tenaga minim.
– Jualan Kaos Distro, ini juga masih bisa dilakukan dengan modal pas- pasan gan. And dapat memulainya dengan modal kecil dan produksi sedikit terlebih dahulu.
– Produk Digital, Anda dapat menjual e-Book, video tutorial, panduan bisnis atau software ciptaan Anda secara online. Di Indonesia, penjualan produk digital cukup meriah karena kita memiliki banyak praktisi Internet Marketing yang handal. Anda ingin mengikuti jejak mereka pun pasti bisa, tapi tentu saja Anda harus belajar terlebih dahulu untuk dapat memberikan produk yang bermanfaat bagi yang membutuhkan. Ketika produk yang Anda jual berkualitas, maka pemasaran pun akan lebih mudah. Dijamin!