Type to search

Social Media

Iklan Anda Selalu Ditolak Facebook? Perbaiki dengan 9 Hal Ini

Facebook Ads : Solusi Iklan Selalu Ditolak Facebook

Bicara tentang platform beriklan paling favorit di mata digital marketer, Facebook Ads sudah pasti salah satunya. Pasalnya, Facebook Ads menawarkan banyak fitur beragam yang membuat iklan, terutama untuk produk impulsive. Dengan Facebook Ads, pengiklan akan bisa menjangkau audiens tertarget secara maksimal.

Pengiklan bisa menargetkan audiens berdasarkan usia, demografis, pekerjaan, device, dan hal- hal yang mereka sukai. Potensi Facebook Ads memang sangat besar, dan sayang untuk kita lewatkan.

Di satu sisi, Facebook Ads juga kerap membuat para pengiklannya galau. Misalnya saat Facebook menolak iklan Anda berkali- kali, tanpa alasan yang jelas. Padahal, Anda merasa iklan tersebut sudah on point dan layak tayang.

Mencoba untuk revisi iklan, dan sempat tayang, eh iklan gagal lolos lagi. Hmmm, apa yang sebenarnya terjadi?

Jika penolakan dari Facebook ini terjadi untuk pertama kalinya, mungkin ini bukan masalah besar. Namun jika sudah beberapa kali, tentu rasa frustasi lama kelamaan akan muncul. Menyerah untuk beriklan di Facebook? Well, tentu saja tidak.

Tips Agar Tidak Lagi Ditolak Facebook Ads

Apa yang salah sih dari iklan Saya? Kenapa ya iklan ditolak terus sama Facebook?

Anda mungkin menanyakan hal ini berkali- kali. Untuk memahaminya, mari kita bersama- sama memperhatikan kembali cara beriklan yang benar di Facebook. Dengan begitu, kita tidak lagi menduga- duga, terlebih tanpa alasan yang kuat.

Sebelumnya, coba lah menjawab beberapa pertanyaan ini lebih dulu sebelum kita melangkah lebih jauh :

  • Sudahkah Anda tahu TOS beriklan di Facebook?
  • Apakah Anda tahu produk yang boleh dan tidak boleh tayang dalam Facebook Ads?
  • Sudahkah Anda mempersiapkan materi iklan yang aman untuk tayang?

Setelah menjawab tiga hal tersebut, langkah selanjutnya adalah mengikuti tips berikut ini agar iklan tidak ditolak oleh Facebook :

1. Facebook Selalu Melakukan Proses Review Iklan

Saat Anda menjalankan iklan di Facebook atau Instagram, iklan yang Anda setting akan mengalami proses review yang memakan waktu kurang lebih 1×24 jam. Dalam beberapa kasus, untuk produk dengan potensi pembatasan tertentu, proses review bisa lebih lama lagi.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Facebook selama proses review iklan. Mulai dari gambar, teks, targeting, jenis produk, dan penempatan iklan. Jika Anda menggunakan landing page, landing page harus memenuhi syarat.

Syarat dari landing page ini antara lain harus berfungsi dengan baik, dan menampilkan produk dan jasa yang sama seperti iklan tayang. Jika tidak, Facebook pasti akan menolak iklan Anda.

Setelah proses review selesai, Anda akan mendapatkan pemberitahuan via email atau push notif terkait status iklan Anda : ditolak atau disetujui. Jika mendapatkan persetujuan, iklan akan mulai tayang dan Anda dapat memantau performanya melalui Ads Manager.

Namun, bagaimana jika iklan disapproved, alias ditolak, alias tidak lolos review?

Saat iklan ditolak, Facebook akan mengirimkan email dan notifikasi ke akun terkait penolakan iklan. Melalui email, Facebook akan memberi alasan mengapa iklan tidak berhasil melewati proses review.

Setelah mengetahui penyebab iklan tidak lolos review, Anda dapat memperbaiki (edit) iklan terlebih dahulu, sebelum mengajukannya kembali untuk proses review lanjutan.

Artikel Menarik Lainnya :   Copywriter : Definisi, Alur Kerja, & Tips Menjadi Copywriter Handal

2. Tidak Mengiklankan Konten yang Dilarang

Setiap platform periklanan pasti mempunyai peraturan terkait apa yang boleh dan tidak boleh diiklankan. Tentu saja, Facebook termasuk salah satu advertiser tersebut 😊. Sudah tahukah Anda konten apa saja yang masuk list terlarang di Facebook?

Berikut ini adalah daftar konten tersebut :

  • Produk / service yang illegal
  • Diskriminasi
  • Produk Tembakau
  • Narkoba & Produk yang terkait dengan Obat terlarang
  • Suplemen yang tidak aman
  • Senjata, amunisi atau bahan peledak
  • Produk / service dewasa
  • Konten dewasa
  • Pelanggaran pihak ketiga
  • Content sensasional
  • Atribut pribadi
  • Konten palsu, atau hoax
  • Konten yang kontroversial
  • Landing page yang tidak aktif / tidak berfungsi
  • Peralatan untuk mengawasi
  • Tata bahasa dan kata-kata yang tidak senonoh
  • Tidak ada fungsi
  • Kesehatan pribadi
  • Payday atau pinjaman uang ilegal
  • MLM
  • Pelelangan uang
  • Dokumen palsu
  • Konten berkualitas rendah atau mengganggu
  • Spyware atau malware
  • Animasi otomatis

Jika memang konten termasuk salah satu dari daftar tersebut, maka pantas saja iklan Anda tidak mendapat persetujuan tayang dari Facebook.

3. Konten dengan Penggunaan Terbatas

Berbeda dengan produk dan jasa dilarang, seperti poin nomer 2. Ada beberapa produk yang masih boleh diiklankan, namun dibatasi. Artinya, produk ini terikat dengan term & condition Facebook Ads yang cukup ketat dan Anda perlu berhati -hati.

Beberapa produk tersebut, antara lain :

  • Alkohol (Pembatasan usia sesuai ketentuan negara)
  • Kencan
  • Perjudian uang nyata
  • Lotre negara
  • Obat-obatan online
  • Suplemen
  • Jasa Berlangganan
  • Jasa Keuangan
  • Konten bermerk
  • Layanan pinjaman untuk siswa
Artikel Menarik Lainnya :   Mana yang Lebih Efektif untuk Mengembangkan Bisnis, Iklan atau SEO?

4. Terkait Video Ads

Jika konten yang Anda iklankan berupa video ads dan jenis iklan dinamis, Anda harus mematuhi semua peraturan yang tertuang dalam Advertising Policies Facebook.

Kebijakan ini terkait dengan :

  • Kontent yang mengganggu.
  • Batasan yang terkait dengan hiburan, seperti : narkoba dan penggunaan alcohol, konten dewasa, kata- kata kotor, dan kekerasan/ pelecehan.

5. Soal Targeting

Dalam targeting, ada beberapa point yang perlu Anda perhatikan, misalnya :

  • Hindari menggunakan opsi targeting untuk tujuan mendiskriminasikan, melecehkan, memprovokasi, atau merendahkan pengguna lain.
  • Jika Anda mentargetkan iklan ke audiens tertentu, Anda harus mematuhi ketentuan yang berlaku. Misalnya saja, menargetkan usia tertentu dan interest produk terbatas, seperti alkohol (Karena alkohol mempunyai kebijakan usia sesuai ketentuan negara).
  • Targeting yang pengiklan pilih sebaiknya tidak mencerminkan karakteristik, kepercayaan, orientasi seks, atau SARA.

6. Penyiapan Materi Iklan Facebook

Sampai di tahap ini, apakah Anda sudah semakin siap beriklan di Facebook? Kini saat untuk mempersiapkan materi iklan yang aman untuk promosi Anda.

Beberapa point yang perlu pengiklan perhatikan saat menyiapkan materi iklan antara lain :

  • Relevansi
    Semua komponen iklan harus berhubungan dan sesuai dengan produk atau jasa dalam iklan, serta sesuai dengan jenis audience yang pengiklan targetkan. Komponen iklan yang relevan ini termasuk gambar, teks, video, atau media lainnya.
  • Akurasi
    Produk atau jasa yang tayang dalam iklan harus sesuai dengan produk/jasa yang tampil di landing page, atau halaman penawaran. Landing page tidak boleh memuat produk atau jasa yang Panduan Beriklan Facebook larang.
  • Teks dalam Video, dan Gambar
    Penggunaan teks dalam video dan gambar harus berimbang. Untuk media gambar, Facebook merekomendasikan penggunaan jumlah teks tidak lebih dari 20% dari gambar, untuk menghasilkan performa yang maksimal.
  • Gambar Before vs After
    Facebook tidak menyukai tipikal gambar before vs after. Jenis gambar ini berpotensi mengelabui audiens dan overpromise terhadap kualitas produk. Agar iklan tidak ditolak Facebook, cobalah menghindari jenis gambar ini.

7.  Lead Ads

Leads Ads Facebook atau Lead Generation adalah favorit pengiklan untuk mendapatkan data prospek customer. Untuk jenis iklan ini, Facebook tidak memperbolehkan pengiklan menggunakan pertanyaan dengan tujuan mendapatkan :

  • Nomor akun
  • Riwayat kejahatan
  • Informasi keuangan
  • Pengidentifikasi yang pemerintah keluarkan.
  • Informasi kesehatan
  • Informasi asuransi
  • Afiliasi politik
  • Ras dan etnik
  • Agama
  • Orientasi seksual
  • Template pertanyaan
  • Keanggotaan serikat buruh
  • Username dan Password

Sebagai catatan, Facebook tidak akan menggunakan data pribadi yang sensitif dalam penargetan iklannya. Itulah mengapa informasi sensitif akan berpengaruh terhadap persetujuan tayang iklan.

Artikel Menarik Lainnya :   Cara Membuat Status Terjadwal di Facebook Fans Page

8. Branded Content

Branded content artinya penggunaan brand atau merek, serta konten bermuatan copyright. Facebook melarang pengiklan untuk menggunakan atribut brand mereka secara sembarangan. Misalnya saja, mencantumkan logo Facebook atau Instagram di dalam materi iklan. Logo kecil sekalipun, iklan tetap beresiko besar tidak lolos review.

Dalam hal ini, Facebook menganggap pengiklan mendompleng nama Facebook atau berpura- pura menjadi representatif dari Facebook. Ini bisa menjadi tindakan yang merugikan Facebook itu sendiri.

Sedangkan untuk copyright, pengiklan juga tidak boleh mendompleng nama sebuah brand yang sudah populer atau mengkampanyekan produk KW dari brand ori dengan terang- terangan.

9. Copy Teks Iklan

Bukan hanya memperhatikan jenis produk dan jasa, copy teks juga menjadi bagian penting dalam Facebook Ads. Selain mengemas konten iklan Anda dengan copywriting yang menarik, berhati- hatilah dalam menyusun kata- kata.

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Anda, antara lain :

  • Atribusi pribadi
  • Kata- kata berkonotasi negatif

Atribusi pribadi artinya tidak boleh ada penggunaan kata- kata rasis atau menyudutkan atribut tertentu pada individu. Ini bukan hanya berkaitan rasis dengan agama atau suku tertentu. Misalnya saja, kata ‘Hanya untuk Kelahiran 90’an’, atau ‘Apakah Anda Mempunyai Kulit Hitam dan Gelap?’. Atribusi disini berbicara tentang kecenderungan diskriminasi.

Kata kelahiran 90’an yang merupakan atribusi kelompok tertentu, yang bisa membuat iklan Anda gagal mendapat approval. Begitu juga dengan kata ‘mempunyai kulit hitam dan gelap’.

Sedangkan kata berkonotasi negatif bisa merupakan kata- kata bernada kasar, umpatan, dan tidak pantas. Misalnya saja, kata ‘brengs*k’ atau ‘f*ck’. Menggunakan jenis kata- kata ini berpotensi membuat iklan Anda ditolak Facebook.

Jika ingin iklan lolos review, buatlah copywriting Anda sebaik dan seaman mungkin. Itu peraturan sederhananya.

Kesimpulan

Dengan memahami hal- hal di atas, kini Anda akan semakin mengetahui tujuan Anda beriklan dan bagaimana cara beriklan yang baik, agar iklan lolos review.

Secara ringkas, ini lah to do list Anda untuk memperbaiki kinerja iklan agar tidak ditolak Facebook Ads lagi :

  • Kenali TOS Facebook.
  • Berhati- hati dalam memilih produk untuk iklan.
  • Siapkan materi iklan sebaik- baiknya, dengan mempertimbangkan apa yang Facebook sarankan (seperti penggunaan teks dalam gambar dan video, pemilihan gambar yang relevan).
  • Berhati- hati dalam pemilihan copy teks untuk beriklan.
  • Buat Landing Page Anda serelevan mungkin dengan iklan.

Jangan lupa juga dengan pepatah : Practice makes perfect. Jangan bosan- bosan untuk split test dan testing iklan terus menerus. Melelahkan mungkin, tapi kerja keras Anda akan terbayar dengan kinerja iklan yang baik.

Dalam proses testing ini lah, Anda akan semakin mengetahui pola beriklan di Facebook Ads. Anda akan bisa memahami iklan yang paling efektif dan memberi performa terbaik. Dan tentunya, ini akan memberi kontribusi positif terhadap bisnis Anda.

Siap untuk praktek sekarang juga? Selamat mencoba!

Tags:
Tirta Prana

Gamers for lyfe dan mantan karyawan yang sedang mencoba peruntungan di dunia bisnis dengan usaha distro baju. Wish me luck, gaiss! My life is my battle😎

  • 1

You Might also Like

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x