[ADINSERTER AMP]

Type to search

Blogging

5 Niche Website yang Dilarang dan Tidak Akan Disetujui Google Adsense

Niche yang dilarang dalam Google Adsense

Apakah Anda termasuk salah satu publisher yang menginginkan bekerja sama dengan Google Adsense untuk meraih penghasilan di blog Anda? Jika iya, tentu Anda sudah paham bahwa Adsense mempunyai kebijakan dan peraturan yang wajib dipatuhi oleh setiap advertiser (Pengiklan) dan Publisher (pemilik website). Peraturan ini terdiri dari berbagai rekomendasi pemasangan iklan dan juga larangan yang tidak boleh dilanggar penggunanya demi kenyamanan semua pihak, termasuk para pengunjung yang akan melihat iklan tayang.

Dari peraturan ini, bisa ditarik kesimpulan bahwa memang ada beberapa niche blog tertentu yang tidak boleh digunakan oleh publisher. Jika Anda menggunakan niche tersebut, artinya Anda harus mencari program monetize lain selain Google Adsense. Jika nekat, umur akun Anda bisa jadi hanya bertahan sebentar saja

 

Niche Blog yang Dilarang oleh Google Adsense

Seperti yang sudah dipaparkan secara singkat di atas, kebijakan iklan Google Adsense melarang jenis konten tertentu untuk ditayangkan bersama dengan iklan Adsense. Jika dari awal Anda memilih untuk menggunakan Adsense sebagai media monetize Anda, hindari lah niche yang dilarang tersebut agar akun Anda aman dari disabled/ banned.

“Tapi Saya kok di-approve gan kemarin?”
Namun, begitu menyadari konten website Anda melanggar peraturan & kebijakan Adsense, akun Anda akan berubah menjadi ‘disabled’ sehingga iklan akan berhenti ditayangkan. Lebih bermain aman dari awal, kan?

Jadi niche blog apa saja kah yang melanggar kebijakan iklan Google dan dilarang ditayangkan iklan Adsense? Berikut ini ulasannya :

1. Perjudian/ Gambling/ Taruhan

Dalam kebijakan beriklannya, Adsense secara resmi telah menyebutkan bahwa sebuah situs web dengan muatan konten perjudian/ gambling/ taruhan tidak akan diterima Google Adsense serta dilarang menampilkan iklan Adsense di blog tersebut. Jika pengguna tetap memaksakan iklan Adsense di blog mereka, maka hal ini dapat berujung pemberian sanksi berupa banned akun Adsense Anda.

 

2. Konten Illegal Download

Konten illegal download, baik itu film bajakan, software, aplikasi berbayar yang bisa didownload gratis, wallpaper atau lainnya adalah jenis konten yang melanggar hak intelektual orang lain. Konten blog seperti ini dilarang keras oleh Google Adsense kecuali pemilik blog bisa membuktikan bahwa mereka telah mengantongi ijin secara resmi dari pengembang aplikasi atau pemilik hak cipta.

Jika Anda melihat situs web besar seperti mob.org atau apkpure.com menayangkan iklan Adsense, hal ini bisa terjadi karena mereka telah memiliki ijin resmi dari pihak pengembang untuk dapat menyebarluaskan aplikasi tersebut secara legal.

Ijin resmi ini diperoleh dengan cara mengajukan proposal kepada setiap pengembang aplikasi, dan mereka menerapkan sistem bagi hasil atau hal lainnya. Dengan mengantongi ijin resmi, maka situs web tersebut dapat menyebarluaskan aplikasi dan mendapat lampu hijau dari Adsense untuk menayangkan iklan di situs web mereka.

 

3. Hoax

Situs berita hoax adalah situs berita yang tidak berpedoman pada fakta dan kebenaran yang ada. Sebaliknya, mereka sering menyebarkan berita yang menyesatkan dan mengakibatkan dampak negatif di masyarakat karena bisa menciptakan adu domba satu pihak, memfitnah, menjatuhkan nama baik, dan masih banyak lagi.

Seringkali situs web hoax dapat berjalan dengan normal dengan iklan Google Adsense yang tayang karena belum terdeteksi. Sayangnya, hal ini tidak akan berjalan lama. Begitu Adsense menyadari bahwa konten blog tersebut bermuatan hoax, maka sanksi tegas akan segera dijatuhkan kepada pemilik blog.

 

4. Rasis dan SARA

Google Adsense juga melarang keras situs web yang memuat konten ujaran kebencian seperti Rasis dan SARA. Begitu menyadari sebuah situs web berisi konten Rasis dan SARA, #Adsense tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan sanksi kepada pemilik blog.

 

5. Pornografi

Dalam kebijakan iklannya, Google Adsense secara resmi tidak menerima dan tidak menayangkan iklan blog dengan unsur pornografi. Pornografi juga sangat jelas bertentangan dengan misi yang diusung Google untuk menyajikan konten yang bermanfaat untuk penggunanya. Jadi iklan pornografi sudah jelas tidak memberikan keuntungan serta manfaat untuk berbagai pihak, baik itu advertiser, publisher, maupun pengunjung website.

 

Jika saat ini Anda sedang mempersiapkan situs web baru dengan Google Adsense sebagai platform monetize nya, pastikan Anda menghindari 5 niche di atas agar akun Anda selamat dari ancaman banned Adsense.

Tags:

You Might also Like

2 Comments

  1. walang 30 Maret 2020

    Malam min, setelah saya baca semuanya, apa bedanya dengan berita hoax seperti tribun? coba agan perhatikan… kebanyakan berita yang dibuat oleh tribun, rata2 hoax, bahkan sampe2, netizen pun dibuat perang mulut, menjadi gaduh, bukan kah ini sudah menjadi ujar kebencian berita yg dibuat? mohon dijawab min dengan bijak. Trimksh.

    Balas
    1. Redva 31 Maret 2020

      Kalau untuk Tribun sebenarnya bukan hoax sih, tapi memang clickbait. Jadi judul suka menjebak, padahal isinya ya gitu- gitu aja. Sebenarnya Tribun bukan satu2 nya yang melakukan praktek ini. Media luar juga beberapa melakukan ini. Dan sekarang, Tribun malah menjadi kiblat beberapa media untuk melakukan trik serupa :v

      Tapi untuk kontek hoax sendiri mungkin robot google juga tidak akan sedetail seperti orang yang membaca. Artinya, selama nggak parah- parah banget padahal trafik rendah, mungkin masih aman.

      Dan perlu diingat juga, media seperti Tribun ini trafiknya nggak abal- abal karena sudah menjadi media nasional. Kontennya juga setiap hari terupdate secara konsisten dalam jumlah banyak.

      Dengan beberapa faktor ini, nggak heran situs seperti Tribun tetep aman untuk adsense.

      Balas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.