Apa itu Firewall, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Cara Kerjanya

Apa itu Firewall, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Cara Kerjanya

yang ada di laptop atau komputer. Pengaturan ini biasanya direpresentasikan dengan ikon perisai keamanan. Tidak salah, firewall memang berkaitan erat dengan keamanan.

Di artikel kali ini, Panda akan secara khusus mengulas tentang apa itu Firewall, jenis, fungsi, manfaat dan cara kerjanya.

Apa itu Firewall?

Pengertian dari Firewall adalah sistem keamanan jaringan yang berfungsi sebagai penghalang akses jaringan dari pihak-pihak yang tidak berwenang. Firewall berperan sebagai gerbang pengaman yang mengontrol lalu lintas jaringan keluar masuk.

Secara umum, sebagai “tembok api”, firewall merupakan perangkat atau perangkat lunak yang memantau lalu lintas jaringan dan menyaringnya berdasarkan aturan keamanan yang telah ditetapkan. Firewall hanya akan memperbolehkan lalu lintas jaringan yang sesuai dengan aturannya untuk melewati firewall. Sementara itu, lalu lintas jaringan yang mencurigakan atau berbahaya akan diblokir.

Dengan demikian, firewall berperan penting dalam menjaga keamanan jaringan dari serangan siber (cyber crime) dan akses yang tidak sah. Firewall melindungi jaringan internal dari ancaman eksternal seperti peretasan, malware, dan eksploitasi kerentanan sistem. Firewall juga mencegah pengguna jaringan internal mengakses situs atau layanan yang berbahaya bagi keamanan jaringan.

Fungsi Firewall

Firewall memiliki beberapa fungsi utama dalam menjaga keamanan jaringan, diantaranya:

1. Melindungi Data dari Akses Tidak Sah

Fungsi pertama dari Firewall adalah mencegah pencurian data atau akses data dari pihak yagn tidak bertanggung jawab. Dengan adanya firewall, hacker atau pengguna tidak sah tidak akan bisa mengakses data yang pengguna miliki. Artinya, data akan mudah dicuri saat sebuah perangkat tidak terinstall firewall.

2. Memblokir Konten Tidak Diinginkan

Fungsi firewall selanjutnya adalah memblokir pesan spam dan yang mengandung virus. Selain itu, firewall juga bisa memblok website atau konten dari alamat yang spesifik dan mencurigakan. Selain itu, pengguna juga bisa mengatur konten- konten apa yang diizinkan secara manual melalui komputer.

3. Mencegah Intrusi dan Serangan

Firewall dapat mendeteksi upaya intrusi dan serangan ke jaringan, seperti exploit, malware, dan serangan DDoS. Firewall mempunyai database signature serangan yang berguna untuk mengidentifikasi lalu lintas berbahaya dan mencegahnya memasuki jaringan. 

4. Mengatur Penggunaan Bandwidth

Firewall juga berfungsi mengatur penggunaan bandwidth pada jaringan dengan membatasi bandwidth yang digunakan aplikasi tertentu.Dengan konfigurasi ini, bandwidth akan menjadi lebih efektif dan tidak habis hanya oleh beberapa aplikasi saja.

5. Kenyamanan dan Keamanan Saat Bermain Game Online

Dalam permainan game online, celah keamanan mempunyai resiko sangat tinggi. Melalui pertukaran data antar perangkat dengan kecepatan tinggi pada game online, disini para hacker berkesempatan memasukkan virus atau malware. Acapkali, karena asyiknya bermain game, banyak pengguna yang tidak sadar terhadap ancaman ini.

Oleh sebab itu, firewall punya peran vital untuk melakukan pengamanan khusus agar perangkat tetap mempunyai proteksi data yang handal.

Manfaat Firewall

Firewall memiliki banyak manfaat dalam menjaga keamanan jaringan komputer. Beberapa manfaat utama menggunakan firewall antara lain :

1. Melindungi dari Malware dan Hacking

Firewall dapat menyaring lalu lintas jaringan dan mencegah malware seperti virus, worm, trojan horse, spyware, dan ransomware untuk masuk ke jaringan. Firewall juga melindungi dari upaya hacking dan eksploitasi celah keamanan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Mencegah Akses Ilegal ke Jaringan 

Firewall berfungsi sebagai barier pertahanan pertama dengan memblokir akses dari sumber eksternal yang mencurigakan. Firewall hanya mengizinkan koneksi dari sumber terpercaya sehingga mencegah akses ilegal oleh peretas.

3. Menjaga Privasi dan Keamanan Data

Firewall dapat menyembunyikan detail jaringan internal dan mencegah penyadapan data oleh pihak luar. Firewall juga dapat mengenkripsi lalu lintas data penting agar terjaga kerahasiaannya.

4. Memonitor lalu lintas jaringan

Administrator jaringan dapat memanfaatkan fitur logging pada firewall untuk memonitor dan menganalisis pola lalu lintas jaringan. Fitur ini berguna untuk mendeteksi potensi ancaman keamanan dan melakukan optimasi kinerja jaringan.

Jenis-Jenis Firewall

Firewall memiliki berbagai jenis yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini adalah beberapa jenis firewall yang umum digunakan:

1. Firewall Packet Filtering

Firewall Packet Filtering
via GeeksforGeeks

Jenis firewall ini bekerja dengan memeriksa informasi header pada setiap paket data yang melewatinya. Firewall packet filtering hanya melihat alamat IP asal dan tujuan, port asal dan tujuan, serta jenis protokol dari setiap paket. Firewall ini kemudian membandingkan informasi tersebut dengan aturan yang telah pengguna tetapkan untuk menentukan apakah paket data tersebut diizinkan karena telah lulus filtering atau diblokir karena gagal.

Kelebihan firewall packet filtering adalah:

  • Proses filteringnya cepat karena hanya memeriksa header paket tanpa harus memeriksa isinya
  • Implementasi yang lebih mudah
  • Membutuhkan resource yang lebih sedikit

Kelemahan dari jenis firewall ini adalah adalah tidak dapat melindungi dari serangan pada layer aplikasi karena tidak memeriksa isi paket. Firewall jenis ini juga rentan terhadap IP spoofing karena hanya bergantung pada alamat IP untuk filtering.

2. Stateful Inspection Firewall/ Firewall Stateful Multilayer Inspection (SMLI)

Stateful inspection firewall merupakan pengembangan dari firewall packet filtering. Ia merupakan jenis firewall yang bekerja pada lapisan network layer dan transport layer dari model OSI. Jenis firewall ini tidak hanya memeriksa header paket data yang masuk jaringan, tetapi juga memeriksa isi dari paket data tersebut.

Prinsip kerjanya, ketika ada koneksi TCP baru yang terbentuk, firewall akan membuat entry di dalam state table untuk mengingat detail koneksi tersebut seperti alamat IP asal dan tujuan, nomor port, serta sequence number. Firewall kemudian akan memeriksa setiap paket yang melintas dan membandingkan detailnya dengan yang ada di state table.

Paket yang sesuai akan mendapat izin melewati firewall. Sebaliknya, paket dengan detail yang tidak cocok akan langsung diblokir karena dianggap sebagai lalu lintas yang mencurigakan. Dengan cara ini, stateful inspection firewall dapat melindungi jaringan dari serangan dan akses ilegal dengan lebih baik.

3. Firewall Next-Generation Firewall (NGFW)

Jenis Firewall : Firewall Next-Generation Firewall (NGFW)
via Aruba Networks

Next generation firewall (NGFW) merupakan firewall generasi terbaru yang menggabungkan fungsi firewall tradisional dengan fitur keamanan lainnya. Misalnya seperti intrusion detection/prevention system (IDS/IPS), antivirus, filtering web, dan kontrol aplikasi.

Berbeda dari firewall tradisional yang hanya memeriksa alamat IP pengirim dan penerima, NGFW mampu memeriksa isi konten aplikasi juga. Hal ini memungkinkan NGFW untuk mendeteksi ancaman yang tersembunyi di dalam lalu lintas jaringan seperti malware.

Selain itu, NGFW juga mendukung fitur Intrusion Prevention System (IPS) yang berfungsi mengidentifikasi dan memblokir serangan jaringan seperti denial of service, port scan, dan exploit. Dengan kombinasi multiple layer inspection dan IPS, NGFW memberikan perlindungan jaringan yang lebih komprehensif.

NGFW juga dilengkapi kemampuan untuk memblokir situs berbahaya berdasarkan kategori kontennya, bukan hanya berdasarkan alamat IP atau URL tertentu. Fitur ini bermanfaat untuk mencegah akses ke situs phising, perjudian, pornografi, dan lainnya.

4. Application Firewall

Application firewall dirancang khusus untuk melindungi aplikasi jaringan seperti web server dan database server. Firewall jenis ini memahami karakteristik setiap aplikasi dan mampu mendeteksi serangan yang  menargetkan aplikasi tertentu.

Beberapa kemampuan utama dari application firewall antara lain:

  • Mengawasi dan mengendalikan akses aplikasi ke jaringan
  • Mengizinkan atau memblokir aplikasi tertentu seperti media sosial, game online, dan lainnya
  • Melindungi dari serangan yang ditargetkan ke aplikasi tertentu
  • Mencegah malware menyebar melalui aplikasi
  • Memeriksa keaslian dan integritas data aplikasi
  • Mengidentifikasi dan memfilter konten berbahaya pada aplikasi
  • Mengamankan informasi sensitif dari akses aplikasi yang tidak sah
  • Memberlakukan kebijakan penggunaan aplikasi pada jaringan
  • Mendeteksi aktivitas mencurigakan dan anomali pada aplikasi

5. Proxy Firewall

Proxy firewall bekerja sebagai perantara antara jaringan internal dan eksternal. Jenis firewall ini menerima request dari client di jaringan internal, kemudian melakukan filtering terhadap request tersebut sebelum mengirimkannya ke server di jaringan eksternal.

Proxy firewall juga menyembunyikan alamat IP jaringan internal sehingga perangkat eksternal tidak dapat mengakses langsung ke dalam jaringan.

6. Firewall Circuit-Level Gateway

Firewall Circuit-Level Gateway
via GeeksforGeeks

Circuit-Level Gateway merupakan jenis firewall yang bekerja di level sesi dan hanya memeriksa apakah sesi tersebut sah atau tidak. Secara umum, firewall ini bekerja untuk memastikan apakah setiap koneksi dan sesi yang melewati TCP sudah aman dan terverifikasi.

7. Cloud Firewall

Jenis firewall yang tidak kalah pentingnya adalah cloud firewall. Seperti namanya, firewall ini menawarkan perlindungan jaringan dan transaksi data berbasis cloud yang dikelola oleh penyedia eksternal. 

Cara Kerja Firewall

Cara Kerja Firewall

Firewall merupakan sistem keamanan jaringan yang bertugas mengawasi dan mengendalikan lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar. Berikut adalah gambaran cara kerja si tembok api ini : 

  • Firewall memeriksa semua lalu lintas data yang melewati jaringan dengan cermat. Setiap paket data yang masuk atau keluar akan diperiksa oleh firewall.
  • Firewall kemudian membandingkan lalu lintas data tersebut dengan aturan keamanan yang telah ditetapkan sebelumnya. Aturan ini bisa berupa daftar alamat IP yang diizinkan atau diblokir, port yang boleh diakses, dan protokol jaringan yang diizinkan. 
  • Berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan ini, firewall kemudian memutuskan apakah paket data tersebut akan diblokir atau diizinkan untuk melanjutkan perjalanan ke jaringan tujuan.
  • Jika sesuai dengan aturan keamanan, maka firewall akan melewatkan paket data tersebut ke jaringan tujuan. Sebaliknya jika melanggar aturan, maka firewall akan memblokir dan menghentikan akses dari paket data tersebut.
  • Firewall bekerja pada lapisan jaringan (network layer) model OSI. Pada lapisan inilah firewall memeriksa alamat IP pengirim dan penerima serta port yang user gunakan sebelum memutuskan untuk memblokir atau melewatkannya.

Dengan cara kerja seperti ini, firewall bertugas sebagai penjaga pintu gerbang yang memfilter lalu lintas data agar jaringan menjadi lebih aman dari serangan siber. Fitur ini sangat penting untuk melindungi perangkat dan data dalam jaringan dari akses ilegal.

Kesimpulan

Dalam hal keamanan, firewall merupakan salah satu teknologi yang sangat penting untuk melindungi jaringan dan sistem organisasi dari berbagai ancaman. Ada banyak manfaat dari fitur ini. Mulai dari perlindungan dari malware, pencegahan akses ilegal, menjaga privasi dan keamanan, hingga memonitor jaringan lalu lintas.

Dengan berbagai fungsi dan manfaatnya, Firewall adalah fitur penting yang wajib kita gunakan untuk memproteksi aktivitas siber kita dimanapun kita berada.

Apa itu VPN, Fungsi, Keamanan dan Cara Kerjanya

Apa itu VPN, Fungsi, Keamanan dan Cara Kerjanya

VPN (Virtual Private Network) memang bukan istilah yang asing lagi di era teknologi. Menggunakan virtual private network, pengguna dapat mengakses situs secara pribadi melalui server jaringan lain.

Dulu, perusahaan dan organisasi kerap menggunakan VPN untuk melindungi data sensitif. Kini penggunaan layanan ini semakin luas untuk mengakses situs yang mempunyai batasan wilayah atau koneksi.

Di artikel ini, Panda akan secara lengkap mengulas tentang apa itu VPN, fungsi, resiko dan cara kerjanya. Mari kita simak bersama!

Mengenal Apa itu VPN (Virtual Private Network)

Pengertian dari VPN (Virtual Private Network) adalah layanan yang memungkinkan pengguna untuk bisa mengakses situs secara aman (secure) dan pribadi (private) dengan cara mengubah jalur koneksi melalui server dan menyembunyikan proses pertukaran data.

Bisa dibilang, VPN adalah perangkat lunak yang menghubungkan satu perangkat ke perangkat lain di tempat berbeda sehingga pengguna bisa mengakses internet menggunakan koneksinya.

VPN mengkoneksikan PC, tablet atau smartphone ke komputer lain yang bernama VPN Server di sebuah tempat yang terhubung dengan internet. Kemudian memberi ijin untuk menjelajah internet menggunakan jaringan internet komputer.

Jika server berada di negara berbeda, ini akan terdeteksi sebagai negara yang Anda gunakan saat internet menggunakan koneksi tersebut dan mengakses informasi yang tidak bisa pengguna akses dari negara asal.

Cara Kerja Virtual Private Network

VPN bekerja dengan melakukan enkripsi pertukaran data secepat mungkin. Saat terhubung menggunakan perangkat lunak ini, jaringan bekerja melakukan enkripsi pertukaran data, bahkan sebelum koneksi publik seperti di coffee shop atau tempat lain menyediakan akses internet gratis membaca data tersebut.

Terhubung dengan layanan internet menggunakan VPN artinya Anda seolah mengakses internet dengan lorong khusus, bukan langsung menggunakan jaringan utama. Selanjutnya, server VPN bertugas meneruskan koneksi tersebut ke situs yang dituju.

Dengan begitu, koneksi yang pengguna pakai akan dikenali sebagai koneksi jaringan server VPN, bukan jaringan yang sebenarnya mereka pakai. Berbeda saat mengakses internet tanpa VPN. Maka koneksi yang dilakukan akan terhubung langsung tanpa enkripsi.

Mengenal Cara Kerja VPN (Virtual Private Network)

Koneksi tanpa enkripsi sebenarnya adalah koneksi standar yang biasa pengguna internet pakai. Semua data akan terlibat dalam proses pertukaran sehingga aksesnya dapat dilihat oleh banyak orang.

Jika akses ini hanya sebatas pencarian di Google atau akses hiburan, tentu ini bukan masalah besar. Namun bisa menjadi masalah saat data yang akan diproses merupakan data perbankan online, email bisnis atau data lain yang lebih sensitif.

Apa Saja Manfaat VPN?

Ada beberapa manfaat yang bisa kita peroleh saat menggunakan Virtual Private Network. Salah satunya adalah remote access yang mengijinkan kita mengakses internet menggunakan jaringan kantor, darimana saja selama terhubung dengan internet.

Artinya, meskipun sedang menggunakan jaringan yang lain, saat menggunakan VPN jaringan Anda bisa dikenali sebagai jaringan kantor. Bukan itu saja, berikut adalah deretan manfaat menggunakan Virtual Private Network :

1. ByPass

VPN memungkinkan penggunanya untuk melewati pembatasan geografi terhadap situs streaming atau video. Contohnya adalah saat Anda mengakses situs yang diblokir oleh pemerintah karena alasan dan kebijakan tertentu.

2. Keamanan Data di Jaringan Publik

Selanjutnya, Virtual Private Network juga bekerja melindungi pertukaran data dari Wifi atau jaringan yang kurang terpercaya. Misalnya saja saat Anda menggunakan jaringan publik di kafe atau co working space.

3. Mengamankan Informasi Pribadi Secara Anonim

Selanjutnya, Virtual Private Network juga menyembunyikan lokasi real time secara langsung. Dengan begitu, tidak sembarang orang bisa mengenali lokasi Anda saat mengakses internet. Biasanya orang- orang hanya akan tahu lokasi server VPN Anda berada.

4. Enkripsi Data

Virtual Private Network juga melakukan proses pertukaran data antara pengguna dan web aplikasi online secara terenkripsi. Dengan begitu, meski orang melihat apa yang komputer kirimkan, yang mereka lihat adakan informasi yang sudah terenkripsi, bukan sekedar data mentah.

5. Enkripsi Informasi Perangkat

Bukan hanya enkripsi data, perangkat lunak ini juga menerapkan proses enkripsi pada perangkat. Dengan begitu, seseorang tidak bisa mengidentifikasi perangkat yang Anda gunakan atau apa yang Anda lakukan dengan mudah.

Fungsi VPN untuk Aktivitas Sehari- hari

VPN (Virtual Private Network)

Setelah mengenali manfaat VPN pada umumnya, kini saatnya mengetahui apa saja fungsi Virtual Private Network dalam aktivitas sehari- hari.

1. Meningkatkan Kecepatan

Dalam beberapa kasus, VPN dapat berfungsi meningkatkan kecepatan internet. Salah satunya saat proses mengunduh file atau dokumen dari internet. Saat Anda mengalami masalah dalam mengunduh file dengan ukuran sangat besar, Anda bisa menggunakan perangkat lunak ini untuk mengatasi masalah tersebut.

Hal ini terjadi lantaran pengguna VPN seperti merasa menggunakan jaringan pribadi, yang mana lebih sedikit orang menggunakannya. Dengan jumlah pengguna yang lebih minim, maka kecepatan bisa bertambah.

2. Melindungi Aktivitas Browsing

VPN mempunyai peran penting untuk orang- orang yang sangat membutuhkan privasi. Terutama saat melakukan akses ke konten penting dan private yang tidak ingin dilihat orang lain.

Pasalnya, VPN bekerja menutupi dan menyembunyikan aktivitas online yang pengguna lakukan. Dengan begitu, riwayat browsing tidak akan terdeteksi oleh pengguna lain.

3. Mengakses Situs yang Diblokir dan Disensor

Pernah kesal karena situs yang biasa diakses tiba- tiba diblokir atau disensor? Jangan khawatir, dengan VPN pengguna akan tetap bisa mengakses situs yang diblokir.

Tentu saja hal ini kadang berdampak negatif dan kerap disalahgunakan. Kendati begitu, banyak juga yang bisa menggunakan VPN ini dengan bijak.

4. Mengamankan Transaksi Online

Selanjutnya, VPN juga kerap menjadi perisai untuk mengamankan transaksi online. Hal ini sangat bermanfaat untuk orang- orang yang mempunyai bisnis online dan bertransaksi secara online melalui jaringan internet. Dengan mengaktifkan VPN, tidak perlu khawatir lagi saat melakukan transaksi meski ada di public wifi.

Bukan rahasia lagi, pencurian data lebih mudah dilakukan saat pengguna mengakses internet dengan internet publik. Untuk menghindari hal- hal yang tidak kita inginkan seperti pembajakan akses login, menggunakan VPN di internet publik akan menjaga kita lebih aman dalam bertransaksi.

Seberapa Aman Menggunakan VPN?

Keamanan dalam menggunakan virtual private network tidak jarang menjadi perdebatan di kalangan perusahaan IT dan karyawan. Pengguna VPN memang membuat jaringan koneksi menjadi lebih aman. Kendati begitu, ini tetap bergantung pada protokol yang Anda gunakan.

Keamanan dalam menggunakan VPN pun masih terhalang oleh dua faktor utama berikut ini :

1. Batasan Teknologi

Tingkat keamanan VPN bisa sangat bergantung dengan limitasi teknologi yang mereka terapkan. Misalnya saja tipe protokol dan enkripsi yang VPN gunakan.

2. Batasan Hukum

Batasan hukum dan kebijakan mempengaruhi apa yang bisa kita lakukan dengan teknologi. Sama halnya dengan undang- undang negara tempat server dan perusahaan penyedia VPN. Kebijakan inilah yang nantinya mempengaruhi cara perusahaan menerapkan teknologi ke dalam layanan mereka.

Bisa kita katakan, menggunakan VPN sebenarnya tidak sepenuhnya aman. Namun setidaknya menggunakan VPN akan lebih aman daripada menggunakan koneksi biasa.

Kapan Kita Perlu Menggunakan Server VPN?

Masih galau menentukan kapan perlu menggunakan VPN agar terhindar dari cyber crime? Sebagai gambaran, sobat Panda bisa menggunakan virtual private network saat akan melakukan beberapa aktivitas berikut ini :

  • Saat sedang menggunakan koneksi internet publik, seperti WiFi cafe, restaurant, dsb.
  • Saat ingin menyembunyikan aktivitas browsing dari orang- orang yang ingin mengetahui secara sembunyi- sembunyi.
  • Saat ingin menyembunyikan lokasi dan mendapat ijin saat mengakses geo-block konten, alias konten yang diblokir berdasarkan area geografis.
  • Saat ingin menjelajah konten internet dengan profil anonim.
  • Saat ingin mengenkripsi aktivitas saat menjelajah internet.

Bahaya Mengintai Saat Menggunakan VPN Gratis?

VPN ada yang berbayar, ada juga yang gratis. Nah, sebelum Anda menggunakannya, penting sekali untuk mengetahui kualitas virtual private network yang akan Anda gunakan.

Menggunakan VPN, terutama yang gratis berpotensi membuat data- data pribadi Anda direkam oleh penyedia layanan VPN. Kemungkinan terburuk, data- data Anda ini bisa diperjualbelikan, dibajak atau dimanfaatkan untuk hal- hal yang tidak kita inginkan.

Untuk itu, perlu sangat berhati- hati dalam memilih VPN. Salah satu VPN populer yang terkenal keamanannya adalah NordVPN dengan harga yang tidak terlalu mahal.

VPN berbayar biasanya memberikan keamanan yang lebih optimal untuk penggunanya. VPN biasanya dibekali dengan fitur- fitur keamanan tingkat tinggi yang bisa memblokir website- website yang terindikasi mencurigakan dan bisa memblokir iklan- iklan yang mengganggu.

Kesimpulan

VPN alias Virtual Private Network adalah layanan yang membantu pengguna untuk bisa mengakses situs secara aman (secure) dan pribadi (private) dengan cara mengubah jalur koneksi melalui server dan mengamankan proses pertukaran data.

Pada akhirnya, VPN mempunyai peranan penting dalam mengamankan koneksi saat berselancar di internet. VPN bisa membantu menyembunyikan identitas dan data pribadi sehingga proses aktivitas menjadi lebih aman dan privat.

Kendati begitu, tetap butuh kehati- hatian dalam memilih software VPN. Terutama jika menggunakan VPN gratisan, pastikan Anda sudah riset VPN gratis dengan kualitas terbaik. Semoga bermanfaat!

Cara Melihat Kata Sandi atau Password yang Tersimpan di Browser

Cara Melihat Kata Sandi atau Password yang Tersimpan di Browser

Mengetahui cara melihat password miliki sendiri sangat penting dan kita butuhkan. Biasanya kita sering memanfaatkan fitur ‘remember my password’ untuk mempermudah proses login di situs yang sering kita kunjungi. Namun, penggunaan fitur ini mempunyai kelemahan.

Salah satunya, karena selalu mengandalkan fitur ini, kita jadi sulit mengingat password milik kita sendiri. Akibatnya, saat kita perlu mengganti password baru, dan sistem mewajibkan untuk memasukkan kata sandi lama lebih dulu, hal ini membuat kita kelabakan.

Lupa password sendiri memang bisa menjadi masalah besar. Panik? Pasti!

Lalu Anda berusaha mencari segala cara untuk menemukan teks kata sandi yang tersimpan di browser. Anda mulai bertanya- tanya, bagaimana cara melihat kata sandi asterisk yang tersimpan di browser ya?

Kabar baiknya, ada beberapa trik yang bisa Anda gunakan untuk membaca kata sandi atau password tersimpan di browser. Simak artikel Panda ini sampai selesai ya! 🙂

Cara Melihat Password yang Tersimpan di Browser

Tidak perlu khawatir, ternyata Anda bisa mengintip password yang sudah tersimpan di browser dengan cukup mudah. Password ini biasanya disembunyikan dalam bentuk asterisk, atau tanda bintang atau sering juga simbol titik. Simbol ini memang menyamarkan password Anda agar tidak dilihat orang lain saat mengakses akun secara publik.

Cara Melihat Kata Sandi atau Password yang Tersimpan di Browser

Di artikel kali ini, ulasan Panda adalah untuk melihat password tersembunyi asterisk secara umum. Jadi, trik kali ini tidak terikat pada browser tertentu

1. Manfaatkan Inspect Element

Inspect Element adalah fitur browser yang dapat digunakan oleh pengguna untuk melihat dan mengedit sementara kode HTML dan CSS dari smeua halaman web. Dengan Inspect Element juga lah Anda dapat melihat kata sandi yang ada di halaman browser Anda.

Caranya, klik kanan pada field/ kotak password yang berisi simbol bintang- bintang atau titik- titik, kemudian klik kanan pilih Inspect Element atau klik CTRL+SHIFT+I. Setelah fitur tersebut terbuka, akan ada dua baris kode yang disorot. Ganti tulisan “type=password” yang muncul di Inspect Element dengan “type=text”.

Setelah itu, tekan Enter dan tutup jendel Inspect Element, taraaaa…. Kini Anda sudah bisa melihat kata sandi yang Anda setting ‘Remember My Password’ Anda. Bisa dibilang, cara ini adalah yang termudah.

2. Manfaatkan Javascript

Menggunakan javascript untuk melihat password bisa lebih sulit daripada metode Inspect Element, namun lebih cepat. Yang perlu Anda lakukan adalah dengan menggunakan string Javascript. Proses yang dibutuhkan adalah di pengaturan di awal, namun untuk jangka panjang, cara ini akan lebih cepat dan praktis.

Sebelum mencobanya, pastikan password sudah diketik pada field password di halaman website. Setelah itu, copy paste kode di bawah ini ke address bar browser :

 javascript:(function(){var s,F,j,f,i; s = “”; F = document.forms; for(j=0; j<F.length; ++j) { f = F[j]; for (i=0; i<f.length; ++i) { if (f[i].type.toLowerCase() == “password”) s += f[i].value + “\n”; } } if (s) alert(“Passwords in forms on this page:\n\n” + s); else alert(“There are no passwords in forms on this page.”);})(); 

Saat meng- copy nya ke browser, kata “javascript:” secara otomatis terhapus oleh browser di address bar. Yang Anda perlu lakukan adalah menuliskan “javascript:” kembali secara manual di awal kode.

Setelah Anda menekan enter, maka akan muncul jendela pop up yang menampilkan password dari halaman tersebut. Meski begitu, fitur ini tidak mengizinkan Anda untuk menyalin password yang tertera.

Untuk mempermudah penggunaan selanjutnya, buatlah bookmark (CTRL+D) dengan masukkan kode javascript tersebut dan beri nama unik yang mudah Anda ingat (misanya memberi nama ‘javascript’). Bila Anda perlu melihat kata sandi halaman, cukup buka halaman tersebut dan kemudian buka bookmark javascript.

Lihat Gambar :

Membuat Bookmark Javascript untuk

Menggunakan javascript untuk melihat password t

3. Menggunakan Ekstensi Browser Pihak Ketiga

Untuk sebuah tombol super praktis yang membantu Anda melihat password tersembunyi dengan cepat, Anda dapat menggunakan ekstensi browser.

Salah satu ekstensi browser yang bisa membantu Anda untuk melihat kata sandi adalah Show Password (Chrome). Ekstensi ini menawarkan penggunanya untuk dapat mengintip password dengan tiga cara, yaitu dengan mengarahkan kursor mouse ke atas kata sandi, klik dua kali pada kata sandi, atau tekan tombol CTRL untuk menampilkan semua kata sandi.

Cara ini memang super mudah, namun kami tidak merekomendasikannya karena dengan ekstensi khusus, keamanan password Anda bisa terancam saat Anda menggunakan komputer di tempat umum atau yang bisa dipinjam orang lain. Ingatlah, pada dasarnya kata sandi dibuat tersembunyi untuk tujuan keamanan dan sebaiknya kita tidak membiatkan password terbuka begitu saja.

Jika Anda memilih untuk menggunakan ekstensi, maka pastikan Anda memahami konsekuensinya. Jika Anda tidak yakin, Anda bisa memaksimalkan dua metode di atas.

Kesimpulan

Ada berbagai cara yang bisa gunakan untuk melihat password sesuai dengan kebutuhan kita. Perlu diketahui juga bahwa sebagian besar aplikasi pengelola password, termasuk browser built-in), mempunyai tombol untuk memperlihatkan kata sandi yang tersimpan.

Anda hanya perlu menjelajah akses antarmuka utama untuk menemukan tombol yang dapat memperlihatkan kata sandi. Trik ini akan sangat bermanfaat karena Anda tidak perlu lagi menghafal berbagai kata sandi yang tersimpan atau menginformasikan password Anda kepada orang lain.

Untuk alternatif lain, Anda bisa juga mencoba melihat daftar password di browser yang Anda gunakan. Misalnya saja untuk melihat password di Google Chrome, Anda bisa membaca tutorialnya di artikel : Cara Melihat Password Tersimpan di Google Chrome PC dan Android.