15 Tips Jualan LARIS MANIS di Tokopedia agar Banjir Pembeli

15 Tips Jualan LARIS MANIS di Tokopedia agar Banjir Pembeli

Siapapun bisa jualan laris manis di Tokopedia. Tokopedia adalah marketplace terbesar di Indonesia saat ini. Kompetisi memang semakin ketat, namun Tokopedia tetap menjadi salah satu marketplace yang selalu diminati untuk berjualan.

Diantara sekian banyak trik berjualan online, marketplace hanyalah salah satunya saja. Ada banyak tool lain yang bisa kita gunakan dan optimalkan toko online. Misalnya saja optimasi SEO, sosial media dan juga beriklan dengan Google Adwords.

Tapi jika Anda ingin fokus di marketplace seperti Tokopedia, tentu saja tidak masalah. Asal menerapkan strategi yang cerdas dan konsisten melakukan optimasi SEMO, potensi omset tumpah- tumpah sangat mungkin terjadi.

Jualan Laris di Tokopedia

Pertama- tama, tentu saja Anda wajib memiliki akun Tokopedia untuk berjualan. Jika belum, Anda bisa mendaftar secara gratis dan mudah di situs marketplace ini di www.tokopedia.com.

Setelah mendaftar, cobalah optimalkan jualan Anda dengan 12 tips berikut ini :

1. Buatlah Identitas Seller yang Jelas, Jangan Anonim

Hindari penggunaan profil anonim yang mencurigakan atau tanpa identitas toko yang jelas. Khususnya untuk toko baru, identitas toko yang tidak jelas, pasti akan membuat calon pembeli curiga.

Misalnya saja membuat profil anonim ‘wanitagalau’ atau ‘pt mencari cinta sejati’.

Dalam berjualan, unsur kepercayaan sangatlah penting. Khususnya jika toko Anda masih baru, wajib untuk membuat identitas toko yang meyakinkan. Toko di marketplace memang umumnya tidak memakai nama pribadi.

Namun menggunakan nama yang aneh- aneh, tentu membuat calon pembeli maju mundur. Terutama bila toko masih sangat minim transaksi.

2. Buat Deskripsi Toko yang Jelas, Singkat dan Padat

Membuat deskripsi toko tidak harus menggunakan copywriting panjang atau basa- basi. Buatlah dengan kalimat yang hemat, singkat dan mengandung informasi yang padat.

Dalam memberi info deskripsi toko ini, ada beberapa hal yang perlu Anda masukkan :

  • Produk yang Anda jual.
  • Sebutkan jika ada grade atau ketentuan tertentu (Misalnya untuk produk grosiran, jika ada minimal pembelian, silahkan informasikan).
  • Jika ada informasi tambahan yang perlu disampaikan, tambahkan di informasi toko.

Misalnya saja Anda menjual jersey bola dan menjadi reseller untuk orang lain. Deskripsi toko Anda bisa :

Distributor Jersey GO Thailand & Kaos Fans Club Bola.
Welcome Reseller & Dropshipper.

Jika ingin memberi informasi berkaitan dengan packaging dan pengiriman, bisa informasikan juga di deskripsi toko :

Garansi 100% ORI
Tambahkan ATC bubble wrap ekstra keamanan di packaging.
Contoh deskripsi toko di Tokopedia

3. Membuat Catatan Toko

Berbeda dengan deskripsi toko yang biasanya bersifat jelas, Catatan Toko adalah informasi yang lebih detail tentang syarat dan ketentuan atau info penting dalam situs Anda. Catatan toko ini menunjukkan bahwa toko Anda menyajikan informasi yang jelas dan detail.

Artinya, toko Anda pasti bukan toko abal- abal yang sembarangan dalam mengemas atau mengirimkan produk. Toko yang lebih kredibel dan bisa dipercaya.

Beberapa catatan yang biasanya kerap para seller sajikan di Tokopedia antara lain :

  • Kebijakan Pengembalian Produk
  • Ketentuan Same Day Delivery
  • Cara Mendapatkan Free Bubble Wrap atau Box

Apapun itu, tentu saja perlu Anda sesuaikan dengan toko Anda.

4. Gunakan Logo Anda sebagai Profil Picture Toko

Logo akan menjadi identitas representatif untuk toko Anda. Untuk itu, logo ini sebaiknya adalah buatan original Anda, tidak asal comot gambar orang, atau asal- asalan.

Gambar logo toko yang unik dan khas adalah salah satu daya tarik tersendiri untuk toko di marketplace. Buatlah toko Anda tampil beda dari yang lain.

5. Jasa Pengiriman yang Bervariasi

Walaupun tidak banyak, ada lho buyer yang sukanya membandingkan seller A, B dan C, termasuk sampai urusan ekspedisi. Jika toko Anda bisa melayani pembelian dengan variasi ekspedisi yang beragam, maka ini bisa menjadi nilai plus untuk toko Anda.

Pemilihan ekspedisi ini biasanya berpengaruh terhadap total transaksi yang harus customer bayar. Ada customer yang mengutamakan ekspedisi yang murah atau ekspedisi yang menurutnya bekerja paling cepat.

Selain itu, ekspedisi juga berpengaruh pada jangkauan pengiriman. Dengan banyak variasi jasa pengiriman, maka semakin banyak customer yang bisa Anda jangkau.

6. Susun Etalase dengan Rapi

Dengan memanfaatkan fitur etalase, Anda dapat menyusun produk Anda sesuai dengan kategori produk. Dengan etalase yang tersusun rapi, calon pembeli bisa memilih ragam produk yang diinginkannya dengan lebih mudah.

Selain itu, etalase membuat calon pembeli Anda bisa melihat produk serupa dengan lebih mudah. Mereka yang awalnya hanya ingin membeli satu produk, justru bisa tertarik untuk membeli dua atau tiga produk karena mupeng dengan produk yang terpajang di etalase.

7. Berikan Informasi Produk yang Jelas

Pembeli selalu suka dengan produk yang deskripsinya jelas dan menjawab rasa ingin tahu mereka. Informasi yang jelas juga akan membuat perbedaan dari produk serupa dengan kompetitor.

Informasi yang jelas ini ada kaitannya langsung dengan SEO Marketplace. Dengan informasi produk sesuai panduang SEO Marketplace, maka produk berpotensi dilirik oleh lebih banyak calon pembeli.

8. Berani Kasih Lebih Murah?? Kenapa Tidak??

Bukan rahasia lagi, perang harga adalah hal yang sering terjadi di marketplace. Jika Anda belum menjadi yang terlaris atau memperoleh banyak penjualan, menjual dengan harga sedikit lebih murah dari kompetitor akan membuat perbedaan.

Misalnya rata- rata Jaket Bola dijual seharga Rp 125.000, Anda bisa menjual dengan harga Rp 123.000. Selisihnya cuma dua ribu. Namun ini sudah cukup untuk membuat calon pembeli memilih produk Anda.

9.  Selalu Update Toko agar Terlihat Aktif

Seller yang aktif bisa membuat calon pembeli merasa aman untuk membeli dari Anda. Coba bayangkan seandainya Anda mempunyai deretan produk yang bagus tapi tidak pernah aktif, kira- kira bagaimana psikologis calon pembeli?

Status seller terakhir aktif dua minggu yang lalu akan membuat calon pembeli berpikir ulang untuk membeli dari toko Anda. Jangan- jangan toko sudah tutup, dan transaksi tidak ternotice?

Kekhawatiran semacam ini sangat lumrah dan cukup untuk membuat calon pembeli berpaling dari toko Anda.

Tips jualan laris di Tokopedia, Salah satunya toko selalu update
*Nama toko sengaja diblur demi keamanan negara :p

10. Selalu Fast Response

Lebih pilih mana, murah slow respon atau mahal tapi fast respon? Kebanyakan pembeli lebih milih yang sedikit lebih mahal tapi fast respon.

Fast response akan membuat calon pembeli Anda yakin bahwa penjual peduli dengan calon pembeli. Calon pembeli akan merasa senang dan aman saat pesan mereka mendapat respon dengan cepat. Ini alasan yang cukup kuat untuk membuat mereka membeli dari toko Anda.

11. Install Aplikasi Tokopedia Seller di Gadgetmu

Ini wajib hukumnya! Karena dengan mempunyai aplikasi seller Tokopedia, Anda akan lebih mudah untuk mengelola toko. Anda bisa merespon pelanggan dengan cepat, serta memastikan toko up to date.

Selain untuk mengelola toko, manfaat dari aplikasi seller Tokopedia antara lain :

  • Mengakses dashboard analitik penjualan
  • Membuat dan mengelola voucher cashback
  • Mengelola promo free ongkir untuk menarik lebih banyak calon pembeli

12. Promote Satu Jam Sekali

Di Tokopedia, Anda bisa mempromosikan produk secara gratis, tanpa biaya sepeserpun. Caranya adalah dengan memanfaatkan fitur Promote Satu Jam Sekali.

Untuk menggunakan fitur promote ini, pilihlah satu produk yang ingin Anda promosikan, lalu pilih ‘Promosikan Produk Ini’. Dengan fitur gratis ini, produk Anda berkesempatan untuk tampil di halaman depan dan mendapatkan promosi gratis dari Tokopedia.

13. Join Gold Merchant

Gold Merchant memungkinkan toko Anda tampil beda dan lebih meyakinkan. Pasalnya, Anda akan menerima badge ‘Gold Merchant’ berwarna kuning.

Bukan sekedar badge saja ya, karena ini berarti Anda mendapatkan beberapa fasilitas premium. Diantaranya adalah :

  • Bisa menambahkan orang lain menjadi admin,
  • Memasang cover toko
  • Meningkatkan batasan jumlah etalase
  • Menampilkan catatan toko di samping produk yang tampil.

14. Jual Produk yang Sedang Happening

Apa sih produk yang sedang hits saat ini? Nahhh… kamu bisa memanfaatkan moment musiman ini untuk mendongkrak penjualan toko di Tokopedia. Dengan memanfaatkan produk musiman, Anda bisa meningkatkan penjualan produk hingga sepuluh kali lipat atau lebih. Yang ini efeknya bisa dahsyat banget lhoo!

15. Top Ads Tokopedia

Selain dengan cara- cara yang bisa kita lakukan secara organik, alias tanpa mengeluarkan budget khusus, ada juga cara berbayar. Cara berbayar selain dengan upgrade ke Gold Merchant adalah dengan memanfaatkan iklan berbayar di Tokopedia.

Dengan menset kata kunci tertentu yang ingin kita iklankan, produk kita bisa muncul di pencairan teratas dan menghasilkan lebih banyak penjualan. Jualan di Tokopedia pun menjadi lebih laris manis.

Kesimpulan

Saat berkesempatan jualan di marketplace seperti Tokopedia, cobalah yang terbaik untuk mengoptimalkannya. Ada banyak trik yang bisa kita gunakan. Mulai dari cara yang sederhana, hingga tips iklan berbayar.

Dengan mengoptimalkan berbagai strategi, maka jualan di Tokopedia pun bisa menjadi lebih laris manis. Yuk kita praktekkan sekarang juga! 🙂

SEO Tokopedia : Tips Mengoptimalkan Produk aAgar Tampil Teratas di Pencarian

SEO Tokopedia : Tips Mengoptimalkan Produk aAgar Tampil Teratas di Pencarian

SEO Tokopedia adalah salah satu kunci yang perlu dimainkan pemilik toko saat berada di platform marketplace yang satu ini. Sebagai salah satu ‘raksasa’ marketplace di Indonesia, Tokopedia dihuni oleh ribuan seller dan jutaan produk. Dan tentu saja, jumlahnya semakin bertambah dari hari ke hari.

Dengan kompetisi yang sedemikian ketatnya, setiap pemilik toko harus mampu menaklukkan SEO Tokopedia. Ya, bukan hanya blog atau situs pribadi saja yang harus bergulat dengan SEO, Tokopedia juga mempunyai ‘SEO’ dalam lingkup yang lebih terbatas.

Lingkup SEO Tokopedia yang dimaksud disini adalah untuk mengoptimalkan produk Anda agar mempunyai performa baik dalam pencarian di aplikasi atau marketplace.

Trik Tokopedia Agar Produk Muncul Teratas di Pencarian

Karena tingkat kompetisi yang tinggi, bukan hal mudah untuk muncul di posisi teratas dalam pencarian di Tokopedia. Anda tidak bisa menghindari ribuan produk yang sama persis dengan produk yang Anda jual. Yang perlu Anda lakukan adalah membuat produk Anda berbeda, dan membuat orang membelinya.

Tips beirkut ini bisa Anda kombinasikan atau bisa juga Anda biarkan bekerja secara sendiri- sendiri :

1. Jadikan Produk Anda TERMURAH

Jangan pernah remehkan faktor harga. Faktanya, salah satu pencarian terfavorit di marketplace adalah yang TERMURAH. Tidak peduli berapa pun selisihnya, baik itu 1000 atau hanya 2000, harga termurah adalah magnet tersendiri untuk pembeli.

Ada sebuah trik yang dapat Anda gunakan. Misalnya saja setelah Anda melakukan riset, Anda menemukan bahwa harga termurah adalah Rp 78.000. Maka agar Anda bisa merebut posisi teratas dalam pencarian TERMURAH, Anda bisa menggunakan trik pengurangan harga.

Bahkan sekalipun cara yang Anda gunakan kurang elegan, seperti memberi harga produk Rp 77.900 alias hanya 100 rupiah lebih murah, hal ini terbukti memberi efek terhadap pencarian produk Anda.

Anda juga bisa memainkan harga grosir dan dual price. Artinya, dalam satu setting produk, Anda mempunyai beberapa range harga. Harga termurah, sedang, dan lebih mahal. Untuk memainkan ini, Anda memerlukan variasi produk atau ukuran kemasan.

Contoh penerapan harga di marketplace

2. Produk TERBARU

Ada beberapa jenis produk yang mempunyai ‘masa kadaluarsa’, seperti gadget, produk supplement dengan batch tertentu, atau barang fashion yang sudah tidak sesuai dengan trend. Coba lah rajin meng- update produk Anda, mengubah harga, atau menduplikasikannya agar terlihat lebih menarik untuk calon pembeli yang suka dengan iming- iming status ‘Produk Terbaru’.

Pada dasarnya tidak semua produk bisa menjadi seperti ini, namun jika memungkinkan, Anda tidak boleh melewatkan trik ini.

3. Jadikan Produk Anda PALING RELEVAN

Default dari tampilan pencarian produk di marketplace seringkali terlihat acak. Namun yang sebenarnya, SEO Tokopedia berupaya untuk menampilkan produk serelevan mungkin dengan pencarian pengguna. Untuk point ini, coba lah untuk lebih memperhatikan judul atau nama produk Anda.

Misalnya saja jika Anda menjual baterai, maka Anda bisa melakukan optimalisasi kata kunci agar relevan dengan cara menulis judul “Batere / Baterai / Battery Smartphone XXX”. Seringkali pengguna menuliskan keyword yang belum tentu sama persis dengan yang sebenarnya. Contoh lain adalah produk hijab yang juga sering dicari dengan kata kunci ‘jilbab’.

Meskipun pencarian default ini cenderung kalah dengan pencarian harga termurah, produk terbaru, atau terpopuler, namun ini akan membantu produk Anda untuk dapat tampil di posisi teratas. Tips penulisan judul produk di marketplace ini juga Panda ulas sebelumnya di artikel : 5+ Cara Ampuh Jualan Laris Manis di Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak.

4. Menjadi Produk TERPOPULER/ TERLARIS

Salah satu daya tarik yang tak bisa dipungkiri adalah pembeli cenderung membeli produk yang sudah banyak dibeli sebelumnya. Dengan pilihan ini, mereka dapat melihat ulasan reputasi dari produk dan juga penjual. Pembeli mencoba untuk menjadi smart buyer dengan tidak menjadi ‘korban’ dari pembelian barang yang tidak bagus.

Tapi bagaimana jika produk masih relatif baru nongkrong di marketplace?

Gunakan lah trik menjual dengan harga semurah mungkin untuk mengumpulkan penjualan dan rating yang bagus. Setelah rating bagus, naikkan harga produk Anda sehingga produk yang Anda jual sudah punyai nilai lebih.

5. Foto Produk yang Menarik

Untuk produk yang sudah sangat mainstream, seperti hijab, baju, smartphone, atau produk apa pun yang mempunyai foto studio yang sama, biasanya mata calon pembeli akan cenderung mencari produk dengan display yang mencolok. Maka dari, coba lah untuk memodifikasi gambar asli.

Misalnya saja Anda menjual produk Xiomi Redmi. Sertakan lingkaran murah, atau promo tulisan free powerbank, atau tambahkan frame yang mencolok mata. Dengan display yang mencolok, maka mata calon pembeli akan langsung tertuju ke produk tersebut.

Sedangkan untuk jenis produk lain, Anda bisa membuatnya tampil elegan dan manis dengan pencahayaan foto yang baik dan sedikit aksesoris foto tambahan.

Contoh foto produk yang menarik untuk jualan online

6. Nama Produk dengan Atribusi Menarik

Jangan lupakan penggunakan judul yang berpotensi mendukung SEO. Misalnya jika produk Anda memang original, jangan ragu untuk menambahkan “100% original” jika memang produk Anda berkualitas baik. Atau bisa tuliskan juga “Hiqh Quality”, “Garansi Resmi”, “Termurah”, atau kata tambahan lain yang memang sesuai dengan kondisi barang.

Yang perlu diingat, jangan membohongi calon pembeli Anda dengan membuat judul yang tidak sesuai dengan keadaan barang. Anda juga bisa memasukkan headline copywriting yang mengesankan untuk membuat judul ini semakin ‘greget’.

7. Optimalkan dengan Promosi

Anda bisa menggunakan fitur promosi gratis 1 jam sekali yang disediakan oleh Tokopedia. Namun, jika Anda merasa kurang puas dengan hasilnya, tidak ada salahnya mencoba Gold Merchant alias menjadi toko berbayar dan melakukan promo berbayar di Tokopedia.

Kesimpulan

SEO Tokopedia penting untuk diterapkan sama seperti SEO yang kita manfaatkan optimasi website toko online kita di mesin pencari. Dengan melakukan optimasi terhadap penamaan produk, penjualan, dan kualitas foto, ini akan membuat toko kita di Tokopedia menjadi lebih optimal.

Dengan kompetisi yang semakin ketat di marketplace, sudah saatnya untuk bermain dengan lebih cantik di setiap kesempatan.
Selamat mencoba!

5+ Cara Ampuh Jualan Laris Manis di Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak

5+ Cara Ampuh Jualan Laris Manis di Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak

Ada banyak yang mengungkap trik jualan laris manis di marketplace. Dari masing- masing tips ini, tentu ada beberapa faktor yang melatarbelakangi. Mulai dari popularitas toko, penggunaan iklan berbayar, upgrade keanggotaan, atau promosi gencar di luar marketplace itu sendiri.

Tips laris ini biasanya bersifat general, dan berlaku juga untuk deretan marketplace populer di Indonesia. Baik itu Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Jika ingin laris manis jualannya, tentu ada hal- hal yang harus Anda lakukan.

Di artikel kali ini, Panda akan berbagi tips 5 cara utama untuk laris jualan di marketplace. Dengan menerapkan 5 hal ini, maka toko dan produk Anda akan teroptimasi dan lebih mudah muncul di pencarian pengguna.

Trik Optimasi Marketplace agar Dagangan Makin Laris

Optimasi berarti melakukan serangkaian teknik untuk membuat toko dan produk kita di marketplace muncul di bagian atas pencarian oleh pengguna. Persaingan di marketplace memang sangat ketat, dan tanpa melakukan optimasi yang efektif, tentu kita semakin ketinggalan.

Simak ulasan kami berikut ini agar toko dan produk Anda teroptimasi dan jualan di marketplace semakin laris manis.

1. SEMO/ SEO Marketplace

Anda tentu sudah sering mendengar tentang SEO bukan? Dalam optimasi website, kita mengenal search engine optimization ini dalam bentuk optimasi SEO On Page dan SEO Off Page. Dalam strategi marketplace, ada istilah SEMO (Search Engine Marketplace Optimization) atau SEO Marketplace.

SEO Marketplace ini adalah sebuah optimasi yang kita lakukan untuk membuat produk kita muncul di posisi teratas dalam pencarian di search engine marketlace. Dasar dari SEMO ini adalah sistem atau algoritma Marketplace yang mencatat keyword apapun yang dituliskan di kolom pencarian mereka.

Ada marketplace yang membuka data tersebut, dan ada juga yang menyembunyikannya. Diantara beberapa marketplace, Shopee adalah salah satu yang membuka data pencarian tersebut dengan trik membuat test iklan.

Misalnya saja, Anda ingin tahu berapa banyak pencarian dengan kata kunci ‘topi bayi’ selama satu bulan terakhir. Bagaimana cara mengetahuinya?

  1. Buka tab Promosi Saya, lalu Iklanku.
  2. Cobalah membuat iklan dengan masuk ke draft ‘Promosikan Produkmu Sekarang’.
  3. Klik salah satu atau beberapa produk yang ingin Anda test iklan, lalu pilih ‘Langkah Selanjutnya’.
  4. Di halaman baru, tambahkan kata kunci pencarian yang ingin Anda analisa, lalu klik ‘Tambahkan’
  5. Di halaman baru akan muncul hasil kata pencarian, kualitas pencarian, volume pencarian, dan harga rekomendasi untuk iklan.

Dari hasil ini, kita bisa melihat berapa banyak pencarian kata kunci ‘topi bayi’ dan berbagai variasi kata kunci serta jumlah pencariannya. Sebagai catatan, hasil ini adalah volume data pencarian dalam satu bulan terakhir ya.

Contoh riset keyword di Shopee
Hasil Analisa Keyword Shopee

Artinya, saat membuat judul atau nama produk, pertimbangkanlah juga seberapa banyak jumlah pencarian yang ada. Jangan membuat nama produk yang tidak ada di pencarian di Shopee. Mengapa? Yak karena nggak ada yang nyari.

Lalu bagaimana dengan marketplace yang lain?

Meski mereka tidak membuka data pencarian secara langsung, Anda bisa memprediksi pola SEMO ini dari hasil testing pencarian produk. Langkah- langkahnya seperti ini :

  1. Lakukan pencarian produk tertentu di kolom pencarian.
  2. Setelah hasilnya keluar, simak beberapa hasil pencarian teratas.
  3. Hasil pencarian ini biasanya tersusupi oleh produk yang diiklankan, serta produk dengan penjualan tertinggi. Abaikan hasil pencarian karena produk iklan.
  4. Namun ada juga produk yang penjualan tidak begitu tinggi, namun masuk di sela- sela hasil pencarian (Artinya, di bawah produk ini sebenarnya ada yang angka penjualannya lebih banyak, tapi posisi di hasil pencariannya lebih rendah)
    Jualan laris dengan SEO Marketplace
  5. Amati apa yang unggul dari postingan produk tersebut.

Secara umum, tolak ukur utama untuk urutan produk ini adalah iklan, relevansi dan penjualan. Ada produk yang penjualannya tidak seheboh toko X, tapi mempunyai peringkat lebih tinggi. Coba klik produk tersebut, dan amati apa nilai plusnya?

Dalam beberapa testing, kuncinya ada di relevansi antara kata kunci pencarian dengan judul dan deskripsi produk. Jenis produk ini mendapatkan peringkat yang lumayan dan perlahan- lahan menggaet lebih banyak pembeli, tanpa iklan.

Untuk menerapkan SEO Marketplace, berikut tips yang bisa Anda terapkan :

Kata kunci jualan laris manis di marketplace

Nama Toko/ Produk Relevan

Sebelum melangkah jauh, jangan lupa juga untuk mengeksplore fitur- fitur marketplace tujuan Anda lebih dulu. Tujuannya agar tidak bingung saat akan mempraktekkan tips ini atau bahkan bereksplorasi sendiri lebih jauh lagi.

Pertama adalah nama toko. Nama toko Anda di marketplace sebaiknya nama yang mudah diingat. Entah itu mengandung kata kunci produk langsung (saat Anda menjual produk spesifik satu jenis, Anda bisa menggunakan ide ini), atau nama brand unik toko.

Selanjutnya dalam menyusun nama produk atau judul produk. Setelah mengetahui jumlah pencarian produk tertentu berdasarkan keyword atau trik riset lainnya, Anda bisa menggunakan nama produk berdasarkan variasi kata yang muncul dari riset tersebut.

Contoh di bawah ini adalah saat kita riset dengan Iklankku Shopee tadi ya…

Logikanya seperti ini, misalnya yang Anda jual adalah dompet wanita dengan bahan dari kulit. Keyword utama adalah Dompet Wanita. Dan kata ini mempunyai mempunyai banyak variasi kata pencarian untuk calon pembeli, seperti

Kalau kita hanya menuliskan nama produk ‘Dompet Wanita’ saja, maka ada banyak ribuan potensi pencarian yang terlewat hanya karena ada variasi kata lain yang tidak kita gunakan. Kalau Anda menggunakan nama produk ‘Dompet Wanita Kulit’, maka pencarian ini menjadi lebih spesifik sesuai dengan produk dompet wanita kulit yang kita jual.

Sebaliknya, meskipun calon pembeli hanya mengetikkan kata kunci ‘Dompet Wanita’ saja, produk ini tetap akan muncul di pencarian karena mengandung kata ‘dompet wanita’. Sama halnya dengan kalimat ‘dompet wanita lucu’ dan ‘dompet wanita impor’.

Merangkai Nama Produk dengan Atribusi Khusus

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara merangkai nama produk tadi? Selain relevan, nama produk tentu harus terlihat menarik agar memancing klik calon pembeli.

Nah, disini kita akan berbicara tentang beberapa variabel yang bisa kita gunakan. Rumusnya adalah sebagai berikut :

Kata kunci utama+Atribusi

Yes, disini ada yang namanya atribusi. Atribusi adalah kata tambahan yang mencerminkan detail produk dan menjadi pendamping kata kunci utama. Yang meliputi atribusi ini adalah :

  • Jenis spesifik produk
  • Merek produk
  • Ukuran
  • Kualitas (Grade ORI, atau tidak)
  • Gender (Pria, Wanita, atau Unisex)
  • Kata sifat/ kata ajaib tambahan (Lucu, Best Seller, Limited Edition, Murah, Mengkilap, atau kata tambahan lainnya)

Jika produk mempunyai jenis atau merek spesifik, maka dua atribut ini wajib Anda cantumkan. Jika ukuran menjadi hal sensitif terhadap produk dan berpengaruh ke harga, maka wajib Anda cantumkan juga. Atribut lain bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan. Penyusunannya pun tidak harus urut, sesuaikan dan pastikan tidak terbaca kaku.

Contohnya berikut ini :

  • Jims Honey – Xavier Wallet Dompet Wanita Import
  • Flashdisk Toshiba 16GB Hayabusa ORIGINAL
  • TERLARIS! XS Mas iPhone 256GB Garansi 1 Tahun Gold
  • Tempered Glass Matte iPhone 11 – 11 Pro – 11 Pro Max Antri Glare

Penulisan nama produk yang efektif ini akan memperbesar peluang produk Anda muncul di hasil pencarian, sesuai dengan kata kunci calon pembeli.

Sub Kategori Nama Produk

Misalnya saja Anda menjual Sepatu Adidas dengan spesifikasi sepatu adidas yang digunakan untuk lari. Maka saat upload, produk Anda akan masuk ke sub kategori Sepatu Running.

Kalau di Shopee akan seperti ini urutannya :

Shopee > Olahraga & Outdoor > Sepatu Olahraga > Sepatu Running > Sepatu adidas

Ada dua sub kategori, yaitu Sepatu Olahraga dan Sepatu Running. Anda dapat memasukannya ke dalam nama produk karena dua sub kategori ini sudah pasti banyak dalam pencarian (bisa test dan riset kata kunci lagi).

Namun, tidak semua sub kategori ideal untuk dimasukkan ke dalam nama produk jka tidak ada pencarian dengan kata di dalam sub kategori itu.

Misalnya saja penggabungannya adalah dari kata ‘Sepatu adidas … (nama atau kode produk)’, lalu ditambahkan ‘sepatu olahraga, atau ‘sepatu running’ atau ‘sepatu lari’. Pilih mana yang pencariannya paling populer.

Panjang Judul Produk

Usahakan 50 huruf pertama pada nama produk mudah dibaca karea ini lah yang terlihat oleh user saat sedang mencari produk. Selain itu, Algoritma mesin pencari marketplace mengabaikan kata bukan atau no, dan ini serign dimanfaatkan banyak pedagang untuk melakukan tindakan tricky.

Misalnya saja dia menjual sepatu merek XXX, tapi ingin menumpang sepatu mereka terkenal seperti adidad atau nike yang pasti banyak pencariannya.

Maka ia menulis :

Sepatu Xxx Sepatu olah raga Sepatu Running Bukan sepatu adidas sepatu nike

Walaupun ada kata bukan atau no pada nama produk, tapi mesin pencari tetap akan menampilkan produk Anda saat orang mencari sepatu merek terkenal tersebut. Dan tentu saja ini akan membuat peluang produk Anda untuk muncul menjari lebih besar.

Meski dari nama produk ini tidak salah, namun berhati- hatilah karena ini bisa menimbulkan komplain pelanggan. Memang benar Anda sudah menambahkan kata BUKAN. Namun, Anda tidak disarankan untuk terus menggunakaan trik yang merupakan kelemahan marketplace ini.

Deskripsi Produk

Untuk membuat deskripsi produk, hindari asal copy paste dari orang lain. Untuk spesifikasi produk, tidak masalah sebenarnya untuk copas agar tepat dan sesuai. Namun, akan lebih baik jika Anda menambahkan penjeleasan lebih detail.

Pada dasarnya, membuat deskripsi produk di marketpace hampir sama dengan deskripsi produk di landing page website. Yang perlu diperhatikan adalah mengetahui siapa dan untuk siapa produk ini dijual (i).

Apa saja yang perlu dijelaskan?

  • Fitur
  • Benefit
  • Garansi untuk memberi nilai tambah
  • Keunikan (jika ada)
  • Diskon, bonus atau potongan harga (jika ada)

Hindari hanya menulis produk ini terbuat dari voal dan mempunyai panjang 110×110.

Cobalah untuk memberikan penjelasan yang lebih menarik, seperti :

Hijab ini terbuat dari bahan voal dengan panjang 110×110. Dengan panjang yang standar ini, hijab dapat dibuat menutup dada dengan mudah. Selain itu, bahan voal untuk hijab ini adalah voal versi premium. Mudah tegak di dahi, dan terlihat manis, serta super nyaman banget untuk dipakai.

Yang lebih asyik lagi, tepi hijab ini juga dijahit border. Nggak ada lagi deh rasa risih karena pinggiran yang mudah rusak serat kainnya. Selain nyaman, dijamin awet juga untuk dipakai berulangkali.

Ini hanya sekedar contoh saja. Anda dapat menambahkan variasi tanda baca, emoticon, dan hal lainnya untuk membuat deskripsi yang lebih manis dan enak dibaca.

Jangan lupa untuk menyisipkan juga kata kunci dari nama produk. Minimal kata kunci ini diberikan di 3 bagian, yaitu paragraph pertama, tengah, dan akhir. Hindari melakukan spamming kata kunci yang tidak ada hubungannya dengan deskripsi.

Selain itu, Shopee juga menyediakan fitur utnuk menulis hashtag #. Manfaatkanlah hashtag ini untuk mengoptimalkan performa produk.

Membuat Deskripsi produk marketplace
Contoh deskripsi produk teknis

2. Tampilan Gambar Produk

Foto produk memegang peranan penting dalam berjualan di marketplace. Tampilan foto produk untuk di marketplace sebaiknya :

  • Menampilkan detail produk (angle produk)
  • Menggambarkan fungsi atau fitur dari produk
  • Memberi gambaran produk saat digunakan
  • Jika perlu gunakan stiker tertentu, seperti 100% Original, Best Seller, dll atau border untuk membuat foto produk Anda terlihat mencolok dan berbeda dengan yang lain.
Contoh foto produk yang menarik untuk jualan online

Tidak harus mutlak seperti ini. Misalnya saja produk tertentu, seperti alat kontrasepsi, tidak mungkin Anda menampilkan foto produk saat pengguna pakai. Semua perlu Anda sesuaikan kembali dengan jenis produknya juga ya.

Jika Anda dropshipper, terutama produk- produk China, jangan hanya menggunakan foto dari supplier. Cobalah mencari gambar yang lebih variatif. Misalnya, mengambilnya langsung dari Ali Express yang boleh untuk dipakai oleh pembeli.

Berikut ini adalah beberapa tips dalam mengemas foto produk untuk jualan online :

  • Buat foto utama dan foto tambahan yang menggambarkan detail produk
  • Usahakan menggunakan latar putih atau polos.
  • Gunakan aksesoris pemanis untuk membuat display produk terlihat manis, tapi jangan terlalu ramai.
  • Gunakan pencahaayaan yang baik untuk menghasilkan foto produk yang terlihat maksimal.
Aksesoris untuk membuat foto produk

3. Harga Produk

Marketplace identik dengan perang harga. Platform ini memang banyak memanfaatkan karakter pembeli yang merupakan pemburu harga termurah atau diskonan. Tidak heran, fitur shortlist di marketplace yang paling banyak digunakan adalah shortlist berdasarkan harga termurah.

Problemnya adalah saat Anda menjadi seorang dropshiper. Anda perlu berhitung agar produk Anda menjadi masuk akal, sekaligus tidak mahal.

Cara menghitungnya, harga jual adalah harga produk dari supplier ditambah margin yang Anda inginkan. Besaran margin juga perlu mempertimbangkan beberapa faktor. Mulai dari biaya operasional, tager penjualan, biaya iklan, harga kompetitor dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa strategi penentuan harga yang cukup efektif :

Harga Termurah

Saat Anda baru PERTAMA berjualan dan belum laku sama sekali, Anda perlu menemukan supplier (yang berarti harganya lebih murah atau sama dengan harga termurah di marketplace). Setelah itu, jual produk Anda lebih murah dari harga termurah yang ada di Shopee. Kurangi saja Rp 100 atau Rp 500. Yang penting menjadi yang termurah lebih dulu.

Goalnya adalah agar saat calon pembeli shortlist berdasarkan harga termurah, maka produk Anda akan berada di urutan teratas dan kemungkinan untuk dibeli semakin besar.

Setelah mendapatkan minimal 5 penjualan dan review dari customer, Anda bisa menyesuaikan harga kembali. Terutama jika review yang Anda peroleh sangat baik. Ini akan sangat berpengaruh ke penjualan Anda selanjutnya.

Rugi nggak dengan banting harga?

Kalau ini dilakukan seterusnya tentu saja anda rugi. Tapi hanya dengan mengurangi Rp 100 – Rp 500 per produk untuk 5 penjualan pertama Anda, ini tak akan berarti apa- apa. Ini adalah trik untuk mendapatkan perhatian customer yang suka mengurutkan harga dari yang termurah. Dan ini hanya di awal ya.

Adakah cara lain?
Ada sih, yaitu Fake Order. Yaitu dengan membuat akun, lalu beli di toko sendiri, lalu memberi rating dan review sendiri.

Cara ini memang cepat dan efektif. Namun kami Sangat TIDAK MENYARANKAN Anda menggunakannya. Trik ini sama artinya dengan melakukan penipuan terhadap calon pembeli Anda. Selain itu, ada resiko penalti karena ini adalah pelanggaran dalam berjualan di marketplace.

Harga Diskon

Harga diskon adalah cara umum yang di semua marketplace untuk mendapatkan perhatian calon pembeli. Di Shopee, Anda dapat mengatur harga diskon ini di fitur Promo Toko.

Berikut ini adalah caranya :

  • Masuk ke menu Promosi Saya >> Promo Toko
  • Klik Tambahkan Promo Diskon Baru
  • Isi detail promo Anda, seperti Nama Promosi dan Periode Promo
  • Klik Tambah Produk yang akan dipromosikan
  • Atur diskon dan batas pembelian, lalu klik ‘Selesai’

Pengaturan Dual Price dan Harga Grosir

Setiap marketplace dapat disetting menggunakan harga grosir dan dual price. Artinya, ada beberapa harga berbeda, sesuai dengan variasi produk (ukuran atau jenis) atau jumlah pembelian. Untuk harga grosir, semakin besar jumlah pembelian, maka akan ada harga yang semakin murah untuk pembeli. Begitulah peraturan umumnya.

Contoh penerapan harga di marketplace

Benefit dari menggunakan sistem harga ini adalah :

  • Memancing pembeli untuk membeli dalam jumlah banyak untuk harga grosir
  • Harga termurah akan terkesan lebih murah saat muncul di hasil pencarian.

Harga Eceran Terendah

Yang ini sedikit tricky ya. Misalnya saja kompetitor Anda menjual pensil dalam harga per pack isi 12 seharga Rp 120.000 dan otomatis yang muncul di hasil pencarian adalah harga Rp 120.000.

Untuk mengakalinya, Anda bisa menulis harga Rp 10.000 tetapi dengan pengaturan minimal pembelian adalah 12 pcs. Dengan begitu, harga Anda terkesan lebih murah di pencarian terasa walaupun sebenarnya sama saja.

4. Rating dan Review

Faktor selanjutnya yang tak kalah penting adalah Review dan Rating toko. Dua hal biasanya sangat dipengaruhi oleh kualitas produk dan layanan penjualan.

Misalnya saja ada dua produk sama persis. Yang satu lebih mahal, tapi mendapatkan feedback positif. Sedangkan yang satunya jauh lebih murah dan banyak feedback negatif. Mana yang akan dipilih customer?

Mereka akan cenderung memilih produk yang lebih mahal tersebut untuk menghindari resiko. Maka dari itu, penting sekali untuk seller memberikan produk dan layanan terbaik kepada pelanggannya untuk menjaga review positif.

Beberapa hal yang mempengaruhi Rating dan Review di marketplace secara tidak langsung antara lain :

  • Last Online/ Last Active, bukan hanya berpengaruh ke rating dan review, tapi juga pertimbangan calon pembeli untuk membeli atau tidak
  • Lama waktu pengemasan
  • Tingkat pesenanan yang tidak terselesaikan (retur/ cancel)
  • Persentase chat dibalas, lama membalas chat atau diskusi produk
  • Kualitas produk

5. Optimalkan Fitur Bawaan Marketplace

Setiap marketplace mempunyai fitur bawaan yang bisa penjual manfaatkan untuk mengoptimalkan produk dan toko mereka. Fitur ini tentu saja berbeda antar satu dan yang lainnya. Namun tugas kita sama, yaitu memanfaaatkannya sebaik mungkin.

Misalnya saja untuk di Shopee, Anda bisa mendaftar program gratis ongkir Shopee. Di marketplace lain, saat ada program iklan gratis atau optimalkan produk, manfaatkan fitur tersebut secara rutin. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan benefit maksimal yang berpengaruh terhadap penjualan toko Anda.

6. Iklan Berbayar

Ohhh, tentu saja. Setiap marketplace menawarkan opsi iklan berbayar untuk memaksimalkan potensi penjualan Anda. Dan trik ini pun tidak ada salahnya untuk Anda coba.

Dengan mencoba beriklan di marketplace, produk akan langsung tampil di halaman utama pencarian secara instan. Tidak perlu waktu lama atau usaha yang berlebihan, meskipun toko masih baru.

Setelah iklan berjalan dan Anda mulai mendapatkan pelanggan, serta review positif, Anda bisa boleh melanjutkan iklan kembali jika memang efektif, atau mengoptimalkan fitur reguler dari marketplace.

Kesimpulan

Siapa sih yang nggak mau jualan laris manis di marketplace? Di luar kompetisinya yang memang gila, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan toko dan jualan produk Anda.

Anda bisa melakukan optimasi ini secara organik atau dengan iklan berbayar. Cara organik biasanya memang membutuhkan waktu lebih lama. Namun Anda bisa mengkombinasikannya dengan iklan berbayar di awal, untuk menghasilkan optimasi yang bekerja dengan lebih cepat.

Semoga bermanfaat!

Tokopedia Raih Kucuran Dana Rp 14 Triliun dari Alibaba

Tokopedia Raih Kucuran Dana Rp 14 Triliun dari Alibaba

Di sela- sela ulang tahun Tokopedia yang jatuh bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, tanggal 17 Agustus 2017, William Tanuwijaya, sang CEO mengumumkan secara resmi bahwa mereka telah menerima kucuran dana investasi senilai US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun dari Alibaba Group.

Rumor dana investasi ini memang telah beredar sejak beberapa waktu lalu. Sejak beberapa waktu lalu, raksasa e-commerce China yang sedang gencar- gencarnya mengincar market Asia Tenggara ini memang dikabarkan sedang dalam proses negosiasi untuk pengucuran dana dalam jumlah besar untuk Tokopedia. Kala itu, nilai investasi yang santer akan diberikan untuk Tokopedia mencapai US$ 500 juta atau setara dengan Rp 6,66 triliun.

Investasi ini secara resmi menjadikan Alibaba sebagai pemegang saham minoritas di Tokopedia. Bersama dengan sejumlah pemegang saham sebelumnya, Alibaba Group sendiri akan memimpin komitmen pemutaran pendanaan untuk marketplace terbesar di tanah air ini.

Di sela- sela pengumuman tersebut, William mengungkapkan bahwa Tokopedia akan menggunakan dana ini untuk mengakselerasi pertumbuhan mereka dengan cara membangun pusat riset terbesar di kawasan Asia Tenggara. Untuk mewujudkan hal ini, sang CEO berencana untuk mendatangkan orang- orang terbaik agar strategi ini bisa tereksekusi dengan baik.

Selain kucuran dana untuk Tokopedia, Alibaba sebelumnya telah mengakuisisi e-Commerce lain yang beroperasi di tanah air, yaitu Lazada Group, dengan nilai lebih dari US$ 2 miliar atau setara dengan Rp 26,64 triliun. Pada bulan Juni lalu, Alibaba juga sempat meningkatkan nilai saham mereka di berbagai ritel yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Thailand,Vietnam, Filipina dan termasuk di Indonesia.

 

Featured Image: Merdeka.com/fauzan jamaluddin

Ingin Jualan Laris di Tokopedia? Bangun Reputasi Seller Anda Saat Ini Juga

Ingin Jualan Laris di Tokopedia? Bangun Reputasi Seller Anda Saat Ini Juga

Masih ingat dengan intro Panda Gila di artikel sebelumnya yang juga membahas Tokopedia?? Di intro tersebut Saya menyebutkan bahwa siapapun bisa berjualan laris di Tokopedia. Siapa pun berarti tidak mengharuskan Anda menjadi seorang master e-Commerce terlebih dahulu ya. Bahkan seorang pemula pun bisa cepat laris saat tokonya dibuka di Tokopedia.

Kenapa? Salah satunya karena sampai saat ini Tokopedia masih merupakan marketplace terbaik di Indonesia. Support system yang diberikan kepada seller adalah yang terbaik dibandingkan dengan kompetitornya –oke, kita tidak berdebat lebih jauh tentang ini, ini sekilas adalah pendapat saya.

Ngomong- ngomong soal jualan laris, tentu akan lebih mudah jika sebagai seller kita memiliki reputasi yang bagus di marketplace. Kok gitu? Simpel saja, yang jualan di Tokopedia itu bukan hanya Anda dan teman- teman satu kota Anda saja. Jumlah seller di Tokopedia itu sangat banyak. Jadi sangat wajar jika pembeli membandingkan toko Anda dengan yang lain saat ia melihat produk yang diinginkan tersedia di beberapa toko.

Selain faktor harga, dia pasti akan menilai Anda dari sekilas review yang terlihat di toko Anda. Tapi ingat, semurah apapun harga yang Anda tawarkan, sekalipun Anda sudah mati- matian banting harga, itu tidak ada artinya jika feedback yang Anda peroleh negatif semua. Yakin deh mereka akan lari ke toko sebelah. Ini dia pentingnya mempunyai reputasi seller yang baik di marketplace.

Membangun Reputasi di Tokopedia Harus Dimulai Dari Awal

Yang pasti, nggak perlu jiper dulu kalau kita memulai toko baru yang benar- benar masih fresh di Tokopedia. Setiap pemula itu bisa mengejutkan dan menyalip siapa saja yang melangkah duluan lho. Buktinya apa? Dulu waktu Yahoo sudah muncul jadi raksasa, Google itu hanyalah newbie yang tak dianggap juga. Anda mengerti maksud Saya, kan?

Tolak Ukur Reputasi Seller

Untuk mencapai level reputasi tertentu, tentu saja harus ada tolak ukur yang menjadi acuan kualitas. Dalam hal ini, Saya merangkum tolak ukur reputasi merchant dalam tiga point, kecepatan, jumlah produk terjual dan kualitas.

#1 Kecepatan
Timing is Everything. Beberapa waktu yang lalu marketplace sebelah, sebut saja namanya Sho*ee melakukan survey kecil- kecilan kepada pembeli, “Lebih pilih mana, murah tapi slow respon atau agak mahal tapi fast respon?”. Hasilnya, 90% dari mereka memilih yang fast respons meskipun agak mahal.

Kalau dari awal merchantmu sulit untuk diajak berkomunikasi buyer, pasti deh mereka akan kabur ke tempat lain. Sebisa mungkin selalu balas diskusi, pesan dan proses pesanan dengan cepat. Agar bisa merespon dengan cepat, sebaiknya kamu men-download aplikasi Tokopedia di gadget, karena aplikasi ini memang sangat membantu para seller dalam merespon semuanya dengan lebih cepat.

Jika sewaktu- waktu Anda harus ke luar kota untuk beberapa hari dan tidak bsia merespon diskusi/ pesanan dalam waktu itu juga, Anda bisa menggunakan fitur tutup toko. Jadi selain aman dari reputasi negatif, Anda juga bisa menikmati aktifitas Anda tanpa pusing.

#2 Tingkatkan Angka Penjualanmu
Lhoo gan.. kan saya newbie, gan? Ini juga baru mulai. Cara paling cepat untuk meningkatkan penjualan adalah dengan menjual produk yang sedang happening atau nge-hits. Caranya gimana? Riset dongg…  Tapi kalau nggak sesuai dengan niche kita gimana? Nggak masalah untuk awalan saja. Produknya cari dimana? Cari info dropship atau cari supplier dong 🙂

Tapi cara ini nggak harus ya. Jika Anda ingin fokus mengoptimalkan penjualan Anda yang sesuai dengan niche awal, boleh juga. Ini berarti Anda boleh agak slow dan sabar. Rajin menggunaan fitur Promosikan Produk setiap satu jam sekali, mengintip kompetitor di Tokopedia atau bahkan beli kredit TopAds.

#3 Berikan Kualitas agar Rating Bagus & Point Reputasi Meningkat
Tokopedia sendiri sebenarnya punya cara untuk mengukur reputasi seller di #marketplace nya, yaitu dengan pemberian point reputasi. Selain itu, calon buyer punya kecenderungan untuk melihat ulasan produk sebelumnya. Semakin banyak review positif, maka itu semakin mendorongnya untuk membeli produk itu di merchant Anda. Review positif ini berasal darimana? Tentu saja berasal dari kualitas produk Anda. Jangan harap Anda mendapatkan review positif jika Anda sendiri tidak yakin dengan kualitas produk Anda ya.

Kalau kita sudah berusaha yang terbaik dan tetap ada feedback negatif gimana?? Kalau ada yang kasih satu bintang gimana?
Hal yang seperti itu kadang memang nggak bisa dihindari ya. Tapi nggak perlu kawatir karena calon buyer pun juga bisa melihat history Anda secara global. Kalau misalnya bintang satu Anda hanya 5% dari review dan lebih banyak review positifnya, maka ini seharusnya tidak terlalu berpengaruh.

Pastikan juga Anda membalas keluhan di ulasan dengan elegan dan memperlihatkan tanggung jawab.  Kalau perlu, tawarkan juga refund jika buyer merasa sangat dirugikan. Namanya juga manusia, kadang ada yang hal kecil saja dipermasalahkan.

Mengoptimalkan Reputasi Seller dengan Gold Merchant

Seberapa besar sih pengaruh Gold Merchant ini?? Kalau Saya sih merasa Gold Merchant ini cukup membantu produk kita semakin dilihat oleh banyak orang.  Semakin dilihat berarti peluang produk kita dibeli semakin besar ya? Yups betul sekali!

Selain itu, dengan upgrade ke Gold Merchant, Anda juga mendapatkan beberapa hak istimewa, seperti menaruh cover custom yang bisa semakin menarik perhatian  calon pembeli dan bisa Anda cantumkan kontak pribadi, penataan etalase lebih banyak, tampilan statistik, dan masih banyak lagi.