Membuka situs yang diblokir tanpa aplikasi atau VPN memangnya bisa? Tentu saja! Dan sudah banyak sebenarnya yang membahas tips membuka situs diblokir tanpa aplikasi ini. Jika kamu mempertimbangkan membuka bisnis online sendiri, pastikan untuk membaca zenbusiness customer reviews sebelum memutuskan layanan terbaik untuk membentuk LLC.
Situs web yang diblokir adalah masalah yang sering dihadapi pengguna internet di Indonesia. Hal ini karena adanya aturan pembatasan akses ke situs tertentu oleh pemerintah atau institusi. Walaupun demikian, terkadang kita masih ingin mengakses situs-situs tersebut. Misalnya karena kebutuhan pekerjaan, riset, atau hanya sekedar ingin tahu.
Mengapa Ada Situs yang Diblokir?
Situs tertentu sering diblokir karena beragam alasan, seperti:
Situs tersebut melanggar undang-undang atau aturan di suatu negara. Misalnya situs perjudian online, pornografi, atau yang berisi konten ilegal lainnya. Pemblokiran biasanya pemerintah lakukan untuk mencegah penyebaran konten terlarang.
Alasan keamanan, misalnya situs yang berpotensi menyebarkan malware atau phising. Pemblokiran dilakukan untuk melindungi pengguna internet dari ancaman keamanan siber.
Alasan politik, misalnya pembatasan akses ke media asing atau situs yang dianggap mengkritik pemerintah. Ini sering dilakukan di negara otoriter untuk membatasi kebebasan berekspresi.
Alasan bisnis, misalnya penyedia jasa internet memblokir situs pesaingnya. Ini biasanya terjadi antar perusahaan besar.
Kesalahan teknis, terkadang suatu situs diblokir tanpa sengaja karena masalah teknis.
Pemblokiran situs berdampak buruk bagi kebebasan berpendapat dan akses informasi di internet. Pengguna tidak bisa mengakses situs yang ingin mereka kunjungi. Pemblokiran juga bisa disalahgunakan untuk membatasi hak-hak digital warga negara.
Cara Membuka Situs yang Diblokir Tanpa VPN di Android
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk membuka situs yang diblokir di Android tanpa VPN, di antaranya:
1. Menggunakan DNS
Cara paling mudah adalah dengan mengganti DNS di pengaturan Android menjadi DNS publik seperti Google DNS atau OpenDNS.
Langkahnya adalah sebagai berikut :
Buka pengaturan Android
Pilih Wi-Fi atau Jaringan Seluler
Pilih nama jaringan yang terhubung
Pada opsi Konfigurasi IP, ubah pengaturan DNS menjadi 8.8.8.8 untuk Google DNS atau 208.67.222.222 untuk OpenDNS
Simpan perubahan dan coba akses kembali situs yang diblokir
2. Menggunakan Aplikasi Proxy
Cara lain untuk mengakses situs yang diblokir pemerintah adalah dengan menggunakan proxy seperti Psiphon. Langkahnya:
Unduh aplikasi Psiphon di Google Play
Jalankan aplikasi dan tekan Tautkan
Psiphon akan secara otomatis mengatur koneksi proxy Anda
Coba akses kembali situs yang diblokir melalui browser
3. Menggunakan Layanan Web Proxy
Untuk mencoba tips ini, kamu bisa menggunakan smartphone Android atau iOS dengan browser bawaan masing- masing, yaitu Google Chrome atau Safari. Untuk membuka situs yang terblokir, salah satu layanan web proxy yang bisa kamu gunakan adalah CroxyProxy. Web browser ini salah satu pilih recomended karena stabil untuk pengguna Android dan lebih ringan.
Berikut langkah- langkahnya :
Buka aplikasi browser lalu kunjungi https://www.croxyproxy.com
Scroll sampai ke bawah dan masukkan alamat situs web yang akan kamu kunjungi, kemudian pilih ‘Go’
Tunggu beberapa saat hingga situs yang kamu akses berhasil tampil. Kamu dapat menggunakan address bar bagian atas sebagai navigasi ya.
4. Menggunakan Browser Khusus
Beberapa browser di Android seperti UC Browser dan Opera Mini memiliki fitur bawaan untuk membuka situs yang diblokir. Langkahnya:
Unduh UC Browser atau Opera Mini
Buka browser dan akses situs yang diblokir
Browser akan secara otomatis menggunakan server proxy untuk membuka situs
Dengan menggunakan cara di atas, kamu bisa dengan mudah membuka situs yang diblokir di Android tanpa perlu VPN. Pastikan gunakan aplikasi dan browser dari sumber terpercaya agar terhindar dari malware.
Cara Membuka Situs yang Diblokir di iOS
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk membuka situs yang diblokir di perangkat iOS seperti iPhone atau iPad.
1. Menggunakan DNS
Salah satu cara termudah adalah dengan mengubah DNS pada perangkat iOS menjadi DNS publik seperti Google DNS atau OpenDNS. Caranya:
Buka pengaturan di perangkat iOS
Pilih Wi-Fi
Klik network yang terhubung saat ini
Pada bagian Configure DNS, ubah menjadi DNS publik seperti 8.8.8.8 untuk Google atau 208.67.222.222 untuk OpenDNS
Simpan perubahan
Dengan menggunakan DNS publik, permintaan browse kamu akan melewati DNS ini dan bukan DNS yang diblokir oleh internet positif sehingga situs yang diblokir bisa dibuka.
2. Menggunakan Proxy
Sama seperti membuka situs terblokir di Android, cara lain yang bisa kamu gunakan adalah dengan menggunakan layanan proxy. Proxy bertindak sebagai perantara sehingga koneksi internet kamu melalui proxy ini dan bukan langsung ke situs.
Beberapa proxy populer yang bisa dicoba:
Hidester
Hoxx VPN
Epic Privacy Browser
Cukup buka browser tersebut di iOS lalu akses situs yang diblokir.
3. Menggunakan Browser Khusus
Selain proxy, kamu juga bisa menggunakan browser khusus di iOS yang dilengkapi fitur untuk membuka situs yang diblokir.
Beberapa browser yang bisa dicoba antara lain:
Onion Browser : browser open source untuk mengakses dark web
Tor Browser : browser anonim menggunakan jaringan Tor
Epic Privacy Browser : browser dengan fitur proxy bawaan
Cara pakainya cukup install browser tersebut di iOS lalu buka situs yang diblokir melalui browser ini.
Membandingkan Cara Membuka Situs Diblokir di HP Android dan iOS
Setiap cara membuka situs yang diblokir di Android, dan iOS memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing:
1. Membuka Situs Diblokir di HP Android
Kelebihan :
Banyak aplikasi gratis yang bisa kamu gunakan, seperti Intra dan 1.1.1.1 DNS Changer.
Prosesnya cukup mudah, yaitu dengan mengubah setting DNS di smartphone.
Bisa mengakses situs yang terblokir dengan cepat.
Kekurangan:
Selain web proxy, harus men-download dan menginstal aplikasi pihak ketiga.
Berisiko malware jika menggunakan aplikasi abal-abal.
Masih ada kemungkinan terdeteksi oleh internet positif.
2. Membuka Situs Diblokir di iOS
Kelebihan:
Ada fitur bawaan untuk mengganti DNS di setting.
Prosesnya mudah, bisa langsung kamu lakukan lewat menu setting.
Bisa akses situs yang terblokir dengan cepat.
Kekurangan:
Terbatas pada browser safari, aplikasi lain tetap terblokir.
Terbatas hanya 2 DNS yang bisa kamu gunakan.
Masih ada kemungkinan terdeteksi oleh internet positif.
Rekomendasi Cara Membuka Situs Diblokir di HP Android
Secara umum, cara paling mudah dan efektif untuk membuka situs yang terblokir tanpa VPN adalah menggunakan browser modifikasi di Android. Berikut adalah beberapa alasan nya :
Browser modifikasi seperti UC Browser, Opera Mini, dan Puffin sangat mudah diunduh dan diinstal di ponsel Android. Anda cukup cari di Play Store dan pasang.
Setelah terinstal, browser-browser ini secara default sudah bisa membuka hampir semua situs yang terblokir tanpa perlu setting apapun. Mereka memiliki mekanisme tersendiri untuk melewati pemblokiran.
Browser-browser modifikasi tersebut umumnya gratis. Tidak seperti VPN yang berbayar. Jadi ini solusi yang lebih murah dan terjangkau.
Performa browser modifikasi cukup bagus di Android. Situs bisa kamu akses dengan cepat meski berukuran berat.
Pengalaman browsing dengan browser modifikasi terasa alami di Android, tidak seperti VPN yang terkadang lambat dan terputus.
Cara membuka situs diblokir di Android ini bisa kamu lakukan kapan saja dan di mana saja selama ada koneksi internet. Tidak seperti di PC yang terbatas.
Jadi dengan kemudahan akses, kecepatan, performa, dan fleksibilitas di Android, browser modifikasi bisa menjadi pilihan terbaik untuk membuka situs yang di-blokir tanpa perlu repot mengaktifkan VPN.
Daftar Situs yang Sering Diblokir Pemerintah
Di Indonesia, ada banyak situs yang sering diblokir oleh pemerintah atau ISP. Beberapa contoh situs yang paling sering masuk ke daftar ini antara lain:
Situs porno atau dewasa : Pemerintah melarang akses ke situs porno untuk melindungi moral dan menjaga norma di masyarakat.
Situs judi online : Perjudian online ilegal di Indonesia sehingga situsnya masuk daftar blokir.
Situs torrent populer yang memfasilitasi unduhan dan berbagi file bajakan.
Media sosial yang kontroversial seperti Reddit.
Wikileaks masuk daftar blokir karena membocorkan dokumen rahasia yang mempermalukan pemerintah.
Itu sebagian contoh situs yang paling sering mengalami pemblokiran di Indonesia baik secara nasional maupun oleh penyedia jasa internet tertentu.
Kesimpulan
Jika menggunakan VPN adalah tips yang sudah sering kamu dengar untuk membuka situs web yang di blokir, menggunakan web proxy adalah alternatif rekomendasi untuk kamu yang ingin berselancar dengan lebih aman.
Tentu saja semua ada plus dan minusnya ya. Dan dengan tips ini serta mengetahui kelebihan dan kekurangannya, kamu dan mencobanya tips ini di smartphone mu atau saat mengakses laptopmu.
Setelah mencobanya, kamu bisa memutuskan mana yang lebih nyaman untuk digunakan dalam mengakses situs web yang terblokir.
Selamat mencoba!
Bagaimana cara mengakses situs yang diblokir?
Ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mengakses situs terlokir. Yang paling populer adalah dengan menggunakan VPN atau aplikasi proxy. Aplikasi proxy adalah pilihan yang lebih aman dari VPN dan juga mudah kamu gunakan.
Apakah aplikasi proxy untuk membuka situs terlarang bisa diakses di Android?
Ya, tentu saja. Beberapa aplikasi tersebut mudah untuk digunakan di ponsel Android dan bahkan iOS.
Performance management atau manajemen kinerja memiliki peran penting untuk sebuah perusahaan mencapai keunggulan kompetitif yang terukur dan sehat. Metrik ini seringkali tidak sepopuler evaluasi kinerja yang lebih umum digunakan. Kendati begitu, perannya sangat vital dalam menaungi semua sistem terkait kinerja karyawan.
Jika Anda adalah bagian dari top manajemen atau bahkan seorang pemimpin organisasi atau perusahaan, penting sekali untuk memahami apa itu performance management/ manajemen kinerja dan manfaat yang bisa diperoleh. Menurut Panda sendiri, ini akan menjadi sebuah ulasan yang menarik.
Performance management adalah proses yang dilakukan perusahaan organisasi untuk mengelola dan meningkatkan kinerja karyawan. Performance management mencakup aktivitas perencanaan, pemantauan, penilaian, pemberian umpan balik, dan pengembangan kinerja.
Menurut Michael Armstrong, performance management adalah proses yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu dan tim. Rangkaian aktivitas ini juga memastikan bahwa proses review kinerja berlaku secara kontinu.
Inti dari manajemen kinerja adalah untuk memastikan individu dan tim memberikan kontribusi optimal terhadap tujuan strategis organisasi. Performance management memungkinkan pencapaian tujuan organisasi melalui pengelolaan dan pengembangan capaian kerja individu dan tim.
Selain itu, performance management berbeda dengan performance appraisal. Performance appraisal adalah proses formal dan terstruktur untuk mengevaluasi kinerja karyawan dalam periode waktu tertentu. Performance appraisal hanya salah satu aktivitas dalam performance management. Sebaliknya, performance management mencakup aktivitas yang lebih luas seperti perencanaan sasaran kerja, coaching, dan pengembangan karyawan.
Mengapa Performance Management Penting?
Performance management sangat penting bagi perusahaan karena berbagai alasan. Pertama, performance management membantu meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan perusahaan.
Dengan adanya sistem pengelolaan kinerja yang terstruktur, karyawan mengetahui harapan perusahaan terhadap mereka. Alhasil, ini mendorong mereka untuk meningkatkan kinerja sesuai standar yang ditetapkan. Kinerja karyawan yang meningkat akan berdampak positif pada produktivitas dan pertumbuhan bisnis secara keseluruhan.
Kedua, manajemen kinerja ini penting untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. Melalui pengelolaan kinerja, perusahaan dapat menyelaraskan target individu karyawan dengan rencana strategis perusahaan. Misalnya dengan memberikan target penjualan tertentu kepada sales, target produksi kepada operator produksi, dan target inovasi kepada departemen riset dan pengembangan. Dengan demikian, kinerja individu dapat difokuskan untuk mendukung pencapaian tujuan jangka panjang perusahaan.
Ketiga, manajemen kinerja memberikan kejelasan ekspektasi dan umpan balik bagi karyawan. Melalui proses penilaian kinerja berkala, karyawan mengetahui seberapa baik mereka bekerja, apa yang perlu mereka perbaiki, dan bagaimana mereka dapat meningkatkan kinerja. Hal ini penting untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan.
Dengan demikian, penerapan manajemen kinerja yang efektif dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perusahaan. Performance management harus menjadi prioritas agar perusahaan dapat terus berkembang dan mencapai visi misinya.
Tujuan Performance Management
Performance management bertujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan dan tim secara keseluruhan. Beberapa tujuan utama dari aktivitas ini adalah:
1. Meningkatkan Kinerja Karyawan dan Tim
Performance management memungkinkan manajer untuk memantau, mengkaji, dan meningkatkan kinerja karyawan. Dengan adanya target kerja yang jelas dan terukur, umpan balik rutin, serta pemberian penghargaan dan pelatihan yang tepat, kinerja karyawan dapat ditingkatkan secara signifikan.
2. Mengelola Talenta
Manajemen kinerja membantu mengidentifikasi karyawan berbakat dan berpotensi. Dengan mengetahui kemampuan dan minat karyawan, perusahaan dapat mengembangkan jalur karir dan program pelatihan yang sesuai untuk mengelola dan mempertahankan talenta terbaik.
3. Mengembangkan Karyawan
Evaluasi kinerja memungkinkan manajer untuk menemukan kesempatan pengembangan bagi karyawan. Perusahaan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan melalui pelatihan, penugasan proyek, atau program pengembangan karir.
4. Memotivasi Karyawan
Dengan adanya target yang menantang namun terukur, serta pemberian umpan balik dan penghargaan yang konstruktif, karyawan menjadi lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan berkembang secara profesional. Manajemen kinerja menciptakan lingkungan kerja yang mendukung untuk mendorong kinerja terbaik, sekaligus membuat karyawan bahagia di tempat kerja.
Manfaat Performance Management
Sesuai dengan tujuannya, ada banyak manfaat yang perusahaan dapatkan saat merancang manajemen kinerja dengan baik. Manfaat ini meliputi :
1. Meningkatkan Produktivitas dan Kinerja Karyawan
Dengan adanya sistem pengelolaan kinerja yang baik, perusahaan dapat mengukur dan memantau kinerja karyawan secara berkala. Hal ini memungkinkan manajer untuk memberikan umpan balik yang konstruktif kepada karyawan tentang kekuatan dan kelemahan mereka. Umpan balik ini sangat penting untuk membantu karyawan meningkatkan kinerjanya.
2. Mengurangi Tingkat Turnover Karyawan
Dengan adanya target dan harapan kinerja yang jelas, karyawan merasa diperhatikan dan dihargai. Manajer dapat secara proaktif mengidentifikasi masalah kinerja dan memberikan bantuan yang karyawan perlukan. Hal ini menciptakan lingkungan kerja yang positif dan membuat karyawan betah bekerja di perusahaan.
3. Meningkatkan Kepuasan Kerja Karyawan
Dengan adanya penilaian kinerja yang adil dan transparan, karyawan merasa diperlakukan secara adil. Mereka juga memiliki kesempatan untuk didengar dan berdiskusi tentang harapan perusahaan terhadap kinerja mereka. Kepuasan kerja yang tinggi berdampak positif terhadap motivasi dan produktivitas karyawan.
4. Perbaikan Berkelanjutan untuk Perusahaan
Data kinerja karyawan yang dikumpulkan secara rutin dapat digunakan untuk mengidentifikasi kesenjangan kinerja. Perusahaan kemudian dapat merancang program pelatihan atau pengembangan yang diperlukan untuk menutupi kesenjangan tersebut.
Dengan demikian, performance management mendorong perbaikan yang berkelanjutan baik pada level individu karyawan maupun organisasi secara keseluruhan.
Tahapan Performance Management
Performance management merupakan proses yang berkelanjutan yang terdiri dari beberapa tahapan, diantaranya:
1. Perencanaan Kerja dan Penentuan Tujuan
Tahap pertama dalam manajemen kinerja adalah perencanaan kerja dan penentuan tujuan. Pada tahap ini, manajer dan karyawan menetapkan target, standar, dan harapan kinerja untuk periode tertentu. Tujuan dan target kerja harus spesifik, terukur, dapat tercapai, realistis, dan terikat waktu. Tujuan kerja ini nantinya akan berfungsi sebagai tolak ukur untuk mengevaluasi kinerja karyawan.
2. Pemantauan Kinerja
Setelah periode kerja dimulai, manajer melakukan pemantauan kinerja karyawan secara berkala. Pemantauan kinerja dapat berjalan melalui observasi langsung, diskusi informal, laporan kemajuan, dan metode lainnya. Pemantauan memungkinkan manajer untuk memberikan umpan balik dan bimbingan serta memastikan karyawan tetap on-track dalam mencapai tujuan.
3. Review Kinerja Berkala
Review kinerja adalah pertemuan formal antara manajer dan karyawan untuk membahas kinerja karyawan. Aktivitas ini dapat berlangsung setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali. Pada review, manajer dan karyawan mendiskusikan capaian, tantangan, dan peluang pengembangan karyawan. Hasil review dicatat untuk menjadi acuan evaluasi kinerja di akhir periode.
4. Evaluasi Kinerja
Tahap terakhir adalah evaluasi kinerja. Di tahapan ini, para manajer secara menyeluruh menilai kinerja karyawan berdasarkan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Evaluasi biasanya mempertimbangkan kuantitas, kualitas, ketepatan waktu, kemampuan teknis, dan perilaku kerja karyawan.
Hasil evaluasi berguna untuk pengambilan keputusan terkait promosi, kenaikan gaji, pelatihan, dan aspek pengembangan karier lainnya. Evaluasi kinerja dapat meningkatkan akuntabilitas dan mendorong perbaikan secara berkelanjutan.
Pihak yang Terlibat dalam Performance Management
Dalam proses performance management, ada beberapa pihak yang terlibat, antara lain:
1. Karyawan
Karyawan atau staff adalah pihak utama yang terlibat dalam performance management. Staff bertanggung jawab untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai ekspektasi perusahaan. Karyawan juga berperan dalam menentukan tujuan dan target kinerjanya bersama atasan. Selain itu, karyawan berkewajiban untuk terus meningkatkan kinerjanya melalui feedback yang mereka peroleh.
2. Atasan Langsung
Atasan langsung memiliki peran penting dalam memantau, menilai, dan memberikan feedback kinerja karyawan. Tugas atasan langsung antara lain meliputi :
Menetapkan ekspektasi kinerja yang jelas kepada bawahan.
Memberikan coaching dan feedback secara rutin kepada karyawan.
Melakukan review kinerja secara berkala.
Memberikan penilaian yang objektif terhadap kinerja karyawan.
3. HR/ Tim Performance Management
Departemen HR dan tim performance management memfasilitasi dan mengkoordinasikan seluruh proses manajemen kinerja di perusahaan. Mereka memastikan standar dan prosedur penilaian kinerja berjalan dengan konsisten dan adil. HR juga berperan dalam pelatihan manajer untuk melakukan penilaian dengan baik.
4. Top Manajemen
Top manajemen bertanggung jawab untuk meninjau dan menyetujui proses manajemen kinerja secara keseluruhan. Mereka terlibat dalam menentukan tujuan dan sasaran organisasi yang kemudian turun ke setiap departemen dan karyawan. Top manajemen juga melakukan evaluasi apakah strategi ini memberikan hasil dan dampak positif sesuai harapan.
Strategi Menerapkan Performance Management
Performance management yang efektif membutuhkan perencanaan dan implementasi yang matang dari organisasi. Beberapa strategi utama yang dapat perusahaan lakukan untuk menerapkan manajemen kinerja dengan sukses antara lain :
1. Komunikasi yang Jelas
Komunikasi yang jelas dan terbuka antara karyawan dan manajer sangat penting. Tujuan, harapan kinerja, umpan balik dan area pengembangan perlu didiskusikan secara rutin. Dengan komunikasi yang baik, karyawan mengerti apa yang perusahaan harapkan dari mereka.
2. Pelatihan untuk Manajer
Manajer memainkan peran kunci dalam performance management. Mereka perlu pelatihan cara memberikan umpan balik yang konstruktif, menetapkan tujuan, dan memimpin penilaian kinerja. Pelatihan juga membantu mereka mengembangkan keterampilan coaching dan komunikasi.
3. Integrasi dengan HR Lainnya
Performance management perlu selaras dengan inisiatif HR lain seperti perekrutan, pelatihan dan pengembangan, kompensasi, dan retensi karyawan. Integrasi ini memastikan semua sistem dan proses mendukung tujuan organisasi.
4. Tools Performance Management yang Tepat
Teknologi seperti perangkat lunak manajemen kinerja dapat membantu otomasi dan melacak tujuan, umpan balik, penilaian dan data kinerja. Memilih tools yang tepat penting untuk mendukung proses secara efisien.
5. Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan
Organisasi perlu secara rutin meninjau dan mengevaluasi proses manajemen kinerja mereka untuk memastikan ini tetap efektif. Strategi ini juga membutuhkan pembaruan berkala berdasarkan umpan balik karyawan dan kebutuhan bisnis. Perbaikan dan penyempurnaan berkelanjutan penting untuk mengoptimalkan sistem.
Kesimpulan
Performance management adalah proses yang organisasi atau perusahaan lakukan ntuk mengelola dan meningkatkan kinerja karyawan. Strategi ini meliputi penetapan tujuan, penilaian kinerja, pemberian umpan balik, coaching dan pengembangan karyawan.
Tujuan utama dari strategi ini adalah untuk memastikan karyawan mencapai standar kinerja sesuai harapan perusahaan dan terus meningkatkan kemampuan mereka. Untuk berjalan efektif, strategi ini membutuhkan dukungan yang berkualitas dari pimpinan, adanya pelatihan, dan penyelarasan dengan budaya perusahaan.
Secara keseluruhan, performance management sangat penting untuk pertumbuhan perusahaan dan pengembangan karyawan. Dengan menerapkan manajemen kinerja yang baik, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas dan mencapai tujuannya.
Untuk menonjolkan keunikan brand, key visual bisa menjadi salah satu kunci utama. Key visual bukan soal logo semata, namun juga meliputi banyak hal. Seperti penerapan brand color yang konsisten di setiap implementasi desain.
Di artikel kali ini, Panda akan mengulas secara lengkap tentang apa itu Key Visual (KV), mengapa KV itu penting dan tips merancang Key Visual yang menarik dan sesuai panduan brand.
Pengertian Key Visual (KV) dalam Desain dan Multimedia
Melansir dari DPDHL, pengertian dari key visual (KV) adalah gambar atau ilustrasi yang brand gunakan secara konsisten untuk keperluan pemasaran atau branding.
Key Visual (KV) juga bisa kita artikan sebagai gambar utama atau visual inti yang berfungsi untuk mewakili suatu brand, produk, atau jasa. Pada dasarnya, KV berfungsi sebagai inti visual yang menangkap esensi atau karakter utama dari sebuah brand atau produk.
Dalam definisi lain, key visual juga berarti gambar atau ilustrasi paling dominan yang menyampaikan pesan dan makna utama dari sebuah brand atau produk.
Beberapa ciri- ciri Key Visual (KV) antara lain :
Mudah dipahami dan sederhana
Unik dan jelas
Dapat membangkitkan emosi audiens atau konsumen
Tujuan Pembuatan Key Visual
KV dirancang untuk menampilkan karakteristik dan value proposition yang ingin brand sampaikan kepada target audience. Selain itu, tujuan lain dari pembuatan visual inti ini adalah:
Mewakili identitas dan personalitas brand atau produk secara visual.
Menyampaikan positioning dan diferensiasi brand atau produk.
Membuat citra positif di benak konsumen terhadap brand atau produk.
Menjadi focal point dalam strategi visual marketing.
KV berbeda dengan foto produk atau gambar pendukung lainnya karena berfungsi sebagai wajah dan inti dari komunikasi visual brand atau produk. KV harus mampu secara cepat menangkap esensi dan menggambarkan citra positif yang brand inginkan.
Logo vs Key Visual
Logo dan key visual memiliki peran yang berbeda dalam branding suatu produk atau perusahaan.
Logo adalah representasi visual dari identitas dan nilai-nilai suatu merek. Logo biasanya dirancang untuk tampilan kecil, sederhana, dan dikenali dengan cepat. Logo digunakan pada semua materi branding dan iklan.
Key visual memiliki fungsi yang lebih spesifik, yaitu menangkap esensi positioning dan pesan utama suatu brand. KV biasanya dibuat lebih besar dan detail untuk menampilkan suasana dan inspirasi dari brand tersebut.
KV tidak selalu dipakai di semua media. Kendati begitu, KV biasanya kita temukan sebagai gambar utama di landing page, banner iklan, kemasan produk, dan media promosi lain yang memungkinkan penggunaan gambar besar dan powerfull.
Jadi, logo adalah identitas visual, sedangkan key visual menangkap pesan brand. Logo harus konsisten di semua media, sedangkan KV dapat berganti tergantung campaign atau produk. Keduanya penting untuk branding yang kuat dan efektif. Logo sebagai wajah yang dari sebuah brand, sedangkan KV sebagai cerita dan inspirasi dari brand.
Jenis dan Contoh Key Visual (KV)
KV memiliki beberapa jenis berdasarkan elemen visual yang digunakan, diantaranya:
1. Key Visual Foto/Ilustrasi
Key visual jenis ini menggunakan foto atau ilustrasi sebagai elemen utama. Foto yang terpilih biasanya menggambarkan produk, layanan, atau pesan yang ingin brand sampaikan. Ilustrasi bisa berupa gambar tangan (hand drawing) atau digital sesuai dengan kebutuhan.
Contoh KV berupa foto yaitu iklan produk makanan menampilkan foto produk, atau iklan jasa menampilkan foto situasi penggunaan jasa tersebut. KV dengan ilustrasi banyak digunakan untuk kampanye sosial yang membutuhkan visual khusus agar pesan mudah audiens pahami.
2. Key Visual Typography
Jenis KV ini menggunakan tipografi atau susunan teks sebagai elemen utama visual. Font, warna, ukuran, dan layout teks dipilih sedemikian rupa agar menarik dan komunikatif.
Contoh paling umum adalah KV berupa nama brand dengan font khusus yang iconic. Selain itu, bisa berupa quotes atau slogan singkat yang tersusun dengan apik sehingga menarik perhatian.
3. Key Visual Gabungan Foto dan Typography
Visual inti jenis ini menggabungkan foto/ilustrasi dan tipografi agar saling melengkapi. Umumnya foto memberikan konteks produk/jasa sedangkan text menyampaikan tagline/headline iklan.
Contohnya adalah poster film yang menampilkan foto aktor utama dengan tambahan judul film dan tagline yang menarik minat menonton. Begitu pula poster wisata, foto lokasi wisata dipadu dengan text yang memancing ketertarikan berkunjung.
Key visual banyak digunakan di berbagai bidang seperti periklanan, branding, desain kemasan, sampul buku, poster, dan lainnya. Dengan memilih jenis yang tepat, KV dapat menjadi wajah dan identitas produk atau kampanye yang kuat dan mudah masyarakat kenali.
Mengapa Key Visual Penting?
Key visual memiliki peran yang sangat penting dalam branding dan positioning sebuah produk atau jasa. Beberapa alasan mengapa KV sangat penting antara lain:
1. Membantu Branding dan Positioning Produk/Jasa
Key visual yang dibuat dengan baik dapat langsung menggambarkan positioning dan karakter suatu brand. KV akan membantu konsumen mengingat dan mengidentifikasi brand dengan cepat.
2. Memperkuat Ingatan Konsumen
Key visual yang unik dan eye catching akan lebih mudah konsumen ingat. Dengan adanya KV, orang akan lebih mudah mengingat brand kita di tengah banyaknya kompetitor dengan produk serupa.
3. Membuat Tampilan Konsisten di Semua Media
Key visual dapat membantu menciptakan tampilan yang konsisten di berbagai media seperti iklan, kemasan produk, website, dan media sosial. Dengan tampilan yang konsisten, ingatan konsumen terhadap brand akan semakin kuat.
Jadi dengan memiliki key visual yang tepat, perusahaan dapat membangun citra dan positioning brand dengan lebih efektif. KV yang eye catching dan unik akan membantu brand untuk diingat lebih baik oleh konsumen.
Tips Merancang Key Visual – belum
Merancang key visual yang baik dan efektif membutuhkan beberapa pertimbangan dan langkah-langkah yang tepat. Berikut adalah beberapa tips untuk merancang kunci visual yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan :
1. Pahami Tujuan dan Target Audience
Tentukan tujuan pembuatan key visual dan target audiens. Hal ini akan mempengaruhi gaya visual dan pesan yang ingin brand sampaikan. Misalnya saja, KV untuk anak-anak tentu berbeda dengan KV untuk produk kecantikan misalnya.
2. Buat Sketsa Konsep
Sebelum membuat desain final, buatlah beberapa sketsa konsep yang menggambarkan ide dan pesan utama. Sketsa ini akan memudahkan untuk mendapatkan feedback sebelum pengerjaan KV final.
3. Pilih Warna dan Font Yang Tepat
Warna dan font yang dipilih harus sesuai dengan karakter brand/produk dan pesan yang ingin brand sampaikan. Pastikan kombinasi warna dan font mudah terbaca dan menarik perhatian.
4. Gunakan Elemen Visual Yang Iconic
Masukkan elemen visual seperti karakter, benda, atau simbol yang merepresentasikan brand/produk dengan baik. Elemen visual ini akan membuat KV lebih mudah audiens ingat.
5. Lakukan Pengujian
Setelah membuat draft key visual, lakukan pengujian dengan melakukan survei atau diskusi. Lihat apakah pesan sudah tersampaikan dengan baik dan KVl sudah menarik minat audiens sasaran. Gunakan feedback ini untuk melakukan perbaikan sebelum KV final dibuat.
Strategi Time to Market (TTM) yang efektif menjadi kunci penting keberhasilan perusahaan dalam peluncuran produk. Dengan timing yang tepat, mulai dari konsepsi produk hingga peluncuran ke market, perusahaan bisa mendapatkan keunggulan kompetitif dan mendapat perhatian audiens.
Itulah mengapa penting bagi perusahaan untuk merancang strategi Time to Market ini dengan tepat.
Pengertian Time to Market (TTM)
Time to Market (TTM) merupakan istilah yang digunakan untuk mengukur lamanya waktu yang dibutuhkan sejak permulaan pengembangan sebuah produk hingga produk tersebut diluncurkan ke pasar.
Secara sederhana, pengertian Time to Market adalah rentang waktu yang dibutuhkan mulai dari proses riset, pengembangan, proses produksi hingga peluncuran produk ke pasar. Semakin singkat TTM, maka semakin baik, karena berarti produk bisa segera konsumen nikmati.
Tujuan utama dari TTM adalah mempercepat waktu rilis produk baru agar bisa lebih dulu memenuhi kebutuhan konsumen dan meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan. Dengan TTM yang singkat, perusahaan bisa menjadi yang pertama memperkenalkan produk terbaru di pasar.
Manfaat Time to Market (TTM)
Beberapa manfaat yang dengan menerapkan strategi TTM yang efektif untuk perusahaan, antara lain:
Meningkatkan pendapatan dan pangsa pasar karena produk baru bisa segera dipasarkan.
Mendapatkan umpan balik cepat dari konsumen terkait produk baru.
Meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen.
Memperkuat citra dan reputasi perusahaan sebagai inovator.
Mendapatkan keuntungan kompetitif di pasar dengan meluncurkan produk terlebih dahulu.
Dengan memahami definisi, tujuan dan manfaat TTM, perusahaan dapat menyusun strategi yang tepat untuk mempercepat waktu rilis produk baru ke pasar.
Jenis Time to Market
Time to market (TTM) dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis berdasarkan seberapa besar perubahan yang produk lakukan. Berikut adalah jenis-jenis time to market:
1. Incremental TTM
Incremental TTM merujuk pada pengembangan produk secara bertahap melalui serangkaian perubahan kecil. Tujuannya adalah memperbarui fitur produk yang sudah ada tanpa merubah secara drastis. Contohnya seperti keluaran iPhone baru setiap tahun dengan tambahan fitur minor.
2. Radical TTM
Radical TTM mengacu pada pengembangan produk melalui perubahan besar pada sebagian desain atau fitur. Misalnya penambahan kamera ganda pada ponsel. Radikal TTM masih menggunakan teknologi yang sudah ada namun menggunakan cara baru dalam penerapannya.
3. Breakthrough TTM
Breakthrough TTM merupakan pengembangan produk yang sama sekali baru berdasarkan teknologi baru. Produk tersebut belum pernah ada sebelumnya di pasar. Contoh breakthrough TTM adalah peluncuran telepon pintar pertama berbasis Android.
4. New Product TTM
New product TTM adalah jenis time to market di mana perusahaan mengembangkan produk yang benar-benar baru di luar lini produk yang sudah ada. Misalnya perusahaan mainan yang membuat produk elektronik. New product TTM paling berisiko tinggi karena memerlukan pengembangan produk dari nol.
Strategi Merancang Time to Market (TTM)
Untuk menerapkan strategi Time to Market yang efektif, perusahaan dapat membaginya ke dalam beberapa strategi yang terkonsep secara menyeluruh. Mulai dari pemahaman terhadap kebutuhan pasar, strategi pengembangan produk, proses produksi, strategi peluncuran produk hingga evaluasi pasca peluncuran.
1. Strategi Memahami Pasar
Salah satu kunci sukses menerapkan time to market yang efektif adalah dengan lebih dulu memahami pasar sasaran produk. Beberapa strategi yang dapat perusahaan lakukan antara lain:
1.1 Riset Pasar
Lakukan riset pasar yang komprehensif untuk mengetahui potensi permintaan, tren dan preferensi konsumen terhadap produk yang akan diluncurkan. Kumpulkan data dan wawancara calon konsumen untuk memahami kebutuhan mereka. Riset pasar akan memberikan informasi berharga tentang peluang pasar bagi produk baru.
1.2 Analisis Kompetitor
Selain memahami konsumen, pelajari juga produk dan strategi para kompetitor. Analisis ini penting untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan produk kompetitor, sehingga dapat dijadikan pembelajaran dalam merancang produk dan strategi pemasaran yang lebih baik.
1.3 Survei Pelanggan
Lakukan survei kepada pelanggan kompetitor untuk mendapatkan masukan langsung tentang produk pesaing. Temukan kelemahan produk kompetitor berdasarkan pengalaman pelanggan, sehingga dapat dijadikan peluang untuk mengembangkan produk yang lebih baik.
2. Strategi Pengembangan Produk
Pengembangan produk adalah tahap penting dalam proses mengurangi time to market. Beberapa strategi yang dapat perusahaan lakukan adalah:
2.1 Brainstorming
Brainstorming dilakukan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin ide dan gagasan terkait produk baru. Aktivitas ini bisa melibatkan tim internal perusahaan atau bahkan pelanggan. Brainstorming yang efektif adalah brainstorming tanpa filter, di mana semua ide menjadi bahan diskusi tanpa ada yang ditolak di awal.
2.2 Prototyping
Setelah tahap brainstorming, ide-ide terbaik kemudian dibuat menjadi prototipe atau purwarupa. Tujuan prototyping adalah untuk mewujudkan ide agar bisa dievaluasi lebih lanjut. Prototipe bisa dalam bentuk gambar, model 3D, atau bahkan produk yang sudah jadi tapi masih kasar. Prototyping memungkinkan pengujian dan perbaikan produk sebelum diproduksi massal.
2.3 Validasi Produk
Validasi produk penting untuk memastikan produk baru sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Validasi bisa dilakukan dengan survei, focus group, uji coba lapangan, dan metode lainnya. Dengan adanya proses ini, perusahaan dapat mengidentifikasi kelemahan produk sehingga bisa diperbaiki sebelum diluncurkan ke pasar. Validasi produk yang komprehensif dapat mempersingkat waktu peluncuran produk ke pasar.
3. Strategi Proses Produksi
Salah satu kunci sukses menerapkan time to market adalah mengoptimalkan proses produksi. Beberapa strategi yang bisa dalam proses ini meliputi :
3.1 Otomatisasi
Otomatisasi proses produksi sangat penting untuk mempercepat waktu produksi. Misalnya dengan menggunakan mesin-mesin otomatis, artificial intelligence, robotika, dan teknologi control system. Otomatisasi bisa mengurangi human error, meningkatkan konsistensi kualitas, dan tentunya mempersingkat waktu produksi.
3.2 Lean Manufacturing
Prinsip lean manufacturing adalah meminimalkan waste dan mengoptimalkan value added activity dalam proses produksi. Dengan menerapkan lean manufacturing, perusahaan bisa mengurangi pemborosan waktu, tenaga, dan sumber daya dalam proses produksi.
Beberapa teknik lean manufacturing yang bisa diterapkan antara lain 5S (sort, set, shine, standardize, sustain), kaizen, just-in-time production, value stream mapping, dan lain-lain.
3.3 Supply Chain Optimization
Mengoptimalkan rantai pasokan (supply chain) juga penting untuk mempercepat time to market. Misalnya dengan menjalin kerja sama yang erat dengan vendor dan supplier agar bahan baku cepat tersedia. Menggunakan sistem persediaan just-in-time. Atau menerapkan vendor managed inventory dimana pemasok yang mengelola persediaan di gudang pelanggan.
Dengan supply chain yang optimal, maka semua komponen yang dibutuhkan untuk produksi bisa langsung tersedia sehingga proses produksi berjalan lancar dan cepat.
4. Strategi Peluncuran Produk
Salah satu kunci sukses penerapan time to market adalah memiliki strategi peluncuran produk yang tepat. Beberapa hal yang perlu perusahaan perhatikan dalam strategi ini antara lain:
4.1 Rencana Pemasaran
Buat rencana pemasaran yang matang agar produk dapat cepat dikenal oleh target pasar. Fokuskan pada kegiatan promosi dan iklan di platform digital karena lebih fleksibel dan praktis.
Siapkan tim pemasaran yang solid untuk eksekusi strategi promosi. Mereka harus paham betul positioning dan unique selling point (USP) produk.
Alokasikan anggaran pemasaran yang cukup besar untuk kegiatan seperti iklan digital, optimasi mesin pencari, dan konten pemasaran (content marketing). Ini penting agar produk cepat viral di pasar.
4.2 Membangun Buzz
Bangun buzz dan antusiasme sebelum peluncuran produk lewat teaser campaigns di media sosial. Ini penting untuk meningkatkan awareness.
Libatkan influencer dan KOL dalam industri untuk mencoba produk sebelum diluncurkan. Mereka bisa membantu menyebarkan buzz dengan review positif.
Rilis press kit ke media massa terkait profil produk dan keunggulannya. Harapannya liputan media bisa meningkatkan kredibilitas di mata calon konsumen.
4.3 Kampanye Pra-Peluncuran
Lakukan pre-order atau reservasi produk sebelum peluncuran agar ada demand yang terbangun. Ini juga memudahkan perkiraan awal penjualan.
Buat event peluncuran produk yang meriah dengan mengundang calon konsumen dan mitra bisnis. Ini momentum bagus untuk demo produk secara langsung.
Bagikan free sample produk ke calon konsumen terpilih untuk mendapatkan testimoni awal. Feedback dari mereka bisa menjadi bahan evaluasi sebelum peluncuran penuh.
Dengan strategi peluncuran yang tepat, produk baru lebih cepat diterima pasar sehingga time to market berjalan optimal. Hal ini tentu sangat penting dalam memenangkan persaingan di era disrupsi digital saat ini.
5. Strategi Evaluasi Pasca-Peluncuran
Setelah produk diluncurkan, perusahaan perlu melakukan evaluasi pasca-peluncuran untuk menilai keberhasilan strategi time to market yang perusahaan terapkan. Hal ini meliputi :
5.1 Review Penjualan
Mengkaji pencapaian target penjualan yang perusahaan tetapkan sebelum peluncuran produk. Apakah penjualan sesuai ekspektasi atau jauh di bawah target?
Membandingkan dengan produk pesaing. Apakah penjualan produk lebih tinggi atau lebih rendah dari produk pesaing?
Menganalisis tren penjualan mingguan atau bulanan. Apakah terjadi peningkatan atau penurunan dari waktu ke waktu?
5.2 Umpan Balik Pelanggan
Melakukan survei kepuasan pelanggan untuk mendapatkan umpan balik secara langsung.
Mengumpulkan testimoni dan ulasan produk di media sosial atau platform ulasan.
Mencatat dan menganalisis keluhan yang masuk ke customer service.
5.3 Analisis Laba Rugi
Menganalisis laba rugi produk dengan memperhitungkan biaya produksi, biaya promosi, dan pendapatan dari penjualan.
Membandingkan dengan perkiraan laba rugi sebelum peluncuran. Apakah sesuai perhitungan atau tidak?
Menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk break even point (BEP).
Dengan melakukan evaluasi ini, perusahaan bisa mengetahui apakah strategi time to market sudah berhasil optimal atau perlu penyesuaian untuk peluncuran produk berikutnya.
Contoh Studi Kasus
Berikut adalah beberapa contoh studi kasus penerapan time to market pada perusahaan:
1. Studi Kasus Perusahaan Teknologi
Perusahaan teknologi biasanya berpacu dengan waktu untuk meluncurkan produk terbaru agar tetap kompetitif di pasar. Misalnya Apple, mereka terkenal dengan kecepatannya dalam mengembangkan dan meluncurkan iPhone setiap tahunnya.
Apple melakukan riset pasar secara menyeluruh untuk memahami kebutuhan dan preferensi konsumen. Mereka juga mempercepat proses pengembangan dan produksi dengan menggunakan supplier yang andal.
Strategi peluncuran produk Apple biasanya dimulai beberapa bulan sebelum peluncuran lewat teaser dan rumor untuk membangkitkan hype. Ini membantu meningkatkan awareness dan demand saat peluncuran.
Evaluasi pasca-peluncuran juga rutin dilakukan untuk mengumpulkan feedback dari pengguna yang bisa menjadi input pengembangan produk berikutnya.
2. Studi Kasus Perusahaan FMCG
Perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods) seperti Unilever dan P&G harus cepat merespons preferensi dan kebutuhan konsumen yang selalu berubah. Mereka rutin melakukan riset pasar untuk mengidentifikasi tren terbaru.
Misalnya saat tren perawatan diri alami sedang naik daun, P&G segera mengembangkan lini perawatan rambut alami Pantene Pro-V Botanical. Mereka bekerja sama dengan supplier bahan alami terpercaya untuk mempercepat proses produksi.
Strategi peluncuran melibatkan sampling produk dan iklan di berbagai platform. Pasca-peluncuran, performa produk terus dipantau lewat survei dan panel konsumen. Feedback yang didapat bisa menjadi masukan untuk perbaikan produk maupun ide produk baru.
Tantangan Dalam Penerapan TTM
Penerapan TTM bukanlah hal yang mudah, terdapat beberapa tantangan yang harus perusahaan hadapi dalam menerapkannya:
1. Biaya Tinggi
Mengukur dan mempersingkat waktu peluncuran produk ke pasar membutuhkan investasi yang besar. Perusahaan perlu mengeluarkan dana lebih untuk riset pasar, pengembangan produk, peningkatan kapasitas produksi, serta aktivitas promosi. Tidak semua perusahaan mampu menanggung biaya tinggi ini.
2. Ketidakpastian Pasar
Sulit memprediksi preferensi dan perilaku konsumen di masa depan. Terkadang perusahaan sudah mengembangkan produk yang dianggap sesuai dengan kebutuhan pasar. Namun, ternyata respon konsumen berbeda setelah produk diluncurkan. Hal ini tentu menjadi risiko bagi perusahaan.
3. Perencanaan yang Buruk
Perencanaan dan eksekusi yang buruk dapat menggagalkan implementasi TTM. Jika perusahaan tidak melakukan riset pasar, perencanaan produk, dan penjadwalan yang matang, maka waktu peluncuran produk bisa molor dan tidak tepat sasaran.
Dengan memahami tantangan-tantangan ini, perusahaan dapat menyiapkan langkah-langkah untuk mengurangi risiko dan menjamin keberhasilan implementasi TTM.
Kesimpulan
Time to market (TTM) merupakan metrik penting yang mengukur lamanya waktu mulai dari tahap pengembangan produk hingga produk tersebut diluncurkan ke pasar. Dengan menerapkan strategi TTM yang tepat, perusahaan dapat mempercepat proses pengembangan dan peluncuran produk baru.
Berikut adalah ringkasan poin-poin penting terkait TTM :
Strategi utama untuk menerapkan TTM yang efektif antara lain memahami pasar dan kebutuhan pelanggan, pengembangan produk iteratif, optimasi proses produksi, serta peluncuran dan evaluasi pasca-peluncuran produk.
Studi kasus sukses menerapkan TTM antara lain Samsung dengan Galaxy Fold, dan Tesla dengan kendaraan listriknya.
Tantangan utama penerapan TTM adalah biaya yang tinggi, keterbatasan sumber daya, serta kurangnya fleksibilitas organisasi.
Adapun saran untuk menerapkan TTM secara efektif antara lain:
Lakukan riset pasar dan analisis kebutuhan pelanggan secara berkala
Terapkan pendekatan desain iteratif dan prototype cepat
Otomasi dan optimasi proses produksi
Rencanakan strategi peluncuran dan promosi matang
Lakukan evaluasi dan perbaikan terus-menerus pasca peluncuran produk
Tingkatkan kolaborasi lintas departemen dan fleksibilitas organisasi
Dengan menerapkan strategi TTM yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan keunggulan kompetitif dan meraih kesuksesan dengan produk barunya.
Membuat website bukan lah hal yang asing lagi bagi masyarakat modern di era digital. Mulai dari website gratisan seperti blogspot, hingga ‘mencicipi’ website hosting berbayar dengan dukungan CMS seperti WordPress, Joomla, Drupal, dan masih banyak lainnya, membuat pemilik bisnis semakin mudah untuk membangun website mereka dengan cepat dan efisien.
Sayangnya, kemudahan membangun website ini kerap tidak dibarengi dengan kesadaran pentingnya meningkatkan keamanan website (web security) di saat yang bersamaan. Banyak webmaster yang masih mengabaikan hal ini meskipun menyadari bahwa website adalah salah satu asset paling berharga mereka dalam bisnis.
Berbagai Ancaman Digital Siap Mengancam Keamanan Website Anda
Ternyata, tidak sedikit hal yang bisa mengancam keamanan website kita. Beberapa jenis ancaman yang kerap terjadi antara lain adalah : 1. Virus/ Malware 2. Spam 3. Bot 4. Hacker
Dari keempat serangan ini, mana yang pernah Anda alami? Jangan menunggu sampai satu atau lebih dari mereka mempora- porandakan aset berharga Anda dalam bisnis.
11 Langkah Penting Meningkatkan Keamanan Website
Bayangkan jika Anda merasa sudah mempunyai website dengan domain yang sempurna dan website tersebut telah menjadi sangat vital untuk bisnis Anda. Dan suatu hari Anda kehilangan website tersebut karena serangan hacker yang selama ini tidak pernah Anda sangka- sangka. Apa akibat yang terjadi selanjutnya? Anda bukan hanya kehilangan sebuah asset berharga, tapi sekaligus bisnis Anda nyaris tumbang. Jangan sampai hal ini terjadi pada Anda!
Maka dari itu, penting sekali untuk meningkatkan keamanan website Anda dari ancaman digital yang bisa muncul sewaktu- waktu, baik itu dari serangan virus atau hacker. Sebagai pemilik website, berikut ini 10 langkah penting yang harus Anda lakukan :
1. Lakukan Update Website Secara Berkala
Banyak bot hacker yang bekerja secara otomatis dalam mengintai ‘mangsa’nya. Salah satu faktor yang membuat pekerjaan mereka menjadi semakin mudah adalah website yang perangkat lunaknya sudah usang dan tidak aman lagi untuk dijalankan. Maka dari itu, langkah awal yang harus Anda lakukan untuk mencegah peretasan adalah melakukan update situs Anda secara berkala sesegera mungkin saat plugin atau versi CMS baru tersedia.
Jika website Anda relatif jarang di-update dengan konten, misalnya situs bertipe Company Profile, Anda bisa menggunakan plugin WP Updates Notifier. Plugin ini akan membantu Anda mendapatkan notifikasi pembaruan plugin atau inti WordPress ke email Anda. Melakukan pengecekan website hanya sebulan sekali atau seminggu sekali bisa membahayakan website Anda jika bot hacker berhasil menemukan kerentanan dari website sebelum Anda berhasil menambalnya. Kecuali Anda menjalankan firewall situs web, melakukan pembaruan segera setelah update dirilis adalah hal yang sangat penting untuk keamanan website Anda.
2. Gunakan Kata Sandi yang Kuat
Menggunakan kata sandi yang kuat adalah point penting lainnya. Rekomendasi dari WP Engine, kata sandi yang digunakan webmaster seharusnya memenuhi tiga persyaratan utama yang harus diikuti, yaitu CLU (Complex, Long, Unique).
COMPLEX berarti kata sandi yang digunakan adalah acak atau rumit. Jangan gunakan kata sandi yang mudah ditebak orang lain, seperti tanggal lahir atau kata- kata yang nyata. Sebaliknya, Anda disarankan untuk memilih karakter acak yang merupakan perpaduan antara huruf besar, huruf kecil, angka, dan tanda baca.
LONG artinya kata sandi disarankan lebih dari 8 karakter. Kata sandi dengan 8 karakter akan lebih mudah menghentikan orang lain dari menebaknya hanya dalam beberapa kali percobaan. Maka dari itu, semakin panjang dan rumit kata sandi, maka ini akan semakin baik untuk keamanan website Anda.
Yang terakhir, kata sandi Anda harus memenuhi syarat UNIQUE atau unik. Kata sandi Anda sebaiknya tidak sama dengan kata sandi Anda di website atau akun lain yang Anda miliki di internet. Misalnya saja ada orang yang mengetahui kata sandi akun Facebook Anda, maka seharusnya mereka tidak bisa menggunakan password tersebut untuk mengakses website, email, atau akun internet banking Anda.
“Lalu bagaimana caranya mengingat 10 kata sandi berbeda sepanjang lebih dari 10 karakter?” Anda tidak harus mengingat semuanya memang. Untuk membuatnya mudah, Anda bisa menggunakan pengelola kata sandi seperti “LastPass” (penggunaan secara online) atau “KeePass 2” (penggunaan secara offline). Anda bisa mempelajari lebih lanjut kelebihan dan kekurangan dua layanan ini dan mempertimbangkan salah satu dari keduanya untuk mengelola daftar kata sandi Anda.
3. Lakukan Backup Secara Berkala, Namun Tidak Menyimpannya di Server Situs Anda
Meski bukan hal yang kita inginkan, hal buruk bisa terjadi situs Anda kapan saja. Maka dari itu, penting untuk melakukan backup data situs Anda secara berkala. Namun, perlu diingat bahwa Anda sebaiknya Anda tidak menyimpan backup tersebut di server situs Anda. Backup ini selalu berisi versi CMS dan ekstensi yang tidak di- patch yang tersedia untuk umum sehinggai resiko keamanan menjadi semakin besar. Saat file backup Anda tersimpan di server, hal ini dapat memudahkan kerja peretas saat mengakses server Anda.
4. Gunakan Konsep Least Privileged
Jika Anda meng-hire beberapa penulis atau admin website, pastikan bahwa izin pengguna mereka sesuai dengan yang mereka perlukan untuk melakukan pekerjaan mereka. Jika suatu waktu mereka membutuhkan izin yang perlu ditingkatkan, Anda bisa memberikannya, lalu menguranginya kembali setelah pekerjaan tersebut selesai. Ini lah yang disebut dengan konsep Least Privileged.
Misalnya Anda mempunyai beberapa penulis untuk posting blog di situs Anda. Pastikan mereka tidak mempunyai hak administrator penuh atas situs Anda. Akun tersebut seharusnya hanya mempunyai otorisasi untuk membuat dan mengedit konten mereka sendiri, dan mereka tidak mempunyai akses untuk mengubah pengaturan situs website.
Pembatasan akses ini akan melindungi website Anda dari kerusakan yang tidak perlu serta mencegah website Anda dari penyalahgunaan dari pengguna ‘nakal’ secara langsung.
5. File Konfigurasi Server
Seorang admin web harus benar- benar mengenal file konfigruasi server situsnya. Server web Apache menggunakan file .htaccess, server Nginx menggunakan nginx.conf, sedangkan Microsoft IIS menggunakan web.config. File- file yang dapat ditemukan di root direktori situs ini mempunyai peranan yang sangat penting untuk situs Anda karena bekerja menjalankan aturan server. Hal ini termasuk arahan untuk meningkatkan keamanan situs Anda.
Beberapa rekomendasi aturan untuk Anda tambahkan ke server adalah sebagai berikut :
Mencegah penjelejahan direktori (Prevent directory browsing), yaitu melakukan pembatasan informasi untuk mencegah pengguna jahat untuk melihat isi setiap direktori situs website Anda.
Mencegah hotlinking gambar (Prevent image hotlinking), yaitu mencegah situs web lain menampilkan gambar dari server web Anda. Jika ada orang yang menautkan gambar dari server Anda, bandwith dari paket hosting Anda mungkin akan cepat habis untuk menampilkan gambar untuk situs orang lain.
Lindung file sensitif (Protect sensitive files), yaitu melindungi file dan folder tertentu seperti file konfigurasi CMS yang berisi detail info masuk basis data dalam teks biasa. Untuk meningkatkan keamanan, mungkin Anda dapat mengunci lokasi admin area atau membatasi eksekusi PHP dalam direktori yang menyimpan gambar atau mengizinkan unggahan.
Selain tiga hal ini, ada juga rules dan opsi lain yang dapat Anda atur di file konfigurasi server untuk meningkatkan keamanan situs Anda.
6. Mengatur File Permission
File permission akan menentukan siapa yang bisa melakukan apa ke sebuah file di situs web Anda. Setiap file di server web akan mempunyai tiga jenis izin yang masing- masing menggunakan kode angka seperti :
Read (4), yaitu untuk dapat melihat isi file
Write (2), yaitu untuk dapat mengubah isi file
Execute (1), yaitu untuk menjalankan file program
Untuk mengatur beberapa izin/ permission secara bersamaan, Anda hanya perlu menambahkan angka bersama- sama. Misalnya jika Anda mengatur file tersebut untuk bisa membaca (4) sekaligus menulis (2), makai zin pengguna yang Anda berikan adalah 6. Jika izin pengguna adalah membaca (4), menulis (2), dan menjalankan (2), maka izin pengguna yang diberikan adalah 7.
Selain itu, ada juga tiga jenis user yang harus Anda ketahui, yaitu :
Owner, yaitu pemilik file (hanya satu orang yang bisa menjadi pemilik file)
Group, yaitu grup file dimana setiap pengguna yang merupakan bagian dari grup tersebut akan mendapatkan izin tersebut
Public, yaitu semua orang
Saat menginstall CMS, permission di file/ folder Anda akan mendapatkan konfigurasi secara default. Dengan panduan ini, Anda dapat mengubah izin file tersebut sesuai kebutuhan dengan mengutamakan faktor keamanan untuk situs web Anda.
7. Ubah Pengaturan Standar CMS
Meskipun mudah digunakan, aplikasi CMS seringkali masih kurang optimal dari persepektif keamanan. Serangan hacker yang paling sering terjadi terhadap sebuah situs seringkali terjadi secara otomatis dan hal ini banyak dipengaruhi oleh pengaturan default yang digunakan. Maka dari itu, Anda perlu mengubah beberapa pengaturan default saat menginstall CMS yang Anda pilih, seperti melakukan perubahan pada point 5 & 6 di atas.
Misalnya saja, secara default beberapa aplikasi CMS memungkinkan pengguna untuk bisa menginstall ekstensi apa pun yang mereka inginkan. Ada juga pengaturan yang mungkin perlu Anda lebih perhatikan dalam mengontrol komentar, izin pengguna (pengaturan permission), dan visibilitas informasi pengguna.
8. Pemilihan Ekstensi, Add On, & Plugin
Salah satu hal menarik dari penggunaan CMS adalah fleksibilitasnya. Ada banyak plugin, add-on, dan ekstensi yang menyediakan hampir semua fungsi yang Anda butuhkan. Sayangnya, fleksibilitas ini juga kerap menjadi pedang bermata dua. Tidak jarang Anda menemukan beberapa ekstensi yang menawarkan fungsi serupa dan membuat Anda bingung, mana yang sebaiknya Anda pilih?
Jika ini terjadi, maka yang sebaiknya Anda pilih adalah yang terakhir mendapatkan pembaruan. Jika pembaruan terakhir lebih dari beberapa tahun terakhir, dikawatirkan ekstensi tersebut telah berhenti dikerjakan oleh pengembangnya dan ini bisa meningkatkan resiko keamanan situs Anda kapan saja.
Berbanding terbalik dengan ekstensi yang secara aktif terupdate atau pengembang secara aktif memantau ekstensi tersebut. Jika Anda mengalami masalah keamanan atau bug terhadap ekstensi tersebut, maka laporan Anda akan mendapatkan dukungan dari pengembang dengan mudah.
Selain itu, Anda juga dapat mempertimbangkan usia ekstensi tersebut dan jumlah pengguna yang menginstallnya. Ekstensi yang dikembangkan oleh pengembang yang sudah ‘besar’ biasanya akan mempunyai lebih dari 100 pemasangan sejak pertama kali dirilis. Bagi pengembang tersebut, keamanan adalah hal yang sangat penting dalam mengembangkan ekstensi/ plugin sebelum akhirnya user gunakan.
9. Satu Situs = Satu Hosting
Paket hosting unlimited memang menggoda! Anda bisa membayangkan betapa hemat dan efisiennya mengatur situs- situs Anda dalam satu hosting saja. Namun sayangnya, hal ini sebenarnya adalah salah satu praktek keamanan terburuk dalam panduan web security. Mengapa? Karena menaruh beberapa situs dalam satu hosting berlokasi sama berpotensi menciptakan serangan hacker yang lebih besar. Serangan hacker yang dilancarkan terhadap instalasi CMS Anda dapat menyebar dengan sangat mudah saat banyak situs dihosting di lokasi yang sama.
Selain itu, proses pembersihan juga akan menjadi PR yang melelahkan saat hacker meretas semua situas Anda di saat yang bersamaan. Selain memakan waktu, tingkat kesulitan juga lebih tinggi karena situs yang terinfeksi dapat terus menginfeksi satu sama lain dalam satu lingkaran tanpa akhir. Benar- benar melelahkan!
10. Menginstall SSL
SSL (Secure Sockets Layer) adalah protokol keamanan standar untuk membuat tautan ter-enkripsi antara server web dan browser dalam komunikasi online. SSL bekerja melakukan enkripsi komunikasi antara Titik A dan Titik B, yaitu antara server situs web dan browser.
Salah satu peranan SSL dalam web security adalah melindungi informasi pribadi pengunjung, mengamankan transfer data, transaksi kartu kredit, dan data login. Untuk situs web e-Commerce atau web apapun yang menerima pengiriman formulir dengan data pengguna sensitif atau informasi identitas pribadi, mempunyai sertifikat SSL (SSL Certificate) sangat penting.
Saat sebuah website mempunyai SSL Certificate terpasang dengan benar di server, maka akan muncul ikon gembok hijau kecil yang tampil di sebelah kiri URL situs web di browser dan https akan muncul dengan warna hijau juga. Dengan SSL Certificate, pemilik situs web telah memberikan keamanan kepada pelanggan dan membuat mereka lebih betah untuk terus berada di situs web Anda dalam jangka waktu yang lebih lama.
Salah satu bukti nyata dari pentingnya SSL Certificate adalah update terbaru dari Google Chrome Juli 2018 yang akan memberikan peringatan situs tidak aman saat pengunjung menjelajah sebuah situs web yang belum terinstall dengan SSL Certificate.
11. Gunakan Layanan Hosting yang Terpercaya dan Berkualitas
Salah satu tolak ukur dalam menentukan hosting berkualitas dan terpercaya adalah kesadaran perusahaan hosting tersebut terhadap pentingnya web security. Pastikan layanan hosting Anda menyadari ancaman terhadap situs web itu nyata sehingga mereka mempunyai beberapa fitur andalan untuk meningkatan keamanan situs web Anda.
Sebelum memilih layanan hosting, baik lokal maupun luar negeri, coba lah untuk melakukan riset terhadap kualitas keamanannya. Pastikan provider hosting tersebut mendukung keamanan website dan handal di setiap kesempatan. Selain aman, pastikan juga kualitas server dan dukungan pelanggan hosting tersebut juga berkualitas.
Kesimpulan
Saat website adalah asset berharga dalam sebuah bisnis, membangun situs web dengan tingkat keamanan yang baik adalah sebuah keharusan. Jangan sampai kesadadaran Anda untuk meningkatkan web security ini baru bertumbuh saat Anda mengalami serangan hacker atau virus pada website Anda. Dengan meningkatkan keamanan situs web kita, mulai dari 11 langkah di atas, kita telah melindungi asset berharga kita dalam bisnis.