Type to search

SEO

Cara Mengukur dan Menurunkan Spam Score Website dengan Efektif

Cara Cek dan Menurunkan Spam Score Website

Spam Score mungkin terasa familiar untuk Anda yang terbiasa mengecek performa website dengan Mozbar. Dalam bar ini sendiri, spam score muncul di sebelah kanan DA dengan angka berupa persentase.

Yang menjadi pertanyaan, apakah spam score ini merupakan tolak ukur penting untuk performa website? Berapa skor spam yang tinggi atau rendah? Bagaimana cara mengurangi nilai spam ini?

Nah segala hal tentang spam score atau skor spam ini akan Panda ulas secara terperinci di artikel ini. Selamat menyimak! 🙂

Pengertian Spam Score

Spam Score atau Skor Spam adalah algoritma yang dimiliki oleh Moz dalam menilai apakah sebuah website layak disebut spam sehingga punya reputasi buruk di mata Google. Untuk ini, Moz menimbang 27 faktor Spam untuk menentukan apakah sesuatu cenderung spam atau tidak.

Semakin banyak ciri- ciri website spam yang ditemukan saat halaman web dibuka, maka semakin tinggi spam score nya.

Yang perlu digaris bawahi, skor spam yang tinggi pada website bukan berarti situs ini langsung terindikasi sebagai sarang spam atau pelaku spam. Menurut Moz, ini menandakan pemilik website perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kualitas dan relevansi situs.

Cara Kerja Spam Score dalam Mengukur Performa Website

Hasil persentase skor spam yang ditunjukkan oleh Mozbar ini diperoleh dari presentasi Linking domain yang merujuk ke situs. Pembagiannya adalah sebagai berikut : 

  • 1-30% Rendah
  • 31-60% Sedang
  • 61-100% Tinggi
Breakdown spam score Moz

Semakin banyak link yang diperoleh dari website dengan spam skor tinggi, maka ini akan berkontribusi pada tingginya spam score pada website. Namun, ini bukan satu- satunya faktor.

Untuk memahaminya, Anda perlu mengenali 3 hal berikut :

  • Spam Score website Anda,
  • Spam Score situs lain, dan 
  • 27 faktor Spam untuk menentukan apakah sesuatu cenderung spam atau tidak. 

Spam Score website Anda

Spam score tinggi tidak selalu berarti kalau situs Anda pasti spam. Namun, persentase ini mewakili berbagai sinyal potensial yang ada di website Anda. Mulai dari permasalahan konten, hingga metrik otoritas yang rendah.

Karena ini berdasarkan pada korelasi dengan hukuman daripada penyebab, maka solusinya tidak harus mengubah faktor- faktor di situs Anda. Selama situs Anda belum pernah punya histori penalti, Anda tidak perlu khawatir tentang skor rendah atau sedang.

Sebaliknya, Anda bisa menggunakan angka persentase ini untuk menilai kualitas tautan masuk ke situs Anda. Anda perlu melakukan pengecekan untuk menentukan tautan mana yang perlu diselidiki lebih lanjut atau bahkan dihapus.

Skor Spam Situs Lain

Lagi- lagi, ini bukan berarti bahwa situs- situs dalam daftar ini adalah spam. Persentase ini juga mewakili berbagai macam sinyal potensial. Baik itu dari masalah konten, hingga tingkat otoritas yang rendah.

Untuk menyikapinya, sebaiknya Anda tidak langsung mengabaikan atau menolak tautan situs dengan skor spam yang lebih tinggi. Namun, Anda juga disarankan untuk melakukan pengecekan lebih lanjut. Pastikan untuk memeriksa konten situs dan relevansinya sebelum menautkan situs lain ini dengan situs Anda.

27 Indikator untuk Spam Score Moz

Untuk menilai spam ini, Moz menggunakan engine yang bisa mempelajari sejumlah besar data, yang terdiri dari domain- domain yang dihukum dan di banned yang saling berkorelasi.

Dari data ini, setidaknya ada 27 faktor untuk menentukan apakah sebuah website cenderung spam atau tidak. Berikut daftarnya :

  1. Hanya mempunyai sedikit halaman dalam satu nama domain
  2. Menggunakan TLD yang sering digunakan website spam, misalnya .info, .cc, .pl, dll
  3. Panjang nama domain dan subdomain yang mirip dengan digunakan situs spam
  4. Nama domain menggunakan angka seperti yang sering ditemukan di website spam
  5. Tidak menggunakan font khusus yang cukup umum ditemukan di website spam
  6. Google tag manager hampir tidak pernah ditemukan di website spam
  7. Tag iklan double klik jarang ditemukan di website spam
  8. Website spam jarang memasang nomer telepon di website mereka
  9. Website spam jarang mempunyai halaman linkedin
  10. Alamat email juga jarang ditemukan di website spam
  11. HTTPS jarang sekali digunakan oleh website spam
  12. Website yang cenderung spam biasanya menggunakan meta keywords
  13. Kunjungan website yang sangat sedikit di panel clickstream cenderung lebih spam dibandingkan website dengan kunjungan tinggi
  14. Penggunaan rel=canonical non lokal sering diasosiasikan dengan spam
  15. Panjang dari judul halaman yang sangat panjang atau sangat pendek sering menjadi indikasi spam
  16. Panjang dari meta description yang sangat panjang atau sangat pendek adalah ciri- ciri spam
  17. Penggunaan meta keywords yang menumpuk kata kunci
  18. Website spam umumnya tidak menggunakan favicon
  19. Tidak ditemukannya Facebook Tracking Pixels juga sering ditemukan di website spam
  20. Jumlah eksternal link yang tidak wajar menjadi salah satu indikasi kuat website spam
  21. Website spam juga biasanya memasang link keluar menuju domain yang sama dalam jumlah tidak wajar
  22. Rasio antara jumlah link dan jumlah teks konten tidak wajar
  23. Website spam seringkali mempunyai huruf vokal dan huruf konsonan berurutan di nama domain mereka
  24. Website spam kerap menggunakan tanda hubung berkali- kali di nama domain mereka
  25. Website spam biasanya mempunyai URL yang panjangnya tidak wajar
  26. Di dalam halaman situs spam sering ditemukan kata- kata yang erat kaitannya dengan topik spamming, seperti obat- obatan, konten dewasa, game, dsb
  27. Penggunaan kata- kata topik situs spamming seperti obat- obatan, game, konten dewasa, dsb dalam anchor teks juga menjadi indikasi kuat website spam

Cara Cek Spam Skor, Apakah Spam Score Kita Cukup Tinggi?

Moz membagi zona nilai spam ke dalam 3 area, yaitu zona hijau, zona kuning, dan zona merah. Perhatikan tabel berikut ini :

Spam Score website di Moz dan mengukurnya

Website yang nilai spam nya sudah di atas angka tiga belas, biasanya sudah rawan untuk terkena banned oleh Google. Untuk menghindari hal ini, pemilik website harus melakukan analisis terhadap teknik SEO yang dilakukannya. Apakah SEO sudah dilakukan dengan cukup natural dan tidak terlalu memaksakan?

Untuk mengetahui berapa spam score dan menganalisa, berikut langkah- langkahnya :

  1. Masuk ke https://moz.com/login, Silahkan mendaftar lebih dulu jika belum mempunyai akun
  2. Masuk ke halaman https://analytics.moz.com/pro/link-explorer/spam-score
  3. Masukkan url blog dan klik Analyze

Tunggu beberapa saat sampai Moz menampilkan data nilai spam website Anda. Data yang tampil dari hasil cek spam score website ini antara lain :

  • Jumlah linking domain
  • Domain Authority/ DA
  • Nilai spam score
  • Presentasi linking domain sesuai zona nilai spam
  • Daftar tautan inbound link beserta nilai spam dan DA

Dari data ini, Anda bisa melihat inbound link mana saja yang berkontribusi terhadap skor spam situs Anda.

Daftar inbound link yang berpotensi menyebabkan spam score

Cara Menurunkan Spam Score yang Tinggi di Website

Setelah mengetahui nilai spam kita dan ternyata tinggi, apa yang perlu dilakukan selanjutnya? Tentu saja melakukan optimasi untuk menurunkan nilai spam tersebut.

Untuk menurunkan nilai spam, tentu ini harus disesuaikan dengan masalah yang timbul di website. Kita akan kupas satu per satu ya cara optimasi spam score nya :

1. Sedikit halaman ditemukan

Hanya mempunyai sedikit halaman dalam satu nama domain. Website dengan sedikit halaman atau bahkan banyak halaman tidak ditemukan karena broken link di dalamnya perlu segera memperbaiki masalah ini.

Memang ada beberapa situs dengan tipe microsite yang berarti sedikit konten. Situs- situs baru mungkin akan mendapat sedikit kelonggaran. Namun situs lama dan mapan dengan hanya sedikit halaman akan membuat Google dan Moz curiga.

2. Hindari TLD yang berbau spam

Hindari penggunaan ekstensi domain TLD yang berbau spammer. Menurut Spamhous, sepuluh besar TLD yang paling banyak digunakan untuk website spam antara lain :

  • .science
  • .top
  • .gdn
  • .us
  • .stream
  • .cliz
  • .biz
  • .download
  • .study
  • .accountant

Data ini dibuat berdasarkan persentase dengan hanya melihat kurang dari 600 situs yang menggunakan domain. Jika saat ini Anda sudah menggunakan domain .com, maka ini sudah pilihan aman dan ideal dalam TLD.

3. Pemilihan nama dan panjang domain

Hindari penggunaan frasa kata kunci pada domain dan sub domain. Hindari juga penggunaan nama domain yang terlalu panjang atau terlalu pendek.

4. Domain dengan angka

Ada banyak situs yang baik- baik saja dengan penggunaan angka di URL mereka. Misalnya saja Business2Community atau 99Designs. Namun, memiliki beberapa angka, terutama angka acak di akhir URL, menunjukkan identitas sebagai situs spam potensial. Atau bahkan, merupakan domain yang di-generate secara otomatis untuk kepentingan yang mencurigakan.

5. Menggunakan SSL

Penggunaan SSL atau HTTPS sudah disarankan oleh Google sejak beberapa tahun yang lalu. Situs dengan https bisa disebut sebagai salah satu jaminan bahwa situs aman untuk dikunjungi.

SSL Certificate - Web Security

6. Tampilkan Informasi kontak

Jangan lupa untuk menampilkan halaman about us yang berisi informasi kontak dari website. Menampilkan info alamat email, linkedin, dan telepon jika perlu, adala salah satu indikator bahwa website dikelola untuk tujuan yang jelas.

7. Hindari Meta Tag berlebihan

Hindari penggunaan meta tag secara berlebihan. Beberapa tahun yang lalu mungkin trik ini masih dipakai, yaitu dengan memasukkan banyak kata kunci di meta tag. Jika praktek ini masih dilakukan, spam score pasti tinggi dan Google dengan cepat mencurigai situs Anda.

Buatlah meta description dan meta keyword sesuai dengan rekomendasi SEO. Tidak terlalu banyak keyword sehingga terkesan spam, dan meta deskripsi tidak terlalu panjang atau terlalu pendek.

8. Lalu lintas dan otoritas rendah

Jika domain authority dan lalu lintas website rendah, Anda harus segera menyusun strategi untuk meningkatkannya. Anda bisa memulainya dengan menerapkan strategi SEO On Page yang powerful, dan optimasi Off Page dengan backlink berkualitas dan relevan.

Tips ini mungkin tidak bisa diperoleh secara instan. Tapi Anda perlu untuk memulainya segera. Selain itu, jangan lupa untuk mengeksplor dan memfilter ulang tautan yang Anda peroleh. Hilangkan backlink berkualitas buruk untuk situs Anda.

9. Jumlah tautan yang sangat rendah untuk ukuran situs

Jika halaman website Anda sudah mempunyai ribuan sub halaman, posting blog dan sebagainya tapi backlink sangat sedikit, ini akan mencurigakan. Logikanya, produksi konten yang sangat besar tidak memakan waktu hanya semalam.

Artinya, Anda mungkin bisa mendapatkan tautan alami dari berbagai sumber sesuai dengan jumlah konten yang diproduksi. Tapi perlu diingat juga, tautan harus berkualitas baik.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dicoba untuk menghasilkan tautan berkualitas baik :

  • Membuat artikel pendek di Linkedin dan menambahkan anchor teks yang relevan dengan keyword utama di artikel kita
  • Membuat dan mengupload dokumen yang sudah mempunyai optimasi anchor teks ke dalam scribd, slideshare.net, dan academia.edu
  • Melakukan guest post di blog dengan otoritas bagus
  • Melakukan internal linking ke artikel lamam dari artikel baru terkait
  • Menggunakan plugin related post untuk meningkatkan internal linking di artikel yang saling terkait

10. Keragaman tautan yang sangat rendah

Tautan alami dihasilkan oleh berbagai sumber. Jika sumber tautan berasal dari sumber terbatas dengan keanekaragaman rendah, ini akan sangat merugikan. Untuk keanekaragaman ini pastikan berasal dari situs- situs dengan reputasi baik juga ya.

Untuk keragaman ini, bisa dibagi ke dalam :

  • IP yang bervariasi
  • Domain yang bervariasi
  • Anchor yang bervariasi
  • Landing page yang bervariasi

11. Rasio dofollow dan nofollow link yang tidak biasa

Tautan nofollow kini semakin umum di website. Mereka umumnya datang dari media sosial, komentar blog, forum, atau berbagai macam blog nofollow.

Jika situs Anda mendapatkan persentase yang tinggi dari tautan yang diikuti dibandingkan dengan tautan yang tidak diikuti, ini bisa membuat Google curiga. Secara khusus ini memberitahu Google kalau Anda fokus memperoleh tautan di ikut dengan harapan mendapatkan nilai SEO tambahan dari mereka. Ini bukan hal yang disukai Google.

Bagaimana solusinya? Saat berburu backlink, Anda tidak perlu terlalu memikirkan apakah ini link nofollow atau dofollow. Dengan begitu, fokus nya adalah pada jumlah dan kualitas tautan.

Karena kenyataannya, semakin Anda detail pada teknis kecil, Anda mungkin tidak sadar terserah ke area spam dan black hat, dan justru membuat jebakan untuk diri sendiri.

12. Gunakan Favicon

Apakah situs Anda sudah dilengkapi dengan favicon? Favicon adalah icon kecil yang muncul di browser saat seseorang masuk ke website Anda.

Misalnya saja di situs Panda ini, di bagian atas browser samping judul konten, Anda akan melihat icon Panda sebagai favicon situs ini. Jika Anda belum sempat membuatnya, buatlah sesegera mungkin.

13. Keterbatasan Anchor teks branded (branded link)

Buat nama website atau nama brand Anda dikenal dan familair oleh mesin pencari. Inilah tujuan dari anchor teks branded link.

Analogi nya begini. Saat pertama kita meninggalkan komentar di situs orang lain dengan nama website kita, tidak ada yang mengenal. Namun jika kita sering ke situs tersebut dan menggunakan identitas kita, maka lambat laun orang akan mengenal kita.

Backlink yang terbawa saat kita berkomentar ini lah yang disebut dengan branded link. Dan ini bukan hanya berdampak pada situs yang kita komentari dan pengunjungnya, tapi juga mesin pencari.

Search engine akan mengenali anchor teks kita dan hubungannya dengan situs tertentu saat didapati anchor teks ini dibuat untuk link yang sama. Branded link ini memberikan informasi kepada bot tentang siapa kita, dari mana kita, dan apa yang menjadi niche kita.

Disamping menerapkan variasi tautan dan anchor teks yang baik untuk page authority, penggunaan branded link ini sangat baik untuk menerapkan domain authority.

14. Hindari Pembuatan Konten yang Dangkal

Sejak era pasca algoritma Panda, konten yang dangkal adalah masalah untuk situs. Mox mengukur ini melalui rasio konten yang relatif rendah dibandingkan dengan navigasi dan materi lain di situs website.

Para pakar SEO sendiri merekomendasikan untuk menjaga konsistensi konten setidaknya 1000 kata, meskipun 1500 atau bahkan 2000 kata adalah penerapan yang lebih baik. Sedangkan deretan konten di bawah seribu kata kemungkinan dianggap sebagai konten yang dangkal.

15. Jumlah eksternal link yang terlalu banyak

Tautan berlebihan adalah sinyal spam. Termasuk dalam hal ini eksternal link, atau link yang mengarah keluar.

Eksternal link dianggap sinyal spam karena berpotensi memberikan link yang tidak relevan. Terlebih jika link tersebut dofollow yang memaksa bot Google untuk merayapi link tersebut.

Semakin banyak link eksternal yang diikuti tapi minim relativitas dengan artikel yang dibaca, maka semakin besar aktivitas ini ditandai sebagai spam. Jika ini menjadi salah satu kelemahan situs Anda, cobalah menghapus link eksternal yang tidak perlu untuk menurunkan spam score.

16. Tautan internal yang sangat sedikit

Tautan internal adalah salah satu indikator situs bekerja secara organik. Dalam proses memproduksi konten, seringkali Anda mereferensikan konten lain yang diterbitkan sebelumnya.

Untuk itu, setiap posting blog disarankan untuk mempunyai setidaknya satu tautan dalam teks ke halaman lain di website. Untuk penerapannya sendiri, berikut adalah metode yang disarankan :

  • 1-2 anchor teks di postingan yang saling terkait
  • Inline related post untuk menampilkan postingan terkait di tengah artikel
  • Related post di bawah artikel
Memasang Related Post di Tengah- Tengah Postingan

17. Tautan eksternal ‘tidak biasa’ yang tersembunyi

Situs spam kerap menyembunyikan tautan spam ke dalam navigasi mereka. Terutama di bagian sidebar dan footer.

Hindari praktek menaruh link eksternal ke bagian- bagian kecil dengan label khusus. Misalnya saja membuat daftar link eksternal di sidebar dengan label ‘Partner Website Kami’. Sebaiknya meminimalkan praktek seperti ini.

18. Hindari penggunaan kata- kata berbau spam dalam konten dan anchor teks

Kata- kata tertentu identik dengan website spam. Misalnya saja kata- kata dalam topik obat- obatan, konten dewasa, game, dan sejenisnya.

Untuk itu, hindarilah penggunaan kata- kata dalam daftar tersebut dalam konten, dan juga termasuk dalam anchor teks.

19. Optimasi Mark Up & Rich Features

Mark up adalah istilah dari kode yang digunakan dalam sebuah halaman website. Anda bisa mengecek mark up dengan klik kanan sebuah halaman web dan pilih view source. Jika Anda melihat kode- kode unik selain teks biasa, inilah yang disebut dengan mark up.

Mark up ini sendiri terdiri dari beberapa bahasa. Yang paling dasar adalah bahasa HTML, kemudian ada CSS untuk mengatur tampilan, PHP untuk membuat server side page, dan Javascript untuk konten dinamis.

Tidak ada panduan pasti untuk mengukur rasio mark up dengan plain text atau isi konten. Namun menurut Moz, terlalu banyak plain text dengan mark up bisa membuat halaman mempunyai keterbacaan rendah dan menjadi halaman keyword spider. Yaitu halaman dengan ratusan kata kunci untuk menjebak pengguna agar masuk ke halaman dari mesin pencari.

Jika konten website Anda cukup panjang, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan mark up halaman :

  • Membagi artikel dengan penggunaan heading dan sub heading
  • Menggunakan bold, italic, underline pada kata- kata tertentu
  • Menggunakan bullet & numbering
  • Menambahkan gambar, video, atau embedded content
  • Menggunakan warna teks

Kesimpulan

Spam score akan berdampak buruk pada website. Maka dari itu, langkah terbaik untuk mengatasi skor spam yang tinggi adalah dengan melakukan optimasi untuk menurunkan angka tersebut.

Berikut adalah beberapa ringkasan dari pembahasan artikel ini :

Apa itu Spam Score?
Artikel Menarik Lainnya :   12+ Kesalahan yang Sering Dibuat Marketer dalam Desain Website

Spam Score atau Skor Spam adalah algoritma yang dimiliki oleh Moz untuk menilai apakah sebuah website layak disebut spam sehingga punya reputasi buruk di mata Google.

Bagaimana Cara Kerja Spam Score?

Moz akan menganalisa spam score website Anda dengan menggunakan 27 indikator. Hasilnya, ada tiga zona untuk mengidentifikasi kualitas spam score Anda. Apakah berada di zona hijau, zona kuning (waspada), dan zona merah (perlu tindakan segera).

Bagaimana Cara Cek Spam Score?

Untuk mengecek spam score dengan mudah dan cepat, Anda bisa menggunakan fitur Spam Score di Moz. Lihat lebih lanjut tutorialnya di artikel ini.

Bagaimana Cara Menurunkan Spam Score?

Untuk menurunkan spam score, Anda perlu mengidentifikasi masalah pada website lebih dulu. Setelah itu, lakukan optimasi untuk menurun spam score dengan 19 cara yang diulas di website Panda Gila ini.

Artikel Menarik Lainnya :   Mana yang Lebih Efektif untuk Mengembangkan Bisnis, Iklan atau SEO?

Satu hal yang perlu diketahui, Moz tidak selalu memperbarui basis data skor spam mereka sesering mungkin. Jadi saat Anda sudah memperbaiki masalah di website, hasilnya mungkin tidak langsung terlihat di skor spam Moz, karena mereka belum sepenuhnya mengindeks dan memproses ulang data.

Dan perlu diingat, Moz memang salah satu platform besar untuk mengukur kinerja website. Namun Moz bukan lah Google dan tidak mempunyai kekuatan pemrosesan tak terbatas yang diperlukan untuk memantau apa yang dilakukan Google. Terlebih, algoritma Google berubah dari waktu ke waktu.

Meski begitu, spam score sebagai salah satu panduan yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan yang diperlukan terhadap situs web. Dengan memperbaiki potensi masalah yang muncul, performa situs web Anda tentu akan lebih baik.

Selamat mencoba!

Mas Panda

Berkecimpung di niche Blogging & Digital Marketing lebih dari 5 tahun. Pernah menjadi salah satu bagian dari Digital Marketing Agency terbesar di Jawa Tengah. Sedang dan terus belajar dalam Digital Marketing.

  • 1
4 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x