Cara Mudah Membuat Halaman Privacy Policy untuk Google Adsense

Cara Mudah Membuat Halaman Privacy Policy untuk Google Adsense

Privacy Policy atau kebijakan privasi adalah halaman yang memuat tentang prosedur privasi sebuah situs web, terutama yang berkaitan dengan data informasi yang dikumpulkan dari pengunjung. Kebijakan privasi bukan hanya penting untuk pemilik website, namun juga untuk pengunjung website terkait informasi pribadi mereka secara online.

Website apa saja yang membutuhkan Privacy Policy? Pada dasarnya semua jenis membutuhkan kebijakan privasi ini, yang tentunya kontennya perlu disesuaikan dengan jenis website masing- masing. Bahkan sekalipun website Anda adalah sebuah blog sederhana dan hanya mengumpulkan alamat email pelanggan untuk newsletter bulanan.

 

Fungsi dan Manfaat Halaman Privacy Policy

Salah satu fungsi utama dalam membuat halaman Privacy Policy adalah untuk memberitahu pengguna mengenai informasi apa saja yang pemilik website kumpulkan dalam blog nya, bagaimana informasi tersebut akan digunakan, dan siapa saja yang mempunyai akses untuk informasi tersebut.

Jika situs web Anda dibangun dengan tujuan bisnis, seperti toko online, maka mempunyai halaman kebijakan privasi ini diwajibkan karena hal ini mempunyai kaitan erat dengan data pribadi pelanggan dan informasi pembayaran. Manfaat lain dari halaman kebijakan privasi ini adalah profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan pembaca dan calon pembeli Anda.

Jika Anda membuat website yang bertujuan untuk di-monetize dengan Google Adsense, halaman Privacy Policy juga menjadi salah satu syarat wajib yang harus Anda persiapkan di situs web Anda. Sebelum Anda mendaftarkan blog Anda untuk Adsense, pastikan halaman kebijakan privasi ini sudah Anda miliki.

 

Cara Membuat Halaman Privacy Policy/ Kebijakan Privasi Kurang dari 10 Menit

Untuk membuat halaman Privacy Policy, Anda dapat melakukannya dengan dua cara. Yang pertama adalah cara manual, yaitu dengan menuliskannya versi Anda sendiri melalui riset ini dan itu. Cara yang kedua adalah membuatnya dengan mudah dan cepat dengan website generator Privacy Policy, yaitu websitepolicies.com.

 

WebsitePolicies adalah situs andalan untuk para blogger yang kadang bingung harus memulai dari mana untuk membuat kebijakan privasi. Tidak jarang, blogger juga bingung hal- hal apa saja yang perlu dituangkan dalam halaman tersebut.

WebsitePolicies berisikan teks- teks cukup panjang dan mengandung banyak jargon hukum yang disesuaikan dengan jenis layanan website Anda. Untuk membuat halaman privasi Anda, hanya tiga langkah yang Anda butuhkan, yaitu :

  • Choose Platform (tentukan jenis dokumen yang akan Anda buat)
  • Customize Policy (sesuai policy dengan kebutuhan Anda)
  • Download & Publish (unduh dan publikasikan untuk situs web Anda)

Membuat Privacy Policy dengan WebsitePolicies.com

Beberapa kelebihan dari WebsitePolicies dalam membuat halaman privasi ini antara lain :

  • Gratis untuk penggunaan non komersil (untuk penggunaan komersial Anda perlu membayar $14,95)
  • Konten disesuaikan dengan situs web Anda dan legal karena disusun dan dikelola oleh pengacara
  • Menghemat waktu
  • Download cepat
  • Bisa juga digunakan untuk membuat Kebijakan Privasi di mobile app
  • Ada program afiliasi dengan komisi sebesar 30% dari setiap penjualan Premium Policies

 

Selanjutnya, untuk membuat Privacy Policy, berikut ini adalah langkah- langkah yang dapat Anda ikuti :

1. Mulai dengan klik tombol ‘Get Started’

2. Di halaman baru, Anda akan diminta untuk memilih jenis dokumen yang akan Anda buat, seperti :

  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Refund policy
  • Blog disclaimer

Pilih salah satu sesuai kebutuhan Anda. Karena kali ini kita akan membuat halaman Kebijakan Privasi, maka pilihlah Privacy Policy.

3. Masukkan informasi dan jawaban pertanyaan yang dibutuhkan dengan sebenar- benarnya

4. Setelah semua data diisi, maka di step keempat, Anda diminta untuk melakukan Review & Confirm, kemudian klik ‘Create my Privacy Policy’

5. Done!

Membuat Privacy Policy dengan WebsitePolicies.com

Halaman Privacy Policy Anda kini sudah selesai dibuat. Langkah selanjutnya, Anda tinggal men-copy file tersebut dan mengunggahnya ke halaman situs web Anda. Mudah sekali, bukan?

Selamat mencoba!

 

Apa itu GDPR? Apa Pengaruhnya untuk Blogger dan eCommerce?

Apa itu GDPR? Apa Pengaruhnya untuk Blogger dan eCommerce?

Akhir- akhir ini kita banyak disibukkan dengan notifikasi- notifikasi terkait GDPR. Mendadak website- website besar melakukan update terhadap Privacy Policy mereka. Mulai dari Sumo.me, Hostgator, Minter.io, dan bahkan Google, Twitter, dan Facebook. Bahkan JVZOO pun menunjuk VeraSafe sebagai konsultan untuk mengurusi GDPR pada layanan mereka. Apa yang sebenarnya terjadi??

 

Mengenal GDPR (General Data Protection Regulation)

GDPR adalah sebuah peraturan terkait Data Privacy atau perlindungan data yang diterapkan bagi seluruh perusahaan dunia yang menyimpan, mengolah, atau memproses personal data penduduk dari 28 negata yang tergabung dalam Uni Eropa. GDPR ini isinya berlembar- lembar dan berpasal- pasal, dengan isi yang lengkap dan sedikit rumit.

GDPR telah disetujui oleh otoritas Eropa sejak April 2016 dan berlaku di seluruh dunia efektif tanggal 25 Mei 2018. Jadi, tidak heran lagi kan mengapa banyak website berbondong- bonding memperbaharui Privacy Policy mereka?

Fungsi utama dari GDPR in iadalah memberikan kontrol kepada konsumen atas data pribadi mereka yang dikumpulkan oleh perusahaan, seperti :

  • Informasi dasar, seperti nama, alamat rumah dan nomer kartu identitas
  • Data website seperti lokasi, alamat IP, cookie dan RFID
  • Data kesehatan dan genetic
  • Data biometrik
  • Data etnis dan ras
  • Opini politik
  • Orientasi seksual

 

Apakah GDPR hanya berpengaruh untuk perusahaan atau entitas yang berada di Eropa? Tidak, karena GDPR juga berlaku untuk perusahaan di seluruh dunia yang menawarkan barang dan jasa, dan yang menghimpun data perilaku penduduk (consumer behavior( yang berasal dari Uni Eropa. Jadi, meskipun Anda berasal dari Indonesia, Anda tetap harus memperbarui Privacy Policy Anda agar selaras dengan GDPR jika Anda menawarkan produk dan jasa atau memantau customer behavior dari negara- negara Uni Eropa.

 

Sanksi Pelanggaran GDPR

GDPR adalah sebuah update yang sangat serius di dunia online. Bagi mereka yang tidak mematuhi peraturan ini, ada sanksi tegas yang siap menanti. Sanksi bagi organisasi atau perusahaan yang melanggar undang- undang GDPR akan dikenai denda hingga 4 persen dari omset total tahunan atau sebesar 20 juta euro (sekitar Rp 344 Milyar), dipilih mana yang nilainya lebih besar. Wahhh… lumayan berat, kan?

Apapun jenis usaha Anda, jika berhubungan langsung dengan penduduk dari negara Uni Eropa, maka Anda mungkin perlu mencari konsultan professional untuk membicarakan tentang kaitan GDPR dengan bisnis Anda.

Hal yang Perlu Dilakukan Blogger dan Pelaku eCommerce terkait GDPR

Untuk Anda yang terkait dengan GDPR, penting untuk meng- update informasi website Anda, terutama saat peraturan ini mulai berlaku. Saat ini, hampir semua platform online sudah berproses agar memenuhi aturan dari GDPR ini. Website besar seperti Wix, Shopify dan platform popular lainnya telah memberikan petunjuk agar pengguna dapat mengadopsi GDPR ke laman Privacy Policy mereka.

Untuk blogger, jika website Anda tidak mengoleksi data pengunjung secara langsung dan hanya mencatat data website secara otomatis seperti lokasi, alamat IP, cookie, dengan target utama adalah pengunjung non Eropa (misalnya hanya menargetkan pengunjung local saja), maka Anda dapat melakukan salah satu dari dua opsi berikut ini:
1. Memblokir pengunjung dengan IP dari negara Eropa
Anda bisa menggunakan plugin atau tools yang dapat membantu Anda memblokir UP pengunjung dari negara Uni Eropa. Langkah ini dapat Anda lakukan demi keamanan website Anda.  Jika Anda merasa bisnis Anda sama sekali tidak ada urusannya dengan penduduk Eropa, Anda dapat mengabaikan peraturan GDPR ini karena di atas kertas memang tidak ada kaitannya dengan bisnis yang Anda jalankan.

2. Meng- update Laman Privacy Policy
Sama seperti peraturan yang menyangkut persoalan privasi lainnya, GDPR pada dasarnya bisa diselesaikan dengan meng- update laman Privacy Policy Anda. Statement yang perlu Anda tambahkan adalah pernyataan bahwa Anda tidak mengoleksi data personal sehingga tidak mempunyai kewajiban apa pun untuk GDPR dan secara otomatis Anda telah memenuhi peraturan GDPR.

Kurang lebih seperti ini :

Because we do not collect or determine the use of any Personal Data contained in the Client Data and because it does not determine the purposes for which such Personal Data is collected, the means of collecting such Personal Data, or the uses of such Personal Data, We are not acting in the capacity of data controller in terms of the European Union’s General Data Protection Regulation (Regulation (EU) 2016/679, hereinafter “GDPR”) and does not have the associated responsibilities under the GDPR.

Tentu saja Anda dapat menyesuaikan template di atas dengan kebutuhan website Anda 🙂

 

GDPR untuk Adsense Publisher, Apa saja yang Perlu di-Update?

Jika Anda publisher Adsense, tentu Anda sudah mendapatkan rekomendasi dari Adsense agar menyetujui update TOS (Term of Service) mereka. Rekomendasi ini dapat Anda peroleh melalui email, dan langsung dapat Anda lihat saat Anda membuka dashboard Adsense Anda. Segera lah periksa email tersebut dan menyetujui TOS terbaru ini.

Google sendiri adalah salah satu platform yang memberikan perhatian sangat tinggi terhadap GDPR dan berupaya memenuhinya sebelum batas waktu peraturan ini diberlakukan. Meski begitu, sejatinya tidak ada banyak hal yang perlu dilakukan oleh publisher Adsense ini sendiri.

Google hanya menyarankan agar Anda menambah tautan link di halaman Privacy Policy yang mengarah ke laman policy untuk Partner Sites (https://www.google.com/policies/technologies/partner-sites/) yang intinya menjelaskan cara Google dalam mengelola data pada produk periklanannya.

 

Sampai disini tentu kita semua sudah semakin familiar dengan apa itu GDPR dan mengetahui langkah apa yang perlu kita lakukan terhadap website kita terkait GDPR. Semoga bermanfaat!