10+ Cara Meningkatkan Follower dan Engagement Instagram Secara Organik

10+ Cara Meningkatkan Follower dan Engagement Instagram Secara Organik

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan follower di Instagram. Dan untuk meningkatkan jumlah follower ini, sebenarnya tidak lepas dari bagaimana upaya kita mengoptimalkan interaksi alias engagement di akun kita.

Secara alami, saat engagement membaik, akun Anda akan menjadi magnet untuk kedatangan follower- follower baru. Mereka melihat ada hal yang menarik dari akun Anda dan layak untuk mereka ikuti.

Selain itu, saat engagement meningkat, konten Anda akan lebih sering muncul di menu explorer. Pengunjung- pengunjung baru akan lebih mudah menemukan konten Anda dan kemungkinan besar mereka akan nyantol menjadi follower baru Anda.

Teori ini terdengar sederhana ya?

Bagaimana dengan Menambah Follower dengan Aplikasi Instan?

Lalu bagaimana dengan cara instan seperti beli follower atau menambah follower dengan aplikasi pihak ketiga?

Well, tentu saja cara tersebut masih work. Namun tidak efektif karena audiens yang Anda peroleh bukan audiens tertarget. Audiens tersebut juga cenderung bisa turun dengan cepat saat menyadari akun yang mereka ikuti (untuk beli jenis follower aktif) tidak sesuai dengan yang mereka minati.

Jenis follower ala aplikas ini hanya cocok untuk tahap awal saja sebagai daya tarik follower lain agar tidak ragu follow akun Anda. Karena dengan ada akun- akun yang sudah follow, mereka akan lebih terdorong untuk ikut serta mengikuti akun Anda.

Cara Meningkatkan Follower Instagram dan Engagement di Akun Anda

Jadi fix, metode beli follower palsu hanya untuk Anda yang ingin instant dan mendapatkan hasil sesaat. Namun jika ingin mendapatkan hasil optimal dan cenderung permanen, go organic dan mainkan kreatifitas Anda!

Anda bisa menggunakan beberapa cara berikut ini :

1. Posting Konsep Konten Berkualitas

Content is The King. Yuhuuu… pakai istilah itu lagi- itu lagi. Teori ini memang valid untuk semua platform ya.

Dan semakin kesini, kita pasti semakin bisa merasa kalau banyak pengguna Instagram yang semakin ngeh dengan pentingnya konten berkualitas untuk mereka. Konten berkualitas artinya konten yang memberi mereka insight, informasi penting, dan membuat mereka merasa berharga mengikuti akun Anda.

Anda bisa saja membuat konten feed yang rapi dan tertata manis ala- ala etalase. Namun pada dasarnya, kualitas konten yang tersaji lah yang paling penting. Konten juga harus relevan dengan kebutuhan audiens.

Tips rekomendasi konten yang cocok untuk Instagram antara lain :

  • Konten yang variatif dan tidak monoton
  • Konten edukasi dengan template
  • Infografis sederhana
  • Story telling sederhana dalam konten bergambar
  • Quotes baper dan inspiratif
  • Infografis perbandingan
  • Caption foto yang menyenangkan, inspiratif, memancing rasa ingin tahu, atau memotivasi pembaca
  • Video keren atau lucu- lucuan juga bisa menjadi ide konten yang menarik
  • Kemasan foto dan feed Instagram yang memberi kesan eye catching

2. Penggunaan Hashtag yang Tepat

Hashtag adalah bagian tak terpisahkan dari konten di media sosial. Termasuk untuk platform Instagram ini.

Dalam pemilihan hashtag pun harus benar- benar kita perhatikan. Dalam menggunakan hashtag ini Anda bisa mencoba berbagai variasi untuk dites.

Pertama adalah hashtag yang memang sudah populer dan penggunanya sudah banyak. Misalnya untuk konten parenting, Anda bisa menggunakan hashtag #tipsparenting yang dipakai 650rb+ dan hashtag- hashtag populer lainnya.

Yang kedua, Anda bisa menggunakan hashtag relevan yang tidak begitu populer seperti #tipsparentingindonesia yang dipakai untuk sekitar 5000 kiriman.

Contoh penggunaan hashtag relevan di Instagram

Jenis hashtag pertama adalah hashtag yang memang sangat populer. Tapi dengan menggunakan hashtag jenis ini, postingan Anda mudah tenggelam karena penggunanya sangat banyak.

Untuk itulah Anda perlu mengimbanginya dengan hashtag populer lain yang volume penggunaannya tidak terlalu besar. Dengan begitu hashtag tetap relevan dan konten Anda berpotensi untuk lebih lama terlihat.


Dan terakhir, hashtag yang sesuai dengan akun atau brand Anda. Misalnya hashtag #mamatalk, #parenttalk, #parenttalk_curhatmama (sesuai nama akun dan variasinya). Hashtag ini akan memperkuat brand Anda dan mempermudah audiens untuk menemukan konten- konten yang akun Anda posting.

Penggunaan hashtag yang tepat juga membantu Anda dalam membangun komunitas karena Instagram cenderung menampilkan postingan yang ada kaitannya dengan minat pengguna.

3. Jam Aktif Follower

Melalui Insight Instagram, kita bisa mengetahui hari dan waktu dimana akun Anda mendapatkan kunjungan terbanyak dari follower. Data ini bisa kita gunakan untuk memprediksi rentang waktu dimana para follower sedang online dan aktif di media sosial.

Memposting di waktu terbaik, berarti menayangkan konten Anda di waktu yang tepat dimana follower siap merespon konten. Saat konten tayang, engagement akan menjadi lebih optimal. Seperti yang kita tahu, engagement yang optimal adalah magnet penting untuk menarik follower baru.

4. Membuat Konten Video Reels

Panduan menggunakan Instagram Reels

Konten video pendek Reels di Instagram memang menjadi daya tarik baru di platform ini. Konten video pendek yang menghibur ala TikTok ini terbukti efektif untuk menghasilkan banyak viewers yang menjadi magnet untuk follower- follower baru.

Berbeda dengan IGTV yang cenderung lebih lama durasinya, durasi Reels bisa hingga 60 detik. Tidak terlalu singkatk, dan tidak terlalu panjang. Reels adalah solusi peningkat engagement diantara jenis video biasa dan IGTV di Instagram.

Selain itu, konten Reels yang menarik bisa tayang juga di laman Reels, yang merupakan ala- ala FYP nya di Reels. Semakin sering konten video Anda masuk di laman Reels, maka semakin besar viewer, semakin tinggi engagement dan bisa menambah banyak follower baru.

Tips dalam membuat Video Reels :

  • Buat konten video secara terkonsep
  • Untuk jenis produk handmade, coba lakukan video BTS produk, proses produksi dan kondisi store saat memproses pesanan sebagai social proof
  • Buat video testimoni atau endorse menjadi konten Reels
  • Gunakan audio yang saat ini sedang populer
  • Posting Reels secara konsisten di jam aktif follower

5. Konten Carousel

Konten Carousel juga selalu menarik saat terkonsep dengan tepat. Dan yang menarik, jenis konten apa saja bisa kita buat versi carousel nya.

Jenis konten Carousel punya poin yang lebih tinggi di mata audiens. Alasannya sederhana, karena carousel menawarkan konten yang lebih berbobot, penjelasan yang menarik dan tidak monoton karena informasi terpisah dalam beberapa slide. Tidak heran, jenis konten ini termasuk sangat laris di Instagram.

Jika selama ini Anda hanya mengandalkan single-post konten, cobalah mencoba variasi konten ini. Lakukan beberapa eksperimen untuk memastikan konten ini memberikan kontribusi terbaik untuk engagement di akun Anda.

6. Konten dengan Tampilan ala Infografis Ringan

Contoh konten infografis ringan untuk media sosial

Nggak melulu infografis yang serius dan padat ya. Konten- konten ringan pun bisa kita kemas ala- ala konten infografis. Penggunaan tanda panah, breakdown konten penyebab dan alasan secara ringan, beberapa thumbnail gambar, dan lain sebagainya.

Tampilan ala infografis disukai pembaca karena membuat konten menjadi lebih ringan dan nyaman dibaca. Selain itu tentu saja, dukungan tampilan visual konten menjadi lebih menarik.

7. Membuat Konten Story Secara Rutin

Video tutorial make up Instagram Story untuk Optimasi Bisnis Online

Konten story bukan hanya untuk mengupdate kegiatan akun sehari- hari. Tapi juga menjadi salah satu cara untuk engage dengan audiens.

Saat melihat cuplikan aktivitas yang Anda bagikan, ada sebagian audiens yang kepo, penasaran, dan ingin mengenal akun Anda lebih jauh lagi. Konten story membuat audiens merasa lebih terlibat dan tidak ingin ketinggalan update dari akun Anda.

Tips dalam membuat konten story :

  • Buat variasi konten story yang menarik, seperti BTS produk, social proof pesanan hari ini, testimoni yang membuat happy atau OOTD sesuai produk.
  • Buat konten story yang memancing audiens untuk berinteraksi, misalnya membuat polling produk, tanya jawab atau sharing session seperti : ‘Pernah nggak sih kecewa pas belanja barang online”.

8. Konten Story Telling

Contoh Deskripsi Produk Konsep Story Telling

Konten story telling selalu menjadi daya tarik, terutama di media sosial. Storytelling membuat pembaca betah membaca karena pembaca diajak terlibat ke dalam sebuah cerita dan meresapi situasi. Mereka tidak merasa dipaksa untuk membaca konten sampai akhir, tapi lebih ke arah mengalir begitu saja.

Konten story telling juga bisa mengarahkan audiens untuk penasaran dengan cara kerja dan manfaat sebuah produk. Hanya dengan sedikit pancingan, audiens akan tertarik untuk mencari tahu tentang produk itu lebih jauh.

9. Ambil Pelajaran Menarik dari Top Post

Membaca insight instagram

Top Post atau postingan terbaik adalah konten yang paling banyak mendapatkan interaksi dari audiens, baik itu berupa komentar atau pun likes. Anda bisa memperoleh referensi ini dengan masuk ke Insight Instagram.

Setelah menemukan Top Post, coba lah menganalisanya dengan beberapa pertanyaan berikut ini :

  • Jenis kontennya seperti apa?
  • Bagaimana tampilan gambar di konten tersebut?
  • Bagaimana tone color di konten tersebut
  • Gaya dan captionnya seperti apa?
  • Bagaimana dengan penggunaan hashtag nya?

Setelah mendapatkan hasil analisanya, cobalah posting beberapa konten dengan tema yang sama secara berkala.

Anda juga bisa mengkreasikan ulang postingan lama untuk ditampilkan ulang, di- edit seperlunya atau memposting ulang untuk digunakan di Insta Story.

10. Posting Konten secara konsisten

Penting untuk melakukan posting konten secara konsisten. Dengan cara ini, konten Anda akan semakin sering tampil di explore, dan juga muncul di Top & Recent Post dari pencarian hashtag di Instagram.

Keuntungan lainnya, follower setia Anda juga jadi sering melihat konten dan produk Anda. Artinya, Anda sedang melakukan trik retargeting secara organik.

11. Pancing Audience untuk Berinteraksi dengan Bertanya di Caption

Salah satu cara paling ampuh untuk meningkatkan engagement adalah memancing follower untuk berkomentar dengan sendirinya. Dan ini akan menjadi lebih mudah saat Anda memancing dengan pertanyaan menarik yang mudah mereka jawab.

Misalnya saja saat memposting beberapa varian hijab baru dengan tiga tone warna berbeda. Anda bisa memancing pertanyaan : Duhhh bingung pilih warna apa karena cantik semua, Kalau ukhti paling suka warna yang mana nih?

Semakin banyak interaksi terbangun, maka engagement akan semakin baik. Semakin baik engagement, akan menjadi magnet yang semakin kuat untuk menarik follower baru.

12. Balas Komentar di Postingan Anda

Selain dari audiens yang berkomentar, kita juga bisa membangun environment keterlibatan yang menyenangkan dengan merespon komentar dan pesan yang masuk. Saat netizen menyadari kalau pemilik akun ramah, menyenangkan dan menghargai komentar, ini biasanya akan memancing mereka untuk ikut berkomentar.

Dalam jangka panjang, tindakan ini akan membangun loyalitas audiens terhadap akun Anda. Mereka akan lebih rajin berkomentar dan menyukai konten Anda.

13. Jangan Sungkan Berkomentar di Postingan Akun Lain

Terutama saat akun Anda belum begitu populer, trik ini ampuh untuk mengembangkan eksposur terhadap akun Anda Secara gratisan. Hadir di thread orang lain akan membuat audiens mengenali akun Anda  dan tidak jarang membuat mereka bersilaturahmi ke akun Anda.

Yang perlu digarisbawahi, komentar disini tentu saja bukan komentar spam ya. Tapi memang komentar natural selayaknya interaksi pada umumnya.

14. Follow Akun- akun yang Mengikuti Kompetitor

Cara lain yang bisa kita lakukan untuk menambah follower secara organik adalah dengan mengikuti akun- akun yang mengikuti kompetitor.

Mengapa akun kompetitor? Karena akun- akun ini besar kemungkinan mempunyai ketertarikan yang sama dengan konten dan produk yang kita tawarkan.

Dalam banyak kasus, saat kita mengikuti akun- akun ini, meski tidak saling kenal, sebagian dari mereka akan mengikuti kembali akun kita. Setelah jumlah following kita cukup banyak, saatnya jeda sesaat dan mengurangi jumlah unfollow ini.

Follow unfollow ini sebenarnya bukan trik baru, tapi masih work untuk kita terapkan sampai saat ini. Tips nya, jangan terlalu agresif dalam melakukan follow ini dan imbangi dengan pembuatan konten. Terlalu agresif bisa membuat akun kita dibekukan selama kurang lebih 2-3 hari.

Artinya, cara ini works, tapi harus berhati- hati dan jangan terlalu agresif.

Kesimpulan

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan follower dan engagement di Instagram. Ada cara yang instan berbayar, menggunakan aplikasi pihak ketiga dan cara organik.

Cara instan berbayar melalui iklan adalah opsi menarik saat Anda memang mempersiapkan budget tertentu untuk mengoptimalkan akun Anda. Namun jangan lupa, cara- cara organik tetap harus kita terapkan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Selain itu, cara meningkatkan follower secara organik adalah langkah yang lebih long lasting untuk akun Anda. Pertumbuhan organik akan menjadi fondasi yang baik untuk mengembangkan akun Anda kedepannya.

Semoga dengan menerapkan 10+ tips di atas akan berdampak positif untuk akun Instagram Anda kedepannya. Jumlah follower dan engagement rate yang semakin bertambah baik, serta berdampak ke peningkatan lead dalam sales funnel Anda.

Semoga bermanfaat!

10 Fakta Menarik Tentang Media Sosial untuk Bisnis

10 Fakta Menarik Tentang Media Sosial untuk Bisnis

Ada banyak perubahan menarik di dunia bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Jika dulu bisnis dilakukan secara konvensional dengan banyak strategi offline yang sangat menguras budget, tenaga, waktu dan pikiran beberapa kali lipat. Di era digital, bisnis tidak hanya terpaku dengan cara- cara konvensional.

Dengan cara modern, pebisnis dapat melakukan penghematan dari segi budget, tenaga, waktu, dan pikiran sekaligus. Salah satu hal krusial yang mereka lakukan adalah melakukan campaign secara digital di media sosial. Bukan hanya sekedar ‘hadir’, tapi bisnis Anda dapat benar- benar hidup dan berkembang seiring dengan optimasi media sosial yang dilakukan.

Fakta untuk Mengoptimalkan Media Sosial untuk Pertumbuhan Bisnis Anda

Ada beragam goal yang dapat di-setting oleh pebisnis dengan media sosial. Beberapa diantaranya adalah brand awareness, media komunikasi, bahkan hingga softselling dan hard selling. Jika kita menilik ke belakang, memang sulit dipercaya bahwa era media sosial telah berkembang sedemikianpesatnya. Sekarang tinggal bagaimana kita memanfaatnya dengan sebaik- baiknya.

Untuk melihat lebih jauh ke dalam, mari sejenak kita menyimak beberapa fakta terkait media sosial secara keseluruhan. Dengan fakta menarik ini, ada insight baru yang bisa Anda peroleh untuk diterapkan ke dalam bisnis Anda

1. Size Audience yang Dapat Anda Jangkau

  • Populasi dunia sekarang berjumlah sekitar 7.6 miliar dimana pengguna internet berkisar 51% dari keseluruhan populasi global
  • Dengan beragam jenis audiens yang menunggu untuk dijangkau, 91% dari semua bisnis ritel atau brand setidaknya mempunyai dua atau lebih akun media sosial
  • 38% dari semua bisnis di media sosial rata- rata menghabiskan 20% atau lebih dari total anggaran iklan mereka pada tahun 2015, dan demikian jaringan media sosial telah menghasilkan banyak pendapatan melalui iklan berbayar senilai $8.3 miliar pada tahun 2015. Angka ini kemudian meningkat lebih dari empat kali lipat pada tahun 2016 yang menyentuh hampir $40 miliar.

2. Jika Bicara Soal Angka, Facebook Selalu Menjadi Media Sosial Raksasa

  • Setiap harinya ada lebih dari 500.000 user aktif yang hadir di Facebook. Lebih dari 76% dari pengguna Facebook menggunakan akun mereka untuk masuk ke situs web dengan mode login via Facebook setiap harinya
  • Facebook menarik pengguna yang lebih dewasa karena pengguna internet di kalangan usia muda (usia 15-25 tahun) menghabiskan lebih banyak waktu di Instagram, Snapchat, dan Twitter. Pengguna Facebook relatif lebih matang dan lebih makmur dari segi karakter dan penghasilan.
  • Posting di Facebook mempunyai kinerja terbaik di waktu- waktu tertentu dalam sehari. Dalam hal ini, setiap kota atau negara bisa mempunyai pola yang berbeda. Biasanya ini tergantung pada jenis audience sesuai target interest bisnis Anda.

3. Twitter Bisa Melakukan Lebih dari yang Anda Harapkan

  • 92% dari semua interaksi yang dilakukan pengguna Twitter berasal dari klik tautan yang berarti setiap profil dan tautan yang ditandai di Twitter mempunyai potensi klik baik terhadap user lain
  • Di waktu yang sama, 78% pengguna Twitter berharap agar sebuah brand dapat menyelesaikan komplain pelanggan dalam waktu kurang dari satu jam
  • Fakta yang mengejutkan, tweet dengan hashtag ternyata tidak lebih baik daripada tweet tanpa hastag

4. Daya Tarik Instagram

  • Instagram telah menjadi salah satu media brand yang paling aktif dan dianggap paling menarik satu ini. Faktanya, sebesar 48,8% ‘pemain besar’ turut menjadi Instagram sebagai arena bermain mereka.
  • 75% dari semua pengguna menindaklanjuti tautan yang mereka temukan dan mengunjungi situs web dari iklan yang mereka lihat
  • Konten dengan hashtag di Instagram mempunyai kinerja 12,6% lebih baik dalam hal keterlibatan (engagement). Konten menjadi lebih efektif lagi saat ditandai dengan pengguna sebesar 56% dan menjadi 79% saat ditandai dengan lokasi.

5. Snapchat Tidak Bisa Dikecilkan

  • Rentang perhatian orang dewasa rata- rata saat ini diukur menjadi sekitar 8 detik. Ini lah salah satu alasan mengapa di beberapa negara Snapchat menjadi media pemasaran yang sempurna
  • Studi kecil yang melibatkan penonton dari usia 15-56 mengungkap bahwa iklan Snapchat menarik perhatian penonton dua kali lebih banyak dibandingkan Facebook dan 1,5 kali lebih baik dibandingkan Instagram ads.
  • Iklan berbayar yang ditawarkan Snapchat memungkinkan bisnis untuk menjalankan iklan di sela- sela story yang secara efektif memungkinkan pengguna untuk merancan strategi media sosial yang lebih out of the box. Strategi ini lah yang akhirnya diadopsi Instagram dalam format Stories ads dan kini menjadi semakin populer.

6. The Power of Visual Content dari YouTube

  • YouTube melaporkan 40 miliar penayangan konten bermerek dalam kurun waktu 12 bulan pada tahun 2015 yang dilihat oleh 1,5 miliar pengguna aktif per bulan
  • Separuh dari penayangan itu dihasilkan dari perangkat seluler. Semua ini dihasilkan sleama rata- rata sesi penayangan 40 menit

7. Konten Visual Selalu Menyajikan Hasil yang Lebih Baik

  • Lebih dari 90% audience lebih tertarik menikmati konten yang disajikan menarik secara visual, seperti dengan kombinasi gambar dan video
  • Study yang dilakukan oleh Venngage.com menyebutkan bahwa lebih dari 300 online marketers menghabiskan waktu kurang dari 5 jam seminggu untuk membuat konten visual. 41.5% dari total marketer menyebut bahwa konten infografis dan ilustrasi visual memberikan hasil terbaik untuk campaign mereka.

8. Konten Berkualitas Tak Akan Membuat Anda Kecewa

  • WordPress menganalisa 91.8 juta posting blog yang diterbitkan setiap bulan. Di saat yang sama, tiga strategi pemasaran teratas untuk semua jenis konten mencakup konten media sosial di 83%, blog di 80% dan email newsletter sebanyak 77%.
  • Penelitian yang dilakukan oleh Lembaga pemasaran konten juga mengungkap bahwa 89% dari semua B2B marketers menggunakan strategi pemasaran konten yang menunjukkan bahwa semua marketer dengan kinerja terbaik dapat diukur dari kualitas konten yang mereka sajikan

9. Tentang SEO (dan bukan hanya Google)

  • Mengoptimalkan situs web Anda di pencarian akan membuat website Anda dijangkau audience yang lebih luas. Selain dengan SEO, Anda juga bisa mencoba Google Adwords yang telah menjadi tool bisnis untuk mengoptimalkan campaign sebuah website di Google
  • Saat layanan terkait dengan mesin pencari sudah berkinerja baik, pebisnis juga perlu memperlakukan semua platform sosial sebagai mesin pencari juga. Konten Anda harus menonjol dan brand Anda terlihat stand out di semua platform sosial. Dengan demikian, pebisnis dapat mengkombinasikan mesin pencari dan media sosial untuk pertumbuhan bisnis mereka.

10. Menjangkau Pelanggan untuk Membantu Mereka

  • Menjangkau pelanggan adalah salah satu goal utama di media sosial. Dalam menjangkau mereka, jangan lupakan pentingnya menjadi platform termudah untuk pelanggan. Ini termasuk untuk mereka bertanya atau menggali informasi terkait bisnis Anda, dan bahkan menyampaikan komplain pelanggan.
  • Sebuah brand yang mengoptimalkan platform sosial mereka untuk membangun komunikasi dan membantu pelanggan akan melihat pelanggan mereka 20% – 40% berbelanja lebih banyak sebagai tanda kepercayaan mereka terhadap dukungan pelanggan dan keterlibatan perusahaan.

Jika Anda menganalisa 10 fakta tersebut, Anda dapat merancang kampanye yang lebih baik untuk strategi media sosial Anda untuk pertumbuhan bisnis. Jangan berhenti di #10 di atas, gali lah lebih banyak ide dan strategi untuk mengoptimalkan campaign digital Anda di media sosial.

Waktu Terbaik Posting di Instagram Agar Engagement Lebih Optimal

Waktu Terbaik Posting di Instagram Agar Engagement Lebih Optimal

Selain konten, salah satu faktor yang paling berkontribusi terhadap engagement (komentar & like) yang optimal di media sosial adalah waktu posting. Setiap platform media sosial cenderung mempunyai pola yang mirip dalam hal waktu posting, tergantung dari jenis audience yang menjadi target market.

Bahkan tanpa disengaja, Anda mungkin pernah merasa ‘diuntungkan’ dengan variasi jam posting yang Anda lakukan. Misalnya saja saat posting di Instagram pada jam xx ternyata jumlah follower yang engage dengan konten Anda menjadi dua kali lebih banyak?

Pola- pola seperti ini perlu Anda catat untuk mengkonfirmasi bahwa waktu tersebut benarlah waktu yang paling sempurna untuk Anda melakukan posting konten. Rajin melakukan testing seperti ini akan membantu campaign media sosial Anda menjadi lebih efektif dan efisien. Tentu saja ujung- ujungnya adalah engagement, bukan?

Waktu Terbaik Posting Media Sosial

Konsep waktu terbaik untuk posting di media sosial adalah waktu dimana follower atau target market kamu sedang berada dalam posisi online dan berselancar di platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Setiap media sosial ini cenderung mempunyai algoritma yang berbeda- beda. Sehingga, waktu optimal di Instagram, tentu bisa berbeda dengan waktu optimal di Facebook dan Twitter.

Nah di pembahasan kali ini, kita akan mengupas lebih terperinci waktu posting terbaik untuk media sosial berbasis foto sharing, yaitu Instagram. Dilansir dari Sprout Social, point- pointnya dapat Anda simak sebagai berikut :

  • Anda dapat melakukan posting setiap hari sekitar pukul 10 pagi hingga 3 sore.
  • Jika Anda melakukan mix konten dengan produk dagangan, maka waktu terbaik untuk upload adalah pada hari Sabtu jam 11 dan 1 siang.
  • Hari Rabu merupakan hari dengan engagement rate (like, komentar, dan sebagainya) yang tertinggi
  • Kebalikannya dari Rabu, Senin adalah hari dengan engagement rate terendah. Hal ini terjadi lantaran hari Senin adalah hari yang sibuk dalam pekerjaan dan aktifitas belajar (sekolah/kuliah)

Hasil riset lainnya membuktikan bahwa waktu terbaik untuk upload di Instagram adalah di pagi hari saat orang- orang baru bangun tidur, serta siang hari saat jam makan siang, disusul jam kerja 17.00 – 20.000 dan di malam hari saat akhir pekan.

Waktu terbaik untuk posting di Instagram
Image : Social Sprout

Tidak serta merta mengikuti hasil riset ini, Anda juga dapat melakukan split test untuk memastikan data global ini juga sesuai dengan jam online target audience Anda.

Selamat mencoba!

Mengatasi Perubahan Algoritma Instagram 2018 : Trik Meningkatkan Engagement

Mengatasi Perubahan Algoritma Instagram 2018 : Trik Meningkatkan Engagement

Apakah dalam beberapa minggu terakhir Anda mengalami keanehan dengan akun Instagram Anda? Tiba- tiba saja ada penurunan signifikan dalam jumlah impresi, engagement (keterlibatan), dan jumlah follower baru Anda. Alasannya sederhana : ini lah efek dari perubahan algoritma Instagram 2018. Akibat dari update ini, kini hanya sekitar 10% dari pengikut Anda yang dapat melihat konten Anda.

Mungkin ada beberapa hal yang membuat Anda bertanya- tanya, seperti “Mengapa Instagram melakukan update seperti ini? Apakah ini tidak merusak pengalaman pengguna yang sudah cukup bagus?” Atau “Kalau Instagram seperti ini, sepertinya saatnya beralih ke aplikasi lain.”

Namun, tentu saja Instagram punya alasan sendiri untuk terus melakukan pembaruan dengan algoritma mereka. Salah satu goal besarnya adalah monetisasi. Lho, bagaimana bisa?

Penjelasannya begini, selain media sosial gratisan, Instagram ini adalah bisnis dan harus menghasilkan uang. Bagaimana cara mereka menghasilkan uang? Salah satunya adalah dengan tetap menjadi media sosial yang paling penting.

Lantas bagaimana cara mereka melakukannya? Salah satunya adalah dengan menjaga pengguna mereka untuk tinggal di aplikasi mereka selama mungkin. Namun, sebenarnya bukan Instagram yang secara langsung melakukannya, melainkan kita. Karena itu, Instagram akan memihak akun- akun yang dapat membuat pengikut mereka aktif dan terlibat dengan konten yang mereka buat. Sesederhana itu konsepnya!

 

Engagement adalah Kunci dari Media Sosial, termasuk Instagram

Kunci bermain di media sosial adalah engagement. Jika Anda ingin akun media sosial Anda memberi kontribusi reach, impression, dan engagement yang baik untuk Anda, maka Anda harus mendengarkan, berinteraksi, dan membangun hubungan dengan follower Anda.

Dalam update terbaru, kurang lebih hanya 10% dari follower kita yang akan melihat postingan kita di feed. Bisa dibilang, Instagram sekarang memperbarui algoritmanya dengan menampilkan feed yang mereka rasa pengguna sukai.

Contoh sederhananya, jika kita sering like foto hijab, ikut polling di IG story mereka, sering like foto- foto hijab, atau komentar di akun dengan interest hijab, maka selanjutnya Instagram akan menampilkan lebih banyak feed yang terkait dengan hijab di timeline kita. Familiar dengan ini, kan?

 

Cara Mengatasi Algoritma Instagram Berubah 2018

Kesimpulannya, jika mayoritas follower kita tidak pernah berinteraksi dengan kita, maka lama- kelamaan, mereka tidak akan pernah lagi melihat postingan kita. Jika akun Instagram Anda dibangun dengan tujuan bisnis, tentu ini bisa menjadi hal yang mengkhawatirkan untuk Anda.

Lantas, bagaimana cara mengatasi perubahan algoritma Instagram ini? Solusinya hanya satu : Anda harus meningkatkan engagement Instagram Anda.

Berikut ini adalah tips- tips yang membantu Anda untuk meningkatkan engagement di akun Instagram Anda :

  1. Rencanakan konten dengan baik

Selalu posting foto dan caption yang membuat orang berhenti sejenak untuk melirik konten Anda. Karena saat mereka membaca dengan meluangkan waktu melihat feed kita lebih dari 3 detik, Instagram sudah menganggap ini sebagai bagian dari engagement.

 

  1. Perbanyak IG Stories

Sering- sering lah membuat IG story dalam bentuk polling atau pertanyaan, yang intinya memancing engagement dengan user lain. Coba lah memanfaatkan fitur ‘question sticker’ yang memungkinkan follower Anda untuk bertanya pada Anda, dan jawabannya bisa di-replay di story.

Memperbanyak IG stories juga bisa dilakukan dengan cara selalu klik tombol send to stories untuk setiap postingan yang kamu buat di Instagram.

 

  1. Perbanyak Live Video

Sering melakukan live video akan sangat mendongkrak engagement akun Instagram Anda. Manfaatkan lah Instagram Lives dan IGTV dengan lebih optimal lagi.

 

  1. Tips untuk Akun Jualan

Jika Anda menggunakan akun Instagram untuk berjualan, coba lah membuat caption pancingan yang membuat pengguna lain tertarik untuk like atau komen di postingan Anda. Misalnya saja saat posting produk baru, Anda bisa menulis, “Tag teman kamu yang bakal suka sama produk ini” atau “lebih kece yang mana nih, pink atau kuning?” Pastikan Anda melengkapi konten Anda dengan foto yang relevan dan menarik ya.

 

  1. Bangun Hubungan dengan Pengikut Anda

Sebisa mungkin, selalu balas komentar, dan DM dari pengguna lain. Anda juga bisa aktif like dan komentar di postingan follower Anda. Intinya, bangun hubungan dengan mereka.

 

  1. Mulailah untuk menggunakan kata “minat DM ya” karena pesan ini bagian dari trik untuk meningkatkan engagement juga.

 

Faktanya, semakin banyak waktu yang Anda habiskan untuk membuat pengikut Anda terlibat dengan Anda, maka Instagram pun akan semakin mempopulerkan Anda. Jadi, wajib hukumnya untuk aktif memposting konten setiap hari, menjawab DM sesegera mungkin, dan membalas komentar terbaru. Jika Anda melewatkan kesempatan ini, maka besar kemungkinan engegament akun Instagram Anda akan tergerus oleh perubahan algoritma Instagram ini.

 

Kompilasi Studi Kasus Terkait Perubahan Algoritma Instagram 2018

Disclaimer : studi kasus ini diambil dari pengalaman beberapa Instagram marketer terkait dengan perubahan algoritma Instagram baru- baru ini. Tips ini bisa membantu Anda untuk meningkatkan engagement akun Instagram Anda dengan baik. Namun, Anda bisa saja mempunyai pengalaman yang berbeda.

 

  • Saat Anda memposting atau terlibat dalam 60 menit pertama konten Anda, maka hal ini akan mendorong engagement lebih baik untuk waktu selanjutnya. Bukan hanya baik untuk follower Anda, tapi Instagram juga akan meningkatkan konten Anda dengan cara menunjukkan kepada lebih banyak pengikut Anda.

 

  • Hindari mengedit caption atau tag lokasi posting Anda dalam waktu 24 jam! Banyak marketer yang merasa hal ini dapat mengurangi peluang konten mereka dapat dilihat oleh pengguna mereka.

 

  • Jangan hapus postingan Anda dan mengungahnya ulang. Alasannya sama seperti di atas. Banyak marketer yang merasa bahwa melakukan hal ini membuat engagement postingan mereka jatuh.

 

  • Meskipun Anda bisa menggunakan hingga 30 hashtag dalam satu postingan, tapi berhati- hati lah karena ini bisa dianggap sebagai spam. Jika Instagram menganggap konten Anda berbau spam, mereka akan membuat jangkauan konten Anda tetap rendah.

 

  • Hindari menggunakan tagar yang sama berulang kali. Jika terlalu sering, Instagram cenderung membaca konten Anda seperti bot dan spam, yang artinya jangkauan lebih rendah untuk konten Anda.

 

  • Posting hashtag di komentar vs di caption, mana yang lebih baik? Untuk hal ini, setiap orang bisa punya pengalaman yang berbeda. Ada yang jangkauannya sangat baik dengan cara yang pertama, ada yang jangkauannya sangat buruk. Anda bisa mencobanya sendiri, dan melihat cara kerjanya untuk Anda. Para marketer sendiri banyak yang merasa bahwa posting hashtag di komentar Instagram akan terlihat seperti Spam, sehingga banyak yang menghindarinya.

 

Instagram akan menunjukkan konten Anda ke lebih banyak pengikut saat Anda melakukan geotag ke destinasi populer. Banyak instagram marketer yang melakukan ini dengan sangat sukses. Namun jika memang Anda tidak kemana- mana, sebaiknya hindari menggunakan lokasi geotag palsu untuk memanipulasi.

 

Perubahan Algoritma Instagram Dibuat untuk Tujuan Baik

Pada akhirnya, kita harus memahami bahwa perubahan algoritma Instagram ini dilakukan untuk tujuan yang baik. Dengan adanya pembaruan ini Anda akan termotivasi untuk membuat konten yang lebih baik lagi untuk audiens Anda.

Selain itu, Anda juga akan lebih memperhatikan pentingnya membangun hubungan interaktif dengan follower Anda. Anda akan termotivasi untuk membalas komentar sesegera mungkin dan merespon setiap pesan yang masuk ke akun Anda. Dengan begitu, Anda akan lebh fokus, Anda akan lebih fokus dalam membangun hubungan dengan pengikut Anda.

 

5 Tool Instagram Terbaik untuk Mengoptimalkan Strategi Social Media Anda

5 Tool Instagram Terbaik untuk Mengoptimalkan Strategi Social Media Anda

Saat membicarakan Instagram, kita bukan lagi membicarakan sebuah platform yang hanya sekedar menampung koleksi foto- foto pribadi saja. Selama bertahun- tahun, Instagram telah berevolusi menjadi platform media sosial yang sangat diperhitungkan dalam bisnis digital.

Untuk keperluan branding, softselling, dan bahkan hardselling, pebisnis melakukan berbagai upaya dalam mendesain strategi Instagram mereka. Mulai dari menyusun tampilan feed yang manis, menggelar give away, hingga riset hashtag secara spesifik. Mana yang merupakan strategi favorit Anda?

 

Deretan Tool Instagram untuk Membantu Brand dan Bisnis Anda Semakin Optimal

Data statistik menunjukkan bahwa Instagram adalah media sosial yang sangat bisa diandalkan. Dibandingkan dengan Twitter atau Facebook, Instagram dianggap sebagai platform yang jauh lebih menarik dan interaktif.

Statistik Engagement Instagram vs Facebook vs Twitter 2017
Instagram menghasilkan engagement 58 kali lebih baik dibandingkan Facebook
Saat dibandingkan dengan Twitter, angka 68 ini naik menjadi 120 kali lebih baik
Ada lebih dari 55 juta foto dibagikan di Instagram setiap harinya yang berarti ada banyak peluang untuk berinteraksi dengan calon pembeli potensial Anda.

 

Kompetisi akan selalu ada karena seiring dengan popularitas Instagram sebagai media digital campaign, ini berarti Anda juga akan menjumpai semakin banyak kompetitor. Apapun strategi yang Anda siapkan untuk menghadapi hal ini, rasanya nyaris mustahil untuk dilakukan tanpa adanya tool pendukung. Tool pendukung ini lah yang membantu strategi engagement brand atau akun Anda menjadi semakin efektif.

Berikut ini adalah beberapa tool pendukung Instagram yang paling banyak direkomendasikan oleh para marketer :

1. Iconosquare

Sebelumnya Iconosquare bernama Statigram. Dengan tool ini, pengguna bisa mendapatkan akses statistik informatif dari sebuah akun Instagram. Anda bisa mengetahaui foto mana saja yang mendapatkan engagement terbaik, dan berapa banyak engagement rata- rata setiap gambar. Iconosquare juga mempunyai fitur yang bisa menampilkan informasi pertumbuhan akun Anda dalam beberapa bulan atau tahun belakangan.

Iconosquare, tool optimasi Instagram

via Track Maven

Beberapa fitur menarik dari Iconosquare :

  • Analytic, untuk menampilkan insight yang lebih baik dan informasi pertumbuhan akun Instagram
  • Activity, yang membantu Anda menangani percakapan/ komentar dengan lebih mudah
  • Publishing, yang membantu Anda melakukan plan & scheduling konten dengan mudah, baik itu untuk gambar tunggal, carousel foto, atau story.
  • Free tools berupa audit Instagram dan rekomendasi kuis yang cocok untuk Anda gunakan di Instagram
  • Analisa kompetitor untuk Instagram dan Facebook (Pro version)
  • Bisa digunakan hingga 3 akun media sosial (Pro version)
  • Bisa menambahkan anggota tim (Pro version)

 

2. Instarchive

Pernah membayangkan bagaimana jika Instagram tiba- tiba down dan Anda kehilangan semua foto Anda? Tentu saja ini hal yang sangat tidak Anda inginkan jika menggunakan platform yang satu ini, terutama untuk keperluan bisnis. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa menggunakan aplikasi Instarchive untuk men- download semua foto Anda dengan cepat. Usai login, Anda dapat menggunakan tool ini untuk mengumpulkan semua foto Anda ke dalam sebuah folder, kemudian mengunduhnya dalam format .zip.

 

3. Search Instagram

Instagram Search

Search Instagram akan membantu Anda untuk mencari tahu jenis hashtag mempunyai kinerja baik sesuai dengan niche yang ingin Anda ketahui serta daftar kompetitor terpopuler dari niche tersebut. Riset bisa Anda lakukan harus login dan tool yang satu ini benar- benar gratis. Setelah masuk halaman web, coba lah untuk memasukkan hashtag yang relevan dengan niche Anda, kemudian klik ‘Search’. Setelah itu, pencarian akan menghasilkan hashtag populer yang digunakan, serta deretan akun populer terkait dengan pencarian tersebut.

 

4. Repost

Sedang tidak punya ide untuk membuat konten? Me-repost konten orang lain bisa menjadi salah satu cara yang membantu Anda mengatasi masalah tersebut. Selain itu, repost konten juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan engagement follower. Dengan tool Repost yang bisa Anda download di Playstore, Anda bisa mencari konten Instagram orang lain, kemudian memilih konten yang Anda suka, lalu mengunggah ulang ke akun Instagram Anda. Saat Anda mengunggah ulang, tool ini akan tetap menampilkan informasi original dari sang pemilik positngan sehingga ini menjadi kredit secara langsung untuk si pemilik konten.

 

5. Cleaner for Instagram

 

Kesulitan untuk melakukan unfollow massal atau menghapus foto secara massal? Instagram Cleaner jawabannya. Dengan tool yang bisa Anda unduh di Playstore ini, Anda bisa melakukan unfollow, dan menghapus foto secara massal dengan lebih cepat. Untuk list unfollow, Anda bisa mengeluarkan orang- orang yang tidak ingin Anda unfollow dengan mengatur akun- akun tersebut sebagai whitelisted.

Untuk fitur sederhana yang lumayan keren ini, disarankan untuk melakukan upgrade karena versi gratis hanya bisa melakukan tugasnya secara terbatas. Untuk upgrade sendiri biaya relatif murah dan hanya sekali bayar, alias tanpa ada biaya bulanan lagi.