10 Tips Cerdas untuk Sukses Memulai Bisnis sebagai Pemula

10 Tips Cerdas untuk Sukses Memulai Bisnis sebagai Pemula

Memulai bisnis untuk pemula memang tidak selalu mudah. Ada yang memulai bisnis nya tanpa modal mentor dan hanya sekedar coba- coba. Tapi, ada juga yang percaya diri karena sudah mengantongi modal bacaan bisnis dan pengalaman dari berbagai referensi.

Memulai bisnis sebagai pemula membutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang. Menggunakan llc services bisa menjadi salah satu strategi yang efektif untuk memudahkan administrasi hingga aspek legal bisnis, memungkinkan Anda fokus pada strategi dan inovasi.

Dengan trend banyaknya anak muda yang kini mulai nyemplung ke ranah bisnis e-Commerce dan startup, wajar jika sindrom ikut- ikutan ini juga menyerang siapa saja. It’s good, karena bisnis ini wajib dicoba oleh siapa pun, terutama oleh mereka yang masih muda. 

Tips Sukses Memulai Bisnis untuk Pemula Menjadi Bekal Awal

5 Hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan Saat Memulai Bisnis
Credit: Law Donut

Memang benar siapa saja bisa memulai bisnis sebagai pemula. Namun, sebenarnya kurang bijak jika memulainya tanpa membekali diri sendiri apa- apa. Terlalu gegabah dan seperti menjatuhkan diri lebih mudah.

Agar pemula pun bisa mendapatkan awal yang baik, maka wajib hukumnya untuk membekali diri dengan beberapa keahlian dan panduan yang tepat. Berikut ini adalah 10 tips sukses bisnis untuk pemula dari Scott  Gerber, founder dari YEC and Forbes Councils, yang dapat menjadi bekal awal Anda.

1. Fokus pada Satu Peluang Bisnis

Adakah orang yang melihat temannya sukses di bidang propei lantas ikutan- ikutan nyemplung ke bisnis properti? Lalu ada temannya sukses berjualan hijab dia juga ikut- ikutan berjualan hijab, begitu seterusnya.

Kesalahan pertama, ikut kesana kesini tidak membuat Anda mengambil pelajaran berharga dari kesalahan Anda. Sebaliknya, hal ini justru membuat Anda tidak bisa memaksimalkan peluang yang ada.

Setiap orang memang memiliki kesempatan yang berbeda untuk sukses di niche bisnis tertentu. Bukan sebuah kebetulan, melainkan mengupayakan nya dengan fokus dan usaha terbaik. Sebagai pemula, bukan pilihan yang aman untuk melompat dari satu jenis bisnis ke bisnis yang lain.

Sebagai awalan, cobalah untuk fokus dan setia dengan bisnis yang Anda pilih. Optimalkan energi Anda di bisnis yang akan Anda lakukan, sebelum akhirnya Anda menganalisanya.

2. Cintai Apa yang Anda Lakukan

Penting sekali untuk mencintai apa yang kita lakukan. Karena dengan dasar ini, kita bisa melakukannya dengan sepenuh hati, bukan paksaan.

Termasuk dalam hal usaha, jika kita menggelutinya dengan sepenuh hati, kita akan mendapatkan hasil yang maksimal. Jika Anda ingin menjadi seorang pengusaha, jangan memulainya dengan asal coba- coba atau tergiur hanya karena terlihat keren dan cuan besar.

Tidak jarang, mereka yang sukses memulai bisnis sebagai pemula karena mengawalinya dari hobi dan ketertarikan. Jika kamu mempunyai hobi otomotif, kamu bisa memulainya menjual sparepart kendaraan dan perbaikan motor. Jika hobimu adalah nongkrong, cobalah untuk membuat usaha tongkrongan yang menyediakan camilan dan makanan.

3. Kuasai Materi Bisnis Anda

Di awal memulai bisnis, sangat kecil kemungkinan bisnis Anda langsung mendapatkan kepercayaan investor besar, meski tampaknya bisnis Anda cukup berbobot. Kendati begitu, kesempatan emas ini bisa muncul kapan pun juga.

Saat kesempatan datang, pastikan Anda bisa menjelaskan kepada investor tentang bisnis Anda sejelas- jelasnya. Pasalnya, tak ada investor yang akan sembarangan menaruh uang mereka di tangan orang yang tidak paham betul dengan bisnisnya.

Maka dari itu, seorang pemula sekalipun harus melatih dirinya untuk menguasai bisnis yang digelutinya.

4. Selalu Mau Belajar dari Orang Lain

Ingatlah selalu bahwa setiap orang, siapapun itu, bisa memberi Anda pelajaran yang berharga. Jadilah pribadi open minded yang selalu mau menerima pemikiran orang lain dan selalu mau belajar.

Tidak perlu malu untuk mengajak orang lain untuk berdiskusi tentang sebuah #tipsbisnis atau ide yang belum pernah digarap. Berdiskusi ide bisnis dengan mereka yang sudah berpengalaman juga akan menambah wawasan dalam mengelola dan mengembangkan bisnis. Dengan banyak berdiskusi dan belajar, Anda akan semakin matang dalam mengelola bisnismu.

5. Hidup Sederhana Dulu, Gunakan Uang dengan Bijak

Bayangkan jika usaha mulai berkembang dan taraf hidup Anda pun mulai berubah signifikan. Anda akan merasa bahwa hidup menjadi pengusaha yang berhasil memang benar- benar nikmat. Semua hal yang sebelumnya angan- angan pun sekarang bisa Anda beli dengan mudah.

Eiitssss.. jangan terlena dulu. Keberhasilan bisnis di awal sebaiknya jangan membuat Anda langsung terlena dan segera ingin berleha- leha. Kenyataannya, dunia bisnis itu penuh ketidakpastian dan bisa berubah kapan saja. Untuk itu, penting untuk mengelola uang dengan baik.

Alih- alih membelanjakan uang untuk foya- foya di awal kesuksesan untuk hal yang belum Anda butuhkan, cobalah gunakan dana surplus untuk investasi dan mengembangkan bisnis. Pastikan bisnismu stabil dalam beberapa tahun ke depan dan yakinlah waktu untuk bersenang- senang akan terasa jauh lebih nikmat nanti.

6. Jangan Takut Gagal, Belajar lah dari Kegagalanmu 

Percobaan pertama tidak selalu mulus untuk semua orang. Dunia bisnis itu sebuah tantangan yang benar- benar menguji ketahanan diri. Sebagian besar orang mengalami beberapa kali kejatuhan sebelum menemukan ritme yang tepat dan jalan yang mudah.

Dengan mempersiapkan diri lebih matang, Anda juga perlu mempersiapkan diri menghadapi kegagalan. Positif thinking tetap penting, tapi tetap siapkan diri. Berikan lah effort terbaik untuk bisnis Anda. Tapi saat ada sesuatu yang tidak berjalan sesuai keinginan,  belajar lah dari hal itu.

7. Rancang Konsep Bisnis yang Terbaik

Memiliki konsep yang jelas, menarik dan bisa dieksekusi dengan baik itu sangat penting. Seperti apa bisnis akan berjalan nanti? Bagaimana strategi marketing yang akan dijalankan? Berapa modal awal dan strategi mengatur keuangan? USP (Unique Selling Point) apa yang ingin ditonjolkan?

Selain menguasai bisnis sendiri, Anda juga wajib untuk memiliki konsep bisnis yang menarik dan ideal. Hal ini sangat penting jika Anda ingin bisa menarik minat investor di masa depan dan membuat bisnis Anda semakin besar kedepannya. Siapapun berhak memiliki bisnis yang besar, dan semuanya sering berawal dari konsep bisnis yang matang.

8. Jangan Abaikan Kesehatan demi Bisnis

Memulai bisnis memang tidak boleh setengah- setengah. Harus totalitas dan sepenuh hati. Tapi tunggu dulu, pastikan jangan sampai Anda mengabaikan kesehatan diri sendiri. Jangan sampai karena merawat bisnis kita jadi lupa merawat kesehatan kita dan malah berantakan semuanya.

Yang perlu kita sadari juga, menjaga kesehatan adalah salah kunci penting untuk bisa menjalankan bisnis dengan optimal. Saat Anda sehat, fokus, pikiran dan tenaga Anda dalam mengelola bisnis akan berada dalam performa terbaiknya.

9. Banyak Bekerja Sedikit Bicara

Tips memulai bisnis untuk pemula selanjutnya adalah banyak bekerja sedikit bicara. Speak less, Do more bisa menjadi senjata kunci agar proses belajar Anda dari pemula menjadi master berjalan dengan  lebih baik.

Dengan banyak bertindak daripada bicara, maka Anda bisa melakukan lebih banyak hal dan membuat orang langsung bisa melihat hasil kerja Anda. Anda juga menjadi lebih fokus dalam mengerjakan apa yang menjadi fokus dalam bisnis.

10. Tahu Kapan Waktunya untuk Berhenti Berusaha

Selain optimis dan terus berpikiran positif untuk melangkah maju, seorang pemula juga sebaiknya menyadari kapan waktu untuk berhenti berusaha. Pesimis?? Bukan, bukan sama sekali.

Seperti kata sebuah pepatah, seorang kapten yang bijak tidak akan mau tenggelam bersama kapalnya. Maksud dari pepatah ini, seseorang yang bijaksana adalah mereka yang tahu kapan terus berusaha dan kapan waktu untuk berhenti.

Berhenti berusaha juga bukan berarti menyerah ya. Hanya saja, dalam bisnis, ada beberapa hal yang memaksa Anda untuk berhenti dan berubah haluan setelah analisa Anda mengatakan bisnis ini tidak bisa diselamatkan lagi. Intuisi seperti ini biasanya juga tidak akan diperoleh secara instant, melainkan diperoleh seiring waktu dan pengalaman.

Sudah Siapkah untuk Memulai Bisnis Anda?

Memulai bisnis sendiri adalah impian banyak orang. Hal ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mempersiapkan diri sendiri untuk terjun ke dunia bisnis membutuhkan perhitungan yang cermat agar tidak tersesat.

Untuk Anda pemula, Panda harap tips sukses memulai bisnis ini bisa memberikan wawasan dan inspirasi untuk memulai usaha Anda. Tidak dengan terburu- buru, tidak dengan asal terjun, tapi dengan memulainya dengan persiapan yang lebih baik.

Semoga bermanfaat!

18 Strategi Ampuh Untuk Meningkatkan Omset Toko Online Anda

18 Strategi Ampuh Untuk Meningkatkan Omset Toko Online Anda

Ada banyak cara yang bisa kita tempuh untuk meningkatkan omset sebuah toko online. Jika kita sering terpaku untuk menggunakan teknik yang sama berulang kali, tidak ada salahnya untuk mengkombinasikan dengan beberapa tips yang berbeda.

Pasalnya, strategi baru untuk meningkatkan omset toko online selalu berkembang dan terbarui dengan berbagai ide baru. Di sisi lain, kompetisi juga semakin ketat. Penting untuk terus mengoptimalkan setiap hal agar kita tidak tertinggal dalam kompetisi.

Mengembangkan Strategi untuk Menjaga Pembeli Lama dan Mendatangkan Pembeli Baru

Bicara tentang bisnis, kita tidak melulu bicara tentang pembeli baru. Namun juga pembeli lama yang sudah lebih dulu menjadi pelanggan kita. Mereka yang sudah pernah membeli, adalah warm audience yang penting untuk terus kita jaga.

Dengan menjaga mereka, repeat order akan meningkat dan mereka semakin loyal. Bahkan kabar baiknya lagi, mereka bisa menjadi orang yang menyuarakan tentang toko kita ke orang- orang terdekat mereka. Jadi, kenapa tidak memanfaatkannya sebaik mungkin?

Maka dari itu, di artikel ini sendiri, Panda akan membagikan strategi meningkatkan omset toko online ke dalam 3 segmen yang berbeda. Pertama adalah untuk tips secara general, kedua tips untuk menarik pelanggan baru, dan ketiga tips untuk menjaga pelanggan lama.

Dengan gabungan tiga strategi tersebut, akan lebih mudah untuk kita meningkatkan omset toko online.

Cara Meningkatkan Omset Toko Online

1. Layanan Terbaik

Rasa nyaman mengalahkan segalanya itu bukan hanya berlaku untuk hubungan individu. Namun juga dalam hubungan transaksional. Terlebih untuk sebagian tipe customer Indonesia yang memang suka ‘dilayani’.

Untuk itu, penting untuk toko Anda mempunyai customer service yang menerapkan Excellent Service atau Pelayanan Prima. Berikan pelayanan sebaik mungkin dan buat alur pelayanan yang cepat, tapi juga menyenangkan.

Di toko online sendiri memang kita sering bertemu customer yang menjengkelkan. Namun, penting untuk melayani mereka sebaik- baiknya.

Tidak jarang, mereka yang bawel di awal ini nilai closing nya besar atau punya kemampuan Word of Mouth (WoM) yang baik. Saat kita berhasil melayani mereka dengan baik, mereka akan menjadi pelanggan setia kita, sekaligus berpotensi menjadi roda WoM toko kita.

Berikut adalah beberapa poin penting dalam pelayanan customer service toko online :

  • Fast Response, artinya dapat melayani dengan cepat.
  • Menguasai produk knowledge, sehingga dapat memberikan informasi yang tepat mengenai produk tersebut ke calon pembeli.
  • Ramah dan sabar dalam menghadapi berbagai jenis konsumen.

2. Layout Toko Online Yang Menarik dan Responsive

Toko online Anda harus memberikan pengalaman pengguna sebaik mungkin. Bukan hanya tata letak yang cantik dan menarik, tapi yang terpenting adalah kenyamanan dan kemudahan dalam akses.

Jika toko Anda mempunya banyak produk, atur etalase dengan rapi sesuai dengan kategori produk. Jika toko online Anda hanya menjual sedikit produk atau hanya satu jenis, Anda bisa menggunakan konsep minisite/ landing page.

Landing page akan membuat penawaran Anda terfokus sehingga lebih mudah untuk mengambil action pembelian.

Selain itu, pastikan layout desain toko Anda responsive, alias mobile friendly. Dengan begitu, tidak peduli dari mana calon pelanggan mengakses toko Anda, mereka akan tetap bisa mengaksesnya dengan mudah.

3. Pastikan Toko Online Anda adalah Situs yang Aman Diakses

SSL vs Non SSL

Ini wajib hukumnya. Jika sudah membuat toko online, maka pastikan toko Anda aman untuk pengunjung akses. Ini bisa Anda buktikan dengan adanya sertifikat SSL/ TLS yang mengenkripsi situs Anda.

Dengan adanya sertifikat keamanan tersebut, akan muncul ikon gembok di alamat toko Anda sebagai penanda bahwa toko Anda aman untuk pengunjung internet. Dan tentu saja, penggunaan SSL juga berdampak positif terhadap citra situs Anda di mata Google.

4. Fitur Toko Online yang Optimal

Sudah punya toko online, tapi tidak punya fitur yang optimal?

Ini mungkin masih tetap bisa menarik perhatian calon pembeli, tapi tentu sangat disayangkan. Karena bisa jadi, 70% calon pembeli tidak jadi bertransaksi karena ada banyak cacat fitur yang membuat mereka ragu- ragu.

Beberapa fitur yang perlu ada di toko online Anda :

  • Cek progress pesanan
  • Informasi tentang retur barang
  • Layanan komplain pelanggan
  • Link konfirmasi pembayaran
  • Payment gateway

5. Optimalkan Setiap Channel

Sudah punya toko online, penting untuk membangun channel pendukung toko utama Anda. Baik itu toko cabang di marketplace, hingga semua media sosial (Facebook, Instagram, Tiktok, Twitter).

Jika semua platform media sosial Anda termanage dengan baik, hal ini akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap toko Anda. Selain itu, audience dari masing- masing platform juga bisa melakukan pemesanan langsung ke toko Anda. Trafik toko online Anda akan bertambah dan meningkatkan omset toko online Anda.

6. Optimalkan Setiap Moment/ Event

Saat ada Harbolnas atau Festival Belanja Online, jangan ragu untuk ikutan nyemplung.

Jika toko online Anda berada dalam niche hadiah, jangan lupa untuk ikutan heboh di event seperti Valentine, atau Tahun Baru. Jika toko online Anda berada dalam niche fashion, harus heboh di momen- momen mendekati Hari Raya. Itu adalah momen- momen dimana toko Anda mendapat spotlight lebih besar.

Anda juga bisa riset event- event lain dimana toko Anda bisa mendapat spotlight lebih. Riset juga bagaimana kompetitor melakukannya di event- event tersebut.

7. Merancang Program Dropship Terbatas, Affiliate dan Reseller

Peluang usaha dropshipper

Apakah toko Anda mempunyai stok produk yang cukup banyak atau siap dengan mass produksi? Apakah margin penjualan cukup besar sehingga Anda bisa memberi potongan harga ekstra kepada pasukan reseller?

Jika iya, cobalah mulai merancang program dropship, reseller atau affiliate/ bisnis afiliasi.

Dengan adanya pasukan penjualan, akan lebih mudah bagi Anda untuk membangun kerajaan bisnis online Anda. Anda akan mempunyai banyak tangan yang membantu pemasaran toko online Anda. 

8. Tingkatkan Trafik Toko Online Anda

Ini adalah PR penting dalam bisnis online. Saat sudah mempunyai toko online, penting untuk mendatangkan lalu lintas yang ramai ke website. Semakin banyak calon pembeli potensial yang mampir, maka potensi konversi dan omset menjadi semakin besar.

Untuk meningkatkan trafik website, ada dua cara yang bisa Anda lakukan. Yang pertama adalah dengan trafik organik melalui optimasi SEO. Dan yang kedua adalah trafik berbayar (paid trafik) melalui Google Ads maupun Social Media Ads.

Keduanya perlu dilakukan secara beriringan untuk menuai hasil yang optimal. Optimasi SEO penting sebagai pondasi website jangka panjang. Dan paid traffic penting untuk mendorong percepatan trafik dan penjualan secara instan.

9. Menggunakan Strategi Upsell & Paket Penjualan

Strategi Up Selling untuk meningkatkan penjualan

Strategi Up Selling adalah sebuah strategi dimana penjual meyakinkan pembeli untuk membeli  produk dengan paket yang lebih mahal. Paket lebih mahal ini bukan karena harga semata, tapi karena memang berisi pilihan produk yang lebih lengkap dengan sedikit diskon tambahan.

Contoh penerapan strategi Upsell ini misalnya adalah restoran cepat saji. Saat Anda ingin memilih menu nasi dan ayam, Anda akan melihat ada opsi menu dalam bentuk paket A, B,C, dan D.

Jika Anda memilih nasi dan dada ayam secara terpisah maka Anda harus membayar Rp 16.000, maka dengan memilih paket A yang terdiri dari nasi, dada ayam dan minuman  soda Anda hanya harus  membayar Rp 20.000.

Ketika Anda menyadari bahwa harga minuman tersebut Rp 7.000, maka Anda akan cenderung memilih paket A karena secara total akan menjadi lebih murah.

Strategi ini juga kerap digunakan oleh para internet marketer Indonesia dan internasional. Misalnya saat berjualan eBook, mereka menawarkan dua jenis paket yang berbeda.  Paket pertama adalah paket penjualan biasa, sedangkan paket kedua adalah paket penjualan upsell dengan iming- iming tambahan produk lain yang dijual dalam paket hemat.

Anda juga dapat menyiapkan paket penjualan tanpa upsell. Yaitu dengan sengaja membagi produk yang mereka jual ke dalam beberapa paket. Masing- masing paket dikemas untuk memudahkan pembeli memilih apa yang mereka butuhkan.

Kunci untuk menerapkan tips ini, produk dalam tUp Selling atau paket penjualan harus saling terkait atau relevan.

10. Strategi Cross-Selling

Up Selling vs Cross Selling untuk menigkatkan penjualan

Berbeda dengan Up Selling, dalam cross selling, Anda akan menawarkan produk lain saat pembeli sudah memilih produk tertentu. Dalam strategi ini, produk yang ditawarkan bisa berkaitan dengan produk yang dibeli, namun bisa juga tidak berkaitan sama sekali.

Dalam dunia offline, kita bisa dapat mengambil contoh dari yang waralaba Alfamart tawarkan. Ketika konsumen akan membayar produk yang dibelinya di kasir, maka si kasir tersebut tidak lupa untuk menawarkan pulsa atau produk lainnya kepada calon pembeli. Nah, mudah dipahami  kan?

Ketika Anda melakukan penjualan secara online, maka Anda dapat menggunakan strategi up selling ini dengan cara menambahkan widget produk yang terkait. Widget ini lah yang mewakili Anda untuk menawarkan cross selling ke pelanggan dengan judul penawaran : “Konsumen yang membeli X produk juga membeli produk berikut ini:”.

Dengan strategi ini, maka diharapkan orang yang telah membeli  produk tertentu juga melirik penawaran dari produk lain. Ini adalah salah satu cara ampuh untuk meningkatkan omset toko online Anda. 

11. Menerapkan Decoy Effect

Apple dalam penerapan Decoy Effect

Menerapkan decoy effect berarti memainkan psikologis dan logika calon pelanggan. Trik ini adalah yang sering kita dapatkan saat kita membeli popcorn saat akan nonton bioskop.

Dari staff yang bertugas, kita selalu mendapat opsi dari tiga ukuran pop corn, ukuran kecil, sedang atau besar. Harga popcorn ukuran sedang punya selisih yang sangat sedikit dan cenderung tidak masuk akal dengan popcorn ukuran besar. Sehingga kecenderungannya, orang akan memilih popcorn ukuran sedang.

Dalam toko online, Anda juga bisa memainkan trik ini. Misalnya dengan memajang tiga produk sejenis dengan harga dan value yang berbeda. Tujuan Anda adalah agar orang membeli dari opsi harga sedang atau besar, bukan harga terendah.

Meningkatkan Omset Toko Online dengan Menarik Calon Pelanggan Baru

12. Edukasi Calon Pembeli tentang Produk Anda

Calon pembeli bisa jadi adalah orang yang benar- benar asing dengan jenis produk Anda. Atau bisa juga orang yang sudah mengenal jenis produk Anda, tapi belum pernah membeli dari Anda.

Maka dari itu, penting untuk Anda mengenalkan produk Anda dengan memberikan info menarik di website dan channel- channel penjualan. Kenali calon pelanggan Anda dan kenalkan pada mereka bagaimana produk Anda bisa bermanfaat untuk mereka.

Anda bisa menerapkan teknik konten story telling atau covert selling untuk mengedukasi calon audiens dengan efektif.

13. Produk Gratis

Produk gratis tidak berarti memberikan produk fisik secara gratis, meski ini juga menarik untuk Anda lakukan. Selama masuk perhitungan, tentu ini bisa langsung dipraktekkan.

Namun, ide menarik lain yang bisa Anda terapkan juga antara lain :

  • Layanan konsultasi gratis.
  • Gratis ebook.
  • Gratis produk tertentu untuk pembelian dengan nilai tertentu untuk pelanggan baru.

Jangan lupa untuk menyebarkan program gratis ini di channel potensial toko Anda untuk menarik perhatian pelanggan baru.

14. The Power of Sensational Offer

Sensational Offer atau penawaran sensasional adalah membuat penawaran yang membuat calon konsumen sulit untuk menolaknya. Calon pembeli akan merasa rugi jika dia tidak mengambil penawaran tersebut.

Bagaimana cara membuat penawaran sensasional ini?
Menurut Tung Desem Waringin, konsep Sensational Offer dapat berpijak pada prinsip USP, yaitu 

  • Ultimate Advantages : memberikan keunggulan terhadap produk sejenis yang beredar di pasaran
  • Sensational Offer : membuat penawaran yang menarik sehingga orang- orang berebut untuk memperoleh produk kita
  • Powerful Promise, yaitu janji yang benar- benar meyakinkan pembeli untuk membeli produk kita.

Salah satu poin penting dalam sensational offer adalah penawaran terbatas. Jadi, berikan tenggat waktu yang singkat untuk promo sensasional toko online Anda.

Meningkatkan Omset Toko Online dengan Menjaga Pelanggan Lama

15. Teknik Funneling dan Email Marketing

Contoh Email penawaran terbatas

Sudah punya database yang pernah membeli dan percaya dengan kualitas produk dan layanan Anda? Penting untuk terus ‘memberi makan’ kolam Anda.

Kirimkan mereka email marketing secara berkala untuk terus menjaga relasi dan membuat mereka ingat dengan brand Anda. Email ini bisa berupa newsletter, konten edukasi, penawaran terbatas, atau gift voucher saat mereka sudah lama tidak berkunjung ke situs Anda.

Dengan mengingat brand Anda, saat mereka ingin membeli kembali, besar kemungkinan mereka akan langsung membeli di toko Anda, alih- alih kembali browsing.

16. Retargeting dan Remarketing

Retargeting dan remarketing berarti melakukan prospek ulang kepada mereka yang sudah pernah masuk ke website Anda. Keduanya adalah istilah dalam iklan berbayar (Google Ads & Facebook Ads) yang artinya menargetkan ulang.

Untuk memastikan strategi ini bekerja, penting untuk Anda memasang Facebook Pixel dan Google Tag Manager di situs web Anda. Anda bisa mengamati jumlah audiens yang masuk ke website Anda dan bagaimana behavior mereka.

17. Loyalty Program untuk Meningkatkan Retensi

Loyalty program adalah strategi pemasaran yang berfungsi untuk mendorong pelanggan lama untuk terus berbelanja dan menggunakan layanan bisnis Anda. Merancang loyalty program penting untuk menjaga kesetiaan pelanggan.

Loyalty program juga akan membuat pelanggan merasa kehadiran mereka dihargai dan membawa value yang penting untuk perusahaan. Ada perasaan keterikatan yang tercipta antara pelanggan dan toko online Anda.

18. Pengembangan Produk

Sebuah bisnis tidak boleh berhenti berinovasi agar terus bisa bertahan dari gempuran pesaing. Mulai dari inovasi dari sisi teknologi, pemasaran, dan tentu saja produk.

Pengembangan produk artinya Anda bisa menjaring pasar baru dan juga memberi lebih banyak pilihan menarik untuk pelanggan lama Anda. Dalam hal ini, utamakan pengembangan produk dari produk yang sudah ada untuk menjaga relevansinya.

Anda juga bisa mengembangkan produk dari survei pelanggan. Dengan begitu, saat launching, produk sudah siap habis karena memang peminatnya lumayan.

Sudah Siap Melesatkan Omset Toko Online Anda?

Ada banyak cara yang dapat Anda gunakan untuk membesarkan dan meningkatkan omset toko online Anda. Anda tidak harus menggunakan semua teknik di atas.

Anda dapat melakukan berbagai percobaan, menggunakan beberapa atau semua teknik tersebut untuk mengembangkan toko online Anda. Jika Anda merasa beberapa teknik saja yang Anda butuhkan, maka Anda dapat fokus di metode tersebut.

Semoga bermanfaat!

Ada banyak cara yang bisa kita tempuh untuk meningkatkan omset sebuah toko online. Jika kita sering terpaku untuk menggunakan teknik yang sama berulang kali, tidak ada salahnya untuk mengkombinasikan dengan beberapa tips yang berbeda.

Pasalnya, strategi baru untuk meningkatkan omset toko online selalu berkembang dan terbarui dengan berbagai ide baru. Di sisi lain, kompetisi juga semakin ketat. Penting untuk terus mengoptimalkan setiap hal agar kita tidak tertinggal dalam kompetisi.

Mengembangkan Strategi untuk Menjaga Pembeli Lama dan Mendatangkan Pembeli Baru

Bicara tentang bisnis, kita tidak melulu bicara tentang pembeli baru. Namun juga pembeli lama yang sudah lebih dulu menjadi pelanggan kita. Mereka yang sudah pernah membeli, adalah warm audience yang penting untuk terus kita jaga.

Dengan menjaga mereka, repeat order akan meningkat dan mereka semakin loyal. Bahkan kabar baiknya lagi, mereka bisa menjadi orang yang menyuarakan tentang toko kita ke orang- orang terdekat mereka. Jadi, kenapa tidak memanfaatkannya sebaik mungkin?

Maka dari itu, di artikel ini sendiri, Panda akan membagikan strategi meningkatkan omset toko online ke dalam 3 segmen yang berbeda. Pertama adalah untuk tips secara general, kedua tips untuk menarik pelanggan baru, dan ketiga tips untuk menjaga pelanggan lama.

Dengan gabungan tiga strategi tersebut, akan lebih mudah untuk kita meningkatkan omset toko online.

Cara Meningkatkan Omset Toko Online

1. Layanan Terbaik

Rasa nyaman mengalahkan segalanya itu bukan hanya berlaku untuk hubungan individu. Namun juga dalam hubungan transaksional. Terlebih untuk sebagian tipe customer Indonesia yang memang suka ‘dilayani’.

Untuk itu, penting untuk toko Anda mempunyai customer service yang menerapkan Excellent Service atau Pelayanan Prima. Berikan pelayanan sebaik mungkin dan buat alur pelayanan yang cepat, tapi juga menyenangkan.

Di toko online sendiri memang kita sering bertemu customer yang menjengkelkan. Namun, penting untuk melayani mereka sebaik- baiknya.

Tidak jarang, mereka yang bawel di awal ini nilai closing nya besar atau punya kemampuan Word of Mouth (WoM) yang baik. Saat kita berhasil melayani mereka dengan baik, mereka akan menjadi pelanggan setia kita, sekaligus berpotensi menjadi roda WoM toko kita.

Berikut adalah beberapa poin penting dalam pelayanan customer service toko online :

  • Fast Response, artinya dapat melayani dengan cepat.
  • Menguasai produk knowledge, sehingga dapat memberikan informasi yang tepat mengenai produk tersebut ke calon pembeli.
  • Ramah dan sabar dalam menghadapi berbagai jenis konsumen.

2. Layout Toko Online Yang Menarik dan Responsive

Toko online Anda harus memberikan pengalaman pengguna sebaik mungkin. Bukan hanya tata letak yang cantik dan menarik, tapi yang terpenting adalah kenyamanan dan kemudahan dalam akses.

Jika toko Anda mempunya banyak produk, atur etalase dengan rapi sesuai dengan kategori produk. Jika toko online Anda hanya menjual sedikit produk atau hanya satu jenis, Anda bisa menggunakan konsep minisite/ landing page.

Landing page akan membuat penawaran Anda terfokus sehingga lebih mudah untuk mengambil action pembelian.

Selain itu, pastikan layout desain toko Anda responsive, alias mobile friendly. Dengan begitu, tidak peduli dari mana calon pelanggan mengakses toko Anda, mereka akan tetap bisa mengaksesnya dengan mudah.

3. Pastikan Toko Online Anda adalah Situs yang Aman Diakses

Ini wajib hukumnya. Jika sudah membuat toko online, maka pastikan toko Anda aman untuk pengunjung akses. Ini bisa Anda buktikan dengan adanya sertifikat SSL/ TLS yang mengenkripsi situs Anda.

Dengan adanya sertifikat keamanan tersebut, akan muncul ikon gembok di alamat toko Anda sebagai penanda bahwa toko Anda aman untuk pengunjung internet. Dan tentu saja, penggunaan SSL juga berdampak positif terhadap citra situs Anda di mata Google.

4. Fitur Toko Online yang Optimal

Sudah punya toko online, tapi tidak punya fitur yang optimal?

Ini mungkin masih tetap bisa menarik perhatian calon pembeli, tapi tentu sangat disayangkan. Karena bisa jadi, 70% calon pembeli tidak jadi bertransaksi karena ada banyak cacat fitur yang membuat mereka ragu- ragu.

Beberapa fitur yang perlu ada di toko online Anda :

  • Cek progress pesanan
  • Informasi tentang retur barang
  • Layanan komplain pelanggan
  • Link konfirmasi pembayaran
  • Payment gateway

5. Optimalkan Setiap Channel

Sudah punya toko online, penting untuk membangun channel pendukung toko utama Anda. Baik itu toko cabang di marketplace, hingga semua media sosial (Facebook, Instagram, Tiktok, Twitter).

Jika semua platform media sosial Anda termanage dengan baik, hal ini akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap toko Anda. Selain itu, audience dari masing- masing platform juga bisa melakukan pemesanan langsung ke toko Anda. Trafik toko online Anda akan bertambah dan meningkatkan omset toko online Anda.

6. Optimalkan Setiap Moment/ Event

Saat ada Harbolnas atau Festival Belanja Online, jangan ragu untuk ikutan nyemplung.

Jika toko online Anda berada dalam niche hadiah, jangan lupa untuk ikutan heboh di event seperti Valentine, atau Tahun Baru. Jika toko online Anda berada dalam niche fashion, harus heboh di momen- momen mendekati Hari Raya. Itu adalah momen- momen dimana toko Anda mendapat spotlight lebih besar.

Anda juga bisa riset event- event lain dimana toko Anda bisa mendapat spotlight lebih. Riset juga bagaimana kompetitor melakukannya di event- event tersebut.

7. Merancang Program Dropship Terbatas, Affiliate dan Reseller

Apakah toko Anda mempunyai stok produk yang cukup banyak atau siap dengan mass produksi? Apakah margin penjualan cukup besar sehingga Anda bisa memberi potongan harga ekstra kepada pasukan reseller?

Jika iya, cobalah mulai merancang program dropship, reseller atau affiliate/ bisnis afiliasi.

Dengan adanya pasukan penjualan, akan lebih mudah bagi Anda untuk membangun kerajaan bisnis online Anda. Anda akan mempunyai banyak tangan yang membantu pemasaran toko online Anda. 

8. Tingkatkan Trafik Toko Online Anda

Ini adalah PR penting dalam bisnis online. Saat sudah mempunyai toko online, penting untuk mendatangkan lalu lintas yang ramai ke website. Semakin banyak calon pembeli potensial yang mampir, maka potensi konversi dan omset menjadi semakin besar.

Untuk meningkatkan trafik website, ada dua cara yang bisa Anda lakukan. Yang pertama adalah dengan trafik organik melalui optimasi SEO. Dan yang kedua adalah trafik berbayar (paid trafik) melalui Google Ads maupun Social Media Ads.

Keduanya perlu dilakukan secara beriringan untuk menuai hasil yang optimal. Optimasi SEO penting sebagai pondasi website jangka panjang. Dan paid traffic penting untuk mendorong percepatan trafik dan penjualan secara instan.

9. Menggunakan Strategi Upsell & Paket Penjualan

Strategi Up Selling adalah sebuah strategi dimana penjual meyakinkan pembeli untuk membeli  produk dengan paket yang lebih mahal. Paket lebih mahal ini bukan karena harga semata, tapi karena memang berisi pilihan produk yang lebih lengkap dengan sedikit diskon tambahan.

Contoh penerapan strategi Upsell ini misalnya adalah restoran cepat saji. Saat Anda ingin memilih menu nasi dan ayam, Anda akan melihat ada opsi menu dalam bentuk paket A, B,C, dan D.

Jika Anda memilih nasi dan dada ayam secara terpisah maka Anda harus membayar Rp 16.000, maka dengan memilih paket A yang terdiri dari nasi, dada ayam dan minuman  soda Anda hanya harus  membayar Rp 20.000.

Ketika Anda menyadari bahwa harga minuman tersebut Rp 7.000, maka Anda akan cenderung memilih paket A karena secara total akan menjadi lebih murah.

Strategi ini juga kerap digunakan oleh para internet marketer Indonesia dan internasional. Misalnya saat berjualan eBook, mereka menawarkan dua jenis paket yang berbeda.  Paket pertama adalah paket penjualan biasa, sedangkan paket kedua adalah paket penjualan upsell dengan iming- iming tambahan produk lain yang dijual dalam paket hemat.

Anda juga dapat menyiapkan paket penjualan tanpa upsell. Yaitu dengan sengaja membagi produk yang mereka jual ke dalam beberapa paket. Masing- masing paket dikemas untuk memudahkan pembeli memilih apa yang mereka butuhkan.

Kunci untuk menerapkan tips ini, produk dalam tUp Selling atau paket penjualan harus saling terkait atau relevan.

10. Strategi Cross-Selling

Berbeda dengan Up Selling, dalam cross selling, Anda akan menawarkan produk lain saat pembeli sudah memilih produk tertentu. Dalam strategi ini, produk yang ditawarkan bisa berkaitan dengan produk yang dibeli, namun bisa juga tidak berkaitan sama sekali.

Dalam dunia offline, kita bisa dapat mengambil contoh dari yang waralaba Alfamart tawarkan. Ketika konsumen akan membayar produk yang dibelinya di kasir, maka si kasir tersebut tidak lupa untuk menawarkan pulsa atau produk lainnya kepada calon pembeli. Nah, mudah dipahami  kan?

Ketika Anda melakukan penjualan secara online, maka Anda dapat menggunakan strategi up selling ini dengan cara menambahkan widget produk yang terkait. Widget ini lah yang mewakili Anda untuk menawarkan cross selling ke pelanggan dengan judul penawaran : “Konsumen yang membeli X produk juga membeli produk berikut ini:”.

Dengan strategi ini, maka diharapkan orang yang telah membeli  produk tertentu juga melirik penawaran dari produk lain. Ini adalah salah satu cara ampuh untuk meningkatkan omset toko online Anda. 

11. Menerapkan Decoy Effect

Menerapkan decoy effect berarti memainkan psikologis dan logika calon pelanggan. Trik ini adalah yang sering kita dapatkan saat kita membeli popcorn saat akan nonton bioskop.

Dari staff yang bertugas, kita selalu mendapat opsi dari tiga ukuran pop corn, ukuran kecil, sedang atau besar. Harga popcorn ukuran sedang punya selisih yang sangat sedikit dan cenderung tidak masuk akal dengan popcorn ukuran besar. Sehingga kecenderungannya, orang akan memilih popcorn ukuran sedang.

Dalam toko online, Anda juga bisa memainkan trik ini. Misalnya dengan memajang tiga produk sejenis dengan harga dan value yang berbeda. Tujuan Anda adalah agar orang membeli dari opsi harga sedang atau besar, bukan harga terendah.

Meningkatkan Omset Toko Online dengan Menarik Calon Pelanggan Baru

12. Edukasi Calon Pembeli tentang Produk Anda

Calon pembeli bisa jadi adalah orang yang benar- benar asing dengan jenis produk Anda. Atau bisa juga orang yang sudah mengenal jenis produk Anda, tapi belum pernah membeli dari Anda.

Maka dari itu, penting untuk Anda mengenalkan produk Anda dengan memberikan info menarik di website dan channel- channel penjualan. Kenali calon pelanggan Anda dan kenalkan pada mereka bagaimana produk Anda bisa bermanfaat untuk mereka.

Anda bisa menerapkan teknik konten story telling atau covert selling untuk mengedukasi calon audiens dengan efektif.

13. Produk Gratis

Produk gratis tidak berarti memberikan produk fisik secara gratis, meski ini juga menarik untuk Anda lakukan. Selama masuk perhitungan, tentu ini bisa langsung dipraktekkan.

Namun, ide menarik lain yang bisa Anda terapkan juga antara lain :

  • Layanan konsultasi gratis.
  • Gratis ebook.
  • Gratis produk tertentu untuk pembelian dengan nilai tertentu untuk pelanggan baru.

Jangan lupa untuk menyebarkan program gratis ini di channel potensial toko Anda untuk menarik perhatian pelanggan baru.

14. The Power of Sensational Offer

Sensational Offer atau penawaran sensasional adalah membuat penawaran yang membuat calon konsumen sulit untuk menolaknya. Calon pembeli akan merasa rugi jika dia tidak mengambil penawaran tersebut.

Bagaimana cara membuat penawaran sensasional ini? Menurut Tung Desem Waringin, konsep Sensational Offer dapat berpijak pada prinsip USP, yaitu 

  • Ultimate Advantages : memberikan keunggulan terhadap produk sejenis yang beredar di pasaran
  • Sensational Offer : membuat penawaran yang menarik sehingga orang- orang berebut untuk memperoleh produk kita
  • Powerful Promise, yaitu janji yang benar- benar meyakinkan pembeli untuk membeli produk kita.

Meningkatkan Omset Toko Online dengan Menjaga Pelanggan Lama

15. Teknik Funneling dan Email Marketing

Sudah punya database yang pernah membeli dan percaya dengan kualitas produk dan layanan Anda? Penting untuk terus ‘memberi makan’ kolam Anda.

Kirimkan mereka email marketing secara berkala untuk terus menjaga relasi dan membuat mereka ingat dengan brand Anda. Email ini bisa berupa newsletter, konten edukasi atau gift voucher saat mereka sudah lama tidak berkunjung ke situs Anda.

Dengan mengingat brand Anda, saat mereka ingin membeli kembali, besar kemungkinan mereka akan langsung membeli di toko Anda, alih- alih kembali browsing.

16. Retargeting dan Remarketing

Retargeting dan remarketing berarti melakukan prospek ulang kepada mereka yang sudah pernah masuk ke website Anda. Keduanya adalah istilah dalam iklan berbayar (Google Ads & Facebook Ads) yang artinya menargetkan ulang.

Untuk memastikan strategi ini bekerja, penting untuk Anda memasang Facebook Pixel dan Google Tag Manager di situs web Anda. Anda bisa mengamati jumlah audiens yang masuk ke website Anda dan bagaimana behavior mereka.

17. Loyalty Program untuk Meningkatkan Retensi

Loyalty program adalah strategi pemasaran yang berfungsi untuk mendorong pelanggan lama untuk terus berbelanja dan menggunakan layanan bisnis Anda. Merancang loyalty program penting untuk menjaga kesetiaan pelanggan.

Loyalty program juga akan membuat pelanggan merasa kehadiran mereka dihargai dan membawa value yang penting untuk perusahaan. Ada perasaan keterikatan yang tercipta antara pelanggan dan toko online Anda.

18. Pengembangan Produk

Sebuah bisnis tidak boleh berhenti berinovasi agar terus bisa bertahan dari gempuran pesaing. Mulai dari inovasi dari sisi teknologi, pemasaran, dan tentu saja produk.

Pengembangan produk artinya Anda bisa menjaring pasar baru dan juga memberi lebih banyak pilihan menarik untuk pelanggan lama Anda. Dalam hal ini, utamakan pengembangan produk dari produk yang sudah ada untuk menjaga relevansinya.

Anda juga bisa mengembangkan produk dari survei pelanggan. Dengan begitu, saat launching, produk sudah siap habis karena memang peminatnya lumayan.

Sudah Siap Melesatkan Omset Toko Online Anda?

Ada banyak cara yang dapat Anda gunakan untuk membesarkan dan meningkatkan omset toko online Anda. Anda tidak harus menggunakan semua teknik di atas.

Anda dapat melakukan berbagai percobaan, menggunakan beberapa atau semua teknik tersebut untuk mengembangkan toko online Anda. Jika Anda merasa beberapa teknik saja yang Anda butuhkan, maka Anda dapat fokus di metode tersebut.

Semoga bermanfaat!

Apa itu Affiliate Marketing dan Cara Cuan dari Bisnis Afiliasi

Apa itu Affiliate Marketing dan Cara Cuan dari Bisnis Afiliasi

Dari berbagai pilihan mendapatkan uang dari internet, affiliate marketing atau bisnis afiliasi selalu menjadi salah satu primadona. Selain mudah memulainya karena nyaris tanpa modal, bisnis ini juga minim resiko karena tidak harus stok barang sendiri.

Beberapa bisnis afiliasi populer seperti Clickbank dan Amazon sudah terbukti menjadi ladang afiliasi terpercaya untuk menghasilkan banyak uang. Anda tertarik untuk memulainya? Mari mengenalnya lebih dekat!

Apa itu Affiliate Marketing/ Bisnis Afiliasi

Affiliate marketing atau bisnis afiliasi adalah strategi pemasaran produk dan mendapatkan komisi penghasilan dengan cara merekomendasikan produk atau jasa orang lain menggunakan kode referal.

Dasar dari bisnis afiliasi adalah affiliate berperan sebagai broker atau mitra afiliasi yang menjualkan produk dari penjual atau merchant para konsumen. Disini semua pihak akan merasa sama- sama diuntungkan.

Pembeli merasa diuntungkan karena mendapatkan barang yang diidam- idamkannya. Merchant merasa untung karena barangnya laku dengan tambahan pasukan penjualan. Sedangkan si mitra afiliasi juga merasa untung karena menerima komisi penjualan.

Bisnis afiliasi Clickbank

Produk afiliasi bisa beragam jenisnya, mulai dari produk fisik hingga produk digital. Beberapa macam bisnis afiliasi yang cukup populer di kalangan affiliater antara lain :

  • ClickBank ( menjual produk digital ) 
  • Amazon ( menjual produk digital dan fisik )
  • Agoda ( melayani pemesanan kamar hotel )
  • Lazada
  • TipsHamil.com ( menjual ebook kiat cepat hamil )
  • dan masih banyak lagi.

Cara Kerja Affiliate Marketing

Setelah mengetahui apa itu affiliate marketing, langkah selanjutnya adalah memahami cara kerja bisnis afiliasi ini sendiri. Mengenali cara kerjanya akan memudahkan Anda untuk mengerti apa yang harus dilakukan dalam membuat strategi pemasaran.

Cara kerja Affiliate Marketing

1. Mendaftar Program Afiliasi

Langkah awal, tentu saja Anda harus mendaftar program afiliasi terlebih dulu. Ada banyak program afiliasi bertebaran di internet.

Yang perlu Anda lakukan adalah melakukan riset terlebih dahulu untuk menentukan dengan produk apa Anda akan memulai bisnis afiliasi atau niche apa yang ingin Anda geluti.

Anda juga bisa membaca artikel Panda Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Bergabung dengan Program Afiliasi untuk mendapatkan insight tambahan sebagai persiapan.

2. Promosi Produk

Sudah mendaftar program affiliate tertentu?

Langkah selanjutnya adalah membangun strategi promosi produk. Anda bisa memanfaatkan promosi di media sosial, atau blog. Yang pasti, Anda tidak boleh lupa menyisipkan kode referral di konten Anda.

3. Transaksi dengan Kode Referral Anda

Nah, inilah bagian paling pentingnya. Saat terjadi penjual dengan menggunakan kode referral yang Anda miliki. Untuk memaksimalkan ini, tentu ada berbagai strategi yang Anda terapkan.

Misalnya saja iming- iming diskon tambahan dengan kode referral, landing page berkualitas dan lain sebagainya.

4. Mendapatkan Komisi

Setelah transaksi yang terjadi berhasil divalidasi, maka komisi akan masuk ke akun Anda. Setelah mencapai jumlah tertentu, komisi akan dapat dicairkan ke akun Anda. Menyenangkan, bukan?

Kelebihan Bisnis Afiliasi

Bisnis afiliasi termasuk bisnis model lama yang awet dan terbukti menghasilkan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan bisnis affiliate marketing ini :

1. Proses Mudah

Pada umumnya setiap penyedia program affiliate ini mempunyai syarat dan ketentuan yang berbeda- beda. Meski begitu, mereka mempunyai cara kerja yang sama.

Anda mendaftar melalui program affiliate mereka, mempromosikan produk dengan kode referral, dan tentu saja mendapatkan komisi saat pembelian terjadi. Proses yang mudah dan terstruktur.

2. Nyaris Tanpa Modal

Ya, bisnis afiliasi memang bisa dijalankan dengan sedikit atau bahkan nyaris tanpa modal.

Ada dua jenis perusahaan penyedia program afiliasi ini. Yang pertama adalah yang tidak memberikan syarat sama sekali untuk membeli produknya. Dan yang kedua adalah yang mensyaratkan untuk membeli produknya lebih dulu.

Kuncinya, pilihlah produk yang sesuai dengan niche yang Anda geluti.

3. Menjadi Passive Income

Bisnis afiliasi bisa menjadi passive income yang bisa diandalkan. Pekerjaan utama jalan, dan bisnis sampingan juga jalan. Dan tentu saja tidak ada aksi repot- repot packing produk karena Anda tidak stok produk sendiri.

4. Bisa Menjalankan Lebih dari Satu Program Afiliasi

Anda bisa menjalankan satu program afiliasi atau lebih dari itu. Yang terpenting, Anda bisa mengoptimalkan dari masing- masing program yang Anda ikuti.

Jangan sampai saling bertabrakan dan menjadi tidak optimal.

Langkah Memulai Bisnis Affiliate Marketing

Meski terdengar mudah, bisnis afiliasi adalah tipe bisnis yang menuntut ketekunan seseorang. Dan tentu saja, ini bukan jenis bisnis yang menjanjikan seseorang langsung kaya.

Namun kenyataannya, sekali pecah telor dan beberapa kali mendapatkan sales, kepercayaan diri Anda sebagai seorang affiliater akan semakin tumbuh. Dan Anda akan merasa bahwa ini akan menjadi karir yang bisa diandalkan.

Tertarik untuk mencobanya lebih jauh? Berikut ini adalah cara mendapatkan uang dari mengikuti bisnis afiliasi atau affiliate marketing :

1. Riset Merchant

Melakukan riset sangat penting saat Anda memulai sebuah bisnis, termasuk bisnis afiliasi. Di dalam riset ini, Anda akan mengumpulkan sebanyak- banyaknya informasi tentang program affiliate atau merchant yang akan Anda ikuti.

Beberapa hal yang perlu Anda catat antara lain :

  • Apa saja jenis produknya
  • Berapa persentase komisinya dan perbandingan dengan program serupa
  • Kualitas produk dan layanan
  • Bagaimana prosedur pembayarannya?
  • Reputasi merchant
  • Fasilitas pendukung untuk mitra afiliasi (seperti report, dashboard afiliasi, dsb)
  • Review dari affiliates lainnya

Meski bukan hal wajib, memilih produk afiliasi yang sesuai dengan passion akan lebih menguntungkan. Setidaknya, Anda akan lebih mudah menguasai produk dan konsistensi menjalankan bisnis lebih terjaga.

Dengan mencari informasi sebanyak- banyaknya tentang bisnis afiliasi yang akan diikuti, Anda akan semakin dekat dengan pilihan bisnis yang tepat. Jangan ragu untuk mencari informasi merchant melalui jejaring sosial, forum online atau blog yang tidak terkait dengan situs merchant.

2. Mulai Bergabung

Setelah melakukan proses riset dan review, Anda boleh langsung bergabung dengan merchant tersebut jika dirasa layak dicoba. Dalam program afiliasi, ada yang membuka pendaftaran secara gratis, namun ada juga yang berbayar.

Ada yang melalui tahap seleksi, ada juga yang langsung diterima untuk bergabung. Saat sudah resmi bergabung, Anda akan mendapatkan link unik yang akan Anda gunakan untuk berjualan.

Nah link ini lah yang menjadi perantara komisi antara Anda, pembeli dan merchant. Saat pembeli melakukan transaksi dari link Anda, maka otomatis sistem merchant akan me-regenerate nya menjadi komisi untuk Anda.

3. Bangun Situs Web Affiliate

Website bukan hanya sebagai pendukung bisnis afiliasi saja, melainkan salah satu senjata ampuh affiliate untuk jangka panjang. Dengan website, Anda dapat membuat ulasan detail dengan copywriting ciamik yang dapat memikat calon pembeli.

Melalui website, Anda juga bisa membangun kerajaan affiliate Anda. Anda dapat mengatur semua konten afiliasi Anda dalam satu niche di website yang sama. Dengan relevansi serupa, potensi konversi link affiliate Anda akan lebih optimal.

Buatlah website afiliasi seprofesional mungkin. Gunakan top level domain untuk membuat website Anda meyakinkan dan terpercaya. Lakukan optimasi SEO dan strategi pemasaran lainnya dengan optimal.

Selain itu, jangan lupa untuk integrasikan dengan Google Analytics dan Google Tag Manager untuk memudahkan Anda dalam mengatur dan menganalisa goal.

4. Promosikan Link Afiliasi Anda

Kunci dari bisnis affiliate adalah banyaknya transaksi berhasil dari link afiliasi Anda. Perlu strategi khusus? Tentu saja!

Berikut ini adalah strategi yang bisa digunakan untuk mempromosikan link Anda :Membuat website atau landing page khusus

  • Manfaatkan email marketing atau list building 
  • Mempromosikan link melalui forum- forum yang relevan
  • Mempromosikan link melalui media sosial seperti Facebook, Twitter atau Instagram
  • Promosi produk di social bookmark
  • Membuat video promosi di YouTube
  • Membuat promosi berbayar
Leadpages, landing page plugin

Strategi promosi ini bisa Anda gunakan bersamaan untuk saling melengkapi. Misalnya saat sudah mempunyai website, Anda bisa mengoptimalkannya dengan berpromosi secara organik (SEO) atau berbayar (Google Ads dan Facebook Ads). Bisa juga dengan media sosial.

Kuncinya, optimalkan eksposur produk agar semakin banyak orang mengakses produk dari link afiliasi Anda. Dengan begitu, peluang konversi akan semakin besar.

5. Bangun Reputasi & Kembangkan Diri

Sering heran kenapa banyak internet marketer yang rajin membangun personal branding di sosial media?

Karena itulah salah satu strategi mereka untuk mengumpulkan audiens tertarget. Dan ini sangat disarankan untuk dilakukan. Bangun lah komunikasi dengan pasar Anda, bersosialisasi lah dengan baik dan berikan value agar tercipta reputasi positif.

Saat sales Anda mulai menghasilkan, tetaplah menjadi teman yang baik untuk customer. Alhasil, saat Anda menjual produk sejenis yang mereka butuhkan, mereka tidak akan berpikir lagi untuk membeli dari link affiliate Anda.

Hal- hal seperti ini lah yang akan membangun reputasi Anda dalam bisnis afiliasi. Dan tentu saja, dalam bisnis ini reputasi sangat penting.

Sering- seringlah melakukan evaluasi terhadap kinerja Anda, baik itu pre-sales maupun after-sales. Dengan reputasi yang baik, bukan tidak mungkin suatu saat Anda mempunyai produk sendiri dan membangun pasukan affiliasi yang siap membantu Anda.

Kiat Sukses Menjalankan Bisnis Affiliate

Seperti yang Panda sebutkan di atas, perlu ketekunan dalam menjalankan bisnis afiliasi ini. Anda perlu mengawalinya dengan riset yang tepat sebelum menjatuhkan pilihan pada produk dan vendor affiliate.

Setelah itu, cobalah membangun bisnis Anda dengan media website. Dalam beberapa kasus, menggunakan media sosial saja terasa cukup. Tapi jika Anda mengharapkan sesuatu yang lebih dan konsisten hasilnya untuk jangka panjang, website akan menciptakan perbedaan signifikan.

Untuk lebih lengkapnya tentang kiat sukses bisnis afiliasi, Anda bisa membaca artikel Panda selanjutnya : 10+ Tips Sukses Menjalankan Bisnis Affiliate Marketing.

Sudah siapkah Anda memulai perjalanan bisnis afiliasi Anda?

8 Cara Menangani Komplain Pelanggan Dengan Cerdas dan Tepat

8 Cara Menangani Komplain Pelanggan Dengan Cerdas dan Tepat

Komplain pelanggan adalah bagian tak terpisahkan dalam sebuah bisnis. Dimana ada layanan atas transaksi produk dan jasa, maka disana ada potensi komplain pelanggan.

Komplain tidak selalu menjadi indikasi kalau produk, jasa, atau brand itu buruk. Namun, penanganan komplain bisa menjadi tolak ukurnya. Saat b
erhasil menangani komplain dengan baik dan perusahaan belajar dari histori komplain, ini berdampak positif untuk perusahaan.

Apa Penyebab Keluhan Pelanggan?

Secara definisi, komplain atau keluhan pelanggan adalah ekspresi atau ungkapan ketidakpuasan pelanggan terhadap produk atau jasa yang diterimanya. Keluhan ini bisa disampaikan secara lisan melalui telepon atau face to face, bisa juga tertulis melalui email, atau media sosial.

Komplain bisa terjadi pada semua jenis bisnis. Baik itu bisnis online maupun offline, bisnis berskala rumahan dan UMKM, hingga korporasi besar.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan komplain pelanggan, yaitu :

Kualitas Produk

Kualitas produk adalah nadi sebuah bisnis. Jika Anda menjual produk berkualitas kurang baik atau di bawah standar, pelanggan akan kecewa dan berhenti membeli dari Anda.

Hal- hal terkait kualitas produk yang menyebabkan komplain antara lain :

  • Kualitas secara umum, yang meliputi keawetan dan kualitas bahan.
  • Orisinalitas atau grade produk.
  • Kemiripan dengan produk, seperti yang sering terjadi di online shop karena produk asli jauh dari apa yang terlihat di gambar.

Jika Anda ingin bisnis Anda berkembang dengan baik, cobalah untuk menawarkan produk berkualitas terbaik. Atau jika memang Anda tidak menjual produk original, jangan mengaku bahwa produk yang Anda jual adalah original.

Hal ini akan membuat pelanggan kecewa dan berpaling ke kompetitor Anda.

Layanan Pelanggan Buruk

Kualitas layanan pelanggan harus sama baiknya dengan kualitas produk. Akan sia- sia jika Anda sudah menjual produk yang baik, tapi ternyata mempunyai kualitas pelayanan yang tidak baik.

Lebih buruk lagi jika salah satu pembeli yang kecewa akhirnya speak up tentang kualitas buruk layanan Anda di media sosial. Bisnis Anda akan mendapatkan eksposur negatif yang membuat calon pelanggan skeptis sebelum mencoba produk Anda.

Perubahan Harga Tiba- tiba

Harga adalah hal yang sensitif untuk banyak pelanggan. Perubahan harga yang tipis mungkin tidak terlalu memberikan efek. Namun jika Anda menaikkan harga dengan cukup signifikan tanpa perhitungan yang matang, ini akan sangat mengecewakan pelanggan.

Jika kenaikkan harga memang hal yang tidak bisa dihindari, cobalah untuk melakukan survey pelanggan lebih dulu. Ketahui apakah mereka akan tetap menghargai value produk Anda setelah kenaikan harga, sambil memberi edukasi sederhana terhadap kenaikan harga.

Anda juga bisa melakukan pengecekan kompetitor untuk mengetahui apakah harga Anda masih bisa bersaing atau ternyata terlalu tinggi.

Fakta Unik tentang Komplain Pelanggan

Komplain memang bukan hal yang menyenangkan. Tapi sebenarnya ada banyak pelajaran berharga yang bisa pebisnis ambil.

Yang menarik, setiap pelanggan mungkin mempunyai keunikan tersendiri dalam perilaku mereka terhadap komplain. Seperti data yang disajikan Panda Gila berikut ini :

1. Tidak semua pelanggan yang kecewa akan menyampaikan komplain

Faktanya, kekecewaan pelanggan tidak selalu berujung pada laporan komplain ke perusahaan. Ini bisa terjadi salah satunya karena karakteristik pelanggan yang memang cuek, sungkan, malas, atau takut.

Berhati- hatilah dengan jenis pelanggan seperti ini karena bisa membahayakan bisnis Anda. Anda berpikir bahwa semua baik- baik saja atau bahkan nyaris sempurna.

Padahal di ujung sana ada kelompok orang yang tidak puas dengan produk dan jasa Anda, lalu menceritakannya kepada teman dan bisa menciptakan persepsi negatif tentang bisnis Anda.

2. Pelanggan yang tidak puas, tapi tidak komplain, akan jauh lebih berbahaya

Selain mereka bisa menciptakan persepsi negatif secara ‘tidak terlihat’, mereka diam- diam juga beralih ke kompetitor Anda.

Coba Anda membuka data pelanggan Anda, dan bandingkan berapa banyak pelanggan yang membeli satu kali dan berapa banyak yang menjadi pelanggan loyal Anda. Pernahkah Anda melakukan penelitian mengapa mereka hanya membeli satu kali dan tidak kembali lagi?

Catat ini sebagai PR Anda yaa…

3. Mereka yang menyampaikan keluhan dan tidak dilayani dengan baik, cenderung berkoar- koar

Anda masih bisa tenang jika pelanggan ini hanya ‘koar- koar’ hanya pada satu atau dua teman. Tapi Anda tidak pernah benar- benar bisa menebaknya.

Terlebih di era media sosial seperti sekarang ini. Keluhan sekecil apapun bisa m
uncul di media sosial. Jika ini sampai viral, penjualan Anda bisa berdampak signifikan.

4. Pelanggan yang menyampaikan komplain dan berakhir puas, akan menjadi pelanggan setia Anda

Jika Anda berhasil menyelesaikan komplain pelanggan dengan baik, pelanggan akan merasa terbantu dan diperhatikan. Potensi mereka untuk lari ke kompetitor lebih kecil karena bisnis pelanggan menilai perusahaan mempunyai rasa tanggungjawab dan empati yang baik kepada pelanggan.

Kepercayaan ini lah akan mendorong mereka untuk menjadi pelanggan setia Anda.

Dari fakta ini, terlihat bahwa sebenarnya pelanggan yang menyampaikan komplain terhadap produk dan layanan yang kita berikan sebenarnya masih berharap agar Anda bisa melayani dengan lebih baik lagi.

Anda tidak boleh menyia- nyiakan kesempatan ini, tentu saja.

Mengatasi komplain pelanggan

Manfaat Komplain Pelanggan

Menyikapi keluhan pelanggan dengan baik akan membuat keluhan ini berkontribusi positif terhadap bisnis. Ada beberapa sisi positif yang bisa kita ambil dari keluhan pelanggan ini :

1. Mengetahui Kekurangan Produk & Jasa

Keluhan pelanggan memberitahu kita bahwa ada celah kelemahan dalam produk dan jasa yang kita tawarkan ke pelanggan. Jika keluhan serupa sering terjadi, Anda harus segera melakukan perbaikan terhadap produk dan jasa Anda.

Poin- poin nya misalnya :

  • Produk rapuh dan mudah rusak
  • Corak bahan kurang menarik
  • Packaging produk tidak baik sehingga sering rusak di ekspedisi
  • CS kurang responsif

2. Memahami kebutuhan pelanggan

Manajemen komplain yang dijalankan dengan baik juga membantu kita untuk memahami kebutuhan pelanggan. Ini bisa menjadi acuan Anda saat akan melakukan inovasi produk sesuai kebutuhan pelanggan.

3. Meningkatkan kemampuan staf dalam penanganan komplain

Jika selama ini penanganan komplain tidak maksimal, artinya tim perlu berbenah. Tim perlu belajar agar bisa menangani keluhan pelanggan dengan lebih baik lagi.

4. Meningkatkan loyalitas

Seperti yang diungkapkan tadi, keluhan yang ditangani dengan cerdas dan tepat akan meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap produk dan jasa yang Anda jual.

Pelayanan Prima untuk Mengatasi Keluhan Pelanggan

Untuk mendapatkan feedback positif dari komplain, kuncinya ada di penanganan komplain itu sendiri. Anda harus bisa menangani komplain dengan cepat, tepat, dan cerdas.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan :

1. Jadilah Pendengar yang Baik

Pelanggan punya cara yang berbeda- beda dalam menyampaikan keluhan mereka. Ada yang berapi- api, ada yang melankolis.

Namun yang pasti, hal pertama yang sebenarnya mereka inginkan adalah agar keluhan dan pendapat mereka didengarkan. Cobalah untuk mendengarkan keluhan mereka dan biarkan mereka berbicara sampai tuntas agar mereka lega.

2. Tunjukkan Empati

Komplain tidak selalu berasal dari kesalahan produk dan layanan dari bisnis. Kadang ini bisa terjadi karena kelalaian customer, customer yang kurang teredukasi dengan fungsi dan cara kerja produk, atau hal non teknis lainnya.

Meski begitu, ada tiga peraturan yang harus diterapkan tim penanganan komplain :

  • Jangan langsung mengelak
  • Hindari sikap defensif dan ngotot
  • Jangan memojokkan pelanggan

Empati adalah hal yang penting untuk dikedepankan dalam penanganan komplain.

3. Berikan Solusi dengan Cerdas dan Tepat

Saat ‘berapi- api’ pelanggan mulai reda, cobalah untuk menawarkan beberapa solusi atas permasalahan yang mereka hadapi. Solusi ini harus bersifat win- win solution untuk Anda dan pelanggan.

Anda tidak boleh memberi solusi yang sebenarnya hanya formalitas semata dan tidak menyelesaikan masalah pelanggan.

Misalnya saja, Anda memberikan voucher diskon, tapi sebenarnya nilainya tidak masuk akal untuk pelanggan. Contohnya voucher diskon Rp 75.000 untuk minimal transaksi Rp 1.000.000.

Solusi ini justru membuat pelanggan skeptis dan merasa Anda masih berusaha memanfaatkan momen y
ang merugikan mereka. Sebaliknya, Anda bisa memberikan solusi yang lebih masuk akal.

Misalnya saja, voucher diskon tanpa minimal order atau ganti baru secara gratis. A
nda perlu membedakan antara penanangan komplain dan transaksi berjualan untuk meraih keuntungan. Jika komplain pelanggan berakhir dengan kepuasan, mereka pasti akan setia dengan bisnis ANda dan menghasilkan nilai yang lebih besar untuk bisnis Anda (jika Anda tetep keukeuh mau berhitung)

4. Bertanggungjawab penuh terhadap komplain

Hindari lempar- lemparan tanggungjawab komplain dari satu staff ke staff lain. Ini akan membuat pelanggan Anda kesal dan merasa tidak dihargai.

Bahkan sekalipun staff terhubung bukan tokoh utama yang menjadi pusat keluhan, Anda harus menegaskan kepada tim bahwa lempar- lemparan komplain pelanggan bukan hal yang boleh dilakukan.

Terutama jika pelanggan masih terhubung dengan staff dari divisi yang sama, Anda perlu mendorong tim untuk berani bertanggung jawab penuh menangani komplain. Ini akan memberi kesan bahwa bisnis Anda profesional dan keluhan pelanggan ditangani secara serius.

5. Tindakan Ekstra untuk Mengobati Kecewa Pelanggan

Anda mungkin sudah memberikan solusi untuk pelanggan seperti di poin #3, namun komplain tetap perlu di-closing kembali untuk memastikan bahwa customer benar- benar sudah puas dan terbantu.

Jika bisnis Anda terdiri dari beberapa tim Sales, penanganan komplain 1-4 akan dicover oleh tim sales, sedangkan closing ini akan dilakukan oleh staf dari Customer Relation atau Complaint Management.

Jika tidak ada, tim yang sama tetap bisa membantu. Tujuannya adalah memastikan komplain sudah tuntas dan Anda senang bahwa keluhan yang disampaikan ini akan membantu peningkatan kualitas produk dan jasa Anda.

6. Bersikap Luwes, Jangan Kaku

Komplain biasanya menimbulkan kepanikan. Sedikit panik tidak masalah, tapi jangan sampai ini membuat Anda menjadi kaku dalam menghadapi pelanggan.

Posisikan pelanggan sebagai teman atau sahabat yang membutuhkan perhatian dari kita sehingga kita bisa lebih luwes dalam menangani komplain dan berkomunikasi secara nyaman dengan pelanggan.

7. Catat History Komplain sebagai Bahan Evaluasi

Manajemen komplain atau penanganan komplain tidak berhenti dengan menyelesaikan keluhan pelanggan saja. Anda perlu mencatat history komplain sebagai evaluasi berkala terhadap kualitas produk dan layanan Anda.

Beberapa hal yang perlu dicatat dalam komplain pelanggan :

  • Waktu & deskripsi komplain pelanggan
  • Kategori jenis komplain
  • Waktu penyelesaian komplain
  • Tindak lanjut komplain
  • Feedback komplain customer (Closing komplain)

8. Miliki Tim yang Handal dalam Mengatasi Komplain

Tim tidak ahli dengan sendirinya dalam mengatasi komplain. Maka dari itu, pemilik bisnis perlu memfasilitasi mereka agar bisa menangani komplain dengan baik dan optimal.

Beberapa hal yang bisa p
emilik bisnis lakukan antara lain :

  • Training manajemen komplain untuk masing- masing personel
  • SOP yang jelas dan up to date untuk penanganan komplain

Kesimpulan

Mengapa keluhan pelanggan perlu ditangani dengan baik? Panda yakin Anda sudah mendapatkan jawaban yang cukup jelas dari artikel itu.

American Express Global Customer Service Barometer sendiri menyebut bahwa orang akan membagikan pengalaman tidak menyenangkan mereka terhadap sekitar 24 orang, tapi membagikan pengalaman baiknya hanya untuk 15 orang.

Selain itu, 89 persen pelanggan akan beralih ke kompetitor saat mereka mendapatkan pelayanan buruk dalam penanganan komplain, seperti dilansir dari riset Harris Interactive.

Komplain pelanggan memang bukan hal yang menyenangkan, tapi
kita harus menanganinya dengan serius, cepat, dan tepat. Dengan penanganan yang cerdas, komplain ini bisa berubah dari masalah, menjadi aset yang kita maksimalkan dalam evaluasi produk dan layanan.

Selain penanganan keluhan dengan tepat, jangan lupa juga untuk mempunyai data history komplain yang bisa menjadi bahan evaluasi dan analisa manajemen. Ini akan sangat bermanfaat untuk bisnis Anda dalam jangka panjang.


Point penting lainnya, perusahaan perlu menerapkan Excellent Service dalam setiap lini bisnisnya. Manajemen komplain yang sejalan dengan excellent service akan menghasilkan kualitas pelayanan yang terbaik untuk setiap pelanggan.

Semoga bermanfaat!

Halo Milenial, Yuk Contek Tips Sukses Berbisnis UMKM ala Kaesang Pangarep

Halo Milenial, Yuk Contek Tips Sukses Berbisnis UMKM ala Kaesang Pangarep

Nama Kaesang Pangarep bukan hanya dikenal sebagai putra bungsu dari orang nomor satu di Indonesia saja. Meski usianya relatif masih muda, Kaesang dikenal dengan sebagai pebisnis UMKM ulung. Mulai dari bisnis pakaian, bisnis kuliner, hingga bisnis aplikasi, semua sudah pernah dicicipinya.

Dalam berbisnis, Kaesang menghindari memulai usaha dengan pinjaman dari bank. Sebaliknya, ia memilih mengandalkan uang tabungan saja. Menurutnya, ini adalah salah satu cara untuk meminimalisir resiko untuk pemula dalam memulai bisnis.

Baginya, penting untuk tidak mempertaruhkan sesuatu yang belum pasti (dalam hal ini adalah keuntungan) dengan sesuatu yang pasti harus dibayarkan (bunga dan angsuran).

Namun, bukan berarti Kaesang antipati dengan resiko. Mau tidak mau, resiko adalah bagian dari hidup pebisnis. Namun disisi lain, pebisnis harus berhati- hati dalam mengelola modal dan hutang mereka.

Bahkan Kaesang pun menyarankan para UMKM milenial yang sedang merintis bisnisnya untuk tidak ragu mengambil resiko. Selalu lakukan promosi yang optimal dengan berbagai cara. Endorsement adalah salah satu tips yang layak untuk dicoba agar produk lebih cepat dikenal khalayak luas.

“Jangan pernah pelit untuk promo. Bahkan endorse pun penting untuk mengembangkan brand image,” ungkap Kaesang Pangarep seperti dilansir dari CNBC Indonesia dalam event Media Gathering Hebat di Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2019).

Salah satu promosi yang pernah Kaesang coba dan cukup ia sarankan adalah promo beli 1 gratis 1. Dari pengalamannya menggunakan promo ini, hasilnya cukup sensasional.

Kaesang juga menyebut bahwa tantangan bisnis saat ini bukan sekedar banyaknya kompetitor saja, namun juga inovasi. Bisnis yang berpacu pada inovasi akan jauh lebih long lasting. Sebaliknya, tanpa inovasi bisnis akan cenderung jalan di tempat.

Apakah Anda juga pelaku bisnis UMKM? Jika iya, tips bisnis sederhana dari Kaesang ini semoga cukup menginspirasi Anda 🙂