Type to search

Blogging

Apa itu Inodes? Bagaimana Cara Mengurangi Jumlah Inodes di Hosting?

Apa itu inodes? Bagaimana cara mengurangi inodes di hosting

Biasanya orang baru mencari tahu tentang Inodes saat mereka mengalami masalah limit Inodes di hosting mereka. Saat limit membengkak ini terjadi, maka akan ada notifikasi atau semacam warningdari provider hosting agar si admin melakukan pengurangan Inodes sesegera mungkin.

Apa itu Inodes?

Lantas, apa sih sebenarnya Inodes itu? Sederhananya, Inodes adalah jumlah file yang dapat ditampung di sebuah akun hosting, baik itu data file yang tersimpan di File Manager atau pun di email yang tersimpan di hosting kita. Jumlah file ya, bukan ukuran. Jadi meskipun ukuran file nya kecil, namun banyak sekali, tentu efeknya akan langsung terasa.

Setiap provider hosting mempunyai kebijakan yang berbeda- beda terkait penggunaan Inodes ini. Ada yang secara rinci menyatakan batas maksimal inodes yang diperbolehkan. Namun ada juga yang tidak menginformasikan dengan jelas, tapi masih bisa kita lihat di CPanel jika mengamati dengan jeli.

Di bagian CPanel masing- masing, informasi inodes biasanya ada di bagian kiri atau kanan. Ada yang langsung menuliskannya dengan nama inodes, ada juga yang menulis ‘file usage’.

Melihat batas inodes

Misalnya di HostGator, untuk shared hosting, ada yang namanya soft limit dan hard limit terkait Inodes ini. Soft limit yang mereka berikan untuk akun shared hosting adalah 100.000. Jika pengguna sudah mencapai 100.000 Inodes lebih, maka auto back up tidak bisa dilakukan. Hard limit yang mereka berlakukan untuk akun shared hosting saat ini adalah 250.000*.

Artikel Menarik Lainnya :   6 Plugin Landing Page Terbaik untuk Situs WordPress Anda

Jika mencapai atau lebih dari 250.000, pengguna akan segera mendapat warning agar menguranginya atau melakukan upgrade. Jika pengguna tidak segera melakukan tindakan, maka akan ada ancaman suspen untuk pemilik akun

Apa Akibatnya Jika Inodes Penuh?
Selain mendapat peringatan dan ancaman suspend dari provider hosting (Tergantung dari kebijakan mereka), beberapa masalah lain yang timbul dari jumlah Inodes yang membengkak ini antara lain :

  • Auto backup akan terhenti secara otomatis (kebijakan beberapa provider hosting*)
  • Tidak bisa upload file baru
  • Performa hosting secara keseluruhan dapat terganggun

Cara Mengurangi Jumlah Inodes di Hosting

Sederhananya, karena Inodes itu berarti jumlah file di hosting, maka cara mengurangi jumlah inodes adalah dengan menghapus file yang ada di hosting. Coba lah dengan mulai mencari file yang tidak terpakai di direktori/ database, menghapus back up yang sudah tidak terpakai, atau dengan menghapus daftar email di hosting.

Jika selama ini Anda men- setting auto back up, maka file ini akan tersimpan di File Manager, dan bisa menjadi sumber permasalahan Inodes yang besar. Bisa juga email yang banyak terisi spam, pesan atau notifikasi yang masuk ke email domain.

Artikel Menarik Lainnya :   13 Jaringan Native Ads Terbaik untuk Menghasilkan Uang dari Blog

Jangan Cemas Dulu, Lakukan Tips Ini untuk Mengatasi Masalah Inodes

Mencapai batas jumlah file memang lumayan bikin puyeng, tapi Anda masih bisa mengatasinya dengan mudah. Dengan tetap tenang, lakukan lah tips berikut ini untuk mengurangi jumlah file di hosting Anda :

1. Jangan buru- buru pindah hosting

Pengalaman di Hostgator, saat mendapat peringatan Inodes beberapa waktu lalu (Inodes saya mencapai 400.000), Saya langsung berpikir untuk pindah hosting. Pikir saya waktu itu, buat apa hosting unlimited kalau jumlah file nya terlalu dibatasi. Waktu itu, inodes Saya membengkak karena satu dan lain hal. Alhasil, Saya lumayan kalang kabut, dan cepat- cepat cari alternatif.

Nyatanya, pindah hosting tidak menyelesaikan masalah. Setelah saya pindah data satu blog ke hosting baru. Jumlah saya tidak lama mencapai 400.000 juga. Saya juga mendapatkan peringatan penggunaan dari hosting ini.

Jadi, langkah awal apa yang seharusnya Saya lakukan : jangan pindah hosting dulu sebelum tahu problemnya ada dimana.

2. Identifikasi masalah

Jangan gegabah saat mengetahui inodes membengkak secara tiba- tiba. Untuk memastikan kendala yang dialami, cobalah untuk menghubungi provider hosting lewat tim support mereka.

Apa benar karena banyaknya file tidak terpakai di directory? Apa benar karena email yang menumpuk? Apa benar karena file backup tidak di hapus? Apa benar file sampah masih nongkrong di folder sampah? Jika iya, hapus semua file itu sesuai rekomendasi dari provider hosting Anda.

Artikel Menarik Lainnya :   Apa itu robots.txt? Bagaimana Cara Menggunakannya?

Sudah dihapus, kok jumlah file masih sama? Coba clear cache dan tunggu beberapa menit. Setelah dicek lagi, kok jumlah file masih sama? Atau malah ada penambahan? Hmmmm…

Jangan- jangan ini karena duplicate images yang otomatis dibuat WordPress? Persis seperti pengalaman Saya waktu itu.

Jika memang seperti ini, maka yang harus Anda lakukan adalah menghapus duplikat gambar di WordPress semaksimal mungkin. Anda bisa mendapatkan solusinya disini : Cara Mengatasi Gambar Duplikat (Duplicate Image) di WordPress.

Sebelum melakukan hal tersebut, lakukan lebih dulu step #3 ya.

3. Back up Data : WAJIB

Kalau sayang dengan blog Anda, lakukan back up terlebih dulu sebelum melakukan update apapun untuk blog Anda. Terutama karena tindakan yang akan Anda lakukan ini ada hubungannya dengan menghapus file.

Jadi, buatlah backup manual di cPanel Anda, dan download ke komputer lebih dulu. Setelah backup berhasil di-download, hapus kembali file tersebut dari cPanel Anda.

4. Lakukan action nya sekarang juga

Kalau sudah back up data, Anda boleh percaya diri untuk take action mengurangi jumlah file tadi. Entah itu dengan menghapus file di directori, back up atau email di server.

Kesimpulan

Menghadapi inodes yang membengkak memang sedikit tricky, namun tetap hal yang bisa diatasi. Setelah melakukan 4 langkah tersebut,  seharusnya Anda sudah tidak punya masalah dengan batas Inodes lagi.

Namun jika tetap mendapatkan warning yang sama, ada baiknya Anda menghubungi provider hosting untuk mendaptakan bantuan dan identifikasi masalah yang lebih mendalam lagi.

Semoga bermanfaat!

Tags:
Redva

I'm a Digital Marketing enthusiast. Bekerja di salah satu digital marketing terbesar di Jawa Tengah sebagai Digital Strategist dan telah menulis untuk blog dengan niche teknologi & digital marketing lebih dari 4 tahun.

  • 1

You Might also Like

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Alfiandar
6 months ago

Akhirnya rasa penasaran saya terjawab sudah. Saya pikir inodes itu sebutan lain dari file yang ada di direktori hostingan kita. Ternyata beda ya? jumlah file 200 bukan berarti inodes juga sama 200.

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x