Mengenal Jenis- Jenis Hosting dan Memilih Hosting Terbaik untuk WordPress

Mengenal Jenis- Jenis Hosting dan Memilih Hosting Terbaik untuk WordPress

Ada banyak jenis- jenis hosting yang perlu Anda ketahui untuk memulai website profesional Anda. Selain menggali spesifikasi kebutuhan, tentu Anda harus memikirkan juga apakah website Anda akan full coding atau menggunakan CMS seperti WordPress.

Tentu Anda mulai menyadari bahwa begitu banyak pilihan hosting yang bisa Anda gunakan. Mulai dari hosting gratis, shared hosting, VPS (Virtual Private Service), dedicated hosting, dan masih banyak lagi.

Ada hosting yang menawarkan biaya kurang dari US$5 per bulan, sementara di sisi lain, ada juga provider yang menawarkan hosting dengan biaya US$100 per bulan. Untuk pemula, hal ini bisa sangat membingungkan.

Memilih Hosting yang Tepat untuk Situs Web WordPress

WordPress adalah layanan CMS yang paling banyak digunakan blogger saat ini. Dengan WordPress, membuat website menjadi sebuah pekerjaan yang sangat mudah.

Jika Anda menggunakan WordPress, maka hosting yang Anda gunakan harus memenuhi persyaratan dasar ini terlebih dulu :

  • Mendukung mod_rewrite Apache module
  • Mendukung HTTPS
  • PHP versi 7 atau diatasnya
  • MySQL 5.6 atau diatasnya OR MariaDB 10.0 or diatasnya

Bagaimana jika perusahaan hosting hanya mempunyai versi PHP atau MySQL yang lebih tua? WordPress juga dapat bekerja dengan PHP 5.2.4+ dan MySQL 5.0+. Namun sayangnya, menggunakan versi yang tua dapat meningkatkan resiko keamanan di situs web Anda.

Hal yang tidak kalah penting untuk Anda pertimbangkan dalam memilih hosting adalah spesifikasi, harga, hardware, dan fitur tambahan. Detail mengenai  hal- hal penting ini dapat Anda baca di ulasan Panda sebelumnya : 10 Hal yang Wajib Anda Pertimbangkan Sebelum Memilih Web Hosting.

Jenis- jenis Hosting yang Perlu Anda Ketahui

Mengenal Jenis- Jenis Hosting dan Memilih Hosting Terbaik untuk WordPress

Setelah membaca artikel hal- hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih web hosting, langkah selanjutnya adalah mengetahui jenis- jenis hosting.

Dengan mengenali jenis- jenis hosting ini, akan lebih mudah untuk Anda menjatuhkan pilihan hosting yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Hosting Gratis (Free Web Hosting)

Hosting Gratis memang menggoda, namun, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan Anda?

Mungkin ini cukup jika Anda hanya membuat situs web yang tidak menyita terlalu banyak space dan bandwidth atau situs kecil dengan trafik rendah. Misalnya untuk kebutuhan tugas sekolah atau situs pribadi tanpa memikirkan pengembangan bisnis.

Hosting gratis biasanya mempunyai bandwidth, disk space, akun email, technical support dan fitur teknis yang terbatas. Selain itu, perlu diingat juga kalau hosting gratisan berarti minim kustomisasi.

Salah satunya, pengguna tidak bisa menggunakan nama domain sendiri, melainkan hanya subdomain. Misalnya saja saat Anda membuat website di WordPress.com, maka situs web Anda akan menjadi http://www.namawebsite.wordpress.com.

Di platform yang berbeda, situs web Anda bisa jadi mempunyai nama web berupa http://www.freesite.com/namasitus. Salah satu efeknya, nama domain Anda menjadi panjang, terikat dengan branding platform hosting, serta lebih sulit untuk diingat.

Jika Anda ingin membuat situs web yang lebih kaya konten, lebih profesional dan ingin menjangkau lebih banyak pengunjung serta memilih nama domain yang tepat untuk website Anda, maka hosting gratisan tidak Panda rekomendasikan.

2. Shared Hosting

Shared Hosting adalah layanan hosting berbayar dimana banyak akun hosting akan diletakkan bersama- sama dalam satu server dengan jenis layanan yang sama. Dengan shared hosting, setiap situs web hosting menggunakan nama domain sendiri, dan dihost di satu server yang dapat menampung 100 web lainnya secara bersamaan.

Dibandingkan dengan jenis hosting VPS atau dedicated, Shared hosting mempunyai kisaran harga yang lebih terjangkau. Perusahaan hosting biasanya menawarkan shared hosting dengan harga kisaran Rp 10.000 hingga Rp 50.000 per bulannya.

Dengan menggunakan shared hosting, sebuah website biasanya sudah dapat menampung visitor sebanyak ribuan hingga puluhan ribu per harinya.

3. Dedicated Hosting

Dedicated Hosting adalah jenis hosting yang bisa digunakan dengan sumber daya yang didedikasikan untuk klien tunggal. Berbeda dengan Shared Hosting yang menyangga beberapa pengguna sekaligus, Dedicated Hosting hanya menyangga satu pengguna untuk satu web hosting.

Dengan ini, maka Anda dapat leluasa dalam menggunakan sumber daya, bandwidth, dan disk space untuk menyimpan file- file Anda.

Setiap perusahaan hosting umumnya akan menawarkan paket yang berbeda- beda serta dengan harga yang berbeda- beda untuk satu paket layanan Dedicated Hosting. Perbedaan harga ini biasanya seringkali terjadi karena perbedaan hardware, alokasi reseource, dan fitur tambahan yang ditawarkan.

Hosting Dedicated sangat powerful untuk website- website yang memiliki jumlah trafik sudah sangat besar dan tidak bisa t
ertampung lagi pada Shared Hosting. Saat ini terjadi, mau tidak mau, pengguna harus meng-upgrade hosting mereka ke Dedicated Hosting.

4. VPS (Virtual Private Server)

VPS (Virtual Private Service) Hosting

VPS adalah Virtual Private Server adalah jenis web hosting yang menawarkan server virtual untuk klien sehingga klien dapat mengelola server tersebut dengan sesuka hati. Konsep virtual dari VPS ini sebenarnya punya kemiripan dengan skema Shared Hosting, dimana satu web hosting dapat menampung beberapa situs web.

Namun kebanyakan perusahaan hosting cenderung mendedikasikan VPS untuk oleh satu pengguna saja. Dengan sistem satu pengguna saja, VPS Hosting dapat menjamin sumber daya yang tersedia untuk klien dengan menggunakan sistem teknologi virtualisasi.

Hal ini membuat server dan website klien menjadi lebih tangguh dan stabil. VPS Hosting ini sangat cocok untuk digunakan oleh website- website yang mempunyai jumlah trafik sangat besar.

5. Cloud Hosting

Cloud Hosting adalah salah satu jenis hosting yang menggunakan teknologi konsep komputasi awan. Layanan hosting ini diyakini mempunyai kecepatan yang lebih baik dan diklaim lebih aman dibandingkan dengan jenis web hosting lainnya.

Cloud Hosting juga biasanya tidak mengandalkan satu server di satu lokasi saja, melainkan menggunakan banyak server yang tersebar luas di berbagai penjuru dunia.

Server Cloud Hosting mempunyai cara kerja saling melengkapi satu sama lain. Jika salah satu server bermasalah karena ada gangguan atau hal lainnya, maka server lain akan menggantikannya.

Dengan kelebihan yang i
a miliki ini, Cloud Hosting mempunyai harga yang lebih mahal dibandingkan dengan Shared Hosting.

6. Jenis Hosting Lainnya

Selain lima hosting di atas, jenis- jenis hosting lainnya yang dapat Anda jumpai antara lain : 

  • Reseller web hosting
  • Managed hosting service
  • Colocation web hosting service
  • Clustered hosting
  • Grid hosting
  • Home server

Selain itu, ada juga beberapa jenis hosting yang spesifik penggunaannya sesuai dengan kebutuhan pengguna, seperti :

  • File hosting service
  • Image hosting service
  • Video hosting service
  • Blog hosting service
  • Paste bin
  • Shopping cart software
  • E-mail hosting service

Kesimpulan

Sebelum menentukan jenis hosting apa yang perlu Anda beli, penting untuk mengidentifikasi lebih dulu seperti apa kebutuhan hosting Anda. Dan tentu saja, penting untuk mengenali apa itu hosting, fungsi dan cara kerjanya untuk membantu proses identifikasi Anda.

Untuk pengguna WordPress, Anda bisa memilih hosting yang memenuhi kebutuhan dasar yang Panda ungkapkan di atas. Di tahap awal, untuk website professional, shared hosting di rasa sudah sangat mencukupi.

Ada juga WordPress Hosting yang menawarkan tambahan thema dan fitur khusus untuk pengguna WordPress. Tidak mutlak harus dengan jenis hosting ini, tapi pemilihan hosting ini akan memberi dukungan positif untuk memaksimalkan kinerja web WordPress Anda.

Apa itu Inodes? Cara Cek dan Mengurangi Jumlah Inodes di Hosting

Apa itu Inodes? Cara Cek dan Mengurangi Jumlah Inodes di Hosting

Jumlah inodes yang membengkak adalah salah satu kendala yang sering webmaster alami berkaitan dengan web hosting. Kebanyakan orang biasanya tidak aware dengan masalah inodes sampai mereka mengalami masalah ini.

Saat inodes mencapai limit, perusahaan layanan hosting akan mengirim notifikasi ke email webmaster untuk meminta admin agar melakukan pengurangan inodes. Jika tidak, performa server dan website akan terganggu.

Nah, karena masalah inodes itu sedikit tricky, di artikel ini Panda akan mengulas secara khusus tentang apa itu inodes, dan cara mengurangi jumlah inodes di hosting.

Pengertian Inodes dalam Hosting

Apa sih sebenarnya Inodes itu?

Sederhananya, Inodes adalah jumlah file yang dapat ditampung di sebuah akun hosting. Baik itu data file yang tersimpan di File Manager atau pun di email yang tersimpan di hosting kita.

Yang menjadi highlight alias sumber masalah disini adalah Jumlah file ya, bukan ukuran. Jadi meskipun ukuran file nya kecil, namun banyak sekali, tentu efeknya langsung terasa di Inodes ini.

Setiap provider hosting mempunyai kebijakan yang berbeda- beda terkait penggunaan Inodes ini. Ada yang dengan gamblang membatasi dan mencantumkan batas maksimal inodes yang diperbolehkan.

Namun ada juga yang tidak membatasi tapi saat mencapai limit tertentu akan mengirimkan notif peringatan. Sama saja ada batas maksimal kalau dipikir- pikir, ya kan?

Apa yang Terjadi jika Inodes Penuh dan Mencapai Batas Limit?

Misalnya di HostGator, untuk shared hosting, ada yang namanya soft limit dan hard limit terkait Inodes ini.

Soft limit yang mereka berikan untuk akun shared hosting adalah 100.000. Jika pengguna sudah mencapai 100.000 Inodes lebih, maka auto back up tidak bisa dilakukan.

Sedangkan untuk hard limit yang mereka berlakukan di akun shared hosting saat ini* adalah 250.000. Jika mencapai atau lebih dari 250.000, pengguna akan segera mendapat warning agar mereka mengurangi Inodes mereka atau melakukan upgrade.

Jika pengguna tidak segera melakukan tindakan, maka akan ada ancaman suspend untuk akun yang bersangkutan. Pasalnya, ini bisa mengganggu kinerja server dan juga performa website lain dalam shared hosting tadi.

Provider hosting lain punya kebijakan yang tidak terlalu berbeda antara satu dan yang lainnya. Perbedaannya mungkin di besaran Inodes yang mereka perbolehkan.

Cara tahu Inodes di hosting kita berapa bagaimana ya?

Di bagian CPanel masing- masing, informasi inodes biasanya ada di bagian kiri atau kanan. Ada yang langsung menuliskannya dengan nama inodes, ada juga yang menulis ‘file usage’. Disana terlihat juga biasanya limit Inodes yang hosting perbolehkan untuk pengguna.

Melihat batas inodes

Apa Akibatnya Jika Jumlah File Mencapai Batas Limit?

Seperti yang Panda sebutkan sebelumnya, masalah yang akan terjadi karena inodes mencapai batas maksimal ini akan disesuaikan dengan kebijakan masing- masing layanan hosting. Umumnya, masalah yang mereka alami akan sama, yaitu :

  • Auto backup akan terhenti secara otomatis (kebijakan beberapa provider hosting*) 
  • Tidak bisa upload file baru
  • Performa hosting secara keseluruhan dapat terganggu dan bisa menurunkan kinerja website

Tentu saja kita tidak ingin masalah ini terjadi, bukan?

Cara Mengatasi Masalah Inodes di Hosting

Sederhananya, karena Inodes itu berarti jumlah file di hosting, maka cara mengurangi jumlah inodes adalah dengan menghapus file yang ada di hosting. Coba lah dengan mulai mencari file yang tidak terpakai di direktori/ database, back up yang sudah tidak terpakai, atau dengan menghapus email lawas di hosting.

Jika selama ini Anda men- setting auto backup, maka file ini akan tersimpan di File Manager, dan bisa menjadi sumber permasalahan Inodes yang besar. Bisa juga email yang banyak terisi spam, pesan atau notifikasi yang masuk ke email domain.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi jumlah inodes di hosting :

1. Jangan buru- buru pindah hosting

Pengalaman di Hostgator saat mendapat peringatan Inodes tujuh tahun lalu (Inodes saya mencapai 400.000), Saya langsung berpikir untuk pindah hosting. Saat itu Panda memang masih minim pengalaman dan panik.

Pikir saya waktu itu, buat apa hosting unlimited kalau Inodes nya terlalu dibatasi. Waktu itu, asumsi Saya, jumlah file membengkak karena memang menampung beberapa blog di satu hosting, Inodes Saya membengkak.

Nyatanya, pindah hosting tidak menyelesaikan masalah. Setelah saya pindah data satu blog ke hosting baru. Inodes saya tidak lama mencapai 400.000 juga. Saya juga mendapatkan peringatan penggunaan dari hosting ini.

Jadi, langkah awal apa yang seharusnya Saya lakukan : jangan pindah hosting dulu sebelum tahu problemnya ada dimana.

2. Identifikasi masalah, cari tahu apa penyebabnya

Cari tahu apa masalahnya sebelum bertindak.

Apa benar karena banyaknya file tidak terpakai di direktori? Atau file hosting bengkak karena email yang menumpuk? Apa benar karena file backup tidak di hapus? Apa benar file sampah masih nongkrong di folder sampah?

Jika iya, hapus semua file itu sesuai rekomendasi dari provider hosting Anda.

Sudah dihapus, kok Inodes masih sama? Coba clear cache dan tunggu beberapa menit. Setelah dicek lagi, kok Inodes masih sama? Atau malah ada penambahan? Hmmmm….

Jangan- jangan itu karena duplicate images yang otomatis dibuat WordPress? Persis seperti pengalaman Panda dulu. Jika ini yang mungkin terjadi, cobalah atasi duplikat image seperti anjuran artikel berikut :  Cara Mengatasi Gambar Duplikat di WordPress yang Membuat Inodes Bengkak.

3. Back up Data : WAJIB

Kalau sayang dengan blog Anda, lakukan back up terlebih dulu sebelum melakukan update apapun untuk blog Anda. Terutama karena tindakan yang akan Anda lakukan ini ada hubungannya dengan menghapus file. 

4. Lakukan action nya sekarang juga

Kalau sudah back up data, Anda boleh PD untuk mulai mengambil solusi untuk mengurangi jumlah Inodes tadi. Entah itu dengan menghapus file di direktori, back up atau email di server.

Kesimpulan

Jumlah file yang terlalu banyak dan membengkak memang bisa menjadi sumber masalah di hosting. Sering tidak sadar, file membengkak bukan karena kesengajaan kita dalam banyak unggahan website.

Tapi juga bisa karena banyaknya spam email dan juga gambar duplikat otomatis seperti pada poin no. 2. Dari proses identifikasi, mana yang menjadi sumber masalah di hosting Anda?

Setelah mengikuti 4 langkah di atas untuk mengurangi jumlah inodes di hosting, idealnya Anda sudah terbebas dari masalah inodes ini. Namun jika tetap mendapatkan warning, ada baiknya Anda menghubungi provider hosting Anda untuk mendapatkan bantuan teknis.

Semoga bermanfaat!

5+ Rekomendasi Web Hosting Terbaik Indonesia 2021

5+ Rekomendasi Web Hosting Terbaik Indonesia 2021

Memilih web hosting Indonesia? Mengapa tidak?

Sejak memulai blogging lebih dari 6 tahun yang lalu, Panda sudah mencoba beberapa web hosting yang berbeda. Baik itu hosting dalam negeri, maupun hosting luar negeri.

Di masa- masa awal, Panda hanya menggunakan hosting luar negeri karena dulu banyak membaca forum tentang layanan hosting terbaik. Tapi pada akhirnya tergoda juga untuk mencoba web hosting Indonesia.

Salah satu pertimbangannya adalah harga yang lebih murah dibandingkan hosting luar yang Panda gunakan saat itu. Dan tentu saja sudah membaca review tentang kualitas
hosting terbaik tersebut dan membandingkan fitur, spesifikasi dan harganya.

Dari pengalaman itu, Saya sendiri merasa kalau pemilihan hosting luar maupun dalam negeri sebenarnya tidak berbeda jauh. Semua kembali pada pemilihan spesifikasi, kualitas dan kebutuhan untuk website. Harga pun juga cukup variatif.

Pertimbangan dalam Memilih Hosting untuk Website

Tentu masing- masing dari kita mempunyai tujuan khusus dalam membangun website. Entah itu untuk toko online, branding perusahaan, kebutuhan personal atau monetize blog.

Sebelum membandingkan kualitas dan spesifikasi hosting, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengenali kebutuhan kita lebih dulu. Beberapa poin ini mungkin akan menjawab kebutuhan kita :

  • CMS apa yang akan kita gunakan untuk membuat website nanti?
  • Seperti apa konsep konten untuk website kita? Apakah akan ada banyak konten animasi, foto- foto beresolusi tinggi atau video? Jika iya, Anda membutuhkan hosting berkecepatan tinggi dan bandwidth yang besar.
  • Dari mana asal target trafik atau pengunjung website Anda?
  • Apakah nantinya Anda membutuhkan backup data secara berkala dengan frekuensi cukup tinggi?
  • Layanan tambahan seperti apa yang nanti Anda butuhkan?
  • Berapa banyak email hosting dan addon domain yang Anda butuhkan?
  • Apakah layanan pelanggan seperti live chat, telepon dan support 24 jam benar- benar Anda butuhkan? Atau email saja sudah cukup?

Anda mungkin juga bisa menggali lebih banyak pertanyaan sesuai dengan kebutuhan hosting Anda. Simpan jawaban Anda.

Setelah itu, beberapa hal berikut ini adalah poin- poin yang layak Anda pertimbangkan dalam memilih layanan hosting :

Kualitas dan Kecepatan Server Hosting

Kualitas server hosting mempunyai dampak yang sangat besar terhadap performa website Anda. Inilah mengapa sangat direkomendasikan untuk memilih hosting yang sudah teruji kualitasnya.

Baik itu hosting luar maupun hosting Indonesia, Anda perlu memastikan mereka mempunyai server berkualitas, stabil dan cepat. Karena jika tidak, cepat atau lambat situs web Anda akan terdampak. Percayalah, website yang lemot akan sangat mempengaruhi performa bisnis Anda!

Kecepatan server ini juga bisa dipengaruhi oleh lokasi server hosting. Misalnya saja Anda menargetkan pengunjung Indonesia, namun Anda menggunakan hosting luar negeri yang servernya terletak di US.

Hal ini bisa berpengaruh terhadap kecepatan pengiriman konten dari server ke pengguna. Jika server hosting Anda berada di Indonesia atau negara yang lebih dekat, maka proses transfer data bisa menjadi lebih cepat.

Tentu ini tanpa mengesampingkan faktor penggunaan
CDN (Content Delivery Network) ya. Bagaimanapun juga, CDN punya peran penting untuk mengoptimalkan performa server dalam transfer data ke pengguna.

Selanjutnya, Anda juga perlu mencermati spesifikasi server pada data center perusahaan penyedia hosting. Hal ini termasuk kapasitas RAM, teknologi server, kecepatan prosesor (cari tahu jenis & core yang dipakai hosting), tipe hardisk (SSD atau tidak), serta kecepatan jaringan.

Jika Anda memperhatikan hal- hal ini dengan jeli, maka Anda akan bisa menjatuhkan pilihan ke hosting terbaik untuk website Anda.

Fitur dan Spesifikasi Hosting

Fitur dan spesifikasi hosting, secara langsung berkaitan dengan yang dibahas di poin kualitas hosting. Sebelum menentukan pilihan, pastikan Anda mengetahui fitur apa saja yang ditawarkan.

Rekomendasi kami adalah memilih web hosting unlimited yang dilengkapi dengan fitur- fitur tambahan lainnya. Misalnya saja keamanan (SSL/ TLS dan layanan security/ protection lainnya), optimasi website, backup otomatis, dan lain sebagainya.

Disk space pada hosting adalah faktor yang sangat penting. Jika Anda yakin tidak membutuhkan hosting yang sifatnya unlimited, maka perlu mengkaji seberapa banyak space yang dibutuhkan untuk website.

Jika website Anda menggunakan banyak gambar atau file, disk space yang dibutuhkan sudah pasti lebih besar. Setidaknya hosting yang Anda butuhkan adalah 2GB ke atas. Jika nanti masih kurang, Anda juga bisa membeli space tambahan atau upgrade ke paket yang lebih tinggi.

Layanan Hosting

Sebagai pelanggan, tentu Anda ingin mendapatkan layanan yang optimal. Terutama jika Anda membutuhkan bantuan teknis yang sifatnya urgent dan berkaitan dengan kelangsungan website.

Layanan pelanggan hosting ini sendiri sebaiknya tersedia 24 jam. Dengan begitu, kapanpun dan dimanapun Anda membutuhkan bantuan, titik terang bisa segera didapatkan.

Selain itu, layanan hosting profesional pasti menyediakan berbagai metode yang memudahkan pelanggan dalam mendapat bantuan. Mulai dari live chat, email, atau media sosial yang aktif.

Garansi Hosting

Selanjutnya adalah tentang garansi atau jaminan. Perusahaan yang mempunyai informasi lugas tentang garansi yang mereka berikan kepada pelanggan adalah perusahaan yang terpercaya.

Hal ini juga berlaku terhadap layanan hosting. Dengan penawaran garansi atau jaminan uang kembali, ini berarti mereka adalah layanan hosting yang percaya diri dengan kualitas layanan yang mereka tawarkan.

Perbandingan Harga

Jangan tergiur dengan hosting yang sekedar menawarkan harga murah. Hosting Indonesia terbaik tentu bukan sekedar melempar sembarang harga.

Biasanya mereka akan mengemas harga mereka dalam bentuk paket dengan spesifikasi tertentu. Nah, selain melakukan riset kualitas, fitur, dan spesifikasi, cobalah untuk membandingkan harga yang mereka tawarkan.

Rekomendasi Hosting Indonesia Terbaik 2021

Seperti yang sempat diungkapkan Panda sebelumnya, pemilihan hosting sebenarnya bukan soal luar negeri atau hosting Indonesia saja. Tapi pilihlah sesuai kualitas dan kebutuhan website Anda.

Jika saat ini Anda membutuhkan rekomendasi hosting Indonesia terbaik, berikut ini adalah daftar rekomendasi Panda yang layak Anda coba :

1. Niagahoster

Fitur Utama – Space unlimited
– Bandwidth unlimited
– Domain gratis*
– SSL gratis
– BitNinja Security
Rata- rata Speed0,773 detik
Rata- rata Up Time99.1%
HargaMulai Rp 40.223/ bulan
Diskon Tambahan 5% atau Rp 50.000
– Masukkan kode ‘pandaxniaga’ untuk diskon tambahan 5% di Niagahoster
– Atau kode PANDA50k untuk potongan harga Rp 50.000 untuk periode Oktober 2020


Niagahoster mempunyai kecepatan rata- rata secara global sebesar 174md dan 32md saat diakses dari negara- negara Asia dan Oceania. Hosting yang mempunyai beberapa server fisik di Indonesia ini memang memegang status sebagai salah satu hosting terbaik Indonesia.

Niagahoster sudah digunakan oleh lebih dari 52.000 dan berada dibawah naungan hosting internasional yang menangani 500 server di seluruh dunia. Dalam paket hostingnya, layanan hosting yang satu ini menawarkan range harga yang beragam.

Sehingga siapapun cocok menggunakan hosting ini, dan membeli hosting sesuai skala kebutuhannya.

Layanan lain yang diberikan Niagahoster :

  • Gratis SSL selamanya
  • Domain gratis untuk hosting paket Pelajar ke atas
  • Pilihan server di Jakarta atau Singapore
  • Instant backup
  • Garansi 30 hari uang kembali
  • Softaculous installer, aplikasi web builder, dan fitur pendukung lainnya.
  • Cloud VPS, email, hosting, pendaftaran domain dan lain sebagainya.
Pricelist Niagahoster, hosting Indonesia terbaik

Kelebihan :
Niagahoster dipersenjatai dengan BitNinja Server Smart Security yang memberikan perlindungan situs web Anda dari serangan- serangan siber yang tak diundang. Niagahoster juga mempunyai cPanel lengkap dimana pengguna bisa mengkonfigurasi hosting web mereka sesuai kebutuhan.

Kekurangan :
Semua paket yang ditawarkan Niagahoster adalah untuk berlangganan selama minimal satu tahun. Jadi bisa dibilang, paket hosting ini adalah untuk Anda yang ingin membangun kerajaan online Anda secara serius.

2. Dewaweb

Fitur Utama– Gratis domain selamanya
– Legendary Ninja Support 24/7
– Built for Performance
– Free Secure SSL Grade A
– MailChannels Cloud SMTP Relay
– Cloud backup
Up Time99.99%
HargaMulai Rp 20.000/ bulan


Dewaweb menyediakan 3 pilihan lokasi data center, yaitu di Singapore, San Jose (USA) dan Jakarta. Ketiganya mempunyai kualitas server yang sama baiknya, yang bisa Anda sesuaikan dengan profil geografis trafik pengunjung Anda.

Di Indonesia sendiri, Dewaweb memilih lokasi data center Tier-4 terbaik di kelasnya, yaitu Equinix DCI, yang merupakan data center yang sama yang dipakai oleh Google dan Alibaba. Dengan kualitas server dan datacenter yang mereka miliki, Dewaweb adalah salah satu layanan hosting yang tangguh dan bisa diandalkan.

Layanan lain yang diberikan Dewaweb :

  • Domain gratis selamanya
  • Legendary Ninja Support 24/7
  • Cloud & security
  • SSL certificate
  • Cloud backup
  • Domain provider
  • Cloud
Harga hosting Dewaweb

Kelebihan Dewaweb :
Dewaweb didesain sebagai built for performance hosting. Untuk membuat performa website optimal, layanan hosting ini menggunakan enterprises Enterprise Class Servers dari Dell EMC dan Hewlett-Packard yang ultra-reliable dan fully-redundant (2N architecture).

Mereka juga menggunakan protokol web generasi terbaru untuk membuat akses menjadi lebih cepat dan aman. Kesimpulannya, Dewaweb sangat bisa Anda andalkan dalam hal kecepatan data transfer.

Kekurangan Dewaweb :
Beberapa pelanggan menyebut Dewaweb kurang responsif merespon pesan lewat WhatsApp. Tentu ini sangat disayangkan sekali.

3. Domainesia

Fitur Utama– Gratis domain
– Enterprise-grade SSD
– MailChannels Spam Filter
– CloudFlare® Railgun
– Anti-virus & Anti-malware
– Cloud backup harian
Up Time99.99%
HargaMulai Rp 16.000/ bulan
Diskon Tambahan 20%
– Masukkan kode ‘pandaxdomainesia’ untuk pembelian hosting
– Masukkan kode ‘pandaxdomainesiavps’ untuk pembelian VPS


Domainesia mempunyai server fisik di beberapa negara, yaitu Indonesia, Singapura, Amerika Serikat, dan Jepang. Layanan domain ini sudah beroperasi sejak 2009 dan mengklaim sudah mempunyai lebih dari 95 ribu pelanggan. Baik itu dari Indonesia, maupun dari luar negeri.

Selain faktor lokasi server, pertimbangan lain menggunakan Domainesia adalah paket dan fitur yang mereka tawarkan. Hosting ini sudah mengimplementasikan teknologi SSD di semua paket hosting nya.

Dengan teknologi ini, mereka idealnya dapat memberikan load time website yang lebih cepat dibandingkan layanan hosting yang masih menggunakan teknologi hard drive lama. Pengguna juga mendapatkan CloudFlare Railgun, bahkan untuk paket termurah sekalipun.

  • Domain gratis
  • MailChannels Spam Filter
  • CloudFlare® Railgun
  • Anti-virus & Anti-malware
  • Backup harian ke teknologi Cloud
  • SSL certificate
  • Domain provider
Harga hosting Domainesia

Kelebihan Domainesia :

Seperti yang kami informasikan sebelumnya, Domainesia sudah menggunakan SSD berperforma tinggi dalam infrstruktur cloud. Teknologi ini dapat Anda manfaatkan untuk membangun website yang cepat dan tangguh.

Mereka juga terkenal mempunyai tim support yang responsif dalam merespon pelanggan.

Kekurangan Domainesia :
Dengan teknologi SSD, banyak yang menyebut jika Domainesia seharusnya bisa lebih cepat lagi dalam hal performa. Selain itu, Domainesia menawarkan garansi hanya 10 hari saja. Tentu ini waktu yang relatif singkat untuk menikmati masa testing.

4. idCloudhost

Fitur Utama– Gratis domain
– Gratis SSL Certificate
– Unlimited bandwidth
– Attracta SEO tool
– Cloud server technology
– Auto backup
– SpamExpert Pro
Up Time99.99%
HargaMulai Rp 15.000/ bulan


Bicara soal hosting, idCloudhost sebenarnya adalah pemain baru. Layanan hosting yang satu ini baru memulai bisnis dunia hostingnya di tanah air sejak Juni 2015. Meski begitu, jumlah pelanggan mereka kini sudah berjumlah lebih dari 80.000 di Indonesia dan mancanegara.

Sesuai dengan namanya, idCloudHost sudah menggunakan teknologi cloud terbaru. Yang berarti, web server, kecepatan, dan up time stabil dan bisa diandalkan dibandingkan hosting dengan teknologi yang lebih klasik.

idCloudhost juga menyebut bahwa mereka sudah menggunakan proses paling cepat, yaitu E5 Processor, dan dilengkapi dengan SDD di ruang penyimpanan. Tidak heran, banyak perusahaan besar yang terdaftar menjadi pelanggan idCloudhost. Sebut saja Sucofindo, Pupuk Kaltim, J&T, Pertama, dan Mandiri.

Layanan lain yang diberikan idCloudhost :

  • Server VPS
  • Domain provider
  • Cloud server
  • Premium email marketing
  • SSL certificate
  • Email hosting Zimbra
  • SpamExpert Pro Mail
  • Cloudflare Railgun
Promo diskon hosting idCloudhost

Kelebihan idCloudhost :

idCloudhost adalah layanan hosting dengan teknologi cloud yang mempunyai performa relatif stabil dibandingkan hosting dengan teknologi klasik. Selain itu, layanan dukungan mereka termasuk yang terbaik dan responsif terhadap pelanggan.

idCloudhost juga mempunyai paket hosting yang fleksibel dan harga yang rasional. Tidak peduli apakah Anda mengambil paket bulanan atau tahunan, tidak ada selisih harga yang terlalu menjulang yang kerap menjadi trik penjualan.

Kekurangan idCloudhost :
Tentu ada ekspektasi besar terhadap teknologi cloud yang digunakan oleh idCloudhost. Sayangnya, dalam uji coba 10 bulan terakhir, rata- rata load time hosting ini adalah 1,02 detik. Termasuk kategori OK, tapi belum yang paling memuaskan.

idCloudhost juga menggunakan fitur JetBackup Premium. Dengan fitur ini, file website akan mendapatkan backup otomatis secara berkala 4x dalam seminggu dan file tersimpan 30 hari. Untuk Anda yang rajin mengupdate konten secara harian, tentu ini perlu diperhatikan.

5. Exabytes

Fitur Utama– Gratis SSL Certificate Comodo DV SSL
– Daily backup
– Anti Malware Immunify 360
– Brotli Compression
– 100 hari uang kembali
Up Time99.71%
HargaMulai Rp 15.000/ bulan


Exabytes adalah perusahaan hosting yang awalnya berdiri di Malaysia pada 2001. Kini, layanan hosting ini mempunyai pusat data yang berlokasi di Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Amerika Serikat.

Di Indonesia sendiri, Exabytes mengklaim punya data center terbaik, yaitu NEX Data Center. NEX data center sendiri dikenal menyediakan premium neutral-carrier colocation server, dan sudah beroperasional di Indonesia sejak 2009.

Dengan klaim ini, tentu saja Exabytes adalah salah satu layanan hosting yang cukup menjanjikan dan layak untuk Anda coba.

Layanan lain yang diberikan oleh Exabytes :

  • Domain provider
  • Sertifikat Comodo DV SSL
  • Web desain
  • VPS Server
  • Dedicated Server
  • Brotli Compression
  • Anti Malware Immunify 360
Harga hosting Exabytes

Kelebihan Exabytes :
Exabytes mempunyai variasi paket hosting yang cukup lengkap. Mulai dari WordPress untuk berbagai kebutuhan, hingga VPS ke cloud hosting dan server khusus.

Dari sisi layanan pelanggan, mereka mempunyai tim profesional yang baik dalam membalas pertanyaan dan memberikan bantuan teknis. Termasuk keberanian perusahaan ini dalam memberikan jaminan uang kembali hingga 100 hari.

Kekurangan Exabytes :
Rata- rata up time Exabytes adalah 99.71%. Artinya, mereka sedikit kalah dibandingkan layanan hosting yang kami ulas di atas.

Selain itu, meski mempunyai tim profesional yang menangani layanan pelanggan, tim support mereka kerap disebut kurang responsif dalam menangani keluhan.

6. Hostinger

Fitur Utama– Gratis SSL Certificate
– Gratis domain mulai untuk paket Premium
– Litespeed cache
– WordPress Acceleration (LSCWP)
– Jaminan 30 hari uang kembali
Up Time99.40%
HargaMulai Rp 8.900/ bulan*


Hostinger Indonesia adalah induk dari perusahaan hosting Niagahoster. Hostinger ini sendiri adalah perusahaan hosting yang sudah mendunia. Dengan jaringan yang luas ini, Hostinger mempunyai 6 pusat data di seluruh dunia. Yaitu di Belanda, Singapura, Brasil, UE, Indonesia, dan Lithuania.

Hostinger juga mempunyai tim layanan dukungan yang profesional dan cakap dalam memberi bantuan. Mereka bahkan menawarkan untuk penyelesaian masalah 100% lewat live chat.

Dari sisi teknis, Hostinger menyediakan dasbor yang sangat ramah pengguna, bahkan untuk mereka yang masih awam dengan dunia web hosting. Hostinger juga kerap menawarkan promo menggiurkan berupa diskon hingga 90% untuk menggaet pengguna baru.

Layanan lain yang diberikan oleh Hostinger :

  • SSL Certificates
  • Domain provider
  • Cloud hosting
  • Email hosting
  • VPS
  • Zyro website builder
Harga web hosting di Hostinger

Kelebihan Hostinger :Hostinger menyediakan paket harga hosting yang benar- benar murah. Harga hematnya akan semakin Anda rasakan saat Anda mengambil paket berlangganan selama 3 tahun.

Selain itu, karena mempunyai lokasi server di beberapa negara, Anda bisa memilih lokasi server yang paling sesuai dengan target lalu lintas website. Bersama dengan Niagahoster, layanan customer service Hostinger sangat bisa diandalkan karena responsif dalam fitur live chat.

Kekurangan Hostinger :
Hostinger memang menyediakan fitur backup harian dan mingguan. Sayangnya, fitur ini hanya tersedia untuk Paket Web Hosting bisnis yang harganya jauh lebih mahal dibandingkan dua paket lainnya.

Kesimpulan

Saat memilih layanan penyedia hosting, begitu banyak pilihan memang kerap membingungkan. Selain soal hosting luar negeri atau hosting terbaik Indonesia, kita masih dibingungkan dengan banyaknya pilihan jenis hosting dari masing- masing kategori.

Panda sendiri sudah melakukan testing layanan hosting dalam dan luar negeri. Secara kualitas, baik hosting luar maupun dalam negeri bisa berimbang asal kita jeli memilih hosting berdasarkan spesifikasi yang kita butuhkan.

Kuncinya adalah mengidentifikasi kebutuhan kita lebih dulu, kemudian dengan teliti membaca paket yang ditawarkan oleh layanan hosting. Hindari untuk hanya terpaku dengan promo- promo tertentu. Promo memang menyenangkan, tapi apakah ada jaminan kalau kualitasnya tidak mengecewakan?

Di akhir artikel ini, Panda akan menyampaikan resume dan FAQ atau hal- hal yang sering ditanyakan terkait layanan hosting.

Apa itu web hosting?

Pengertian web hosting adalah sebuah layanan yang menyediakan sumber daya untuk menyimpan data website agar bisa diakses secara online di internet.

Pilihan mana yang lebih baik, hosting luar negeri atau hosting lokal Indonesia?

Secara kualitas, baik hosting luar maupun dalam negeri bisa berimbang asal kita jeli memilih hosting berdasarkan spesifikasi yang kita butuhkan. Artinya, keduanya bisa sama baiknya, atau bisa juga jebakan batman saat kita hanya tergiur dengan harga promo.

Di artikel ini, Panda akan memberikan rekomendasi hosting terbaik Indonesia yang bisa menjadi rujukan Anda untuk memilih hosting lokal.

10 Hal yang Wajib Anda Pertimbangkan Saat Memilih Web Hosting

10 Hal yang Wajib Anda Pertimbangkan Saat Memilih Web Hosting

Saat akan memulai website dengan hosting sendiri, tentu Anda kerap dibingungkan dengan bagaimana cara memilih web hosting yang tepat untuk bisnis Anda. Untuk memulai bisnis atau penggunaan di tahap awal, tentu Anda mengharapkan hosting dengan kualitas handal, tapi juga tidak menguras kantong.

Dengan dua pertimbangan utama itu, kira- kira apa saja yang harus diperhitungkan? Simak ulasan Panda dalam artikel ini ya..

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Web Hosting

Tentu saja Anda boleh tergoda dengan berbagai penawaran menggiurkan yang mampir kepada Anda. Memilih web hosting yang tepat juga bisa dibilang susah- susah gampang.

Namun, Anda perlu memahami faktor- faktor apa saja yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih web hosting dan menentukan paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Harga

Ya, harga adalah hal penting yang perlu Anda pertimbangkan untuk pertama kalinya.

Anda mungkin saja tergiur melihat harga hosting yang kelewat murah dibandingkan rata- rata harga hosting lainnya. Namun, Anda wajib mengingatkan diri Anda sendiri, bahwa apa yang Anda bayar adalah yang Anda peroleh.

Jika dari segi harga terlalu murah, bisa saja spesifikasi yang ditawarkan juga hanya mengcover kebutuhan kecil. Misalnya saja paket untuk pelajar/ mahasiswa, yang benar- benar hanya men- cover pembuatan website untuk proses belajar. Tidak akan memakan banyak bandwith dan tidak untuk banyak trafik.

Namun jika Anda ingin membuat website untuk tujuan bisnis dan menghasilkan uang, maka cobalah untuk memilih hosting dengan spesifikasi lebih baik. Hosting ini harus bisa mensupport Anda dalam jangka waktu lama, tanpa harus upgrade ini dan itu. Tujuannya agar tidak merusak perencanaan keuangan bisnis Anda juga.

2. Spesialisasi Hosting

Faktanya, tidak semua penyedia layanan hosting terbaik itu tepat untuk semua jenis kebutuhan pelanggan. Beberapa provider hosting hanya menawarkan shared hosting atau hosting bersama, dan tidak mempunyai solusi yang baik untuk pertumbuhan bisnis Anda.

Sementara itu, ada juga beberapa hosting yang yang memang sudah berpengalaman di bidangnya sehingga bisa memberikan Anda banyak opsi untuk pertumbuhan bisnis Anda di masa depan.

Untuk memastikan perusahaan hosting yang Anda pilih memang mempunyai spesialisasi sesuai kebutuhan Anda, cobalah melakukan riset kecil- kecilan dengan mempelajari layanan yang ditawarkan perusahaan hosting tersebut.

Selain itu, cobalah untuk menemukan ulasan dan rekomendasi terkait hosting tersebut, sehingga Anda mendapatkan informasi lebih baik tentang kelebihan dan kekurangan hosting tersebut.

3. Spesifikasi

Sudahkah Anda mengetahui kebutuhan Anda dalam menggunakan hosting nantinya? Apakah untuk membuat situs blog biasa, eCommerce, konten viral yang terupdate setiap hari, atau web video?

Semakin besar kebutuhan Anda, maka Anda membutuhkan hosting dengan kapasitas RAM dan bandwidth yang besar. Coba lah untuk berhitung terlebih dulu kebutuhan Anda sebelum menjatuhkan pilihan terhadap hosting tertentu.

Jika ragu, tidak ada salahnya meminta rekomendasi teman atau sesame blogger di forum. Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dulu kepada provider hosting yang Anda pilih. Mereka tidak akan segan untuk memberikan rekomendasi jenis hosting apa yang paling sesuai untuk situs Anda.

Pastikan juga hosting tersebut memberikan kemudahan Anda untuk upgrade di kemudian hari jika memang suatu saat diperlukan.

4. Ulasan Pelanggan dan Reputasi

Ya, coba lah membaca review terkait hosting yang Anda pilih sebelum memutuskan untuk membelinya. Anda bisa meluangkan waktu untuk googling dan membaca ulasan jujur para pengguna yang sudah menggunakan jasa hosting yang Anda incar.

Apakah mereka termasuk happy customer yang puas dengan layanan pelanggan dan fitur yang ditawarkan? Atau banyak dari mereka yang mengeluh karena lambatnya respon dari tim dukungan?

Jika Anda tidak ingin terjebak dalam masalah yang sama, maka ulasan pelanggan adalah hal yang penting untuk Anda perhitungkan.

5. Fitur Tambahan/ Add-Ons

Selanjutnya, penting untuk mengetahui fitur tambahan yang ditawarkan oleh provider hosting kepada penggunanya. Apakah mereka mempunyai fitur add-on menarik yang bisa menarik perhatian penggunanya?

Misalnya saja auto back up secara teratur, anti-virus, domain gratis, tool SEO,
SSL/ TLS, theme WordPress gratis, atau privasi domain gratis.

Jika penawaran mereka cukup menarik dan bisa mendukung kebutuhan Anda, maka tidak ada salahnya untuk menjadikannya sebagai salah satu hal yang cukup Anda pertimbangkan sebelum menjatuhkan pilihan.

6. Hardware

Anda sebaiknya juga mengetahui jenis hardware yang digunakan oleh sebuah perusahaan hosting. Apakah mereka termasuk perusahaan hosting yang terupdate dengan teknologi terbaru? Atau mereka sudah lama tertinggal dari competitor dengan penggunaan teknologi jenis lama?

Faktanya, hardware yang digunakan oleh perusahaan hosting sangat mempengaruhi kinerja server dan situs Anda. Jadi, tentu saja hal ini penting untuk Anda pertimbangkan.

7. Technical Support 

Technical Support adalah hal yang sangat penting saat Anda memilih provider hosting. Meskipun tidak diinginkan, Anda mungkin akan mengalami berbagai masalah yang familiar untuk para pemilik situs, seperti server down, atau bug/ error pada situs Anda.

Dengan tim dukungan yang handal, permasalahan yang Anda hadapi dapat terselesaikan dengan lebih cepat dan mudah.

Untuk itu, pilih lah provider yang memberikan layanan 24/7, baik melalui telepon, email, dan live chat. Pastikan bahwa mereka benar- benar mudah dihubungi dan siap membantu penggunanya di saat mengalami masalah.

8. Control Panel atau User Interface

Control Panel atau user interface yang user friendly akan sangat membantu pengguna dalam melakukan pekerjaan kita. Kita dapat dengan cepat mengetahui tool untuk menginstall CMS, mengatur email, kun FTP, database, dan masih banyak lagi.

Dengan kemudahan interface ini, maka Anda dapat beradaptasi dengan mudah. Sebaliknya, bayangkan jika provider justru mempunyai tampilan antarmuka yang membingungkan satu sama lain?

Beberapa pengguna mungkin akan merasa kesulitan dan membutuhkan waktu untuk benar- benar terbiasa dengan tampilan yang tidak user-friendly tersebut. Pertimbangkan juga apakah mereka menyediakan beberapa tutorial untuk pengguna baru dalam mengakses Control Panel mereka. Untuk perusahaan professional, tentu hal ini menjadi fitur wajib yang mereka miliki.

9. Keamanan/ Security

Bukan hanya fitur keamanan seperti firewall saja, penting untuk mempertimbangkan provider hosting yang juga memberikan layanan keamanan data dan layanan mereka.

Dengan keamanan ekstra, Anda tidak perlu khawatir lagi jika suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan pada situs Anda. Anda juga perlu mencari tahu apakah ada provider tersebut siap membantu jika terjadi masalah tersebut dengan memberikan solusi atau melakukan pencegahan sebelumnya.

10. Skalabilitas

Hal yang terpenting dalam memilih provider hosting adalah apakah mereka masuk ke dalam rencana Anda untuk jangka Panjang?

Bisa jadi Anda merasa hosting yang Anda pilih sudah cukup ‘untuk saat ini’. Namun, bagaimana dengan jangka Panjang?

Apa dengan semakin bertambahnya varian konten Anda dan semakin banyaknya pengunjung dalam satu sampai dua tahun kedepan, hosting Anda masih memenuhi kebutuhan Anda? Apakah provider tersebut mempunyai layanan VPS, cloud server atau Dedicated Server?

Kemudahan layanan hosting dalam melayani upgrade akun atau men-transfer hosting Anda ke provider lain juga penting untuk Anda perhatikan. Berhitunglah dari sekarang sebelum Anda merasakan kerepotan luar biasa di saat bisnis Anda sedang bertumbuh pesat.

Kesimpulan

Memilih layanan hosting memang sedikit rumit di awal karena Anda perlu mengidentifikasi kebutuhan Anda lebih dulu. Selain itu, Anda harus memastikan layanan hosting yang Anda pilih kredibel dan bisa diandalkan.

Fitur tambahan dan layanan dukungan dari perusahaan hosting juga bisa menambah nilai plus karena sangat membantu Anda di kemudian hari.