6 Cara Ampuh Menjadi YouTuber Sukses dengan Modal Minim

6 Cara Ampuh Menjadi YouTuber Sukses dengan Modal Minim

Selain memikirkan skill dasar yang dibutuhkan, banyak orang berpikir ulang menjadi seorang YouTuber dengan pertimbangan modal. Benarkah modal yang minim menjadi kendala serius untuk menjadi seorang YouTuber?

Tidak juga sebenarnya!

Untuk menjadi YouTuber sukses, modal besar tidak selalu dibutuhkan. Artinya, Anda tidak harus menunggu untuk punya banyak uang dulu untuk membeli kamera mahal untuk memulai. Untuk menjadi seorang YouTuber sukses dan terkenal, point penting yang Anda butuhkan adalah kepercayaan diri, kedisiplinan dalam membuat konten, kerja keras, dan juga visi misi yang jelas.

Jadi, sebelum Anda terjun ke dalam kolam YouTube dan bergabung dengan banyak YouTuber sukses lainnya, pastikan Anda sudah mempunyai persiapan yang mantap dan tekad yang kuat. Sudah punya ini semua? Go ahead! Kamu siap melangkah ke step selanjutnya.

Tips Menjadi YouTuber Sukses dengan Modal Minim

Setelah mantap menjadi seorang YouTuber, tentukan lah tema dari konten YouTube yang ingin Anda buat. Selanjutnya, beri nama channel YouTube Anda. Buat lah gambaran jadwal produksi dan jadwal upload video Anda sebagai eksekusi rencana Anda. Rencanakan evaluasi konten dan target setiap bulan atau minimal setiap tiga bulan sekali.

Setelah semua itu oke, berarti Anda sudah punya persiapan yang cukup mantap.

Selanjutnya, berikut ini adalah beberapa peralatan yang dapat Anda siapkan untuk menjadi seorang YouTuber sukses dengan modal minim :

Berburu Kamera Murah Berkualitas

Meskipun modal Anda minim, usahakanlah untuk menyisihkan sedikit uang untuk menabung dan membeli kamera untuk aktifitas vlogging Anda. Jangan bayangkan Anda harus membeli kamera DSLR atau jenis kamera mahal lainnya. Cobalah untuk cari kamera dengan kisaran harga 1 jutaan atau harga di bawahnya.

Kamera yang Anda butuhkan setidaknya adalah kamera mungil yang sudah punya kemampuan dalam mengambil gambar yang sudah 4K at 20fps dan 1080p at 60fps sehingga hasil video pun cukup memuaskan.

Cobalah riset kebutuhan kamera murah berkualitas lebih dulu, kemudian bandingkan harganya di marketplace untuk mendapatkan harga terbaik.

Smartphone Murah Berkualitas

Jika Anda merasa membeli kamera masih cukup memberatkan, cobalah untuk menggunakan smartphone murah berkualitas yang bisa mendukung aktivitas vlogging Anda. Nggak pakai mahal, Anda mungkin sudah bisa mendapatkan smartphone yang sesuai dengan kebutuhan Anda di rentang harga 1,5 juta hingga 2 juta.

Selain untuk kebutuhan mengambil video, smartphone ini dapat Anda gunakan untuk kebutuhan fotografi, video editing, hingga upload video ke YouTube secara praktis.

Lampu LED 

Lampu LED dibutuhkan untuk memaksimalkan pencahayaan video Anda. Terutama saat proses perekaman video dilakukan di dalam ruangan, seperti di salah satu ruangan rumah atau kantor. Dengan mengandalkan LED, maka video Anda akan terlihat lebih maksimal.

Lampu LED ini sendiri banyak sekali jenisnya. Ada yang harganya jutaan, hingga ratusan ribu. Jika video yang Anda buat nanti adalah tutorial kecantikan, Anda direkomendasikan untuk membeli ring light LED yang harganya berkisar puluhan ribu hingga 150 ribu. Jika membutuhkan lampu LED murah lainnya, Anda bisa mendapatkan di kisaran harga 100 ribu hingga 200 ribu.

Ingin yang lebih murah lagi? Anda bisa mengakalinya dengan membeli lampu LED strip meteran yang kisaran harganya bisa di bawah 50 ribuan. Untuk LED strip meteran ini, Anda perlu untuk melakukan modifikasi lighting saat penggunaan agar sesuai dengan kebutuhan Anda.

Mic Eksternal 

Video yang baik bukan hanya bicara tentang kualitas gambar yang baik, tapi juga kualitas audio yang jernih. Maka dari itu, Anda membutuhkan alat tambahan seperti eksternal mic untuk merekam audio.

Untuk budget minim, eksternal mic yang direkomendasikan adalah mic clip on yang harganya berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 40.000.

Memilih Clip On Murah untuk Perlengkapan YouTuber

Jika Anda menginginkan kualitas yang lebih, Anda dapat meng-upgrade pilihan Anda ke eksternal mic yang lebih berkualitas dan dilengkapi dengan penyaring suara angin saat melakukan vlogging di luar ruangan. Untuk kebutuhan ini, Anda dapat mencoba Boya eksternal mic yang harganya berkisar RP 400 ribuan.

Gorilla Pod untuk Smartphone

Gorilla pod adalah tripod multifungsi khusus smartphone yang membantu pengambilan kamera menjadi lebih optimal dengan menahan guncangan akibat tangan yang bergetar saat proses pengambilan video.

Dengan Gorilla Pod, pengambilan gambar baik di indoor maupun outdoor akan terasa lebih stabil. Alat ini juga memudahkan Anda untuk mengambil gambar dalam berbagai sudut. Harga Gorilla Pod ini bervariasi. Ada yang berada di bawah Rp 50.000, ada juga yang di bawah Rp 100.000.

Software Editing Video

Setelah perangkat pengambilan video sudah lengkap, Anda membutuhkan software editing video sebagai penyempurna. Software editing video ini juga sangat beragam jenisnya. Mulai dari yang gratis, hingga berbayar.

Yang gratis dan berkualitas pun ternyata banyak pilihan yang dapat Anda coba. Anda bisa mengintipnya di artikel kami sebelumnya : 5 Video Editor Gratis Terbaik Tanpa Watermark untuk Windows/ Mac

Kesimpulan

Dengan deretan perangkat sederhana di atas, menjadi #YouTuber dengan modal minim sangat mungkin dilakukan. Jika konten YouTube Anda sudah mulai konsisten dan subscriber sudah mulai bertumbuh, Anda bisa meng-upgrade kebutuhan perangkat Anda kapan saja.

Terdengar mudah? Yang Anda perlukan saat ini adalah mulai mempraktekannya. Siap?

Selamat mencoba!

Tips Mengatasi Modal Minim Saat Merintis Usaha

Tips Mengatasi Modal Minim Saat Merintis Usaha

Merintis usaha sendiri memang bukan perkara mudah. Ada banyak tantangan dan rintangan yang harus seorang calon pengusaha hadapi. Jika tidak mempunyai persiapan yang matang dan tidak siap mental, bisa- bisa usaha yang dirintis akan gagal di tengah jalan sebelum berkembang.

Salah satu kendala yang sering menghantui calon pengusaha adalah keterbatasan modal. Memang harus diakui, modal punya pengaruh yang cukup penting terhadap keberlangsungan sebuah bisnis. Dengan dukungan modal yang lemah, calon pengusaha harus memutar otak untuk mengakali kekurangan ini dan itu agar bisnisnya tetap berjalan.

 

Modal Minim Bukan Halangan Dalam Memulai Usaha

Meski modal yang minim bisa menjadi kendala dalam memulai bisnis, bukan berarti hal ini tidak bisa disiasati. Sayangnya, tidak sedikit calon pengusaha yang langsung pesimis begitu menyadari bahwa bisnisnya dimulai dengan modal yang pas- pasan. Padahal, selama mau tekun berusaha, belajar, dan melakukan evaluasi, ada banyak trik yang bisa digunakan untuk menyiasati modal minim ini.

Lantas, trik apa saja yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah minim modal ini? Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan :

1. Miliki Pola Pikir Wirausaha (Entrepreneurship)

Menjadi pengusaha berbeda dengan menjadi pedagang. Saat merintis usaha, Anda dituntut untuk memastikan bisnis yang Anda rintis ini harus berkembang, mencapai progress dan milestone baru, dan tentu saja meraih kesukesan. Kunci vitalnya ada dalam satu hal, yaitu mempunyai mindset atau pola pikir wirausaha (entrepreneurship).

Mindset entrepreneurship sangat penting untuk calon pengusaha baru yang merintis bisinsnya. Passion berwirausaha yang kuat tidak membantu Anda meraih sukses jika belum ditunjang dengan pola pikir yang hebat.

Dalam menghadapi kendala modal, saat menyadari keterbatasan tersebut, yang Anda lakukan adalah fokus dalam menaklukkan tantangan dan terus mengembangkan usaha secara perlahan. Fokus Anda tidak mudah terpecah dengan kegalauan terhadap kekurangan modal. Mental dan mindset Tangguh ini lah yang membantu Anda untuk meraih hasil yang semakin positif dari waktu ke waktu.

 

2. Memulai dengan Rencana dan Mitra Bisnis

Dengan mindset entrepreneurship yang ada di nomer #1, seorang mental pengusaha menyadari bahwa sebenarnya tidak ada bisnis yang dimulai dengan modal kosong. Selain dengan modal materi, yang tak kalah pentingnya adalah mempunyai modal pengetahuan yang mumpuni terkait bidang usaha yang sedang dibangun.

Dengan bermodal pengetahuan ini, seorang calon pengusaha akan memulai bisnis dengan perencanaan yang matang. Tidak terburu- buru, tidak mudah panik saat hasil yang dicapai tidak sesuai dengan harapan. Mental pengusaha juga cenderung mempunyai Plan B, C,dan D, saat plan A mereka gagal. Meski begitu, ia tahu untuk tidak melirik plan lainnya sebelum plan awal mereka dieksekusi dengan matang.

Dengan modal pengetahuannya juga ini lah mindset entrepreneur ini akan menjalankan bisnis dengan mencari mitra bisnis yang ideal. Hal ini penting untuk dilakukan, terutama saat menyadari bahwa modal yang dimiliki cukup terbatas. Dengan menemukan mitra bisnis yang tepat, Anda mempunyai partner untuk membangun dan mengembangkan bisnis bersama, sekaligus menanggung resiko bersama- sama.

 

3. Mencari Modal Tambahan dengan Bekerja Paruh Waktu hingga Pinjaman Usaha dan Investasi

Modal yang terbatas bukanlah akhir dari mimpi Anda untuk membangun kerajaan bisnis sendiri. Sebagai solusi paling masuk akal, Anda dapat mencari beberapa cara untuk menambah modal usaha Anda, seperti dengan bekerja paruh waktu, mengambil job freelance, atau mencari pinjaman modal usaha.

Untuk point terakhir, pastikan Anda cermat berhitung sebelum mengajukan pinjaman. Pastikan Anda memahami betul resiko yang Anda ambil sekaligus sudah mempertimbangkan kemampuan membayar Anda.

Langkah lain yang bisa Anda ambil adalah menambah modal dengan menjalankan investasi dari para investor yang berminat menjalin kerjasama dengan usaha yang Anda kembangkan. Point ini memang sedikit lebih rumit dan membutuhkan effort yang tidak biasa untuk mewujudkannya. Meski begitu, saat Anda berhasil menggaet para investor, maka potensi bisnis Anda untuk berkembang dan sukses pun menjadi jauh lebih besar.

 

4. Fokus, Fokus, Fokus

Modal yang minim sering menjadi kambing hitam dalam kegagalan sebuah bisnis. Padahal, kegagalan sebuah bisnis bukan hanya disebabkan oleh satu hal saja. Misalnya saja saat Anda menyadari modal yang Anda miliki terbatas, maka cobalah fokus memulai bisnis Anda dengan modal yang ada terlebih dulu. Singkirkan dulu ekspektasi yang tinggi- tinggi. Fokus saja dulu. Titik.

Tidak sedikit calon pengusaha yang gagal karena modal bisnis yang terbatas ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya. Misalnya saja memaksakan untuk menyewa tempat usaha, memaksakan untuk punya branding yang oke di awal usaha, memaksakan punya packaging yang keren, dan lain sebagainya.

Padahal, di awal merintis usaha, hal- hal tersebut seharusnya tidak menjadi prioritas. Yang penting usaha Anda jalan dulu, penjualan terus terjadi, dan ada keuntungan agar bisnis dapat bertahan dan terus berkembang.

 

Kesimpulan

Memulai usaha memang bukan hal yang mudah dan murah. Meski begitu, modal minim saat merintis usaha jangan sampai dijadikan alasan untuk keengganan Anda untuk terus belajar, fokus, dan bangkit menghadapi pasang surut dalam menjalankan bisnis Anda. Tidak ada yang sempurna saat kita memulai bisnis pertama kita. Namun dengan tekad yang kuat, kita semua bisa untuk berkembang dan meraih lebih banyak kesuksesan.

Selamat mencoba!