Type to search

Lain- lain

Strategi Menghadapi Toko Online yang Sepi dan Menurun Omsetnya

Share
toko online, online shop,bisnis online,e--commerce

Apapun jenis bisnis, termasuk toko online, pasti kerap mengalami dinamika naik turun. Ada kalanya bisnis dengan tingkat kesulitan yang tinggi dapat laris manis seperti menjual kacang goreng. Ada kalanya juga menjual barang yang sudah luas marketnya terasa amat sulit.  Atau bisa juga juga bisnis Anda yang biasanya selalu mencetak omset tinggi tiba- tiba sepi. Ini mungkin terjadi? Sangat mungkin dan terjadi dimana saja!

Ketika bisnis mengalami penurunan, banyak pebisnis, khususnya pemula yang langsung pesimis dan menjadi pasif, alias tidak mengoreksi dan melakukan inovasi apa- apa. Padahal, ketika hal ini terjadi, ini adalah pertanda bahwa bisnis Anda sedang diuji. Jika Anda pesimis dan tidak melakukan apa- apa, maka bisnis Anda akan semakin jatuh dan tenggelam, karena persaingan yang semakin ketat dan kompetitor Anda selalu melakukan perbaikan di segala hal. Sebaliknya, jika Anda mengoreksi diri dan melakukan perbaikan, maka bisnis Anda akan selamat dari badai cobaan dan bahkan menjadi semakin kokoh berdiri.

Tips Menghadapi Toko Online yang Sedang Sepi

Jika Anda pelaku bisnis online dan kerap mengalami sepi pesanan dan mulai pesimis, sebaiknya Anda rubah dulu mindset dan perilaku Anda. Bisnis online adalah jenis bisnis yang paling mudah dijalankan dan memiliki ratusan bahkan ribuan kompetitor. Ikuti lah #tipsbisnis berikut ini untuk menghadapi bisnis online Anda yang sedang sepi :

1. Fokus Mengamati, Menganalisa dan Memperbaiki
Percaya lah, setiap bisnis pasti mengalami dinamika sepi – ramai. Khususnya jika bisnis Anda masih baru saja dirintis, dinamika ini akan menjadi godaan yang luar biasa. Ketika ini terjadi, lakukanlah pengamatan terhadap produk yang Anda pasarkan, kualitas pelayanan dan juga apakah pelanggan memiliki akses yang mudah ke produk Anda. Setelah melakukan pengamatan, coba tulis analisa Anda terhadap pengamatan tersebut di kertas. Buat garis besar dan urutkan faktor mana saja yang perlu diperbaiki pertama hingga terakhir. Setelah Anda mendapatkan data analisa tersebut, mulai lah perbaikan maksimal. Dengan perbaikan, bisnis online Anda akan bangkit kembali dan menjadi lebih baik.

Artikel Menarik Lainnya :   Strategi Meraup Profit Maksimal untuk Toko Online Anda di

2. Lakukan Update Produk Menjadi Lebih Variatif dan Kreatif
Normalnya para pelanggan akan lebih senang jika dapat memilih beragam variant produk yang berbeda. Mereka akan merasa memiliki banyak pilihan dan menjadi tidak mudah bosan. Selain itu,nilai pulusnya, mereka dapat menjadi pelanggan setia kita dan senang mengikuti perkembangan toko online kita.

Misalnya Anda memiliki toko online berupa fashion sport, maka selain jersey tim sepakbola, sediakan lah juga jaket bola, jaket training, aksesori tim, kaos bola,  singlet bola dan sebagainya. Pundalam hal fashion wanita, selain dress, maka pertimbangkan juga untuk menyediakan jaket, rok, kaos, scarf dan sebagainya. Hal ini juga berlaku untuk warna ya. Sedangkan jika produk Andalebih ke makanan atau kuliner, maka strateginya sama dengan varian produk dan juga variant rasa yang berbeda.

Artikel Menarik Lainnya :   5 Trend yang Perlu Anda Ketahui dalam SEO dan Konten Marketing

3. Berani Tampil Beda dan Unik
Jika Anda menjual produk fashion seperti dress, kaos, sepatu atau aksesoris, tentu sudah pasti toko online ‘tetangga’ juga menjual produk yang berbeda. Maka dari berinovasi lah untuk terlihat sedikit berbeda dari bisnis online yang lain. Anda mungkin dapat menambahkan beberapa jenis produk handmade, etnik, retro atau tradisional dengan tampilan yang berbeda dan eksklusif. Dengan sentuhan inovasi, toko online Anda akan memiliki daya tarik yang berbeda.

4. Berikan Bonus dan Reward kepada Pelanggan
Jika Anda memiliki beberapa pelanggan setia, jangan pernah sungkan atau pelit untuk memberikan binus kepada mereka. Bonus, betapa pun kecilnya akan membuat pelanggan Anda merasa senang dan merasa dihargai. Bonus yang dapat Anda berikan pun bisa beragam bentuknya, seperti bonus potongan harga, potongan ongkos kirim, voucher belanja dan sebagainya.

Ketika Anda memberikan bonus kepada pelanggan, pastikan juga Anda tidak rugi. Tidak masalah jika margin untung Anda menjadi lebih sedikit, nyatanya strategi ini cukup ampuh untuk menjaga pelanggan Anda tetap setia dan tidak loncat ke toko online lainnya. Anda bisa juga mengatur strategi ini untuk diadakan setiap pembelian ke 3, 6, 9, dst sehingga pelanggan termotivasi untuk berbelanja lagi, di sisi lain, Anda tetap sering mendapatkan margin untung yang sama. Oke untuk dicoba, kan?

Artikel Menarik Lainnya :   10 Tanda yang Mudah Terlihat Saat Karyawan Bahagia dengan Pekerjaannya

5. Jangan Sepelekan, Pemasaran Offline dan Online Sama Pentingnya
Jika Anda selama ini berpikir jualan online yang hanya melulu tentang pemasaran online seperti marketplace, social media, chat, atau forum jual beli, maka rubahlah mindset Anda. Mulai lah untuk giat mengikuti event offline agar bisnis online Anda semakin menjangkau banyak orang dan semakin dikenal. Anda mungkin dapat mengikuti bazaar, pameran atau even sejenis lainnya. Siapkan kartu nama atau brosur mini yang memuat identias #bisnisonline Anda dan juga produk Anda. Semakin banyak orang yang mengenal toko online Anda, maka semakin besar peluang Anda untuk semakin memantapkan langkah kaki.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi bisnis Anda yang sedang sepi dan menurun omsetnya. Bisnis online itu seru dan menyenangkan, jadi gali lah lebih banyak strategi untuk menjaga bisnis Anda, dan memaksimalkannya. Dengan optimis, kerja keras dan terus inovati, bisnis online Anda pasti besar dan kokoh.

Terimakasih sudah membaca. Semoga bermanfaat ^_^

Tags:

You Might also Like

6 Comments

  1. RK Mei 15, 2016

    5

    Balas
  2. Anonim Mei 16, 2016

    5

    Balas
  3. Anonim Mei 17, 2016

    4.5

    Balas
  4. Riant Raafi Mei 18, 2016

    Kadang karena sudah ‘otomatis’, toko online yang mengalami penurunan ndak di analisa penyebabnya. Tapi kalau masih sendiri handle toko online, rasanya sulit untuk menganalisa sekaligus membuat perkembangan produk diwaktu yang bersamaan, Gimana ya solusinya?

    Balas
  5. Panda Gila Mei 19, 2016

    Kalau semuanya masih handel sendiri, memang agak ribet ya gan. Mungkin slow but sure saja lah. Lakukan analisa yang pertama, karena mengembangkan produk pun perlu fokus dan butuh waktu juga agar maksimal. Kalau mengembangkan produk padahal banyak yang masih belum beres, nanti produk juga tidak maksimal dan justru kerja dua kali deh. Ini sih menurut pendapat Saya gan. Good luck dan tetap semangat ya 🙂

    Balas
  6. jaket semikulit murah Okt 10, 2016

    Saya pernah mengalami down dlm penjualan online…
    Betul stlh diamati ada beberapa kekeliruan.
    Seperti terlena dgn banjir orderan kemudian lupa dgn kedinamisan dunia maya. Hasilnya ketinggalan market. Dan kompetitor udah melesat.
    Skrg Alhamdulillah sdh stabil meski blm sperti di puncak.

    Artikel nya bagus Gan.
    Maaf sy malah curhat hahaha

    Balas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.